Advertisement
Advertisement
SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 6 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: OCN
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS That Man Oh Soo Episode 6 Part 2
Mata Joon Young berbinar-binar. Dia senang melihat taman bermain di depannya. Dia lalu mendekat. Yoo Ri nyuruh Oh Soo membawa tas belanjanya dan dia menghampiri Joon young. Yoo Ri nyuruh Joon Young melihatnya. Yoo Ri masuk dan melompat-lompat seperti anak-anak di sana. Joon Young tersenyum melihatnya. Dia lalu menghampiri Yoo Ri. Yoo Ri nyuruh Joon Young mencobanya. Dia menggandeng kedua tangan Joon Young dan mengajaknya melompat bersama. Oh Soo tersenyum menyaksikannya. 


Joon Young manggil Oh Soo. Dia meminta Oh Soo untuk memfotonya. Joon Young ingin menunjukkannya ke teman-temannya. Oh Soo mengiyakan lalu mengambil ponselnya dan memotret mereka. 


Joon Young di gendong sama ibunya. Joon Young sendiri udah tidur. Ibu berterima kasih ke Yoo Ri dan Oh Soo. Mereka bahkan membelikan pakaian buat Joon Young. Yoo Ri bilang nggak papa. Hari ini dia juga merasa senang berkat Joon Young. Yoo Ri bilang kalo ibu Joon Young harus segera pulang. Ibu Joon Young mengiyakan dan bilang sampai jumpa. Oh Soo dan Yoo Ri menatap kepergian Joo  Young dan ibunya.

Oh Soo menatap Yoo Ri. Yoo Ri berdehem lalu berbalik dan berjalan meninggalkan Oh Soo. Oh Soo nyusul Yoo Ri dan menawarkannya buat naik mobilnya. Yoo Ri menolak. Dia bisa pulang sendiri. Oh Soo nanya kenapa? Yoo Ri menjawab kalo dia merasa canggung dan rasanya mau mati. Tapi dalam hati aja. Yoo Ri beralasan kalo dia harus ke suatu tempat, jauh di sana. Oh Soo menawarkan akan mengantar Yoo Ri. Yoo Ri mengatakan kalo dia ke arah yang berlawanan. Oh, busnya datang. Yoo Ri bilang sampai jumpa dan berlari ninggalin Oh Soo. Yoo Ri naik bus itu dan Oh Soo hanya bisa  menatapnya. 


Yoo Ri sampai di rumahnya dan langsung merebahkan diri di sofa. Capek banget kayaknya. Ponselnya bunyi. Panggilan dari Min Ho. Yoo Ri nggak mau mengangkatnya dan akhirnya menolaknya. Nggak lama kemudian Min Ho ngirim pesan. Dia ada di depan rumah Yoo Ri dan nyuruh Yoo Ri buat keluar bentar. Yoo Ri nggak membalasnya dan mengabaikannya. Satu pesan masuk lagi. Itu tentang ibunya. Yoo Ri langsung bangkit dan berdiri di depan cermin. Yoo Ri mengikat rambutnya. 


Yoo Ri keluar. Sebelumnya dia menghela nafas panjang. Dia berjalan menuju Min Ho. Yoo Ri nanya terus terang apa yang Min Ho pingin omongin? Min Ho menanyakan apa Yoo Ri nggak bilang ke ibunya kalo mereka udah putus? Yoo Ri mengiyakan. Min Ho dengan pedenya nanya apa Yoo Ri masih menyukainya? Yoo Ri tersenyum mengejek, apa? Min Ho menghela nafas. Kalo kayak gitu dia nyuruh Yoo Ri buat lupain aja. Min Ho menegaskan kalo dia nggak akan kembali ke Yoo Ri. Yoo Ri menghela nafas dan minta agar Min Ho nggak berbelit-belit. Kenapa juga dia mesti punya perasaan sama orang kayak Min Ho? Seperti yang Min Ho lihat dia baik-baik aja. Saking baik-baiknya sampai lupa kalo pernah mencintai Min Ho. Min Ho bersyukur kalo emang kayak gitu. Yoo Ri nanya apa udah selesai? 


