Advertisement
Advertisement
SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 5 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: OCN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 4 Part 4
Yoo Ri keluar dari kafe Oh Soo. Nggak lama kemudian Oh Soo juga keluar mengantar Hyo Jin. Oh Soo berpesan agar Hyo Jin pulang dengan selamat. Hyo Jin mengiyakan. Dia akan pulang sekarang. Oh Soo mengangguk dan mau kembali ke kafe. Tiba-tiba datang seorang pria dan mengambil paksa tas Hyo Jin. Hyo Jin berteriak. Seketika Oh Soo dan Yoo Ri menengok ke arahnya. Oh Soo menghampiri Hyo Jin. Apa dia terluka? Hyo Jin bilang kalo dia baik-baik aja. Yoo Ri melihat penjahat itu belum jauh dan mengejarnya. Hyo Jin yang melihat Yoo Ri berlari berkata kalo dia nggak harus mengejarnya. Oh Soo nyuruh Hyo Jin untuk pulang lalu mengejar Yoo Ri. 


Yoo Ri berlari ngejar penjahatnya dan berteriak nyuruh dia berhenti. Penjahatnya terus lari dan nabrak seorang ahjumma penjual yang lagi membawa kardus sehingga isinya jatuh berceceran. Yoo Ri berhenti ngejar dan nolong ahjumma itu. Yoo Ri nanya apa ahjumma baik-baik aja? Ahjumma itu mengiyakan. Yoo Ri lalu kembali lari. Nggak lama kemudia  Oh Soo sampai di tempat ahjumma yang jatuh. Oh Soo nanya apa ahjumma itu lihat seorang wanita lari lewat sini? Ahjumma itu ngasih tahu Oh Soo kalo dia lari ke arah sana. Oh Soo lalu lari kearah yang di tu juk sama ahjumma tadi.


Yoo Ri masih mengejar penjahat itu. Penjahat itu ngambil karung sampah dan melemparkannya ke arah Yoo Ri. Setelaah itu dia kembali melarikan diri. Yoo Ri mengejarnya lagi. Dia mengatakan ke penjahatnya kalo dia bakal mati kalo tertangkap. Mereka lari sampai masuk ke gang kecil. Oh Soo sampai di tempat sampah tadi. Dua merasa kalo Yoo Ri pasti melewatinya. Dia pun lari lagi. 


Penjahat itu menuruni tangga dan melewati tikungan. Yoo Ri mengikutinya di belakang. Mereka sampai di jalan buntu. Penjahat itu nggak bisa lari lagi. Yoo Ri bilang ke penjahat itu kalo ini adalah hari sialnya. Dia mencopet di depan polisi? Yoo Ri nyuruh dia mendekat. Seseorang datang di belakang Yoo Ri. Rupanya dia adalah teman si penjahat. Dia menyerang Yoo Ri. Yoo Ri lengah dan di serang oleh si pencopet juga. Yoo Ri mengatur nafasnya sambil memijat bahunya. Mereka pasti akan memukulnya jadi Yoo Ri bakalan membela diri. Pencopet itu meledek Yoo Ri, membela diri? Mereka menyerang Yoo Ri tapi Yoo Ri berhasil melawan mereka. Satu persatu dari mereka berhasil Yoo Ri kalahkan. 


Nggak lama kemudian polisi datang dan membawa dua penjahat itu. Para ahjumma melihat penjahat-penjahat itu dimasukkan kedalam mobil polisi. Yoo Ri sendiri lagi duduk di tangga sambil memijat bahunya. Oh Soo sampai di tempat kejadian dan melihat kerumunan ahjumma. Oh Soo melihat Yoo Ri dan menghampirinya. Yoo Ri membersihkan tas Hyo Jin. 


Yoo Ri pulang bareng sama Oh Soo. Yoo Ri ngasih tas Hyo Jin ke Oh Soo. Ini tas pacarnya Oh Soo. Yoo Ri nanya apa itu cukup buat kompensasinya? Oh Soo terdiam dan menatap Yoo Ri. Yoo Ri nanya apa itu nggak cukup? Oh Soo menghadap Yoo Ri dan dia bilang kalo dia nggak memerlukannya. Yoo Ri mengingatkan kalo Oh Soo bilang dia nggak nyaman dan nggak menyenangkan? Karena itulah Yoo Ri pingin ngasih komprnsasi. Kalo ini nggak cukup,...ah, nggak tahu deh. 


Yoo Ri meminta Oh Soo buat bilang berapa banyak uang yang dia pingin. Oh Soo berjalan selangkah. Dia nanya berapa banyak uang yang seharga dengan ciuman Yoo Ri? Yoo Ri jadi gugup. 50.000 won...100... 


