Advertisement
Advertisement

Wang Zhen mengobrol bersama ayah sambil jalan. Ayah mengaku memaksa Wang Zhen dengan Ai Zhen karena ia berharap agar ia cepat berumah tangga. Ayah memuji kalo Ai Zhen adalah gadis yang baik. Ayah mengingatkan kalo Ai Zhen sangat menyukai Ah Nuo. Kadang ayah merasa khawatir pada Ai Zhen. 


Wang Zhen mengiyakan. Ia mengaku berhutang maaf pada Ai Zhen. Ayah memberitahu kalo hubungan Wang Min dengan orang lain nggak punya hasil yang bagus. Ayah mengaku benar-benar menyukai Bing Bing. Ayah menyuruh Wang Zhen untuk berpacaran dengannya. Tapi jangan berpacaran terlalu lama. Kalo memang mereka ditakdirkan, maka cepatlah berumah tangga. Wang Zhen tersenyum. Dia bilang ke ayah kalo dia akan menjaganya kalo dia bekerja keras. Ayah menjanjikan akan membuat saus Wang Jia untuk mereka berdua. Wang Zhen mengatakan kalo membuat saus Wang Jia asalah pekerjaan yang berat. Selama lima belas tahun ini dia sudah menahan diri, ia benar-benar ingin membantu. Wang Zhen mengaku rindu aroma itu dan bau kayu bakarnya. 


Ayah memanggil Ah Zhen. Wang Zhen memanggil ayah lalu menelus punggungnya. Wang Zhen mengatakan kalo dia tetaplah dirinya meski ia menjadi Wang Nuo selama 15 tahun ini. Wang Zhen bersyukur masih punya ayah dan ibu. Ayah tersenyum membenarkan. Ia akan membiarkan Ah Zhen membantu membuat saus Wang Jia. Buatlah yang banyak. 


Wang Min berjalan bersama Bing Bing di belakang ayah dan Wang Zhen. Wang Min mengatakan kalo dia dengar Bing Bing adalah orang pertama yang tahu tentang identitas Ah Zhen. Bing Bing mengatakan kalo dia nggak sengaja menemukan tanda lahir berbentuk hati. Wang Min berbalik heran Bing Bing juga tahu tentang tanda lahir itu. Bing Bing mengangguk membenarkan. 


Wang Min menghampirinya dan merasa kalo mereka benar-benar ditakdirkan. Wang Min mengaku nggak biasanya peduli sama urusan orang lain, tapi ia merasa kalo itu benar-benar aneh. Menurut Wang Min, kepribadian Bruce dan adiknya sangatlah berbeda. Tapi kenapa setelah Bing Bing pacaran dengan Bruce, Bing Bing lalu pacaran dengan adiknya? Apa Bing Bing benar-benar menyukai adiknya? Bing Bing mengatakan kalo dihatinya Wang Zhen sangat penting meskipun hubungan mereka belum lama. 


Wang Min menggaris bawahi, lebih penting? Bagi Wang Zhen, sudah sejak lama dia memutuskan untuk bersama dengan Bing Bing. Bing Bing nggak tahu harus bilang apa. Dia... . Wang Min menekankan kalo Bing Bing terus membuat ekspresi itu dimana dia terlihat enggak yakin. Apa Bing Bing siap menerima adiknya? Bing Bing mengatakan kalo dia adalah seseorang yang percaya pada nasib dan takdir. Dia akan bekerja keras untuk menjadi lebih baik. Dan dia akan membuat hubungan mereka menjadi lebih baik. 


Wang Min mengaku ingin mengingatkan Bing Bing, kalo mereka berdua perlu memberikan kontribusi yang sama untuk memiliki hubungan yang sukses. Dia meminta Bing Bing untuk melihat Ah Zhen yang jelas-jelas jauh lebih cepat dari Bing Bing. Kalo Bing Bing ingin bersamanya untik waktu yang lama, maka silakan bergegas dan berhenti ragu-ragu. 


Wang Min lalu melangkah meninggalkan Bing Bing. Bing Bing sendiri tetap di tempatnya. 
Juliet: Romeo! Apa ini jalan masa depan kita? Bisakah aku mengejarmu? Kali ini giliranku untuk mengatakan, tunggu aku. 


