Advertisement
Advertisement

Penulis Sinopsis: Anysti
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: oppasinopsis.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The King of Romance Episode 10 Part 1
Bing Bing selesai menonton film dengan Bruce. Bruce bilang ke Bing Bing kalo tadi benar-benar hebat. Bruce memotret gambar film yang tadi mereka tonton. Bing Bing sendiri malah terus menguap. Bruce merasa kalo film klasik memiliki perasaan yang berbeda saat ditonton setiap bagiannya. 


Bruce melihat Bing Bing menguap dan tersenyum. Ia nanya kenapa? Apa Bing Bing tertidur? Bing Bing menyangkal. Ia mengatakan kalo baru saja matanya terasa kering. Bruce tersenyum. Dia tahu kalo Bing Bing bohong. Bruce bertanya apa Bing Bing lapar? Bruce berencana membawa Bing Bing ke suatu tempat untuk makan. Bruce mengulurkan tangannya dan mengajak BBing Bing pergi dari sana. 


Bruce duduk bersama Bing Bing di sebuah restoran. Bruce bercerita kalo di film itu bahkan pekerjaan pemeran pertama bermakna dalam. Shoot dalam bahasa Inggris berarti menembak. Tapi juga merupakan kata kerja dalam pembuatan film. Dulu suku Afrika asli berpikir kalo kamera menyedot roh-roh orang tapi dalam film itu dengan sangat ahlu mengatur pemeran utamanya untuk melalui foto itu agar menemukan kasus pembunuhan yang bengis. Seperti menganalisa yang benar dan yang enggak benar, hidup dan mati, apa kebenaran yang sebenarnya. Saat dia membeaarkan foto, gimana bisa di terangkan? Bing Bing tampak bingung mendengarkan apa yang barusan Bruce katakan dengan panjang lebar. 


Pelayan membawakan teh mereka. Ia memberitahu kalo semua makanan mereka sudah keluar. Apa mereka mau memesan yang lain? Bing Bing bertanya apa mereks punya makanan penutup? Bruce tersenyum dan bertanya apa Bing Bing masih lapar? Bing Bing bilang enggak. Dia sudah kenyang. 


Bing Bing menikmati tehnya. Bruce berkata kalo Bing Bing belum menceritakan tentang pengalamannya tadi. Bing Bing mengaku saat selesai menontonnya, terlalu banyak hal untuk dipikirkan. Bing Bing akan memikirkannya saat di rumah dan akan melaporkannya pada Bruce nanti. Bruce tersenyum dan meminum anggurnya. 


Bing Bing pulang dan nggak bisa masuk ke kamarnya karena dikunci sama Wang Zhen. Bing Bing mengeluhkan kalo Wang Zhen sangat keterlaluan. Gimana bisa Wang Zhen menguncinya? 


Bing Bing datang ke rumah Wang Zhen. Wang Zhen membukakan pintu dan mempersilakan Bing Bing masuk. Bing Bing langsung bertanya kenapa Wang Zhen mengunci pintu? Wang Zhen mengingatkan kalo kemarin dia sudah memberitahu Bing Bing kalo dia akan mengunci pintu kalo lewat jam 10. Bing Bing bertanya kenapa Wang Zhen melakukan itu? 


Bing Bing mendengar kalo Wang Zhen menyalakan musik. Dia masuk dan bertanya kenapa Wang Zhen bisa memainkan musik tengah malam? Wang Zhen menutup pintu dan menghampiri Bing Bing. Ia mengingatkan kalo semua kekuasaan di rumah itu sepertinya tertulis atas nama Wang Nuo di atasnya. 


Wang Zhen duduk di sofa kesayangannya. Sambil main ponsel dia menanyakan gimana kencan Bing Bing hari ini? Apa dia melihat pemandangan malam dan matahari terbenam yang romantis? Bing Bing bohong. Ia mengiyakan. Pemandangan malamnya sangat indah. Berjalan dengan lancar. Bing Bing mengingatkan kalo Wang Zhen bilang kalo dia nggak menghiraukannya. Kenapa malah sekarang Wang Zhen menanyakan itu? 


