Advertisement
Advertisement

Kang Min dan Ji Hoon sedang bersama. Mereka akan mencari tempat makan. Kang Min mengeluh Ji Hoon jadi maniak makan ayam. Sebenarnya sih mereka bisa makan ayam di depan Hagwon. Ji Hoon santai, dia mendorong Kang Min. Bilangnya dari dulu juga suka ayam. Kang Min merasa Ji Hoon bohong. Dia curiga. Jangan-jangan karena Ji Hoon suka sama.. . 


Ji Hoon melihat sesuatu di jalan. Kang Min mengambilnya. Dan ternyata itu adalah boneka Eun Woo punya Deok Hee. Mereka mengenali boneka itu. Habis itu ada sebuah mobil melintas dan di dalamnya ada Deok Hee yang sudah nggak sadarkan diri. 


Kang Min dan Ji Hoon mengejar mobil itu. Sayangnya mereka kehilangan mobil itu. Untungnya mereka melihat plat nomornya. 13HA2745. Habis itu mereka mencari mobil itu. 


Sementara itu gadis yang ada di video Eun Woo berada di bandara. Dia akan pergi ke luar negeri. Sambil jalan dia melihat ponsel. Wajahnya sudah di kenali. Beberapa fotonya muncul di internet. Gadis itu jadi panik sampai menjatuhkan ponselnya. 


Kang Min dan Ji Hoon terus mencari sampai hari berubah terang. 


Teman-teman Deok Hee tertidur setelah begadang semalaman. Ini anak Kpop, sampai segitunya belain idolanya. Sampai nggak pulang segala. 


Kang Min melihat mobil yang semalam. Dia menunjukkannya ke Ji Hoon. Ji Hoon curiga telah terjadi sesuatu. Dia menyuruh Kang Min untuk menelpon polisi. Kang Min menurut. Dia melapor kalo temannya diculik. Lokasinya di depan warnet. Jl. Chorongmaeul, 3. Ji Hoon mengajak Kang Min untuk masuk duluan. 


Deok Hee diikat kaki, tangan dan mulutnya. Dia masih nggak sadar. Penculik menendang kakinya dan dia pun terbangun. Dia... manajer warnet? Dia menyuruh Deok Hee diam. Dis janji akan melepaskan Deok Hee dalam 2-3 hari kedepan. Deok Hee nggak mau. Dis menggeleng dan menangis. Pria itu marah karena Deok Hee menghancurkan rencananya. Pria itu bilang kalo hidupnya hancur gara-gara Eun Woo. Dan gara-gara Eun Woo juga dia berakhir di Warnet itu. 


Tiba-tiba terdengar suara sirine. Pria itu panik dan keluar. Di pintu dia berpapasan dengan Ji Hoon. Pria itu berniat melarikan diri. Ji Hoon sigap menjegal kakinya sehingga dia terjatuh. Ji Hoon menahannya sementara Kang Min masuk mencari Deok Hee. 


Kang Min menemukan Deok Hee dan melepaskan tali serta kain di mulutnya. Deok Hee menangis. Kang Min keluar bersama Deok Hee. 


Nggak lama kemudian polisi sudah menangkap Pria itu. Pria itu minta dilepaskan. Dia merasa nggak salah apa-apa. Para wartawan berkerumun memotretnya. 


Deok Hee diwawancara bersama Ji Hoon dan Kang Min. Kang Min menceritakan kronologinya. Dia lagi jalan sama Ji Hoon dan menemukan boneka Deok Hee. Wartawan bertanya sepertinya itu boneka yang sangat berharga. Sambil menangis Deok Hee mengiyakan. Itu adalah boneka idol yang dia suka. Ia sengaja menjatuhkannya dan untungnya mereka melihatnya. 


Gadis yang membuat kesaksian palsu juga tertangkap. Dia menjelaskan ke wartawan kalo seharusnya kakaknya jadi member Astro. Tapi dia tereliminasi gara-gara Eun Woo. Dia jadi trainee selama beberapa tahun tapi nggak juga debut jadi mereka berencana menyelesaikannya kalo dapat uang damai. 