Wang Zhen masuk mobil bersama Bing Bing. Dia lalu memasangkan sabuk pengaman untuk Bing Bing. Wang Zhen menatap Bing Bing yang tampak murung. Dia bertanya ada apa? Apa enggak enak badan? Bing Bing menggeleng. Wang Zhen mengaku dengar dari Xiao Fang kalo Bing Bing ke rumah sakit lagi. Apa dia baik-baik saja? Bing Bing menyampaikan kalo Yi Le bilang keadaannya hampir sama. Wang Zhen merasa kalo mereka perlu mengatur jadwal operasinya segera. Wang Zhen ingat kalo polip Bing Bing tumbuh di dekat endometrium. Kalo itu membesar maka itu akan buruk bagi kesuburannya. 


Bing Bing jadi merasa kalo Wang Zhen ini adalah hal yang benar-benar buruk. Wang Zhen lalu ngajak cepat pergi. Bing Bing bertanya kemana? Wang Zhen tersenyum. Dia mengaku menyiapkan sebuah kejutan. Bing Bing jadi bertanya-tanya. Kejutan apa? Jangan-jangan Wang Zhen ingin melamarnya? 


Wang Zhen mengajak Bing Bing makan. Mereka sudah selesai makan dan tinggal menunggu hidangan penutup. Wang Zhen melihat Bing Bing hendak mengatakan sesuatu. Dia bertanya ada apa? Bing Bing tersenyum canggung. Dia hanya ingin tahu apa yang Wang Zhen maksud dengan kejutan? Wang Zhen hanya tersenyum dan bilang kalo Bing Bing akan tahu nanti. Bing Bing mengangguk. 


Pelayan datang membawa kue. Tada! Bing Bing melihat kue stroberi. Wang Zhen mengingatkan kalo stroberi adalah kesukaan Bing Bing. Bing Bing mengangguk. Wang Zhen memberitahu kalo kue iti benar-benar terkenal. Kalo Bing Bing nggak memesannya terlebih dahulu maka dia nggak akan bisa memakannya. Wang Zhen berpikir kalo Bing Bing harus makan makanan yang dia sukai sebelum pergi ke Jepang. Itu akan membantu Bing Bing dalam pelatihan selanjutnya. 


Bing Bing merasa nggak nyaman. Dia bertanya bisa nggak Romeo nggak memperlakukannya dengan begitu baik? Bing Bing merasa kalo sepertinya dia yang menerima dan Romeo satu-satunya yang berkontribusi. Wang Zhen mengaku kalo dia benar-benar menikmati melakukan itu jadi jangan mengambil kebahagiaannya. 


Bing Bing tersenyum. Dia akan memakannya. Bing Bing memakan kuenya. Tapi kenapa ada sesuatu yang keras? Jangan-jangan Wang Zhen menyembunyikan cincin di dalam kuenya dan berencana untuk memberikannya padanya? Wang Zhen bertanya ada apa? Bing Bing jadi nggak enak. Dia lalu memuntahkannya dan ternyata hanya kacang. Bing Bing lega. Dia menatap Wang Zhen sambil senyum. Dia nggak papa. 


Wang Zhen tersenyum. Apa enak? Bing Bing mengiyakan. Sangat enak. Wang Zhen melarang Bing Bing terlalu mudah emosional. Dan jangan menangis dengan apa yang muncul selanjutnya. Bing Bing bertanya apa? Wang Zhen lalu mengambil sebuah tas kecil. Bing Bing melarangnya. Dia melarang Wang Zhen memberikan itu padanya. Dia benar-benar merasa... . 
Wang Zhen membuka sebuah kotak dan isinya adalah sebuah ponsel, lengkap dengan pitanya. Wang Zhen ingat kalo ponsel Bing Bing rusak. Itu adalah hadiah ulang tahun lebih awal. Dengan begitu, komunikasi akan lebih mudah saat ia di Vietnam dan Bing Bing di Jepang. Bing Bing menatap Wang Zhen dan alarm diberhentikan. Tapi kenapa dia merasa lega? Bing Bing lalu membuka ponselnya. Wah, wallpapernya mereka berdua. 


