Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 7 Part 1
Wang Nuo langsung off habis bilang bye. Bing Bing melepas headphone-nya. Dia memukuli bonekanya sambil bilang kalo mereka bisa menang tanpa Wang Nuo. 


Bruce bangun dan terkejut karena dia nggak pakai apa-apa. Yi Le bertanya apa Bruce sudah bangun? Lah, Bruce malah jadi tambah terkejut lihat ada Yi Le sekamar sama dia. Yi Le sendiri lagi pakai stoking. Yi Le mengaku ingin pergi duluan tapi dia takut akan membangunkan Bruce. Bruce bertanya, mereka...? Yi Le heran karena Bruce bahkan nggak mengingatnya. 

Flashback...


Bruce minum bersama Yi Le. Ia mengaku ke Yi Le kalo dia nggak percaya bahwa ia, Bruce Li dengan reputasi yang melegenda telah berakhir seperti ini. Yi Le tersenyum. Ia berusaha membesarkan hati Bruce. Nggak papa, dia tahu banyak dokter. Yi Le yakin pasti ada cara untuk menyembuhkan Bruce. Percaya sama dia. 


Bruce merangkul Yi Le dan berterima kasih. Yi Le merasa nggak masalah. Kenapa Bruce seperti itu? Bruce terus menyandarkan kepalanya di pundak Yi Le. Yi Le mengeluhkan, nggak ada yang berterima kasih kayak gini. Nggak tahunya Bruce malah tidur. 


Yi Le membawa Bruce pulang kerumahnya. Ia memapahnya sampai tempat tidur. Yi Le menyuruhnya untuk istirahat dengan nyaman. Dia akan pulang dulu. Yi Le sudah mau pulang tapi Bruce malah menarik tas-nya dan membuatnya jatuh ke atas tempat tidur. Mendadak suasana jadi romantis. Bruce membelai rambut Yi Le. Bruce meminta agar jangan ditinggalkan. Tinggallah di sisinya, Pei Pei. Dan Bruce mencium Yi Le. 

Flashback end...


Yi Le menatap Bruce sambil senyum. Ia menanyakan apa Bruce sekarang sudah ingat? Yi Le mengambil jam tangannya dan memakainya. Bruce bertanya jadi mereka...? Yi Le mengangguk membenarkan. Bruce memegang kepalanya. Dia merasa sungguh... . Yi Le meminta Bruce untuk nggak minta maaf. Dia sebenarnya bagus semalam. Bruce yang kaget langsung menatap Yi Le, nggak yakin. Yi Le menambahkan kalo nggak ada masalah. 


Bruce merasa jika Yi Le berkata seperti itu seperti sedikit salah. Tapi Bruce pikir dia harus berterima kasih padanya karena telah menyelesaikan masalahnya. Yi Le menatap Bruce sambil senyum. Ia pikir sebenarnya Bruce nggak ada masalah dari awal. Yi Le memberitahu kalo dia punya janji pagi ini jadi dia akan pergi lebih dulu. 


Bruce bangkit dan menawarkan akan mengantar Yi Le. Yi Le merasa nggak perlu. Menurutnya yang lain akan salah paham nanti (sambil melirik...). Bruce buru-buru menutupinya. Yi Le memberitahu kalo sebenarnya dia nggak suka hubungan yang rumit. Jadi ia akan berpura-pura seolah nggak ada yang terjadi hari ini. Bruce sampai nggak bisa berkata-kata. Yi Le memberinya celana. Bruce menerimanya sambil senyum lalu berterima kasih. 


Wang Nuo duduk bosan di rumahnya. Ai Zhen menata makanan. Makanan itu dari ayah Wang Nuo. Ayah Wang Nuo meminta Ai Zhen memberikannya kepada Wang Nuo. Menurut ayah Wang, nggak sehat kalo Wang Nuo selalu makan di luar. Wang Nuo memberitahu bahwa makanan di rumah sakit dibuat oleh ahli diet. Percuma Ai Zhen meletakkan begitu banyak disana, lagipula Wang Nuo juga mggak tahu cara memasak. Lalu dia akan merepotkan Ai Zhen. Ai Zhen merasa nggak merepotkan. Dan lagi, semua itu adalah perhatian dari ayah Wang Nuo sendiri. Wang Nuo menawarkan agar Ai Zhen membawa saja semuanya ke rumahnya. Ayahnya sudah menganggapnya sebagai anak sendiri. Kalo Ai Zhen yang makan menggantikannya maka ayahnya pasti akan lebih bahagia. 