Goo Hee menonton beritanya di rumah. Dia lega semuanya sudah berakhir. Tiba-tiba ponselnya bunyi. Deok Hee menelponnya. Deok Hee nelponnya sambil nangis. Sedih banget. Goo Hee bertanya apa Deok Hee baik-baik saja? Deok Hee mengiyakan. Dia baik-baik saja. Tapi dia nggak tahu gimana tadi kalo nggak ada Ji Hoon dan Kang Min. Deok Hee takut banget. Goo Hee menenangkan. Mereka akan main lagi nanti. Deok Hee berterima kasih. Dia mencintai Goo Hee. Goo Hee mengangguk. 


Ponsel Goo Hee bunyi lagi. Ada pesan dari tim Revenge Note. Foto tentang orang yang dimaksud muncul. Dendam telah terbalaskan. Goo Hee kembali memikirkan siapa orang yang telah membantunya. Deok Hee bukan, dia kan disekap. Eun Woo? Nggak mungkin juga. Dia kan korban?! Goo Hee bingung nggak tahu siapa orangnya. Ponsel Goo Hee bunyi lagi. Notifikasi. Balas dendam selesai. 


Deok Hee sama ibunya akan menemui Eun Woo dan member yang lain. Di depan sudah ada banyak fans yang menunggu. Deok Hee mengingatkan kalo ini berkat dia. Ujung-ujungnya Deok Hee minta tambahan uang saku. Ibu sih setuju-setuju aja. Ibu nanya pendapat Deok Hee bagusnya pakai kacamata apa enggak. Deok Gee bilang nggak usah pakai. 


Tim keamanan membukakan pintu pembatas untuk Deok Hee dan ibunya. Ya,udah bikin iri fans yang lainnya, deh. 


Deok Hee dan ibunya diarahkan ke ruangan Astro. Ibu sampai gugup banget. Mereka diminta nunggu bentar. Deok Hee mendapat pesan dari Goo Hee. Selamat menikmati konsernya. 

Manajer membukakan pintu dan mereka dipersilakan untuk masuk. Ibu dan Deok Hee menyapa mereka. Annyeonghaseyeo! Semua member menengok. Mereka bangkit dan balik menyapa. Mereka melambaikan tangannya ke Deok Hee dan ibu (nggak kuat??) Ibu dan Deok Hee seneng banget. Member Astro berkilau banget, ya? 


Ibu memberikan makanan buatannya ke Eun Woo. Eun Woo langsung memakannya. Ibu melarangnya, takut jasnya kotor. Eun Woo bilang kalo makanannya enak. Dia bahkan manggil Noona ke ibu. Eun Woo menambahkan kalo ganjang gaejang yang kemarin juga habis dia makan. 


Member yang lain juga manggil ibu noona. Mereka bahkan ngajakin ibu berfoto. Ibu mengangguk mengiyakan. Ibu berfoto bersama mereka. Eun Woo dan Deok Hee melihatnya saja. Deok Hee minta maaf karena ibunya lebay. Eun Woo merasa nggak papa. Member yang lain juga sangat berterima kasih padanya. Eun Woo bertanya apa Deok Hee nggak papa? Denger-denger dia terluka? Deok Hee mengaku nggak papa. Deok Hee ngajak Eun Woo makan ayam di tempatnya Goo Hee. Eun Woo langsung setuju. Dia bahkan mempraktekkan saat makan ayam. Deok Hee seneng banget. 

Bersambung...

Komentar:
Lega Deok Hee ketemu. Berkat Ji Hoon dan Kang Min. Peristiwa saat membebaskan Deok Hee mendebarkan banget. Tapi yang paling menarik adalah pas diwawancara. Cara Kang Min menatap Deok Hee. Tatapan orang khawatir yang beda. Atau emang perasaanku aja? 


Coba lihat dan nilai sendiri. 
Dan yang paling nggak bisa berhenti senyum adalah pas Deok Hee sama ibu ketemu sama semua member Astro. Seneng banget pastinya. Hadeuh, tepok jidad! 

Eh, ngomong-ngomong soal tepok jidad. Suka banget diledek sama adekku gara-gara keseringan ngomong gini. Saban dia habis baca tulisanku. Ada yang kurang, Eon! Apa? Jidadnya belum ditepok! Hadeuh, tepok jidad! 

1 komentar:

Min enggak di lanjutin lagi sinopsisnya?