Advertisement
Advertisement
SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 5 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: OCN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 5 Part 1
Jin Woo habis mandi. Dia lalu menghampiri ponselnya dan ngirim pesan ke Yoo Ri. Ngajak ketemuan hari ini kalo Yoo Ri punya waktu luang. Habis itu Jin Woo bangkit. Nggak lama kemudian ponsrlnya bergetar. Jin Woo buru-buru mengambilnya. Ternyata dari sekretaris Park. Jin Woo kecewa dan menolak panggilannya. Habis itu dia meletakkannya kembali ke meja. Sekretaris Park mengirim pesan karena Jin Woo menolak panggilannya. Dia ngasih tahu kalo besok ada pertemuan keluarga. Jin Woo meletakkan ponselnya kembali lalu bangkit. 


Yoo Ri tidur pakai penutup mata. Ponselnya berdering. Dia ngambil ponselnya di meja lalu meletakkannya kembali. Yoo Ri balik tidur lagi. Nggak seberapa lama ponselnya bunyi lagi. Yoo Ri bangun. Rupanya yang bunyi bukan ponselnya. Tapi ponsel Hyo Jin yang ada di dalam tas. Yoo Ri mengambilnya dan menjawabnya. 


Hyo Jin mengatakan datang buat ngambil tasnya. Apa? Yoo Ri ngdak ngerti. Hyo Jin ternyata udah ada di luat. Dia meminta Yoo Ri buat keluar bentaran. Yoo Ri mengiyakan. Dia nyuruh Hyo Jin buat nunggu bentar. Hyo Jin ngasih tahu kalo sekarang dia ada di depan kafe Tree. Yoo Ri mengiyakan. Dia menutup telpon. Kayaknya Yoo Ri masih ngantuk. Dia menguap lama banget. 

Flashback...


Malam itu Oh Soo nyuruh Hyo Jin buat pulang. Hyo Jin ngasih tahu kalo dompet dab kunci mobilnya ada di dalam tas. Oh Soo ngambil dompetnya dan ngasih beberapa uang kertas ke Hyo Jin. Hyo Jin yang nggak habis pikir hanya melihat uang itu. Sementara Oh Soo lebih milih ngejar Yoo Ri ketimbang nganterin dia pulang.

Flashback end...


Yoo Ri menemui Hyo Jin danengembalikan tasnya. Hyo Jin menerimanya dan membukanya. Dia memeriksa isi tasnya. Yoo Ri ngasuh tahu kalo pencopetnya udah ditangkap dan Yoo Fi membawakan tasnya. Hyo Jin memuji Yoo Ri. Kerja bagus. Tapi dia nggak membutuhkan Yoo Ri buat mendapatkannya kembali untuknya. Hyo Jin mengatakan kalo uang tunai bakal jadi cara terbaik buat membayar Yoo Ri, kan? Hyo Jin merasa itu bakal membuat mereka berdua jadi nyaman. 


Yoo Ri bicara dalam hati. Orang ini kenapa? Habis itu Yoo Ri tertawa. Dia merasa nggak papa. Oh Soo udah melakukan yang lebih dari cukup buat membayarnya kemarin. Sepertinya sia-sia aja Hyo Jin datang jauh-jauh buat nemuin dia. Yoo Ri mengaku sering ketemu sama Oh Soo. Jadi bisa dia titipin ke Oh Soo. Hyo Jin tampak nggak suka dengan apa yang dibilang sama Yoo Ri. Yoo Ri pikir semuanya udah selesai. Dia menyinbakkan rambutnya lalu pergi ninggalin Hyo Jin. Hyo Jin cuman tersenyum tapi senyumannya lebih mengarah ke senyum sinis.


Ga Na datang dan berpapasan dengan kepergian Yoo Ri. Hyo Jin juga ikutan bangkit mau pergi. Ga Na menyapanya. Dia menawarkan sesuatu yang dingin buat mendinginkan Hyo Jin. Hyo Jin menatap Ga Na dengan tatapan sinis. Ga Na ngasih tahu kalo dia pemilik kafe. Dia cucunya. Hyo Jin cuman menghela nafas kesal. Ga Na mengatakan kalo dia berharap Hyo Jin menang lain kali. Dia mendukung Hyo Jin. Hyo Jin nggak menanggapi dan hanya mengeluh, nih orang kenapa, sih? Hyo Jin berjalan melewati Ga Na. Ga Na menoleh dan berkomentar, tempramen yang buruk. Tapi habis itu dia jadi heboh pas lihat mobil Hyo Jin. Apa itu mobilnya? Berapa harganya? Wah, Hyo Jin cantik dan kaya. 