Oh Soo maju selangkah lagi. Selangkah lagi. Yoo Ri udah gugup aja. Dia nanya Oh Soo mau ngapain? Oh Soo bilang mau ngembaliin ciuman Yoo Ri. Adil, kan? Oh Soo mendekatkan wajahnya. 


Yoo Ri merem sambil monyongin bibirnya. Oh Soo nanya Yoo Ri ngapain? Yoo Ri membuka matanya dan melihat Oh Soo deket banget. Oh Soo bertanya apa Yoo Ri mau melakukannya? Oh Soo tersenyum. Apa Yoo Ri mau menciumnya? Yoo Ri mendorong Oh Soo sambil bilang enggak. Apa dia udah g*la? 


Oh Soo tersenyum dan itu malah membuat Yoo Ri jadi tambah nggak nyaman. Seolah-olah Oh Soo lagi mengejeknya. Oh Soo berjalan meninggalkan Yoo Ri. Yoo Ri bertanya-tanya. Apa-apaan tadi? Oh Soo ngetawain dia? Padahal tadi Oh Soo yang mulai. Yoo Ri sama sekali nggak mencoba menciumnya. Yoo Ri memukul mulutnya. Kenapa juga dia pakai monyongin bibir segala??!! Duh, Yoo Ri malu banget. 


Yoo Ri jalan menyusul Oh Soo. Setiap kali Oh Soo jalan, Yoo Ri selalu berusaha buat mendahului. Oh Soo jalan di depan Yoo Ri dan Yoo Ri tampak kesal banget. Dia mempercepat langkahnya dan jalan di depan Oh Soo. Tapi emang dasar kaki Oh Soo panjang jadi langkahnya lebar dan dengan mudah bisa meninggalkan Yoo Ri. Yoo Ri sampai berlari kecil buat nyamain langkahnya Oh Soo. Oh Soo menatap Yoo Ri. Yoo Ri melihatnya dan bilang, pergi, gih. 


Yoo Ri udah lebih santai sekarang. Mendadak Yoo Ri berhenti di depan toko bunga. Dia melihat tanaman di pot yang terguling. Yoo Ri mendekat dan nanya kenapa dia terjatuh? Yoo Ri menata tanaman itu dan meratakan tanahnya. Oh Soo tampak kagum dan menghampiri Yoo Ri. Yoo Ri tampak sedih melihat tanaman itu. Dia bahkan belum mati. Yoo Ri bangkit dan melihat kedalam. Keterlaluan banget mereka. 


Yoo Ri menyiram tanaman itu pakai air mineral. Dia nanya ke tanaman itu, siapa namanya? Yoo Ri nanya Oh Soo. Apa dia tahu? Oh Soo menjawab enggak (ya iya lah. Aku juga nggak tahu. Barangkali ada yang tahu?) Yoo Ri kembali menyiram tanaman itu. Dia harus minum dan jadi kebih kuat. Dan dia juga harus nunjukkin ke mereka betapa kuatnya dia. 


Yoo Ri lalu nelepaskan syal-nya dan memakaikannya  ke tanaman. Yoo Ri bilang kalo dia nggak boleh mati membeku. Yoo Ri yakin tanaman itu pasti bisa melakukannya. Habis itu Yoo Ri tersenyum. Oh Soo juga ikutan tersenyum (aku juga ikutan senyum lihat senyum Oh Soo.


Yoo Ri ngasih tas Hyo Jin ke Oh Soo. Oh Soo mengatakan kalo Yoo Ri nggak perlu melakukannya. Dia nggak papa. Yoo Ri merasa sedikit lega denger Oh Soo ngomong kayak gitu. Seharusnya Oh Soo ngerasa seperti itu juga. Yoo Ri mengangkat tas Hyo Jin. Dia udah melakukan bagiannya. Oh Soo tertawa. Yoo Ri lalu teringat kejadian tadi. Saat Oh Soo bilang bakal membalas ciuman Yoo Ri. Adil, kan? Mendadak dada Yoo Ri jadi sesak. Dia memegangi dadanya. Tambah sesak lagi pas lihat Oh Soo senyum. 