Wang Zhen membaca caption di ponselnya. 
Malam ini aku menjalani lagi film epik "17". Teknik bercerita yang unik nggak berasa kuno walaupun sudah setengah abad berlalu. Gelar Ahli Tinggi sungguh layak. 
Wang Zhen memperlihatkan ponselnya pada Bing Bing. Dia memberitahu Bing Bing kalo itu dari teman baiknya Bruce Li. Wang Zhen meledek jadi Bing Bing pergi ke gunung untuk nonton film dan juga untuk pemandangan malam? 


Bing Bing mulai malas. Dia duduk dan mengaku kalo dia dan Bruce nggak pergi melihat pemandangan malam. Bing Bing mengaku berubah pikiran. Bukankah Wang Zhen bilang kalo Bruce suka film seni? Kenapa Bing Bing nggak boleh merubah rencana kencannya? Wang Zhen tersenyum. Bing Bing lanjut nanya gimana dia bisa membuat Wang Zhen marah? Kenapa Wang Zhen tetap memberinya waktu yang sulit? Wang Zhen nggak peduli. Dia menegaskan kalo ini adalah rumahnya. Dan juga dia suka itu. Bing Bing mengingatkan kalo Wang Zhen mengatur terlalu banyak. Setiap saat Bing Bing kencan, berapa kali Bing Bing mandi, atau menyiram toilet, apa Wang Zhen akan mengatur itu juga? Wang Zhen malah bilang akan menambah satu peraturan lagi gara-gara Bing Bing mengingatkannya. Sebagai tuan tanah, Wang Zhen membayar iuran air dan listrik. Jadi Bing Bing hanya bisa mandu sekali sehari. Bing Bing nggak terima. Dia mengklaim kalo Wang Zhen sungguh mesum dan sulit. Sebenarnya apa yang Wang Zhen inginkan? 


Bing Bing bangkit. Wang Zhen juga ikutan bangkit. Dia mengiyakan kalo dia memang mesum dan sulit. Wang Zhen menyindir, bukannya sangat melelahkan pura-pura jadu wanita yang berselera tinggi? Bukannya lebih nyaman jadi diri sendiri? Bing Bing nggak mau kalah. Dia membalikkan. Gimana dengan Wang Zhen sendiri? Wang Zhen merasa hanya menasehati Bing Bing dari niat baiknya. Bing Bing nggak perlu memenuhi harapan orang lain. Jangan jadi nggak bertulang punggung setiap kali dia bersama dengan Bruce. Dan jangan lupa akan diri Bing Bing sendiri. 


Wang Zhen berbalik hendak meninggalkan Bing Bing. Bing Bing berkata kalo Wang Zhen nggak jauh beda dengannya. Bing Bing ingin jadi pacar sempurna untuk Bruce. Wang Zhen ingin jadi putra yang baik untuk orang tuanya makanya berpura-pura menjadi Wang Nuo. Wang Zhen juga nggak pingin menyakiti Ai Zhen. Bing Bing meminta agar Wang Zhen memberitahunya apakah sekarang dia Wang Nuo apa Wang Zhen? 


Wang Zhen berbalik dan kembali menghadap Bing Bing. Dia memberitahu Bing Bing kalo itu adalah dua hal yang berbeda. Bing Bing nggak gentar. Lagian juga Wang Zhen yang pingin sulit. Itu masalahnya. Berapa kali Bing Bing mandi atau menyiram toilet atau kemana dia berkencan, apakah pacarnya membawanya pulang atau enggak, semua itu bukanlah urysan Wang Zhen. Dengan dingin Wang Zhen berkata kalo Bing Bing hidup di sana maka dia harus mengikuti peraturan-peraturannya. 


Bing Bing nggak habis pikir. Peraturan? Kalo gitu Bing Bing akan keluar. Wang Zhen seolah menantang. Silakan! Bing Bing minta kuncinya pada Wang Zhen. Wang Zhen mengingatkan kalo bukannya Bing Bing mau pindah? Bing Bing beralasan kalo dia harus mengemas barangnya. 


