Advertisement
Advertisement

Wang Zhen dan Ai Zhen berdiri di tepi laut. Laut yang menenggelamkan Wang Nuo. Mereka mengangkat segelas anggur. Wang Zhen mengatakan kalo sulangan pertama untuk kakaknya, Ah Nuo. Wang Nuo menumpahkan sebagian anggurnya lalu meminum sisanya. 


Ai Zhen memanggil Ah Nuo! Dia memberitahu kalo dia datang bersama Ah Zhen. Wang Zhen memanggil kakaknya. Makai topeng selama 15 tahun sangat melelahkan. Dia membuat ayah, ibu, kakak dan Ai Zhen dan semua yang menyayanginya jadi ikut menderita. Tapi ia merasa kalo hidup sebagai Wang Nuo selama 15 tahun ini adalab sebuah anugerah. Seperti Ah Nuo nggak pernah pergi. Wang Nio sellau bersanya, memberinya kekuatan selama 15 tahun. 


Mata Ai Zhen memerah memanggil Ah Nuo. Dia masih ingat apa yang Ah Nuo pernah katakan padanya dulu. Ah Nuo bilang kalo dia masih putri yang sangat memperhatikan detil. Ai Zhen bahkan nggak menyadari kalo yang ada di depannya adalah Wang Zhen dan bukannya Wang Nuo. Wang Zhen berterima kasih karena telah membiarkannya melihat kemungkinan lain dalam hidup sebagai Wang Zhen. Wang Zhen bahkan nggak pernah memikirkannya dulu. Saat dia di Vietnam untuk jadi dokter tanpa batas, dia melihat banyak kehidupan yang kurang beruntung di sana. Mereka nggak punya hak untuk menentukan hidupnya sendiri. Jadi dia memutuskan untuk berhenti mengeluh. 


Ai Zhen menatap Wang Zhen dan Wang Zhen tersenyum padanya. Mereka lalu kembali menatap laut. Ai Zhen berseru memanggil Wang Nuo. Dia nggak akan menunggu lagi. Ai Zhen sekalu menyimpan Ah Nuo di dalam hatinya. Ai Zhen mengangkat gelasnya dan memberitahu kalo itu sulangan untuknya. Cinta pertamanya. 


Wang Zhen mengatakan kalo dia bukan lagi Wang Nuo si dingin Wang Nuo. Bukan juga Romeo yang ramah. Dia adalah Wang Zhen. Dia akan mengembalikan nama Wang Nuo. 


Wang Zhen kembali bertugas di rumah sakit. Yi Le melihatnya dan memanggilnya, Ah Nuo! Oops, Wang Zhen! Dia selalu lupa. Wang Zhen hanya tersenyum. Xiao Fang bertanya kenapa Dokter Wang mengganti namanya saat dia kembali dari Vietnam? Lagian Zhen seperti kaisar. Wang Zhen mengaku kalo nggak ada alasan yang istimewa. Tapi pengalaman selama di Vietnam membuatnya sadar kalo saat menghadapi kesulitan, hal yang pernah dianggap menyakitkan, jadi nggak berarti saat dibandingkan. Dan dia baru menyadarinya sekarang ini. 


Xiao Fang masih nggak ngerti apa hubungannya mengganti nama dengan Vietnam? Wang Zhen menjawab kalo mengganti nama hanya pengingat untuknya agar nggak hidup di masa lalu dan nggak melupakan masa lalu. Xiao Fang tampak masih bingung. Wang Zhen dan Yi Le hanya tersenyum melihatnya. 


Ah Bo tiba-tiba datang dan memberi rekam medis pada Xiao Fang dan memintanya untuk mrnyelesaikan semua itu. Ia mebutuhkannya sebelum jam 12 siang. Xiao Fang menerimanya dan merasa keberatan. Dia memanggil Ah Bo dengan panggilan Ah Bo sayangku. Ah Bo memelototinya dan bertanya apa ada masalah, dokter Residen? Ah Bo lalu pamit sama Wang Zhen dan Yi Le. Dia akan kembali bekerja. Xiao Fang menatap Ah Bo yang berjalan menjauh. Dia mengejek kalo kaki Ah Bo terlihat lebih pendek saat dia berlari dari kejauhan. 


Wang Zhen menegur Xiao Fang. Ah Bo sungguh telah dipromosikan sebagai dokter Residen Senior. Apa Xiao Fang berencana untuk jadi dokter residen selama hidupnya? Wang Zhen dan Yi Le lalu meningalkan Xiao Fang. Setelah berpesan pada dokter di belakang mereka untuk mendengarkan seniornya. 


