Advertisement
Advertisement
SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 6 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: OCN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 6 Part 1
Ga Na bersama CEO Nam. CEO Nam menghela nafas. Jadi Ga Na ingin dia kencan buta? Disitu? Ga Na mengiyakan. CEO Nam menayakan jadi sekarang orang yang pingin Ga Na putusin adalah seorang dokter hewan? Ga Na menghela nafas. Nggak kayak gitu juga. Ga Na mengaku nggak bisa keluar malam gara-gara dia. Ga Na yakin kalo dia juga bosan sama gaya hidupnya. Ga Na pingin membantunya jadi dia nggak perlu kencan buta lagi. Oh CEO Nam ngerti, jadi maksud Ga Na, CEO Nam nggak perlu menggantikannya tapi justru CEO Nam yang kencan? Ga Na senyum-senyum lalu menjentikkan jarinya membenarkan. 


Polisi Shin menghampiri Yoo Ri dan memberinya segelas kopi. Yoo Ri berterima kasih. Dia lalu melihat Oh Soo. Dan kata-kata Oh Soo yang bilang kalo dia nggak tertarik sama Yoo Ri kembali keinget. Yoo Ri lalu bangkit dan sembunyi di belakang mobil polisi. Polisi Shin nanya Yoo Ri kenapa? Yoo Ri merasa sangat memalukan. Oh Soo menatap ke arah polisi Shin. Polisi Shin yang nggak paham situasi malah menghampiri Yoo Ri dan nanya apa yang dia lakuin? Yoo Ri nyuruh Polisi Shin buat diem. Polisi Shin melihat Oh Soo dan nanya apa dia...? Oh Soo yang jelas-jelas melihat Yoo Ri bertanya-tanya apa yang Yoo Ri lakukan disana? Dia lalu masuk ke kafe. Yoo Ri mengintip Oh Soo udah nggak ada. Dia rasanya mau nimpuk polisi Shin. Diem aja!!! Yo Ri bangkit dan merasa kakinya pegal gara-gara kelamaan jongkok.

CEO Nam menunggu Ga Na sambil baca buku. Ga Na menghampirinya dan ternyata wanita yang mau kencan buta sama CEO Nam adalah Cherry. CEO Nam langsung terpesona melihat Cherry. Ga Na memperkenalkan Cherry ke CEO Nam. Tapi rupanya Cherry udah kenal sama CEO Nam. Dia memanggilnya guru. Ga Na malah merasa seperti nyamuk diantara mereka berdua.

Flashback...


Cherry SMA lagi belajar sama CEO Nam yang masih mahasiswa. Cherry awalnya membahas pelajaran, tapi di akhir dia malah nanya apa CEO Nam yakin kuliah jurusan teknik di universitas papa  atas? CEO Nam membenarkan. Dia bahkan menawarkan Cherry buat melihat kartu mahasiswanya? Cherry tersenyum dan mendekat. Dia nanya jadi CEO Nam menyukainya? Karena itulah semua jawabannya salah. CEO Nam juga gugup saat bersamanya. Gimana? Cherry benar, kan? CEO Nam terdiam dan nggak bisa ngomong apa-apa. Cherry tertawa senang. Dia yakin kalo CEO Nam pasti menyukainya. Cherry pindah posisi di samping CEO Nam. CEO Nam jadi gugup jadi Cherry pasti benar. Cherry mau nyentuh pipi CEO Nam tapi CEO Nam-nya malah kabur. 

Flashback end...


CEO Nam dan Cherry saling lempar senyum. Tapi sebentar kemudian Cherry berhenti senyum lalu meninggalkan CEO Nam dan Ga Na. CEO Nam lalu manggil Cherry dan menyusulnya. Ga Na sendiri tampak senang rencananya buat menjauh dari Cherry berhasil. 


CEO Nam nyusul Cherry. Cherry masuk kesebuah ruangan dan menguncinya. CEO Nam teriak manggil nama Cherry (ah, drama!) CEO Nam merosot seperti sedih banget.