Wang Zhen mengerti. Dia lalu mengambil anak kunci dari dalam sakunya. Tapi habis itu Wang Zhen kelihatan menyesal dengan apa yang dia lakukan. Terbukti dia nggak langsung memberikan kuncinya pada Bing Bing. Dalam hati Wang Zhen berharap agar Bing Bing memohon padanya. Bing Bing malah memantrai Wang Zhen. Wang Zhen yang kejam lenyaplah. Romeo yang hangat keluarlah. Bing Bing merebut kunci itu dan bilang kalo dia akan pindah. Bing Bing pergi setelah mendapatkan kuncinya. Wang Zhen menghela nafas. Dia nyesel abis. 


Yi Le bersama dengan Bruce di kantin rumah sakit. Yi Le mengatakan ketika temannya adalah dewa makanan penutup, itu adalah keberuntungan yang besar. Yi Le lalu menikmati kuenya. Yi Le lalu menanyakan apa yang dikatakan oleh doktee? Bruce menyampaikan kalo dokter nggak bilang apa-apa. Hanya memberinya obat pelemas otot dan obat yang bisa mengatur tidur. Andai saja Yi Le tahu gimana stresnya memulai toko makanan penutup, maka Bruce nggak akan melakukannya. Yi Le menasehati agar Bruce sebaiknya nggak tergantung dengan obat tidur kalo dia nggak bisa tidur. 


Yi Le bertanya apa Bruce memberitahu Bing Bing tentang hal itu? Bruce mengaku nggak ingin memberitahukan hal itu pada Bing Bing. Yi Le bertanya kenapa Bruce nggak memberitahunya? Bing Bing adalah pacar dan mitranya. Kalo Bruce nggak memberitahukannya terus siapa yang akan Bruce beritahu? Bruce tersenyum lalu meminum kopinya. Yi Le meletakkan sendoknya dan bertanya apa Bruce dan Bing Bing baik-baik saja? Bruce agak bingung jawabnya. Dia menyatakan kalo mereka baik-baik saja. Beberapa hari yang lalu Bruce mengajak Bing Bing nonton film seni dan Bing Bing tertidur di tengah-tengah film. Bruce tertawa. Dia mengaku bisa melihatnya. Bing Bing melakukan itu untuknya. Bing Bing mengkompromikan semuanya untuk Bruce. Mungkin karena ia dan Bing Bing baru mulai berkencan, jadi mereka memerlukan waktu untuk mengetahui cara yang terbaik untuk bisa bersama. Bruce merasa itu akan menjadi lebih baik. 


Yi Le tersenyum aneh. Ia bertanya kenapa hubungan Bruce dan Bing Bing terdengar sedikit canggung? Kenapa Bruce memutuskan dengan tiba-tiba ingin bersama dengan Bing Bing? Bruce memberitahu kalo Bing Bing menyukainya sejak lama. Lagian juga mereja baru memulai toko bersama. Perasaan dan waktunya tepat. Lalu mereka pun jadi pasangan. Apa itu aneh? Yi Le merasa nggak aneh. Yi Le hanya berpikir kalo semuanya terlalu cepat untuk mereka berdua. Yi Le nggak tahu... . Dia lalu menanyakan kalo Bruce nggak memperlakukan Bing Bing sebagai pelarian, kan? 


Bruce mengulangi, pelarian? Yi Le berusaha menjelaskan. Setelah Bruce pisah dengan seseorang, Bruce merasa nggak ingin sendiri. Dan cepat menemukan orang lain untuk bersama. Yi Le hanys berpikir kalo mungkin itu karena Bruce ingin segera melupakan Wang Min. Itu karena Bruce terburu-buru ingin memiliki hubungan. 