Wang Zhen menemani Yi Le belanja. Yi Le belanja banyak popok, bahkan cukup untuk 3 bulan. Wang Zhen sampai heran kapan Yi Le jadi ibu yang begitu serius? Sambil menatap anaknya, Yi Le memberitahu kalo sejak mengurus monster kecil itu, dia hanya tahu makan, tidur dan buang air. Selain itu dia nggak tahu yang lainnya. 


Wang Zhen hanya tersenyum sambil geleng-geleng sambil memasukkan popok ke bagasi. Seorang wanita melintas dan mengatakan kalo bayi Yi Le sangat lucu. Laki-laki atau perempuan? Yi Le menjawab laki-laki. Wanita itu lalu mengatakan kalo saat dewasa, anak itu pasti akan tampan seperti ayahnya, sambil menengok ke Wang Zhen. Wang zhrn memberitahu kalo dia bukan ayahnya. Yi Le membenarkan kalo dia ayah angkatnya. Wanita itu minta maaf lalu pergi. 


Yi Le memasukkan Tiger ke dalam mobil. Mereka akan pulang. Wang Zhen sudah selesai memasukkan semuanya. Dia melihat Yi Le nggak cukup tidur. Dia lalu menegur Tiger yang telah membuat ibunya kelelahan. Bantu ayah angkatnya untuk segera menemukan ayah kandungnya. 


Wang Zhen duduk dikursi pengemudi sementara Yi Le duduk di belakang bersama Tiger. Yi Le mengingatkan kalo saat Wang Zhen kembali dari Vietnam, dia masih bicara tentang Wang Nuo padanya. Kalo Wang Zhen ingin mencari diri sendiri, mungkin ada hubungannya dengan Gao Bing Bing. Wang Zhen mengaku iri dengan kemampuan berpikir wanita. Yi Le mendekat dan menyudahi, nggak usah ngomongin ini. Tapi Wang Zhen perlu meningkatkan kekebalannya terhadap cinta. Ia harus melepaskan apa yang harusnya dilepas dan mencari kebahagiaannya sendiri. Berhenti jadi pemilih. Wang Zhen menghela nafas. Jadi menurut doktet Shen, dia juga harus berhenti jadi pemilih makanan. Segera temukan ayah untuk Tiger. Yi Le mengiyakan lalu menyuruh ayah angkat untuk menjalankan mobilnya. 


Wang Zhen membantu ayah memberi makan belut. Ayah mengingatkan kalo sudah hampir setahun Wang Zhen putus dengan Gao Bing Bing. Apa Wang Zhen nggak ingin kencan dengan pacar baru? Wang Zhen malas menjawabnya dan terus melempar makanan ke kolam. Ayah lalu bertanya apa Wang Zhen ingat saat mereka menjual belut ke Jepang? 


Wang Zhen mengangguk. Ayah melanjyutkan kalo saat tiba disana, hanya 50% belut yang selamat. Mereka mendapat kerugian besar. Lalu kakeknya mengikuti nasehat dari teman-teman dari industri yang sama dan melepas satu atau dua ekor lele disana. Dan akhirnya semua belut selamat. Apa Wang Zhen tahu apa alasannya? 


Wang Zhen tersenyum. Karena belutnya mabuk. Setelah menambahkan musuh belut, lele, belut akan merasa takut diserang. Dan mereka semua jadi gugup dan saat sampai di Jepang, mereka selamat. Ayah membenarkan. Dia menyamakan kalo Wang Zhen sekarang seperti belut yang mabuk. 


Wang Zhen menatap ayah nggak ngerti. Atah melanjutkan kalo saat Wang Zhen di Vietnam, dia bilang ingin kembali jadi Wang Zhen. Ayah tahu Wang Zhen punya alasannya sendiri. Walaupun telah mengganti nama tapi ia merasa masih ada yang kurang, kan? 


Wang Zhen duduk. Dia memberitahu kalo hidupnya sangat menarik dan nggak kosong sama sekali. Ayah mengingatkan kalo manusia butuh perasaan. Kalo Wang Zhen menemukan seseorang yang dia suka, maka itu akan membuatnya jadi hidup kembali. Wang Zhen malah meledek, kalo ayah menemukan seseorang yang sesuai, maka kenalkan padanya. Kalo semuanya berjalan lancar, mereka akan menikah besok. Ayah malas. Dia serius, jadi jangan bercanda. 