Bing Bing iseng membukanya dan lah, apa itu? Ada rekaman video Wang Zhrn yang memberitahu kalo hari ini adalah hari Valentine-nya China. Wang Zhen buru-buru mematikannya. Itu... ah. Awalnya Wang Zhen ingin Bing Bing melihat kejutan itu saat dia di Jepang. Bing Bing heran, kenapa harus sebuah rekaman? Mereka kan bisa video call??!! Wang Zhen hanya merasa khawatir kalo internet disana nggak bagus. Jadi dia merekam semua liburan untuk Bing Bing. Bing Bing tersenyum. Sepertinya Wang Zhen punya banyak rekaman. Wang Zhen membenarkan. Dia merekam untuk setahun penuh. Lagian juga banyak yang ingin dia katakan.


Bing bing menatap Wang Zhen dan berterima kasih, Romeo. Wang Zhen merasa khawatir kalo itu akan terlalu berat untuk Bing Bing di Jepang dan dia akan menyerah di separuh perjalanan. Jadi itu akan memberinya semangat. Bing Bing menatap Wang Zhen kagum. Dia lalu tersenyum. 


Juliet: Romeo melakukan banyak hal untuk kebaikanku. Tapi aku benar-benar lega dia nggak melamarku. Ah, apa yang sedang kamu pikirkan Juliet? 


Wang Zhen bertanya apa Bing Bing menyukainya? Bing Bing mengangguk mengiyakan. Wang Zhen mengaku kalo sebenarnya dia merasa enggan karena mereka akan berpisah. Dia nggak benar-benar menggombal, tapi kalo Bing Bing merasa lelah, maka kembalilah. Romeo akan menjadi perisai terbaiknya Juliet. Bing Bing hanya tersenyum. 


Juliet: Romeo, kakakmu mengatakan kalo kecepatanmu dalam hubungan kita lebih cepat daripada diriku. Alu pikir aku sedikit mengerti sekarang. Tapi aku yang sekarang bahkan nggak bisa mengatasi masalahku sendiri. Jadi gimana aku harus menghadapi semua ketulusanmu? Bisakah aku benar-benar mengejar kecepatanmu? 

Wang Zhen lalu mengambil kue Bing Bing dan memakannya. 


Wang Zhen sedang berbicara dengan seseorang. Orang itu menawarinya untuk datang padanya saat dia kembali dari Vietnam. Ia meyakinkan kalo ia dapat menjadi penghubungnya. Wang Zhen bertanya apa maksudnya adalah seminar Penelitian Ginekolog di Spanyol? Orang itu membenarkan. Wang Zhen kagum. Ia mengatakan kalo teknik mereka terbaik di dunia. Wang Zhen mengaku sangat tertarik dengan tempat itu. 


Ai Zhen datang. Orang yang bersama Wang Zhen melambai padanya. Ai Zhen menghampiri mereka. Ia melarang Wang Zhen agar jangan terlalu kaget. Dialah yang menghubungi Wang Zhen dengan pemasok alat-alat itu. Orang yang bersama Wang Zhen pamit. Mereka akan berdiskusi lagi lain waktu. Dan kalo Wang Zhen ada pertanyaan lainnya maka hubungi dia. Wang Zhen mengangguk. Orang itu bangkit dan pergi. 


Ai Zhen duduk di hadapan Wang Zhen. Seorang pelayan datang membawakan segelas air putih. Wang Zhen berterima kasih. Dia mengaku kalo sebenarnya dia bisa mengurus semua itu sendiri. Ai Zhen memberitahu kalo dia sudah terbiasa mengurus hal-hal untuk Wang Zhen diam-diam. Hanya saja seharusnya dia lebih terbuka. Jadi Wang Zhen akan tahu niat baiknya. Wang Zhen merasa kali dia hanya bisa mengatakan terima kasih. 