Bruce tampak memikirkannya. Yi Le jadi merasa nggak nyaman. Dia mengingatkan kalo itu hanya opininya. Yi Le meminta maaf kalo ia terlalu kasar. Bruce merasa nggak papa. Kalo boleh jujur, Bruce juga merasa sedikit aneh. Yi Le ragu-ragu ingin bilang ke Bruce. Dia ingin memberi saran, kalo memang Bruce sungguh-sungguh menyukai Bing Bing, maka Bruce harus menyukai Bing Bung apa adanya. Dan nggak menganggapnya sebagai... . Yi Le agak bingung gimana menhelaskannya. Dia lalu menunjuk kue di depannya. Ia melarang Bruce menganggap Bing Bing sebagai makanan penutup. Pengganti untuk mengisi cintanya yang hilang. Bruce diam memikirkannya. 


Bing Bing dan Bai He datang ke kafe Ah Meng. Bing Bing minta cola. Dia haus. Bai He juga menginginkannya dengan banyak es di dalamnya. Bing Bing dan Bai He duduk sambil melepaskan lelah. Ah Meng datang membawakan pesanan mereka. Ah Meng melihat mereka kelelahan dan bertanya apa mereka habis marathon? 


Bai He memberitahu kalo itu karena saudari mereka yang hebat, Bing Bing. Bing Bing telah bertengkar dengan dokter Wang dan sekarang dia ditendang dari rumahnya. Ah Meng bertanya, Bing Bing ditendang lagi? Bing Bing bilang kalo dia sendiri yang ingin pindah. Siapa suruh Wang Nuo suka mengontrol?! Wang Nuo bahkan ingin ikut campur dengan gimana cara Bruce menemani Bing Bing di rumah. Masuk akal nggak, tuh? 


Bai He mengingatkan kalo di sana lokasinya bagus dan lagi Bing Bing nggak perlu bayar sewa. Dan lagi ada dokter tampan yang memberikannya konsultasi secara gratis. Menurut Bai He rumah itu sempurna. Apa Bing Bing benar-benar nggak akan kembali? Bing Bing menyatakan kalo dia nggak mau. Dia juga punya harga diri. Ah Meng tertawa. Dia meledek Bing Bing harga dirinya berapa? Bing Bing kesal. Dia mengancam akan memukul Ah Meng kalo Ah Meng bilang seperti itu lagi. 


Tiba-tiba pria yang duduk di meja sebelah bertanya pada Bing Bing apakah Bing Bing sedang mencari tempat tinggal yang bisa disewa? Ia mengaku punya apartemen kosong. Ah Meng memberitahu Bing Bing kalo itu waktu yang tepat. Bing Bing kelihat pria itu dan tersenyum. 


Wang Zhen keluar dari lift dan berpapasan dengan Bing Bing yang membawa banyak kardus lipat. Bing Bing mau lewat tapi Wang Zhen terus menghalangi jalannya. Wang Zhen terus melangkah. Bing Bing meletakkan kardusnya dan berbalik menatap Wang Zhen. Dia meminta Wang Zhen agar nggak kgawatir. Bing Bing memberitahu kalo dia akan berhenti menyakiti mata Wang Zhen. Bing Bing memgaku sudah bertemu dengan paman Sashimi. Wang Zhen nggak ngerti maksudnya. Sashimi? Bing Bing menjelaskan kalo dia adalah paman Sashimi, pelanggan restoran yang selalu memesan Sashimi di piring besar. Dia punya tempat kosong untuk disewakan. Bing Bing akan berkemas-kemas dan segera pindah. Wang Zhen tampak sedih tapi dia nggak mau memperlihatkannya. Wang Zhen mengucapkan selamat pada Bing Bing. Dia meledek kalo Bing Bing memang parasit. Dia bisa selamat dimana saja. 


Bing Bing tersinggung. Dia berniat mau menginjak kaki Wang Zhen tapi malah membuat dirinya terjatuh. Beruntung Wang Zhen menangkapnya. Bing Bing mendorong Wang Zhen dan memberitahunya kalo parasit juga punya nyali. Bing Bing berbalik dan mengambil kardusnya. Dia masuk lift. Wang Zhen menatap Bing Bing dengan raut wajah sedih. Dia nggak nyangka kalo Bing Bing akhirnya akan pindah. 


