Advertisement
Advertisement

Jungkook menemui Daejehak di luar ruang rapat. Jungkook memuji ayah Ja Hyeon yang sudah bekerja keras. Daejehak mengaku sengaja menyebutkan keberadaan raja yang diculik untuk menunda persetujuan kaisar. Ayah mengaku nggak yakin apakah itu akan berguna apa enggak. Jungkook memberitahu kalo ada seseorang yang harus ayah temui. 


Kang bertanya apa yang akan Eunsung lakukan kalo dia masih hidup? Anak buah Kang menjawab kalo mungkin Eunsung akan mencoba untuk mengembalikan tahta mantan raja. Ia akan melacak jejaknya dari tempat pengasingannya untuk menemukan keberadaannya. Kang mengangguk. Ia berpesan agar anak buahnya nggak membuat keributan agar Eunsung nggak akan menyembunyikan diri lebih jauh lagi. 


Anak buah Kang bertanya, lalu? Kang melanjutkan kalo mereka menunggu, maka Eunsung akan mendatangi mereka. Dia akan mengambil tindakan. Anak buah Kang mengangguk. Kang merasa kalo sepertinya akan ada pertumpahan darah lagi. 


Para pelayan Hwi membawa beberapa orang ke gibang.
.

Hwi menemui ayah Ja Hyeon. Ayah mengaku nggak berani bermimpi kalo Hwi masih hidup. Hwi meminta maaf karena membuat ayah telah melalui banyak masalah. Ayah mengaku nggak papa. Ayah merasa kalo Ja Hyeon pasti sangat bahagia. Hwi menanyakan apa ayah bisa mengurus para menteri dalam perjalanan ke makam kerajaan? 


Ayah menanyakan kalo ia hanya perlu membawa para menteri kembali ke istana? Hwi mengatakan kalo mantan raja kembali ke istana saat mereka menahan saudaranya, dan ibu suri akan mengmpulkan para menteri untuk mengeluarkan perintah untuk mengembalikan tahta mantan raja. 


Ayah menghela nafas. Ia mengatakan kalo semua berjalan sesuai rencana maka itu akan berhasil. Jungkook menambahkan kalo mantan raja merebut kembali tahta tanpa hambatan, maka pangeran Jin Yang akan ditangkap sebagai penghianat. Ayah merasa kalo para menteri mungkin akan menentang. Hwi memberitahu kalo hubungan mereka sudah hancur semenjak pangeran Yang Ahn meninggal. Kalo mereka mengecualikan Byeongjo (menteri Urusan Militer) dan Eo Eul Woon, maka para menteri yang tersisa akan ikut menyetujuinya. 


Ayah menatap Hwi dan menanyakan apa Hwi yakin kalo rencana itu nggak akan bocor? Jungkook memberitahu kalo pemberontakan gagal biasanya karena penghianatan dari orang-orang dalam. Sedangkan yang tahu tentang seluruh rencana mereka hanya tiga orang. Pangeran Eunsung, Daejehak dan dia sendiri. Ayah nampak memikirkannya. 


Hwi melanjutkan kalo para prajurit di markas Lima Penjaga akan mengikuti perintah komandan mereka. Mereka bahkan nggak tahu kalo ini adalah kudeta. Setiap orang punya tugasnya masing-masing. Tapi hanya mereka brrdua yang tahu gambaran besarnya. Ayah terdiam. 


Hwi dibawa oleh para pelayannya. Hwi yang nggak ngerti apa-apa menanyakan apa yang telah terjadi? Pelayan Hwi hanya tersenyum dan meminta Hwi agar nggak terkejut nanti. 


Pintu dibuka. Ada banyak orang berkumpul menatap Hwi. Hwi bertanya pada pelayannya kapan semua orang itu berkumpul di sana? Orang-orang itu memanggil Hwi, yang mulia lalu bersujud. 