Yoo Ri berbalik mau ninggalin Min Ho. Min Ho bilang kalo dia mau nikah. Seketika Yoo Ri berbalik lagi. Dia menghela nafas. Menikah? Min Ho nyuruh Yoo Ri buat mengatakannya ke ibunya agar ibu Yoo Ri nggak terus-terusan menghubunginya. Karena Min Ho nggak bisa mengabaikan panggilannya. Dan juga Mi Young lelah tentang hal itu. Yoo Ri menatap Min Ho. Apa Min Ho pikir dia cuman lelucon? Min Ho nggak peduli buat bersikap sopan padanya? Yaudah, terserah, deh. Tapi ibu Yoo Ri juga sangat baik ke Min Ho  cuman itu yang Min Ho bisa bilang? Min Ho menghela nafas. Kenapa itu penting kalo mereka udah putus? Yoo Ri mengepalkan tangannya, Min Ho, benar-benar. 


Seseorang lalu menggenggam tangan Yoo Ri yang terkepal. Pas dilihat ternyata Jin Woo. Min Ho mengatakan kalo dia pikir aneh karena Yoo Ri nggak menghubunginya lagi setelah putus. Yoo Ri punya pacar baru? Yaudah. Min Ho pikir Yoo Ri juga sibuk dengan kehidupan percintaannya. Tapi seenggaknya jangan merepotkan orang lain. Yoo Ri mengeluh kenapa Min Hoo... Jin Woo mencegah Yoo Ri agar nggak ngomong lagi. Jin Woo meminta maaf kalo Min Ho merasa sangat di repotkan. Yoo Ri protes kenapa Jin Woo yang mesti minta maaf? Jin Woo bilang kalo dia bakal ngunjungin ibu Yoo Ri akhir minggu ini. Jadi Min Ho nggak perlu kuatir lagi dan dia bisa pergi. Ya. Min Ho pamit sama Yoo Ri. Dia akan pergi. 


Min Hoo beranjak meninggalkan mereka. Jin Woo manggil Min Ho. Dia bilang ke Min Ho kalo Min Ho menjatuhkan uangnya. Min Ho celingukan dan mencari di bawah mobilnya tapi nggak ada. Dia nanya dimana ke Jin Woo. Jin Woo tertawa lalu minta maaf. Ternyata dia salah. Maksudnya bukan uang tapi ketidaksopanan. Min Ho bangkit. Apa? Jin Woo mengatakan kalo Min Ho sangat sarkastik, jadi Min Ho mencoba buat kayak gitu. Jin Woo tertawa. Menurutnya itu sangat picik dan dia nggak tahan buat melakukannya lagi. Min Ho marah, apa katanya tadi?


Jin Woo maju menghampiri Min Ho. Dia negur Min Ho. Nemuin pacar orang lain di malam hari sangat nggak sopan. Jadi...Jin Woo nyuruh Min Ho buat membawa semua omong kosongnya itu. Dan jangan pernah nemuin Yoo Ri lagi. Jin Woo berbalik dan kembali ke samping Yoo Ri. Dengan lembut dia bilang, ayo pergi. Dia menggandeng tangan Yoo Ri dan bersama-sama meninggalkan Min Ho. Min Ho sendiri merasa nggak habis pikir. Konyol.


Jin Woo nganter Yoo Ri sampai depan rumah. Sebelum masuk Jin Woo nanya apa Yoo Ri baik-baik aja? Yoo Ri mengangguk meski kelihatan banget kalo dia pingin nangis. Jin Woo mencoba menghibur dengan bilang, hey... dengan manjanya. Yoo Ri nanya apa yang mrmbawa Jin Woo datang? Hmm,... Jin Woo merogoh sakunya. Tapi sebelumnya dia menatap wajah Yoo Ri dan nggak jadi ngasih. Jin Woo menanyakan apa Yoo Ri pingin makan makanan yang nggak sempat mereka makan? Yoo Ri tampak mengingat-ingat. Jin Woo mengingatkan, empedu ayam dan Soju dan sup udon juga. Yoo Ri tersenyum dan ngajak Jin Woo pergi. Yoo Ri bakal minum hari ini. Jin Woo ngajak pergi.