Bing Bing sampai di kamarnya. Dia langsung meletakkan kardusnya lalu memaki Wang Zhen habis-habisan. Kurang ajar Romeo! K*parat Romeo! Apa dia bilang? Apa belakangan ini dia salah minum obat? 


Bing Bing duduk di tempat tidurnya dan melepas tas punggungnya. Mendadak Bing Bing jadi sedih. Dia melihat kursi panjangnya dan ingat kalo Wang Zhen pernah tidur di sana. Dan Bing Bing mengucapkan selamat malam pada Romeo. 


Bing Bing lalu memgambil boneka burung pipit dari Romeo dan memgajaknya bicara. Sebenarnya Bing Bing berpikir kalo di dunia ini hanya Romeo yang mengerti dirinya. 


Wang Zhen baru selesai mandi. Dia membuka laci dan menemukan kaos yang pernah dipakai Bing Bing dulu. Wang Zhen mengambilnya lalu duduk sambil menatap kaos itu. Dia teringat kebersamaannya dengan Bing Bing. Wang Zhen mengatakan kalo ada banyak takdir berbeda di dunia ini dan takdir mereka disebut takdir buruk. Wang Zhen tersenyum sambil menatap Bing Bing. 


Wang zhen terdiam mengingat kenangan itu. Si pengganggu kecil benar-benar mencari rumah. Dia bertanya-tanya sejak kapan Bing Bing jadi segitu penurut? Kenapa dia nggak seperti sebelumnya? Mengikuti dan mengganggunya? Kenapa tiba-tiba jadi penuh keberanian? Wang Zhen melipat kaos itu dan mengembalikannya ke tempatnya. 


Wang Zhen datang ke kamar Bing Bing dan memberikan sesuatu pada Bing Bing. Bing Bing bertanya apa itu? Wang Zhen memberitahu kalo itu adalah dafar yang harus Bing Bing kerjakan. Bing Bing mengambilnya dan membacanya. Wang Zhen memberitahu kalo ada banyak halaman. Bing Bing harus menyelesaikan semua itu sebelum dia pindah. 


Bing Bing membacanya. Nggak boleh ada paku yang tertinggal di dinding. Dinding harus dicat ulang. Gorden, karpet dan matras semuanya harus dibersihkan dan dijemur di bawah sinar matahari selama 10 hari. Bing Bing mengingatkan kalo sekarang musim dingin. Mana ada matahari? Wang Zhen memperlihatkan dinding yang harus dicat ulang. Bing Bing nggak mau. Dikiranya dia tukang ledeng apa tukang listrik? Sebenarnya Wang Zhen mau dia pindah apa enggak? Wang Zhen sedikit gugup. Tentu saja dia ingin Bing Bing pindah. Tapi sebelum pindah, Bing Bing harus mengembalikan tempat itu seperti semula. Itu adalah tugasnya. Dan Bing Bing juga harus memperbaiki tempat itu. Itu adalah gak Wang Zhen sebagai pemilik rumah. Untuk mencegah Bing Bing memperlambat prosesnya, maka Wang Zhen akan mengawasinya. Bing Bing makin kesal. Wang Zhen g*la, ya? Apa dia terlalu banyak belajar ilmu syaraf sampai otaknya nggak mampu mencerna lagi? Bing Bing meminta Wang Zhen untuk tenang saja karena dia pasti akan mengembalikan semuanya seperti semula. PUAS!!! Dasar makhluk aneh! 


Wang Zhen lagi di tempat olahraga bersama dengan Bruce. Kebetulan olahraga yang sedang mereka mainkan adalah tinju. Awalnya sih semuanya baik-baik saja. Tapi lama-lama sepertinya Wang Zhen terbawa emosi dan menggunakan Bruce sebagai pelampiasan. Tangan Bruce sampai sakit jadinya. 