Ai Zhen mengatakan kalo dia dengar Wang Zhen melamar Gao Bing Bing? Wang Zhen menatap Ai zhen. Dia nggak ingin membicarakannya. Bisa nggak topiknya diganti? Ai Zhen buru-buru memotong, Ah Nuo. Oops, Ai Zhen lalu meralat, Ah Zhen! Ai Zhen bertanya kalo sekarang dia adalah Ah Zhen dan nggak bisakah dia bicara tentang hal itu padanya? Selama ini Ai Zhen selalu percaya kalo selama dia bekerja keras, dia pasti akan mendapatkan apa yang dia inginkan. Wang Zhen mengatakan kalo dia nggak mengabaikan kerja kerasnya. Ini semua adalah salah Wang Zhen sendiri. Ia seharusnya memberitahu lebih awal agar ia bisa menjaga Ai zhen, tapi Wang Zhen sama sekali nggak bisa mencintainya. 


Ai Zhen kecewa. Dia mengaku nggak ngerti. Jadi semua usahanya selama 15 tahun nggak sebanding dengan takdir antara Wang Zhen dan Gao Bing Bing? Wang Zhen menghela nafas. Dia tahu kalo apa yang dia katakan, Ai Zhen nggak akan peduli. Wang Zhen merasa nggak bisa mengejar usaha Ai Zhen selama 15 tahun ini. Tapi dia hanya bisa memohon maaf. Mata Ai Zhen mulai merah. Wang Zhen mengatakan kalo dia yang sekarang benar-benar hanya ingin mulai lagi dan menjadi dirinya sendiri. 


Ai Zhen mengulangi, mulai lagi? Jadi maksudnya adalah semuanya akan mulai dari awal? Apa hati Wang Zhen benar nggak pernah menyukainya? Wang Zhen menatap Ai Zhen tajam dan mengatakan kalo hatinya sudah jadi milik Gao Bing Bing. Ai Zhen menangis. 


Ai Zhen bangkit dan hendak pergi tapi malah menabrak pelayan yang sedang membawa air minum. Gelas yang dibawa pelayan jatuh dan pecah. Pecahannya bahkan sampai berceceran di meja. Wang Zhen bangkit dan menarik Ai Zhen. Dia bertanya apa Ai Zhen baik-baik saja? 


Ai Zhen mengiyakan. Dia melihat tangan Wang Zhen terluka kena pecahan gelas. Hal itu membuatnya panik. Ai Zhen memanggil pelayan. Dia lalu mengambil tissue dan membersihkan darah Wang Zhen. Wang Zhen mengatakan kalo dia baik-baik saja dan meminta Ai Zhen untuk melepaskan tangannya. Luka akan sembuh dengan sendirinya. Ai Zhen terdiam dan pelan-pelan melepaskan tangan Wang Zhen. Ia mengatakan kalo luka akan sembuh tapi perlu waktu. 


Ai Zhen: Ah Nuo, jadi aku sudah kehilangan kamu 15 tahun yang lalu, tapi sebenarmya aku nggak menanggung rasa sakitnya sampai sekarang. 


Bing Bing meninggu Wang Zhen di depan kamarnya. Dia melamun sampai nggak sadar kalo airnya sudah mendidih. Nggak lama kemudian Wang Zhen pulang. Bing Bing memberitahu kalo dia masak sop sapo ikan khas Bing Bing. Wang Zhen memuji aromanya yang harum sekali. Wang Zhen lalu duduk. Bing Bing mengambilkan nasi untuknya. Wang Zhen nggak sabaran dan menyendok sendiri. 


Bing Bing memberikan nasi pada Wang Zhen. Mereka lalu makan bersama. Wang Zhen memberitahu Bing Bing kalo hari ini seorang teman bicara padanya tentang rencana kerja sama dengan Spayol. Wang Zhen mengaku sangat terharu dan sedang memikirkannya sekarang. Bing Bing merasa itu adalah hal yang baik kalo Wang Zhen pindah. Wang Zhen mengiyakan. Tapi kalo dia menerimanya, artinya dia akan berada di Spanyol untuk 3-4 tahun. Apa Bing Bing bisa menerimanya? Bing Bing terdiam. Dia nggak nyangka kalo akan selama itu. 


Wang Zhen memperhatikan wajah Bing Bing dan bertanya apa Bing Bing nggak ingin dia pergi? Bing Bing bilang enggak. Dia merasa kalo itu bagus. Saat Bing Bing luang, dia akan mengunjunginya di Spanyol. Wang Zhen kagum. Bing Bing akan mencari tiket pesawat ke Spanyol dari ponselnya. 