Seorang wanita pekerja minimarket nelpon seseorang. Iya, dia ngerti. Wanita itu lalu menghampiri anaknya. Dia manggil anak itu Joon Young. Dia ngasih uang ke Joon Young sambil nanya dimana alamatnya? Joon Yong menjawab, Mulpurae-dong 30-59. Bersamaan dengan Oh Soo yang datang ke minimarket, Wanita itu lalu nanya nomor telpon ibu? Joon Young menyebut, 010-0932-5506. Wanita itu memuji Joon Young yang sangat pintar. 


Dia lalu bangkit bersama Joon Young. Sang ibu berpesan agar Joon Young jangan berkeliaran dan langsung pergi pergi ke Smile Ddukbokki. Dan minta bibinya buat ngasih dia sup panas. Ibu itu akan menghubungi Joon Young kalo bosnya datang. Joon Young pergi dan sang ibu menatapnya penuh arti. 

Oh Soo menyerahkan belanjaannya untuk di hitung. Sesaat ia melihat ke arah anak tadi.


Oh Soo mengikuti Joon Young yang berjalan seorang diri. Joon Young berhenti di Smile Ddukbokki. Tapi cuman ngelihatin aja. Joon Young lanjut jalan lagi. Oh Soo yang jalan di belakang Joon Young melihat warna hitam keluar dari tubuh Joon Young. Oh Soo lalu berjalan ngikutin Joon Young. 


Di taman, ada banyak anak-anak yang lagi asik main. Ada yang main jungkat-jungkit, gelembung, dan ada juga yang lagi main ayunan. Joon Young yang sedang main kuda-kudaan seorang diri melihat anak-anak itu. Dia tampak iri melihat anak-anak itu. Oh Soo berdiri nggak jauh dari Joon Young berada. 


Yoo Ri dan polisi Shin baru aja kembali dari luar. Rekannya mengcapkan terima kasih atas makan siangnya. Yoo ri lalu melihat kotak makanan di mejanya. Diatas kotak itu ada kartunya. Yoo Ri mengambilnya dan membacanya. Pastikan kamu makan dan kembali berenergi untuk bekerja keras. Yoo Ri tersenyum. Apa ini? 


Polisi Shin manggil Yoo Ri dan nanya apa itu dari pacarnya? Yoo Ri bilang enggak, itu dari temannya. Polisi Shin meledek, apa maksudnya teman? Yoo Ri kesal dan melarang polisi Shin buat makan. 


Yoo Ri membuka kotak makanannya dan kagum dengan makanan di dalamnya. 


Jin Woo yang lagi jalan di sekolah dapat pesan di ponselnya. Pesan dari Yoo Ri yang berfoto dengan makanan darinya. Yoo Ri berterima kasih dan bilang kalo makanannya enak. Jin Woo tersenyum membacanya. Lalu lanjut jalan lagi. Habis itu Yoo Ri ngirim pesan lagi. Kenapa Jin Woo nyia-nyiain begitu banyak uang kayak gini? Kalo Jin Woo melakukannya lagi, Yoo Ri bakal marahin dia. Jin Woo cuman tersenyum (oh, manisnya senyumnya)


Joon Young terus berjalan dan Oh Soo masih mengikutinya. Joon Young berhenti di pinggir jalan. Oh Soo menghampirinya dan ngasih tahu kalo itu bukan jalan yang benar. Oh Soo menawarkan untuk mengantar Joon Young. Oh Soo ngajak Joon Young pergi. Dia menggandeng tangan Joon Young tapi kayaknya Joon Young nggak mau. 


Joon Young malah lari ninggalin Oh Soo. Oh Soo ngejar Joon Young dan mereka malah kejar-kejaran. Oh Soo terus ngasih tahu kalo itu bukan jalan yang benar. Joon Young manggil ibunya dan terus lari. Joon Young lari ke seberang jalan dan Oh Soo cuman bisa melihatnya aja. Padahal dia mau nganterin Joon Young. 