Hwi nampak nggak nyangka. Pelayan Hwi memberitahu kalo dia bilang ke orang-orang itu kalo Hwi sedang dalam kesulitan dan ia bertanya siapa saja yang mau ke ibukota? Mereka semua memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan ikut dengannya. Hwi menanyakan kenapa mereka melakukan itu? Hwi sendiri nggak bisa menjamin keselamatan mereka. 


Ayah dan Jungkook berdiri di belakang memperhatikan Hwi dan yang lainnya. Hwi memberitahu kalo mereka semua bisa kehilangan nyawa mereka. Salah seorang dari orang-orang itu mengingatkan kalo Hwi sudah melalui banyak penderitaan bersama mereka. Hwi juga membantu mereka melarikan diri dari penjara neraka itu. Kalo bukan karena Hwi, maka mereka semua pasti sudah mati. Mereka sudah mati satu kali dan sekarang mereka siap memberikan hidup mereka untuk Hwi. 


Gi Teuk mengaku merindukan mereka semua. Ia berterima kasih atas kedatangan mereka. 


Di belakang Jungkook menanyai ayah, apa dia merasa cemas? Ayah mengatakan kalo semua orang di keluarganya sudah membuat pilihan mereka. 


Jungkok mendatangi seorang pengawal yang dulunya adalah pengawal Putra mahkota sebelum akhirnya bergabung dengan pengawal raja. Ia mrndengar kalo pangeran Seingpying masih menjadi raja, pengawal itu melayani di istana putra mahkota. Pengawal itu mengatakan kalo ada banyak orang lain yang bergabung dengan pengawal raja sepertinya. Jungkook memberitahu kalo ads seseorang yang ingin menemui pengawal itu. 


Jungkook membawa pengawal itu untuk menemui Hwi. Ia tampak syok melihat Hwi. Hwi memberitahu kalo mereka melindungi mantan raja. Hwi lalu bertanya pada pengawal itu, apa dia bersedia melindungi mantan raja lagi? 


Pengawal itu diperlihatkan buku catatan keuangan. Ia menanyakan apa dokumen-dokumen itu asli? Hwi menjawabnya dengan sebuah anggukkan. Jungkook memberitahu kalo dia mendapatkannya dari orang yang mengurus keuangan pangeran Jin Yang. Pengawal itu mengatakan kalo begitu banyak mata-mata dan begitu banyak suap. Itu...? 


Hwi mengatakan kalo itu adalah bukti kalo mantan raja nggak menyerahkan tahtanya, tapi direbut dengan paksa. Pengawal itu kembali nenanyakan tentang selebaran yang mengatakan kalo selebaran-selebaran yang mengatakan kalo dia bersekongkol dengan orang-orang Barbar, apa itu benar? 


Jungkook memberitahu kalo ada surat di rumah pangeran Yang Ahn yang merinci keterlibatan Jurchen. Raja membunuh pangeran Yang Ahn untuk menyingkirkan surat-surat itu. Pengawal itu nampak terkejut. Hwi menatapnya tajam dan bertanya kalo dia diberi kesempatan untuk menjalankan perintah mendiang raja, dan mengikrarkan kesetiaannya pada mantan raja sekali lagi, apa yang akan dia lakukan? 


Pengawal itu mengaku kalo dulu dia berpikir kalo penobatan pangeran Jin Yang nggak bisa dihindari karena mantan rajs yang masih kecil. Tapi kini ia merasa kalo ini nggak bisa dibiarkan. Menurutnya, kalo orang-orang seperti itu menguasai negeri ini, maka apa yang akan terjadi pada negeri mereka? 


Tabib berdiri di luar kamar Na Gyeom. 


Mantan ratu menemui Na Gyeom dan memberitahu kalo ibu suri mengirim tabib istana. Na Gyeom dengan tenangnya mengatakan kalo dia akan mengurusnya sendiri dan meminta pelayannya untuk menyuruh tabib itu kembali. Ia lalu menatap mantan ratu dan memberitahu kalo dia sedang nggak enak badan hari ini. 