Oh Soo yang melihat Yoo Ri menepuk-nepuk dada jadi khawatir. Dia nanya Yoo Ri kenapa? Dia memegang tangan Yoo Ri. Apa Yoo Ri terluka? Yoo Ri menghempaskan tangan Oh Soo. Oh Soo menawarkan buat membawa Yoo Ri je dokter. Yoo Ri menggeleng. Dia nanya kenapa Oh Soo menatapnya kayak gitu? Apa? Emangnya Oh Soo menatap kayak gimana? Yoo Ri gugup. Maksudnya... tatapan mata Oh Soo. Ah, nggak tahu, deh. Gimanapun juga,...Yoo Ri minta Oh Soo menghentikannya. Yoo Ri nyuruh Oh Soo buat pergi. Habis itu dia masuk rumah. Oh Soo bertanya-tanya, apaan? 


Yoo Ri sampai ke kamarnya. Dia meletakkan tas Hyo Jin di meja dan tasnya sendiri di tempat tidur. Yoo Ri berbaring dan melihat langit-langit. Mendadak di langit-langit ada wajah Oh Soo yang mengatakan bakal membalas ciuman Yoo Ri. Adil, kan? Yoo Ri jadi geregetan sendiri. Dia berguling-guling. Yoo Ri mengepalkan kedua tangannya dan menatapnya. Yoo Ri merasa nggak bisa melakukannya. Dia lalu mengatur nafasnya. 


Sementara itu Oh Soo dirumahnya lagi mencari-cari obat. Dia udah lama mencari tapi nggak menemukannya. Ga Na menghampirinya. Oh Soo nanya dimana antasida sama Ga Na. Ga Na duduk di samping Oh Soo dan milihin buat Oh Soo. Dia ngasih itu ke Oh Soo sambil nanya apa perut Oh Soo nggak enak? Oh Soo ngasih tahu kalo perutnya agak mual. Aigoo, Ga Na mengelus punhgung Oh Soo. Karena itulah Oh Soo mesti berbagi makanan lezat yang dia makan sama Ga Na. Ga Na lalu menjepit leher Oh Soo. Gara-gara itulah Pencernaan Oh Soo terganggu. Oh Soo balas menggelitikki Ga Na. Ga Na tertawa geli. Oh Soo bangkit. Dia ngasih tahu kalo besok dia ada rapat, jadi Ga Na mesti jaga kafe. Ga Na mengiyakan. Dia lalu melihat obat-obat yang Oh Soo keluarkan.  


Oh Soo yang udah beranjak berdiri terdiam. Dia berbalik dan manggil Hyeong! Oh Soo nyuruh Ga Na mendekat bentar. Ga  Nabangkit dan menghampiri adiknya. Oh Soo nggak langsung ngomong malah ngelihatin Ga Na. Dia nanya ke Ga Na apa tatapannya aneh? Ga Na melipat tangannya dan memperhatikan. Ga Na rasa iya. Oh Soo bilang kalo dia serius. 


Oh Soo lalu berjinjit. Dia nyuruh Ga Na lihat lagi. Gimana sekarang? Ga Na nanya ke Oh Soo. Oh Soo mau di kasih tahu sebagai orang asing apa saudara? Oh Soo mendesak. Bilang aja yang sebenarnya. Ga Na menjawab jujur kalo dia nggak suka. Itu sangat mengganggunya. Oh Soo udah nggak jinjit lagi. Ga Ns melanjutkan kalo dia merasa Oh Soo sedang merendahkannya. Seperti, "Wow, menurutnya aku nggak penting, dia menatapku menurutnya aku menyedihkan" Oh Soo kecewa denger penjelasan hyeong-nya. Dia kesal lalu pergi tanpa permisi. Ga Na tersenyim karena Oh Soo nggak menyadarinya. 


Oh Soo masuk ke kamarnya. Dia duduk dan bertanya-tanya kenapa perutnya nggak enak gini? Oh Soo menghela nafas dan memejamkan matanya. Dia keinget kejadian tadi. Saat ia melihat Yoo Ri memejamkan mata sambil monyongin bibirnya. Tapi hal itu malah membuat Oh Soo tersenyum. 

Bersambung...

Komentar :
Tuh, kan, emang Oh Soo cuman pingin menggoda Yoo Ri aja. Tapi lucu juga lihat mereka jadi keinget terus sama kejadian itu. Nggak Yoo Ri, nggak Oh Soo. Oh Soo malah merasa sakit perut gara-gara perasaannya nggak nyaman. Sebenarnya Ga Na tahu kalo yang nggak nyaman itu hati Oh Soo dan bukannya perutnya. 

5 komentar

So sweet banget sih.... πŸ˜πŸ˜πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

Baca episode yg ini gak bisa berhenti ketawaπŸ˜‚πŸ˜‚

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Gemezzzz sama soo-ri kapel πŸ˜„πŸ˜„

Gemezzzz sama soo-ri kapel πŸ˜„πŸ˜„