Seseorang datang. Rupanya Bruce. Dia melihat ada Ai Zhen dan menyapanya. Ai Zhen menegur Bruce, kenapa dia memiliki kunci rumah Wang Nuo? Romeo sesumbar kalo rumahnya hampir seperti tempat yang menarik minat turis. Semua orang datang, sambil melirik Ai Zhen. Siapa yang tahan semua ini. 


Wang Nuo bangkit dan duduk di sofa kesayangannya. Bruce yang duduk di meja menghela nafas panjang lalu tersenyum pada Wang Nuo. Ia mendekati Wang Nuo dan memperlihatkan lehernya. Wang Nuo melihat tanda merah itu dan langsung nanya, siapa? Bruce nggak segera menjawab. Wang Nuo menebak, Gao Bing Bing? Bruce menjawab enggak. Menurutnya bukan itu poin utamanya. Poinnya adalah... Bruce bisa melakukan 'itu'. 


Wang Nuo melihatnya lagi bersamaan dengan Ai Zhen yang menghampiri mereka. Ai Zhen menanyakan apa yang mereka bicarakan? Wang Nuo mengarang, mengatakan kalo Bruce punya alergi. Bruce tersenyum bangga pada Ai Zhen (lah, alergi kok bangga??) Wang Nuo bangkit meninggalkan kedua tamunya. Bruce memanggilnya. Memintanya membuka botol yang nggak mereka habiskan terakhir kali untuk merayakannya. Ya jelas Ai Zhen curiga, merayakan apa? Bruce mengalihkan dengan mengatakan kalo ia pikir Ai Zhen terlihat cantik hari ini. 


Ai Zhen melihat penampilannya, biasa aja. Ai Zhen lalu menanyakan ada apa hari ini yang membuatnya senang? Wang Nuo datang membawa minuman. Ia menasehati agar Ai Zhen jangan memikirkan Bruce. Dia menemukan tempat baru untuk tokonya dan ingin merayakannya. Wang Nuo membagikan gelas pada dua temannya. Ia juga menuangkan minuman untuk mereka. 


Bruce bangkit dan membenarkan. Menurutnya hari ini hari yang tepat untuk merayakannya. Dan...Bruce mengaku punya pengumuman. Bruce melangkah maju. Ia lalu menghadap teman-temannya dan berkata, ia, Bruce Li, akan memulai hubungan yang baru. Ai Zhen tersenyum dan bertanya, siapa? Bruce menatap Ai Zhen dan menjawab, Gao Bing Bing. 


Seketika raut wajah Wang Nuo langsung berubah. Sedih...TT. Ai Zhen menyelamatinya. Bruce menepuk tangan Wang Nuo dan mengajaknya bersulang. Wang Nuo tampak memaksakan senyumnya di hadapan Bruce dan juga Ai Zhen.


Bing Bing berlatih bermain bersama teman-temannya. Mereka kalah. Bing Bing bertanya, bukannya mereka latihan itu sebelumnya? Bing Bjng bangkit dan menegur Ah Hong, kenapa dia nggak bertahan dengan baik? Ah Qi, Bing Bing menyuruhnya untuk mengisi darahnya, bukan malah kehilangan darah. Mereka masih ada dua hari sebelum kompetisi. Apa mereka nggak mau berlatih? Apa semangat mereka mengendur? Bing Bing menyarankan kalo mereka menyerah saja. Dia lalu keluar meninggalkan mereka. 


Teman-teman Bing Bing berencana untuk memberitahu Romeo untuk kembali. Mereka setuju. 


Wang Nuo sedang memeriksa pasien bersama Xiao Fang dan Ah Bo. Seperti biasa, Wang Nuo menanyakan bagaimana kondisi pasuennya hari ini? Wang Nuo membaca laporannya. Ibu itu baru melahirkan kemarin dulu, jadi kalo ia ingin operasi peritoneoskopi tube falopia ... . Xiao Fang menegur Wang Nuo. Mengingatkan kalo pasien ini bukan ibu yang itu. Wang Nuo melihat wajah pasiennya. Ia meminta maaf karena salah pasien. Ia mempersilakannya untuk istirahat. Wang Nuo lalu keluar dan menyerahkan laporannya pada Xiao Fang. Xiao Fang mempersilakan pasien itu untuk istirahat dengan baik, mereka nggak akan mengganggunya. 


Mereka keluar dari ruangan itu. Ah Bo bertanya ada apa dengan dokter Wang hari ini? Ah Bo membenarkan. Wang Nuo berlaku seperti Xiao Fang. Itu aneh. 