Mantan ratu malah makin antusias. Ia merasa kalo tabib perlu memeriksa nadi Na Gyeom. Ia akan meminta mereka untuk merawat Na Gyeom. Na Gyeom malah membentak mantan ratu dan mengatakan kalo itu nggak perlu. Ia malah menantang, apa hak mantan ratu untuk melakukan itu? Na Gyeom merasa kalo mantan ratu ngdak punya hak untuk memaksanya seolah-olah ia adalah tetua kerajaan. Na Gyeom melarang mantan ratu menyombongkan diri di hadapannya. 


Dayang ibu suri bertanya kenapa Na Gyeom mengatakan itu? Mantan ratu datang untuk merawatnya atas perintah ibu suri. Na Gyeom mengatakan sekali lagi kalo fia ngfak membutuhkannya. Na Gyeom akan merawat tubuhnya sendiri. 


Mantan ratu tiba-tiba bertanya apa Na Gyeom benar-benar hamil? Apa yang sebenarnya dia takutkan sampai nggak mau diperiksa? Mantan ratu meminta Na Gyeom mengatakan yang sebenarnya. Na Gyeom hanya diam sambil menahan marah. 
.

Tabib mengatakan kalo ini masih terlalu dini untuk mendiagnosis apapun. Menurutnya, mereka harus menunggu satu bulan untuk mendapatkan kepastian. Mantan ratu menatap Na Gyeom sinis. 
.

Pelayan Na Gyeom menemui Na Gyeom dan bertanya apa Na Gyeom meminta tabib untuk mengatakan itu? Na Gyeom mengelus perutnya dan mengatakan kemungkinam sementara ini kebohongannya bisa menjadi kenyataan. Pelayan bertanya apa kali ini sungguhan? Na Gyeom mengaku belum tahu. Ia harus menunggu. 


Ja Hyeon menjahit bersama Kjeutdan dan juga Roo Si Gae. Roo Si Gae yang nggak sabaran mengaku nggak akan melakukannya lagi. Kkeutdan mengingatkan kalo nggak ada yang meminta Si Gae, dia sendiri yang ingin mencobanya. Ja Hyeon tersenyum dan meminta Roo Si Gae untuk mrlakukan apa yang dia suka. Ja Hyeon memberitahu kalo mereka akan membuat myeongab (baju besi).


Si Gae meraba baju setengah jadi itu dan bertanya apa itu untuk Hwi? Ja Hyeon memberitahu kalo itu untuk Roo Si Gae. Kkeutdan nggak habis pikir, mereka membuat baju itu untuk Roo Si Gae? Ja Hyeon menatap Kkeutdan dan mengingatkan kalo Si Gae bertarung sebagai seorang wanita. Kalo dia nggak pakai myeongab maka dia akan terluka parah. 


Si Gae menanyakan gimana dengan Hwi? Ja Hyeon bilang nanti setelah dia selesai membuatnya untuk Si Gae. Si Gae nampak tersentuh. 


Hwi melakukan peninjauan di lokasi. Jungkook memberitahu kalo di tempat itu mereka akan menghentikan tandu pangeran Jin Yang. 


Si Gae berada di semak-semak bersama dengan Gi Teuk. Ia siap membidikkan panahnya. Dan ...anak panah Si Gae melesat dan menancap tepat di depan Jungkook.  Para pelayan Hwi sampai kaget. Gi Teuk sendiri sangat kagum pada kemampuan memanah Si Gae. 


Hwi memberitahu Jungkook kalo dia akan menempatkan pemanah di sana. Setelah tandunya tiba dan pintunya dibuka, mereka akan menembakkan anak panah sebelum dia melangkah keluar. Saat terjadi pertaruangan, ... . Jungkook melanjutkan kalo tuan Seong Eok akan mengumpulkan para menteri yang ketakutan. Sementara itu, pengawal raja akan menyelinap ke tandu pangeran Jin Yang. Hwi mengingatkan kalo mereka harus menyingkirkan Eo Eul Woon. Jungkook mengangguk. 