Wang Zhen tersenyum dan bangkit lalu duduk di samping Bing Bing. Spanyol, sangat jauh, penerbangannya akan lama. Wang Zhen sudah nggak tahan. Dia lalu memeluk Bing Bing. Dia menyampaikan kalo perhatian kecil Bing Bing adalah kebahagiaan kecil untuknya. Bing Bing bertanya apa yang Wang Zhen lakukan? Pelukannya erat sekali. 


Wang Zhen melepaskan pelukannya dan bilang kalo dia sudah menolak mereka. Bing Bing terkejut. Kenapa? Wang Zhen mengatakan alasannya. Bing Bing akan terbang ke Jepang sebentar lagi dan mereka sudah nggak punya banyak waktu lagi untuk bersama-sama. Gimana kalo dia terbang kesana kemari dan mereka nggak akan bisa ketemu. 


Bing Bing merasa sayang. Padahal itu adalah kesempatan yang sangat jarang. Wang Zhen mengiyakan. Itu adalah kesempatan yang jarang tapi dia sama sekali nggak punya pilihan. Baginya Bing Bing lebih penting daripada rencana masa depannya. Jadi mereka berdua akan bertarung melawan waktu. 


Bing Bing menatap Wang Zhen dan nggak bisa berkata-kata. Wang Zhen menatapnya dan bertanya kenapa? Apa dia nggak senang? Bing Bing mengelak. Dia hanta berpikir kalo Wang Zhen melakukan banyak hal untuknya. Wang Zhen melakukan semua untuknya dan menunggunya selama 2 tahun. Dan sekarang dia bahkan melepaskan kesempatan yang hebat. Dia membuat Bing Bing merasa seperti nggak berguna dan nggak berarti seperti itu. 


Wang Zhen menyangkal. Nggak berguna gimana? Dia memberitahu kalo Sop yang Bing Bing buat sungguh enak. Wang Zhen lalu tersenyum menatap Bing Bing yang menatapnya. Dia mengatakan kalo dia serius. Wang Zhen meminta Bing Bing untuk melihatnya. Kalo mereka menikah di masa depan, artinya rumahnya akan menjadi tanggungan Bing Bing. 


Wang Zhen bangkit dan kembali ke tempat duduknya. Dia melanjutkan kalo Bing Bing bisa masak makanan enak untuknya setiap hari. Menurutnya jadi ibu rumah tangga yang hebat juga merupakan hal yang hebat. Wang Zhen meyakinkan kalo dia akan 100% mendukung Bing Bing atas apapun yang dia lakukan. Selama Bing Bing sering melihatnya. Wang Zhen lalu memakan makanannya. 

Juliet: kamu memanjakanku, membiarkan aku bergantung padamu, tapi apakah ini hidup yang aku inginkan? 


Wang Zhen menatap Bing Bing dan bertanya ada apa? Bing Bing mengatakan kalo ia merasa kalo Wang Zhen terlalu berpikir terlalu jauh ke depan. Wang Zhen tersenyum. Dia meledek apa Bing Bing ingin mencari pasangan di 7 kehidupannya? Wang zhen mengatakan kalo pipit kecilnya sudah nggak bisa lepas lagi darinya. 


Bing Bing mengingatkan kalo bukannya Wang Zhen adalah orang sains? Sejak kapan dia mulai percaya sama takdir? Wang Zhen santai. Siapapun yang bisa berjalan menuju hidup Bing Bing direncanakan oleh Tuhan tapi yang menentukan siapa yang tinggal di sisi Bing Bing adalah Bing Bing sendiri. Itulah yang dinamakan takdir. 

Bersambung...

Komentar:
Bing Bing kok makin lama kok jadi makin nggak yakin gitu, ya, sama Wang Zhen? Padahal Wang Zhen-nya lagi sayang-sayangnya sama Bing Bing. Dia bahkan nggak ragu buat terang-terangan menolak Ai Zhen sekarang. Bahkan dia jugs menolak tawaran ke Spanyol segala. Tapi kenapa Bing Bing masih ragu? Hadeuh, tepok jidad! 

Salam
Anysti18