Bruce beristirahat sambil memijat tangannya. Wang Zhen menghampirinya dan melepas sarung tinjunya. Bruce bertanya apa suasana hati Wang Nuo lagi nggak baik? Wang Zhen mengatakan kalo dia nggak banyak memakai kekuatan. Bruce-lah yang kondisinya kurang baik. Wang Nuo memakai sepatunya. Bruce meminum air dan bertanya pada Wang Zhen, apa menurut Wang Nuo dia cocok dengan Bing Bing? Wang Nuo menghela nafas. Dia mengaku nggal ingin terlibat dengan hubungan mereka. Ia meminta Bruce agar jangan bicara tentang Gao Bing Bing padanya. 


Wang Zhen bangkit dan berjalan menuju loker. Bruce menyampaikan kalo belakangan ini dia merasa nggak memahami Bing Bing dengan baik. Wang Zhen santai memberitahu kalo otak Bing Bing samgat sederhana. Mungkin nggak sulit untuk memahaminya. Bruce cerita kalo kemarin dia minum kopi dengan Yi Le. Yi Le seperti mengisyaratkan sesuatu padanya. Bruce merasa seperti telah menjadi orang yang egois. Bing Bing sudah lama menyukainya dan Bruce merasa nggak menunjukkan reaksi apapun. Tapi ketika kakak Wang Nuo muncul di depannya, Bruce langsung merasa ingin bersamanya. 


Wang Zhen terkejut. Bruce nggak mungkin menyukai kakaknya lagi, kan? Bruce bilang enggak. Menurutnya itu mustahil. Bruce memberitahu kalo Gao Bing Bing dan kakaknya adalah orang yang sangat berbeda. Dan Brucr sangat yakin tentang hal itu. Menurut Bruce, Bing Bing itu sederhana. Dia melakukan banyak hal untuknya. Tapi nggak tahu gimana, Bruce secara nggak sadar, berusaha melakukan hal-hal yang ia lakukan dengan Wang Min ketika kencan dengan Bing Bing. Wang Zhen menyimpulkan jadi Bruce menggunakan Bing Bing untuk menggantikan kakaknya? Bruce menjawab kalo ada kemungkinan seperti itu. Ah, Bruce jadi Bingung. Wang Zhen dan Yi Le, para dokter membuatnya jadi rumit. 


Bruce bangkit dan menyimpan sepatunya di dalam loker. Wang Zhen mengingatkan kalo dia sudah mengingatkan Bruce untuk nggak memanfaatkan kekaguman Gao Bing Bing padanya untuk meningkatkan kepercayaan dirinya lagi. 


Wang Zhen duduk. Bruce berkata, nggak peduli apa itu cinta atau  kekaguman, ia berpikir kalo apa yang ia rasakan terhadap Bing Bing itu mungkin belas kasih. Gimanapun Bruce merasa kalo ini adalah kesalahannya karena nggak memikirkannya dengan baik. Wang Zhen menanyakan apa akan Bruce lakukan? Mengakui kalo dia salah? Bruce merasa kalo dia harus mengklarifikasikan hal itu dengan Gao Bing Bing. Wang Zhen bertanya apa Bruce akan mengklarifikasi akan putus dengan Bing Bing? Bruce mengangguk mengiyakan. Wang Zhen menyindir Bruce lagi akting di bagian mana dari drama? Awalnya dia buru-buru untuk kencan dan sekarang ia terburu-buru untuk putus. Apa Bruce tahu kalo dia sangat frustasi melihatnya? 


Bruce duduk di samping Wang Zhen dan merangkulnya. Bruce tahu kalo Wang Nuo sangat peduli padanya. Tapi salah kalo Bruce tetap bersama dengan Bing Bing. Karena itulah Bruce merasa ia harus menghadapi masalah itu sebelum mengatasinya. Wang Zhen diam dan nggak bilang apa-apa. Bruce melanjutkan kalo lebih baik memutuskan hubungan sebelum ada peasaan lain. Bruce akan menghentikannya dan brrtamggung jawab. Wang Zhen melarang Bruce untuk bertanya tentang opininya. Ia menyuruh Bruce untuk membuat keputusannya sendiri. Bruce merasa itu hebat. Setelah bicara dengan Wang Nuo, Bruce merasa yakin. Bruce berterima kasih pada Wang Zhen lalu pergi. Wang Zhen terdiam memikirkan nasib Bing Bing. 