Joon Young masuk ke kantor polisi Mulpurae. Joon Young cetita ke Yoo Ri dan polisi Shin. Mencontohkan tatapannya ke Oh Soo tadi dan lari ke kantor polisi. Yoo Ri memuji Joon Young yang pintar, bagus! Yoo Ri lalu nanya siapa namanya? Joon Young bilang namanya Joon Young, Go Joon Young. Dia berumur 6 tahun dan lahir di tahun ular. Yoo Ri memujinya sangat pintar. Dia ngasih kode polisi Shin buat tepuk tangan memuji kepintaran Joon Young. Yoo Ri lalu nanya dimana tempat tinhgal Joon young? Joon Young menunduk. Yoo Ri lalu nanyain nomor ibu dan ayah Joon Young. Joo  Young diam. Yoo Ri bilang nggak papa. Yoo Ri cuman takut karena orang itu jadi karena itulah Joon Young lupa. Tapi yang paling penting adalah Joon Young nggak tersesat. 


Polisi Shin menatap Yoo Ri. Yoo Ri bangkit dan melihat Joon Young mengompol. Joon Young mengaku sangat takut sama pria itu saat ia berlari ke kantor polisi. Jadinya... Yoo Ri bilang nggak papa. Yoo Ri juga kencing di celana saat dia seusia Joon Young. Nggak papa. Joon Young mulai bisa tersenyum. Yoo Ri nyuruh Joon Young buat nunggu bentar. 


Yoo Ri dan polisi Shin bangkit. Yoo Ri nyuruh polisi Shin buat terus meriksa apa ada laporan anak hilang apa enggak. Yoo Ri mau beli celana baru buat Joon Young dan pulang ke rumah. Polisi Shin mengiyakan. Sekali lagi Yoo Ri nyuruh dia buat nyari. 


Polisi Shin pergi sementara Yoo Ri kembali duduk di depan Joon Young. Yoo Ri ngajak Joon Young buat keluar sekarang. Ada tempat yang harus mereka datangi. 


Yoo Ri keluar bersama Joon Young. Oh Soo melihatnya dari seberang jalan. Oh Soo lalu mengikuti mereka. 


Yoo Ri dan Joon Young memilih celana. Yoo Ri milih satu dan nanya apa Joon Young menyukai itu? Joon Young menunjuk yang lain. Yoo Ri minta Joon Young untuk nggak membuatnya kesulitan. Joon Young pilih yang mana dari yang di pegang Yoo Ri? 


Joon Young melihat Oh Soo di luar toko. Dia lalu sembunyi di belakang Yoo Ri. Yoo Ri nanya kenapa. Joon Young nunjuk Oh Soo sambil bilang ke Yoo Ri kalo itu dia orang jahanya. Oh Soo masuk. Joon Young ngasih tahu kalo Yoo Ri adalah polisi. Yoo Ri mengiyakan. Yoo Ri nanya apa yang Oh Soo lakukan sampai di kira penculik? Penculik? Oh Soo nggak habis pikir. 


Yoo Ri ngasih tahu Joon Young kalo ahjussi itu bukan penculik. Dia cuman pria yang punya bakat buat bikin orang lain salah paham. Tapi dia bukan orang jahat. Oh Soo mengingatkan kalo mereka ketemu di minimarket tadi. Terus? Joon Young bilang kalo kata ibunya banyak orang jahat yang datang ke minimarket. Yoo Ri tertawa kecil. Oh Soo mengatakan kalo dia bukan tipe orang kayak gitu. 