Bing Bing menerima pesanannya. Kebetulan Wang Nuo baru keluar dan melihatnya. Ia menyapa Bing Bing. Bing Bing langsung bertanya, Wang Nuo mau apa? Wang Nuo melihat paket itu, dari Victoria (Victoria's Secret). Bing Bing menanyakan gimana Wang Nuo bisa tahu? Wang Nuo tersenyum dan memberitahu kalo kakaknya dulu benar-benar suka merek itu. Menurut Wang Nuo itu mrnyebalkan. Bruce dulu memberitahu mereka untuk mengirimkannya kerumahnya hampir setiap hari. Bing Bing nggak peduli. 


Wang Nuo lalu berbalik dan melangkah meninggalkan Bing Bing. Bing Bing bertanya-tanya, kenapa Wang Nuo bicara begitu banyak? Wang Nuo berbalik dan menyindir, kapan merek itu mulai mengeluarkan baju anak-anak? Kenapa dia nggak tahu? Dia merasa begitu ketinggalan dari hal-hal seperti itu. Wang Nuo lalu kembali berjalan sambil senyum. Bing Bing kesal habis. Rasanya pingin nimpuk.


Bing Bing kembali ke kamarnya dan melihat baju barunya. Bing Bing bercermin sambil menempelkannya di tubuhnya. Ia bergumam, mantan pacar guru pasti seseorang yang benar-benar pandai. Bing Bing jadi sedih. Gimana dia bisa bersaing dengannya? Bing Bing lalu kembali optimis. Baginya itu sudah masa lalu. Dia berkata pada bayangannya, ia ditakdirkan menjadi belahan jiwa guru. Benar, kan? 


Bing Bing lalu melihat sepatu yang dipervaiki Wang Nuo beberapa hari yang lalu. Ia tersenyum. Ia merasa sepatu itu akan cocok dengan gaunnya. 


Wang Nuo sedang tidur di ruangannya. Yi Le masuk dengan terburu-buru. Dia tersenyum melihat Wang Nuo dan menghampirinya. Yi Le membangunkan Wang Nuo dan minta diselamatkan. Wang Nuo menyuruhnya untuk mencari Dr. Lin karena ia sangat lelah setelah melakukan operasi panjang pagi ini. Yi Le memberitahu kalo ibunya akan membunuhnya kalo Wang Nuo nggak menolongnya. Wang Nuo menatap Yi Le, lagi? Yi Le menatap Wang Nuo sambil mengatupkan kedua tangannya. Ia memohon agar Wang Nuo mau membantunya sekali lagi. Ah, kelamaan! Yi Le menarik Wang Nuo agar cepat. Tapi dasar Wang Nuo, dia malah tidur lagi. 


Wang Nuo dan Yi Le sudah masuk mobil. Tapi Yi Le merasa ada yang aneh. Ia mengendus karena mencium aroma unik di mobil Wang Nuo. Apa itu. Yi Le menemukan sebuah kotak. Itu dia. Yi Le membacanya, contoh rempah-rempah? Wang Nuo merebutnya dari tangan Yi Le. Ia memberitahu kalo itu contoh rempah-rempah punya Bing Bing. Yi Le menanyakan kenapa rempah-rempah Bing Bibg ada di mobilnya? Sekarang tuan tanah bahkan menyopiri penyewanya? Ia menyindir kalo layanan Wang Nuo terlalu bagus. Wang Nuo mengelak. Omong kosong apa yang Yi Le pikirkan? Dia membuangnya ke belakang lalu mereka berangkat. 


Bing Bing menemui Bruce di tempat mereka janjian. Bruce tersenyum dan menghampiri Bing Bing. Bing Bing tersipu malu. Bruce melarangnya memanggil guru. Ia meminta Bing Bing memanggilnya 'Bruce'. Bing Bing tersenyum dan memanggil, Bruce. Bruce tersenyum dan memberikan lengannya. 


Yi Le makan bersama Wang Nuo dan seorang pria. Yi Le memperkenalkan Wang Nuo pacarnya. Pria itu menyindir, apa-apaan ini? Yi Le mencoba memamerkan pacarnya di kencan buta? Pria itu marah dan menyiram Wang Nuo pakai segelas air. Yi Le bangkit dan menegurnya, kasar banget! Di belakang mereka ada Bruce dan Bing Bing yang sedang bergandengan tangan. Pria tadi pergi. Yi Le meminta maaf pada Wang Nuo. Wang Nuo bangkit dan menyodorkan dadanya. Yi Le mengambil tissue dan membersihkan pakaian Wang Nuo dengan senang hati. 


