Advertisement
Advertisement

Di jam pelajaran musik klasik. Semua siswa tampak mengantuk mendengarkan musik yang sedang dimainkan. Satu-satunya yang tampak menikmati adalah Heo Mi Na. Dia menoleh melihat guru yang juga menikmati lagu itu sambil memejamkan mata. Mi Na tersenyum malu. 


Lagu berakhir. Guru mengumumkan kalo lagu itu untuk ujian akhir. Murid-murid pada mengeluh. Guru mengingatkan kalo mereka nggak perlu sebagus penyanyi aslinya. Tapi usahakan agar suaranya nggak pecah dan pengucapannya jelas. Dengan begitu bisa dilihat apa terintegrasi dengan baik atau enggak. Para siswa mengiyakan dengan malas. Guru menanyakan apa mereka tahu? Para siswa kompak mengiyakan. Dan pelajaran pun selesai. 


Para siawa pada mengeluh, gimana nyanyinya? Teman Ga Eun berpendapat kalo lagunya ternyata sangat enak di dengar. Dia menoleh ke Deok Hee dan melanjutkan kalo saat mereka ujian, mereka akan mengalami metamorfosis. 


Deok Hee membenarkan. Ia mengatakan kalo guru Eum Chi Hoon paling ketat kalo soal ujian. Teman Ga Eun mengangguk membenarkan. Goo Hee mengeluh. UAS aja nilainya jelek. Apalagi ini? Deok Hee mengatakan kalo harus gimana lagi? Ya harus dihadapi. Goo He menghela nafas. Menurut Deok Hee kalo Astro pasti nilainya 100. 


Teman Ga Eun bertanya-tanya pesimis, gimana bisa dapat nilai bagus? Ga Eun bertanya saat UAS kemarin kan hanya satu orang saja yang nilainya 90??!! Siapa waktu itu? 

Flashback...


Anak-anak berbaris untuk dites suaranya. Satu-persatu maju untuk menyanyi. Tapi ternyata suara mereka nggak ada yang bagus. Belum apa-apa guru langsung menekan bel dan melanjutkan ke siswa yang berikutnya. Saat giliran Kang Min, baru aja nyanyi bom...guru sudah menekan bel dan membuat anak-anak tertawa. Deok Hee meledek kalo suaranya cempreng. 


Deok Hee maju. Dia agak banyak nyanyinya tapi rupanya juga nggak bagus menurut guru Chi Hoon. Berikutnya adalah giliran Goo Hee. Dia gugup banget. Baru juga buka mulut, bo.. guru buru-buru menekan bel. Anak-anak tertawa, suara Goo Hee fals. 


Berikutnya giliran Ga Eun. Ga Eun menyanyi dengan nada melengking tapu nggak ada bagus-bagusnya. Guru pun menekan belnya. Selanjutnya adalah giliran Mi Na. Dia menyanyikannya dengan tenang dan benar. Anak-anak pada menganga mendengarnya. 


Guru memuji Mi Na. Sangat bagus. Setengah udara setengah suara. Guru lalu mencontohkan. Ia lalu menerangkan kalo mulai nada awal akan terintegrasi dengan lagu. Guru Chi Hoon lalu kembali menatap Heo Mi Na dan memuji suaranya. Mi Na tersenyum. 


Anak-anak bertepuk tangan untuk Mi Na. Deok Hee mengatakan kalo pas dia tadi belum sebaris sudah distop. Dia heran kelas mereka ada anak seperti Mi Na? 


Anak-anak sedang membersihkan ruang olahraga tapi Goo Hee dan Deok Hee cuma malas-malasan sambil menatap ponsel masing-masing. Goo Hee menatap Mi Na yang duduk nggak jauh dari mereka. Mau nggak, Ya Mi Na mengajarinya? 


Deok Hee meminta Goo Hee untuk melupakannya. Dia menyarankan agar Goo Hee menyerah saja di ujian musik. Goo Hee menyindir kalo dia nggak kaget Deok Hee menyerah pada musik. 


Deok Hee melihat foto Goo Hee dan Ji Hoon di ig, dan meledeknya. Goo Hee sudah mulai berani, ya sekarang? Akhirnya dia memperlihatkan cintanya di ig. Deok Hee lalu memberinya like. 


Deok Hee lalu melihat pengikut Goo Hee padahal dia baru aja bikin ig. Siapa mereka? Goo Hee mengaku nggak tahu. Dia nggak pernah membukanya. 


Oh, sepertinya itu Lee Kang Min. Deok Hee lalu melihat foto-foto Kang Min. Apa-apaan ini? Mereka tertawa melihatnya. Deok Hee melihat ada satu yang style-nya dia banget. Wajahnya culun. Goo Hee menilai kalo mereka berjodoh karena wajah mereka mirip. Deok Hee malu dan menonjok Goo Hee. 


Goo Hee lalu melihat yang lain lagi. Mi Na. Setelah melihat yang lainnya Goo Hee merasa kalo Mi Na benar-benar dimabuk cinta. Deok Hee mengatakan kalo Mi Na melakukannya di sekolah maka dia akan mati. Anak ini benar-benar melakukan semuanya. 


Go Hee melihat foto pria yang sedang minum. Itu foto siapa? Dia lalu memberikan like. 