Joon Young melipat tangannya dan Yoo Ri mengikuti. Oh Soo nanya Joon Young suka celana itu, kan? Dia menggandeng Joon Young ke celana yanh dia suka. Oh Soo membelikan apa yang di inginkan oleh  Joon Young. Yoo Ri mengatakan kalo bukannya dia nggak mau menghabiskan uangnya buat Joon Young, itu karena celana bagus itu harganya 3.000 won. Pelayan toko yang membantu Joon Young mencoba pakaian mengatakan kalo putra Oh Soo mirip dengannya. Dia terlihat bagus memakainya. Dia terlihat keren dari anak lain yang mencobanya. Oh Soo dan Yoo Ri sama-sama bilang enggak. Yoo Ri menambahi kalo mereka nggak punya hubungan apapun jadi jangan  buat asumsi kayak gitu. Oh Soo lalu menatap Yoo Ri. Yoo Ri mengatakan kalo dia yang akan membayarnya. Pelayan toko mengiyakan. Oh Soo mengatakan kalo dia yang akan membayarnya jadi biarkan anak itu membeli apa yang dia suka. Joon Young menatap Oh Soo penuh harap. 


Oh Soo dan Yoo Ri mengantarkan Joon Young ke ibunya. Ibu menegur Joon Young. Ia kan udah nyuruh Joon Young ke toko bibinya karena Joon Goung takut sama bosnya. Bosnya akan segera kembali. Ibu lanjut bilang kalo Joon Young anak yang patuh, kan? Joon Young melepaskan tangan Oh Soo dan jalan ke ibunya. 


Mereka berjalan meninggalkan Oh Soo dan Yoo Ri. Yoo Ri mengatakan kalo dia bakal ngurus Jin Young. Ibu itu bisa menghubunginya kalo bosnya datang. Ibu Joon Young menolak. Dia nggak bisa meminta Yoo Ri melakukannya. Ia merasa nggak enak. Joon Young lari ke arah Oh Soo dan menggandeng tangannya lagi. Yoo Ri bulang nggak papa. Joon Young cukup dewasa dan nggak kayak anak seusianya. Benar, kan?


Joon Young melompat ke Oh Soo dan Oh Soo menggendongnya. Dia membenarkan apa yang di katakan Yoo Ri barusan. Seorang wanita masuk ke minimarket. Yoo Ri bilang kalo ada pelanggan dan nyuruh ibu Joon Young buat masuk. Yoo Ri bakal bertanggung jawab dan mengurus Joon Young. Ibu Joon Young berterima kasih pada Oh Soo dan Yoo Ri. Yoo Ri mengiyakan. 


Ibu Joon Young masuk ke minimarket. Yoo Ri nanya ke Joon Young, dia suka membaca, kan? Yoo Ri menawarkan akan ke perpustakaan bersamanya. Joon Young menjawab kalo dia udah membaca banyak buku jadi dia udah muak. Yoo Ri tertawa, benarkah? Joon Young membenarkan. Ia merasa baik-baik aja kalo nggak baca buku sekarang. Yoo Ri nyuruh Joon Young buat turun dari gendongan Oh Soo. Dia bilang ke Joon Young kalo ahjussi itu orang yang sangat sibuk. Dia harus bergegas dan pergi jauh ke sana. Joon Young malah berbisik ke Oh Soo. Yoo Ri menanyakan apa yang dia katakan? Oh Soo mengatakan kalo Joon Young bilang ingin Yoo Ri yang pergi sebagai gantinya. Apa? Joon Young tertawa. Yoo Ri membujuk Joon Young agar membiarkan Oh Soo pergi dan mereka akan bersenang-senang berdua aja. Yoo Ri bakal mastiin kalo Joon Young bakalan merasa sangat senang. Joon Young berbisik lagi je Oh Soo. Yoo Ri nanya lagi apa yang dikatakan oleh Joon Young? Oh Soo tersenyum dia mengatakan kalo Joon Young ingin mereka bertiga main bersama. Yoo Ri hanya menatap Joon Young dan merasa nggak nyaman.

Bersambung...

Komentar :
Ah, geregetan sendiri lihat Oh Soo sama Yoo Ri. Kenapa nggak bilang iya aja sih pas Yoo Ri nanya apa dia tertarik sama Yoo Ri?