Malam harinya Wang Zhen pergi ke tempat Bing Bing. Dia melihat Bing Bing dari luar. Bing Bing sendiri sedang berkemas-kemas. Wang Zhen masuk dan memanggil Bing Bing. Dia mau mengajak Bing Bing makan malam. Anggap sebagai perpisahan menuju tempat baru. Bing Bing menolak. Dia belum bersih-bersih. Bukannya Wang Zhen memintanya untuk mengembalikan kamar seperti semula? Dan Bing Bing belum selesai. Bing Bing tersenyum. Dia memberitahu kalo Bruce akan menemuinya nanti. Wang Zhen jadi khawatir. Apa nggak papa? 


Wang Zhen berusaha untuk membuat Bing Bing nggak jadi ketemu dengan Bruce. Ia menunjuk dinding yang retak. Bing Bing belum memperbaiki retakan yang ia katakan waktu itu. Bing Bing bangkit. Ia bilang akan membeli dempul besok dan menggunakan cat untuk menutupnya. Wang Zhen nggak mau besok. Dia bilang ke Bing Bing kalo dia nggak punya waktu besok. Jadi Bing Bing harus membelinya sekarang. Wang Zhen menarik Bing Bing. Bing Bing keberatan. Kenapa buru-buru? Ponsel Bing Bing tiba-tiba bunyi. Bing Bing mengambilnya. Ternyata telpon dari guru. Bing Bing pun mengangkatnya. Ternyata Bruce sudah sampai. Bing Bing buru-buru keluar dan meninggalkan Wang Zhen. Wang Zhen sendiri nggak bisa lagi mencegah Bing Bing. Dia membiarkan Bing Bing pergi menemui Bruce. 


Bing Bing memanggil Bruce yang sudah ada di luar. Bruce menatap Bing Bing dengan wajah serius. Dia mengaku sudah mempertimbangkan tentang mereka selama dua hari ini. Bing Bing menggaris bawahi, mempertbangkan tentang kita? Bruce duduk. Tiba-tiba Bing Bing  jadi senang. Bing Bing sempat melihat Bruce merancang kue pengantin beberapa hari yang lalu. Apa Bruce akan melamarnya? Ah, sesaat kemudian Bing Bing merasa kalo itu nggak mungkin. Apa dia b*doh? Gimana bisa ada keajaiban seperti itu? 


Bing Bing menghampiri Bruce dan bertanya apa yang ingin Bruce katakan? Raut wajah Bruce tampak nggak nyaman. Dia menatap Bing Bing dan berkata kalo ia sadar Bing Bing telah mendengarkan apa yang ia suka. Bruce bertanya apa yang Bing Bing suka? 


Bing Bing nggak ngerti maksudnya. Bruce bangkit dan menatap Bing Bing lekat-lekat. Bruce bertanya apa Bing Bing bahagia? Bing Bing menjawab selama Bruce merasa bahagia, maka ia pun akan bahagia. Bruce tersenyum. Dia memberitahu Bing Bing kalo jatuh cinta harusnya nggak seperti itu. Bruce lalu bertanya apa Bing Bing masih ingat saat ia bilang bahwa penting bagi cinta untuk memiliki waktu yang tepat? Bing Bing mengangguk mengiyakan. Bruce mengumpamakan saat mereka membuat kue. Mereka bisa menambahkan apa yang mereka mau dan apa yang mereka suka ke dalamnya. Tapi hasil akhirnya mungkin nggak seperti yang diharapkan. Bing Bing mengangguk mengiyakan. Ia lalu tersenyum dan bertanya ala Bruce berpikir untuk membuat kue baru? Bruce agak bingung mengatakannya karena Bing Bing nggak juga ngerti maksudnya. 