Sampai di sana Yoo Ri malah cuman nyentuh atas gelasnya. Jin Woo tampak khawatir melihatnya. Ah... Jin Woo nanya haruskah dia mengalahkan orang itu? Semakin Jin Woo memikirkannya semakin konyol kelihatannya. Jin Woo pikir terlalu sopan kalo kembali ke sana. Dia nanya ke Yoo Ri apa Yoo Ri ingin pergi dan ngasih dia pelajaran? Jin Woo bakal melakukannya. Jin Woo udah mau bangkit tapi Yoo Ri mencegahnya. Jin Woo pun kembali duduk. Yoo Ri mengatakan kalo biasanya Min Ho bersikap lebih jahat kalo dia salah. Tapi, Min Ho nggak seburuk itu. Jin Woo mengatakan kalo dia mungkin bukan orang jahat tapibdia orang b*doh. Jin Woo meminum sojunya. Dia lanjut bilang kalo karena itulah dia putus sama Seo Yoo Ri. Yoo Ri tersenyum membenarkan. Dia b*doh. Yoo Ri menuang soju ke gelas Jin Woo. Dia lalu melihat botol itu dan bilang ke Jin woo apakah mereka harus pesan satu botol lagi? Jin Woo bilang lain kali aja. Dia mengatakan kalo alkohol yang Yoo Ri minum saat dia betada dalam kondisi yang buruk... akan lebih buruk buat tubuhnya. Jin Woo ngajak Yoo Ri buat mengakhiri semuanya hari ini. Yoo Ri mengiyakan lalu meminum minumannya. 


Yoo Ri pulang dengan di gendong sama Jin Woo. Yoo Ri ngasih tahu kalo dia bukan tipe orang yang nggak bisa jalan karena sebotol soju. Oh, Jin Woo ngerti. Yoo Ri lanjut bilang kalo dia sangat aktif hari ini. Oh, benarkah? Yoo Ri bilang ke Jin Woo kalo dia nggak bisa jalan, Jin Woo mesti menggendongnya. 


Jin Woo tersenyum. Tentu kalo Yoo Ri mau. Yoo Ri mengatakan kalo dia senang punya teman. Oh ya, Jin Woo nyuruh Yoo Ri buat ngambil benda yang ada di saku kanannya. Yoo Ri menurut dan mengambilnya. Jin Woo nyuruh Yoo Ri buat memakainya. Yoo Ri tersenyum dan memuji Jin Woo yang sangat perhatian. Yoo Ri pun memakai sarung tangan itu. Dia mengatakan kalo itu sangat hangat. Sangat cantik. Oh, Yoo Ri nggak percaya dia kayak gini gara-gara sebotol soju. 


Oh Soo mau meninggalkan kafe. Dia dapat pesan dari Joon Young yang nyuruh Oh Soo buat ngirimin fotonya. Oh Soo tersenyum. Dia lalu duduk. Dia mengirimkan semua foto yang dia ambil tadi siang. Jin Woo melihat foto-foto itu dan tersenyum. Habis itu Oh Soo memperbesar bagian Yoo Ri. Dia lalu teringat pas mau nganter Yoo Ri tapi Yoo Ri-nya nggak mau. Katanya dia ke arah yang berlawanan. Yoo Ri ngejar bus dan ninggalin Oh Soo. 
Oh Soo bangkit lalu menyimpan ponselnya.


Oh Soo melihat rumah Yoo Ri dan mengira kalo Yoo Ri belum pulang. Dia hendak pergi malah nggak jadi pas lihat Yoo Ri pulang di gendong sama Jin Woo. Yoo Ri melihat sarung tangannya dan memujinya sangat cantik. Yoo Ri nanya dimana Jin Woo membelinya? Jin Woo bilang rahasia. Oh Soo yang tampak kecewa lalu berbalik dan pergi.