Yoo Ri keluar rumah. Ponsel di sakunya bunyi. Pesan dari Jin Woo yang ngajakin ketemuan. Yoo Ri mau membalasnya tapi Jin Woo-nya keburu datang. Jin Woo menghampiri Yoo Ri sambil senyum (duh, senyumnya bikin nggak kuat). Yoo Ri menanyakan apa yang membawa Jin Woo kesana? Jin Woo bilang kalo Yoo Ri nggak juga membalas pesannya jadi dia datang buat dapet jawabannya langsung. Yoo Ri meminta maaf. Dia baru aja melihatnya. Yoo Ri ngasih lihat ponselnya, dia baru aja mau membalasnya. Jin Woo menanyakan apa yang akan Yoo Ri balas? Yoo Ri bilang tentu aja dia bisa. 


Jin Woo tersenyum mendengarnya. Jin Woo nanya apa Yoo Ri mau pergi ke suatu tempat? Yoo Ri membenarkan. Yoo Ri rasa Jin Woo bisa menyebutnya kayak kerja lembur. Kerja lembur? Yoo Ri membenarkan. Dia harus menikah dan di promosikan secepat mungkin. Jin Woo mengangguk ngerti. Dia lalu melihat penampilan Yoo Ri. Dari yang dia lihat, Yoo Ri nggak berencana nikah pakai pakaian kayak gitu. Yoo Ri mengangguk mengiyakan. Mungkin bakal lebih cepat baginya buat segera di promosikan. Jin Woo minta supaya Yoo Ri jujur sama dia. Apa Jin Woo udah menghalangi rencananya? Yoo Ri tersenyum. Tentu aja enggak. Dia ngajak Jin Woo buat pergi bersama. 


Jin Woo nunjuk tas Yoo Ri. Ada apa sama ini tas? Kenapa kecil banget? Jin Woo jadi pingin bawa. Yoo Ri malah minta Ji Won buat menggendongnya buat gantinya, Yoo Ri lah yang berat. Jin Woo berdiri di belakang Yoo Ri dan nyari dimana pegangan yang bisa dia angkat. Jin Woo lalu ngangkat rambut Yoo Ri yang di kuncir. Apa kayak gini? Disini? Yoo Ri menegur supaya Jin Woo megang yang bener. Jin Woo melakukannya seperti kata Yoo Ri tapi Jin Wo khawatir kalo-kalo kepala Yoo Ri bakal sakit entar. 


Dan tanpa mereka sadari, di belakang mereka ada Oh Soo yang lagi dimobil ngelihatin mereka dengan tatapan nggak suka. Dia menjalankan mobilnya melewati Yoo Ri dan Jin Woo. Dan dia sengaja membunyikan klakson dan menatap Yoo Ri dengan tatapan berapi-api. 


Sementara itu Yoo Ri dan Jin Woo terdiam melihat Oh Soo. Yoo Ri mengira kalo Hyo Jin ngadu sama Oh Soo. Duh, bener-bener, deh. Jin Woo menatap Yoo Ri. Ha? Maksudnya? Yoo Ri bilang bukan apa-apa dan ngajak Jin Woo buat cepet pergi. 


Yoo Ri dan Jin Woo main kartu sama beberapa ahjumma sambil makan Ubi rebus. Yoo Ri melihat kartu ahjumma keriting dan ngasih kode ke Jin Woo. Itu berbau layak kotoran. Jin Woo mengerti, dia akan ngambil kotoran itu. Jin Woo menjatuhkan kartunya dan dia kalah. Ahjumma yang berambut pendek bilang kalo Jin Woo melakukannya dengan cara yang mengerikan. Yoo Ri tertawa melihat Jin Woo bertengkar dengan ahjumma. 


 Yoo Ri mewawancarai ahjumma tentang tersangka kejahatan seksual. Ahjumma milih satu sketsa yang menurutnya lebih akurat dari yang terakhir. Yoo Ri mengulangi apa yang udah dibilang sama ahjumma. Jadi dia berbau seperti rokok, dan tingginya sekitar 175 cm. Selain itu apa ada karakteristik khusus? Ahjumma itu mengingat-ingat. Ketika dia ditabrak terakhir kali, suara saat dia minta maaf, nada suaranya kedengaran...bagus. Ahjumma nanya apa informasi itu cukup? Yoo Ri mengiyakan. Ahjumma pamit bertepatan dengan Jin Woo yang baru datang. 


Jin Woo menempati tempat duduk ahjumma. Jin Woo nanya apa Yoo Ri dapat informasinya? Yoo Ri mengiyakan. Karena itulah menyelidiki kasus secara langsung sangatlah penting. Yoo Ri tersenyum menatap Jin Woo. Dia memuji Jin Woo yang udah melakukannya dengan baik tadi. Ji Won menghela nafas, pura-pura ngeluh. Dia hampir aja ngasih semua uangnya ke para ahjumma itu. Yoo Ri cuman tersenyum. Dia lalu ngajak Jin Woo buat makan dan melakukan putaran lain di sekitar lingkungan sini. Jin Woo terkejut masih ada acara lagi.