Pulang sekolah Goo Hee piket. Padahal sekarang bukan gilirannya. Deok Hee bertanya kenapa Goo Hee terlalu baik? Goo Hee juga nggak tahu. Dia sendiri juga merasa aneh dan misteri. Deok Hee menilai kalo itu karena Goo Hee terlalu mudah mengiyakan. Sayangnya Deok Hee nggak bisa membantu. Dia harus pergi. 


Goo Hee kesal pada Deok Hee yang bisa-bisanya nggak membantunya. Mi Na datang dan menawarkan bantuan. Goo Hee mengucapkan terima kasih. 
Mi Na lalu menata kursi ke atas meja. Ia mengatakan kalo ayam dari restoran Goo Hee enak. Goo Hee mengiyakan. Ayamnya memang cukup terkenal. 


Mi Na lalu memperlihatkan ponselnya. Itu menu ayam goreng di restoran Goo Hee, kan? Goo Hee mengangguk. Mi Na mengaku kalo pacarnya yang membelikan itu untuknya. Enak! Goo Hee mengiyakan. Kalo diperhatikan menu itu memang benar dari restorannya. Goo Hee meminta Mi Na untuk memesannya lagi. 


Habis membersihkan kelas Goo Hee dan Mi Na makan es krim sambil mengobrol di lapangan. Mi Na memperlihatkan foto casing ponsel pasangan. Goo Hee merasa kalo itu keren. Beli dimana? Mi Na memberitahu kalo belinya di luar negeri karena di Korea belum ada. 


Mi Na lalu memperlihatkan casing ponselnya. Goo Hee kembali memujinya. Dia minta ijin untuk melihat foto-foto Mi na. 


Goo Hee melihat ig Mi Na dan terkejut melihat pacar Mi Na punya mobil. Berarti bukan anak SMA? Wajah Mi Na berubah nggak nyaman. Dia memberitahu kalo pacarnya 6 tahun lebih tua darinya. Goo Hee agak heran dengarnya, 6 tahun? Anak kuliahan? Mi Na bilang bukan. Lebih tua sedikit. ???


Guru Chi Hoon datang ke restoran ayam milik orang tua Goo Hee. Ibu menanyakan pesanannya. Guru memesan yang original. Ayah mengiyakan. Pesanannya akan segera datang. 


Goo Hee pulang dan melihat guru Chi Hoon. Ia pun menyapanya. Guru Ji Hoon baru tahu kalo di sana rumahnya Goo Hee. Goo Hee mengiyakan. 


Ibu yang baru tahu kalo guru Chi Hoon adalah gurunya Goo Hee langsung memberi bonus berupa dua minuman. Guru Chi Hoon berterima kasih dan berpesan agar lain kali cukup berikan yang dia pesan saja. Ayah meminta agar guru Chi Hoon menganggap itu sebagai bagian dari layanan. Guru Chi Hoon berterima kasih lalu pamit. 


Ibu memuji guru Goo Hee yang tampan. Style-nya ibu banget, deh. Goo Hee berpikir kalo style ibu bukannya ayah? Ayah langsung menatap ibu dan pasang wajah manis. Ibu malas melihat ayah dan memintanya untuk menutup wajahnya. 


Guru Chi Hoon pulang dan melihat Mi Na ada di depan rumahnya. Bersamaan dengan Goo Hee yang sedang mengantar ayam. Goo Hee melihat Mi Na menggandeng tangan seorang pria. Tapi entah dia tahu kalo itu guru Chi Hoon apa enggak. 


Goo Hee buru-buru berangkat sekolah. Sampai harus lari karena nggak mau ketinggalan bus. 

Flashback...


Goo Hee lagi chatting sama Ji Hoon semalaman. 

Ji Hoon: Besok jam 7:50 aku tunggu di halte. Kita naik bus sama-sama. Selamat malam. 

Goo Hee: He..he.. .  Lihat...sudah malam. Selamat malam juga. 

Flashback end...


Goo Hee hampir saja ketinggalan bus. Dia minta ahjussi untuk kembali membuka pintunya. 


Ji Hoon naik dari halte berikutnya. Dia melihat Goo Hee dan tersenyum. Sayangnya di sekitar Goo Her sudah nggak ada tempat lagi. Ji Hoon nekat menerobos demi berdiri di belakang Goo Hee. Ji Hoon mengulurkan tangannya di belakang Goo Hee agar nggak ada yang menyentuhnya. Tadinya di belakang Goo Hee murid laki-laki semua. Ji Hoon berkomentar kalo waktunya pas banget. Goo Hee mengaku nggak sengaja. Memang waktunya pas saja. 

Bersambung...

Komentar:
Mi Na sama guru Chi Hoon? Apa mungkin? Jangan-jangan guru Chi Hoon hanya memanfaatkan Mi Na? Atau Mi Na yang terkagum-kagum pada gurunya? 

Goo Hee sama Ji Hoon... makin lama makin dekat. Aman terkendali karena nggak ada saingannya. Secara Eun Woo-nya lagi sibuk dengan ASTRO. 

Oh, iya. Aku baru bikin akun youtube nih. Bisa pada berkunjung kalo berkenan. Cari saja anysti18 di mesin pencari. Tapi jangan diledek, ya?!! ^_^

Salam 
Anysti18

2 komentar

Terima kasih buat sinopsis y, semangat trs 😃

Masih setia Nunggu unwoonya muncul 😍😊