Mereka lalu melanjutkan perjalanan mereka. Hwi mengatakan pada Jungkook kalo mereka gagal, maka Jungkook nggak akan bisa menghindari kematian. Jungkook membalas kalo mereka berhasil, maka ia akan membalas dendam ayahnya dan menunjukkan pada mereka, kalo kebenaran akan selalu menang. Ia menatap Hwi dan mengatakan kalo itu adalah jalan yang harus Joseon ambil. 


Hwi lalu menatap orang-orang yang menatapnya.  


Ja Hyeon dan Kkeutdan kembali datang ke toko kain. Kali ini pengawal langsung mengerti dan menunggu di luar. Seorang gisaeng teman Yoo Kyung lalu menyambutnya. Ia bersama Kkeutdan membantu Ja Hyeon untuk berganti baju. 


Nggak lama kemudian Ja Hyeon sudah merubah penampilannya. Ia berpenampilan seperti seorang gisaeng. Kkeutdan berpesan agar Ja Hyeon berhati-hati. Ja Hyeon mengangguk. 


Ja Hyeon keluar bersama gisaeng. Pengawal sempat memanggil mereka dan memperhatikan Ja Hyeon. Gisaeng teman Yoo kyung menoleh dan bertanya ada apa? Pengawal itu memperhatikan Ja Hyeon lalu mempersilakan mereka pergi setelah nggak menemukan keanehan dari mereka. 


Ja hyeon dibawa ke gibang dan dipertemukan dengan Hwi. Hwi yang melihat Ja Hyen langsung menghampirinya dan menggenggam tangannya. Hwi bertanya apa Ja Hyeon baik-baik saja? Ja Hyeon mengangguk sambil senyum. 


Yoo Kyung menghampiri mereka dan meminta mereka untuk masuk ke dalam. Seseorang akan melihat mereka. Hwi mengangguk lalu menarik Ja Hyeon. 


Kang menemui Deuk Sik. Ia mengatakan kalo ia baru menjadi raja dan mggak banyak orang yang bisa dia percayai. Pamannya sudah meninggal. Dia punya kepala pengawal kerajaan dan Menteri Urusan Militer. Tapi mereka semua hanyalah prajurit. Kang mengaku nggak punya menteri yang setia yang akan membantunya. Kang merasa kalo Deuk Sik membantunya, maka dia akan sangat bisa diandalkan. Bukannya Deuk Sik ingin menjadi menteri? 


Deuk Sik mengingatkan kalo dia masih seorang pelajar Konfusius dari Sungkyunkwan yang belum lulus ujian. Gimana bisa dia menerima jabatan seperti itu? Kang bertanya gimana kalo Deuk Sik mulai sebagai bagian dari kementerian Fisiognomi? Deuk Sik nampak nggak siap. Kang melanjutkan kalo Deuk Sik akan bertanggung jawab menjaga segel kerajaan. Itu adalah pekerjaan yang hebat dan penting. 


Deuk Sik merasa kalo jabatan itu terasa nggak layak untuk pelajar sepertinya. Kang memberitahu kalo bukan hanya itu. Kalo Deuk Sik ingin membantu adiknya, maka dia harus bangkit dan menjadi orang yang hebat di istana. Deuk Sik tersenyum dan berterima kasih atas kemurahan hati raja. Kang tersenyum menatap Deuk Sik. Setelah itu Deuk Sik pun pamit. 

Bersambung...

Komentar:
Sepertinya Na Gyeom beneran hamil. Wah, niatnya cuman mau bohong malah hamil beneran. 
Rencana Hwi kian matang saja. Jadi ikutan deg-degan jadinya. 

Salam 
Anysti18

1 komentar:

Makin deg degan sih kak...
Kira2 apa ya rencananya kang, kok dia mau angkat deuk sik jadi menteri..