Oh Soo datang ke kafe dan menghampiri Ga Na. Oh Soo nanya apa Ga Na punya antasida? Ga Na nyuruh Oh Soo buat nyari di lemari penyimpanan. Ga Na nanya apa perut Oh Soo nggak enak lagi? Oh Soo jalan sambil bilang nggak tahu.


Oh Soo duduk di tempat duduknya  yang biasanya. Dan dia keinget pas Yoo Ri bercanda tawa sama Jin Woo. Oh Soo membuka laptopnya dan mulai mengetik. Tapi Oh Soo sama sekali nggak bisa konsentrasi. Dia mulai marah. Dan akhirnya pergi lagi. Oh Soo pamit ke Ga Na kalo dia mau ke apotik. Ga Na mengiyakan. 


Oh Soo yang mau ke apotik melihat Yoo Ri lagi ada di minimarket. Oh Soo masuk ke minimarket itu. Niatnya sih mau menghampiri Yoo Ri tapi udah keduluan sama Jin Woo (hiks...hiks... sedih lihatnya). 


Oh Soo bilang ke pegawai minimarket kalo dia perlu antasida. Sang pegawai nanya yang mana yang Oh Soo suka? Oh Soo minta salah satunya aja. Saat Oh Soo membayar berbarengan sama Jin Woo juga yang mau membayar. Selesai membayar, Oh Soo menengok ke Yoo Ri bentar. Yoo Ri juga melihat Oh Soo tapi nggak ada satupun dari mereka yang bicara. Dan Oh Soo main pergi gitu aja. Yoo Ri bertanya-tanya apa yang Hyo Jin katakan? Kenapa Oh Soo sampai kayak gitu? 


Ga Na melihat rumah kucing milik Oh Soo yang baru aja sampai. Ga Na memeriksa penerimanya, Oh Soo, tapi... Nggak lama kemudian Oh Soo pulang dan meletakkan belanjaannya di meja. Ga Na nanya apa Ob Soo berencana buat melihara kucing? Oh Soo bilang enggak. Lagian kenapa juga Ga Na membuka paket punya orang lain? Ga Na ngambil mainan kucing di dalam kardus dan nanya ke Oh Soo itu buat apa? Oh Soo menjawab kalo itu buat kucing liar. Kucing liar? Ga Na ngambil makanan kucing di dalam kardus dan nanya ke Oh Soo apa makanan kucing bisa di kasih ke mereka? Dan juga kenapa kucing liar butuh rumah? Mereka jadi nggak akan jadi kucing liar lagi, dong? Mereka hanya kucing liar karena nggak punya rumah. 


Oh Soo membalas, emangnya Ga Na pikir mereka suka berkeliaran tanpa punya rumah? Itu karena mereka nggak punya tempat berlindung jadi mereka harus berkeliaran. Dan karena itulah mereka liar. Ga Na hanya bisa melongo melihat adiknya. Tapi rupanya Oh Soo belum selesai. Dia lanjut lagi, dan kalo mereka bener-bener sial, mereka bisa di tangkap beberapa orang mengerikan dan di siksa atau bahkan di bunuh. Ga Na mengiyakan. Tapi kenapa Oh Soo mesti marah? Oh Soo bilang itu karena Ga Na membuatnya frustasi dengan pertanyaan b*dohnya itu. Oh Soo lalu ninggalin Ga Na. Ga Na ngomel-ngomel kenapa Oh Soo ngelakuin itu? Oh Soo bener-bener konyol. 


Ga Na membuka belanjaan Oh Soo dan terkejut lihat isinya antasida semua. Kenapa banyak banget? Ga Na nanya ke Oh Soo, apa dia nggak pergi ke dokter? Oh Soo mengangkat tangannya dan nyuruh Ga Na pergi. Ga Na kesal. Beraninya Oh Soo memperlakukan kakaknya kayak gitu. Ga Na meletakkan antasida Oh Soo dan bilang kalo dia bakal pergi. 


Ponsel Ga Na bunyi. Panggilan dari Cherry. Ga Na nanya ada apa? Kenapa suaranya kedegeran manis hari ini? Oh Soo sendiri kesal banget sama Hyung-nya. Ga Na berjalan keluar sambil nanya Cherry dimana? Oh Soo menghela nafas seperginya Ga Na.

Bersambung...

Komentar :
Ha..ha..ha... lucu banget lihat Oh Soo cemburu sama Jin Woo. Lihat tatapannya ke Yoo Ri yang begitu berapi-api. 

Dan selalu ketawa pas lihat adegannya Ga Na. Lucu banget. Mereka kakak beradik tapi nggak ada mirip-miripnya sama sekali

3 komentar

Scene ga na sama oh soo, selalu bikin ngakak.... 😂😂😂

Senyum" sendiri plus ngakak liat si oh soo cemburu... Benar ka2k adik gk mirip 😂😂

Bahas kucing liar jg bikin ngakak 😃