Bruce melangkah membelakangi Bing Bing. Dia memperjelas kalo baru saja  mengakhiri hubungan yang sudah berlangsung sangat lama. Selama itu Bruce mengaku nggak tahu gimana menghadapinya dan juga nggak tahu apa yang harus ia lakukan. Jadi itu sebabnya Bruce kembali. Bruce melanjutkan kalo saat ia kembali ia bertemu lagi dengan Bing Bing. Bing Bing begitu mengaguminya. Dan Brucr juga merasa kalo dia kembali seperti dirinya di masa lalu. 


Bruce lalu berbalik. Ia mengatakan kalo apa yang dikatakan Ah Nuo adalah benar. Bruce kembali menatap Bing Bing. Dia merasa nggak seharusnya memperlakukan kekaguman Bing Bing padanya sebagai cinta. Bruce nggak boleh memanfaatkannya untuk menemukan kepercayaan dirinya kembali. Bruce juga nggak seharusnya memanfaatkan Bing Bing untuk... . Bing Bing memotong. Dia bilang kalo Bruce nggak memanfaatkannya. Kenapa juga Bruce mendengarkan omong kosong Wang Nuo? Dia memberitahu kalo Wang Nuo suka bicara nggak jelas. 


Bruce memberitahu kalo perasaan itu salah sejak awal. Bruce merasa kalo lebih baik mereka berteman saja. Bing Bing terdiam dan nggak bisa bilang apa-apa. Dia diputusin. 


Wang Zhen melihat semuanya dari atas. Dia tampak mengkhawatirkan Bing Bing. 


Mata Bing Bing mulai merah. Dia bertanya Bruce mau putus dengannya? Kenapa? Kalo Bing Bing melakukan kesalahan maka ia akan memperbaikinya. Bruce menyatakan kalo nggak ada yang salah dengan Bing Bing. Bing Bing bertanya kalo nggak ada yang salah dengannya, kenapa Bruce mau putus dengannya? Bruce hanya menatap Bing Bing. Bing Bing meminta Bruce agar jangan mengatakan bahwa sejak awal sampai sekarang, Bruce nggak pernah menyukainya. 


Bruce makin nggak tega. Dia mengakui kalo dia menyukai Bing Bing. Dia suka kepolosan Bing Bing. Dia juga suka sikap manis Bing Bing. Tapi Bruce merasa kalo perasaan itu sepertinya bukan cinta. Tapi belas kasih. Bing Bing mengulangi, belas kasih? Bing Bing memberitahu kalo Wang Nuo juga menganggapnya seperti anjing liar dan parasit. Itu sebabnya dia pantas dikasihani. 


Bruce mendekat dan meletakkan tangannya di lengan Bing Bing. Bing Bing sendiri memalingkan wajahnya sambil menahan tangis. Bruce mengatakan kalo ini adalah salahnya. Dialah yang nggak siap. Bing Bing menundukkan wajahnya. Dia menanyakan toko kue. Apa mereka masih punya itu? Bruce menyatakan kalo Bing Bing masih mitranya. Mereka masih bisa mengelola toko itu bersama sebagai teman. Bing Bing mengangguk. Wang Zhen yang berada di atas  menghela nafas. 


Bruce melangkah meninggalkan Bing Bing. Bing Bing masih diam di tempatnya dan menangis. Bruce berhenti melangkah dan berbalik menatap Bing Bing. Tapi habis itu dia kembali berjalan. Bing Bing makin sedih. Dia menangis sesegukan. 

Bersambung...

Komentar:
Sepertinya Bing Bing akan salah paham lagi pada Wang Zhen. Padahal Wang zhen sendiri nggak bilang apa-apa ke Bruce tentang hubungannya dengan Bing Bing. Kenapa bilang kalo benar kata Wang Nuo? Hadeuh, tepok jidad!

1 komentar:

yeayy lnjut jg,mksh mbaaa
btw ni ost ny enk bgd bkinn baperr abisss,cemuguthhhhh y mbaa