Bruce mengenali Wang Nuo dan memanggilnya. Bing Bing dan Bruce menghampiri Wang Nuo dan Yi Le. Yi Le merasa ini kebetulan sekali. Bruce mengiyakan, kebetulan sekali. Wang Nuo memperhatikan penampilan Bing Bing dari bawah sampai atas. Ah, mereka berdua malas melihat satu sama lain. Yi Le menawarkan Bing Bing dan Bruce untuk duduk bersama. Bing Bing mau menolak tapi nggak jadi gara-gara disenyumin sama Bruce.


Mereka berempat duduk bersama. Wang Nuo sibuk membersihkan piringnya. Yi Le mengangkat gelasnya dan mengajak bersulang. Bing Bing dan Wang Nuo ikutan mengangkat gelas mereka. Yi Le merasa Bing Bing terlihat beda sekarang. Dia sangat cantik. Bing Bing tersenyum. Bruce mengiyakan. Menurutnya pakaian Bing Bing benar-benar cocok untuknya. Itu membawa kecantikannya yang sebenarnya. Bing Bing makin tersipu dapat pujian dari Bruce. 


Wang Nuo memanggil Yi Le dan memberitahu kalo ia tiba-tiba mengerti pepatah 'kekasih bisa nggak melihat kekurangan masing-masing'. Bing Bing menatap Wang Nuo, kesal. Wang Nuo tertawa. Yi Le merasa Bing Bing benar-benar cantik. Eh, iya, Yi Le ingat beberapa hari yang lalu Wang Nuo bilang kalo dia akan menemui teman online-nya. Dia di sebut Juliet? Bing Bing yang sedang minum jadi tersedak. Bruce bertanya, Bing Bing nggak papa? Bing Bing mengiakan. Dia baik-baik saja. 


Yi Le melanjutkan, apakah dia seperti yang Wang Nuo katakan? Kombinasi dari kebijakan dan tampilan seperti dewi perangnya Athena? Wang Nuo tersenyum. Ia melarang Yi Le membicarakannya. Menurut Wang Nuo, internet benar-benar dunia yang berbahaya. Dewi perang Athena hanya rumor. Bruce tertawa. 


Bing Bing menendang kaki Wang Nuo. Wang Nuo nggak mau kalah dan balas menginjak kaki Bing Bing. Mereka saling injak kaki dan melempar tatapan sengit. Sementara itu Bruce dan Yi Le saling tersenyum. 


Wang Nuo menginjak sepatu Bing Bing dan nggak melepaskannya. Bing Bing berusaha menarik sepatunya tapi malah terlepas. Wang Nuo jahil dan menendang sepatu Bing Bing agak jauh. Bruce dan Yi Le melihat sepatu Bing Bing. Wang Nuo sendiri cuman bilang, wah, ouh... . Bing Bing mengatakan kalo itu kesalahannya. Kelihatannya sepatunya jatuh. Bing Bing akan mengambilnya. Bruce menahan Bing Bing. Ia yang akan mengambilnya. 


Bruce bangkit dan mengambil sepatu Bing Bing. Nggak hanya itu, Bruce juga memakaikan sepatu Bing Bing di kakinya (awww romantizzzz). Wang Nuo dan Yi Le cuman ngelihatin aja. Bruce lalu kembali ke tempat duduknya. Bing Bing tersenyum malu sementara Wang Nuo malah bengong. 


Telpon Bing Bing berdering. Ia pun mengangkatnya. Bing Bing bertanya pada orang yang menelponnya ada apa? Apa nggak masalah? Bing Bing mengiyakan. Gudang Tian Ming? Sekarang? Wang Nuo menatap Bing Bing sinis. Telpon tiba-tiba terputus. Bing Bing melihat ponselnya. Ternyata baterenya habis. Bruce menanyakan apa ada yang salah? Bing Bing menyampaikan kalo rempah-rempahnya sudah datang. Ia akan pergi mengambilnya. Bruce merasa Bing Bing nggak perlu tergesa-gesa. Bing Bing bilang nggak papa. Dia akan menelpon Bruce nanti. Bing Bing lalu bangkit dan pamit sama semuanya. Dia lalu pergi. Wang Nuo terus menatap Bing Bing dengan sinis. 

Bersambung...

Komentar:
Bruce sama Yi Le? Cinta satu malam? Wah, cerita baru nih ^_^. 
Tapi sepertinya Yi Le sudah melupakannya seperti yang dia katakan. 
Dan sepertinya Wang Nuo mulai merasa cemburu setiap Bing Bing sama Bruce atau saat Bruce menyebut tentang Bing Bing. Tapi dia juga velum nyadar kalo dia suka sama Bing Bing.