Ayah dan Wang Zhen kembali setelah memberi makan belut. Ternyata sudah ada ayah Ai Zhen yang menunggu mereka. Ayah Ai Zhen meledek, pangeran kecil sudah kembali. Wang Zhen tersenyum dan memberi salam. 


Ayah makan bersama ayah Ai Zhen. Wang Zhen datang membawakan minuman. Ayah Ai Zhen bertanya apa Ah Zhen baru kembali dari Vietnam? Wang Zhen mengingatkan kalo dia sudah kembali 6 bulan lalu. Ayah Ai Zhen terkejut, sudah 6 tahun? Ayah Ai Zhen sesumbar kalo Ai Zhen sudah menemukan pasangannya. Ayah menyindir kalo Ai Zhen akhirnya bisa keluar dari rasa sakit oleh seseorang yang telah menyakitinya. 


Wang Zhen merasa tersindir dan meminta maaf. Itu adalah kesalahannya. Ayah mencoba mengalihkan. Dia merasa kalo itu bagus. Ai Zhen adalah gadis yang baik. Sayang keluarga Wang nggak punya keberuntungan. Wang Zhen duduk di samping ayah. Ayah Ai Zhen meminta mereka untuk berpura-pura katens dia nggak bisa menghadapinya lagi. Tapi Tuhan punya mata, sekarang Ai Zhen berkencan dengan orang yang tepat. Pacar Ai Zhen benar-benar tulus pada anaknya. Nggak seperti seseorang yang menyia-nyiakannya selama 15 tahun. Ayah menyudahi kalo itu semua sudah berlalu. 


Wang Zhen memberi makan kedua anjingnya. Kedua anjing itu memakan makanannya. Dia memberi mereka makan, penginapan, dan bermain. Dia juga nggak memaksa merrka untuk berkencan dan jatuh cinta. Mereka punya kebebasan mereka sendiri. Habis itu Wang Zhen malah bertanya-tanya kenapa dia mulai memberitahu apa yang ada di hatinya pada mereka? Bukannya itu terlalu menyedihkan? Wang Zhen lalu tersenyum sambil mengelus kedua anjingnya. 


Ayah menjemput Bing Bing di bandara. Bing Bing menghampiri ayah sambil tersenyum. Ayah memuji Bing Bing sebagai ratu makanan penutup, akhirnya pulang ke rumah. Bing Bing menegur ayahnya yang terlalu berlebihan. Dia hanya pergi selama 10 bulan. Ayah mengaku sangat terharu. Bing Bing mengingatkan kalo dia nggak pergi selama ayah menghilang. Ayah lalu mengajak Bing Bing segera pergi. 


Ayah mengajak Bing Bing pulang ke rumahnya. Ayah meminta Bing Bing untuk tinggal bersamanya. Bing Bing mengiyakan. Tapi tempat itu kan dekat dengan rumah lama mereka? Ayah meminta Bing Bing agar nggak perlu khawatir. Ayah meminta Bing Bing untuk duduk agar mereka bisa bicara. 


Wang Zhen berangkat ke rumah sakit dengan naik sepeda. Dia berpapasan dengan Bing Bing yang sedang berjalan kaki. Sayang mereka nggak saling menyadari satu sama lain. 


Bing Bing minum kopi di minimarket. Wang Zhen masuk tapi dia ngfak mengetahui kalo Bing Bing ada di sana. Bing Bing melihat jam tangannya lalu bangkit dan keluar. 


Bruce syuting acara tv. Bing Bing menemuinya setelah syuting selesai. Bruce mengaku nggak nyangka Bruce membawakan acara program makanan. Bruce menanyakan kabar Bing Bing. Dia dengar dari Akira kalo Bing Bing sudah mempelajari seluruh keahliannya dan sekarang dia membiarkan Bing Bing mendirikan cabang Haru di Taiwan. Akhirnya Bing Bing berhasil. 


Bing Bing mengiyakan. Saat dia belajar dibawahnya selama 10 bulan, sampai akhirnya dia mengerti semangat dan motivasi dari seseorang yang dipekerjakan. Bruce meledek, jadi sekarang Bing Bing bukan lagi nona lumayan? Bing Bing mengiyakan. Dia adalah Gao Bing Bing, orang yang paling bekerja keras dan pekerja termotivasi. 


Mereka lalu meminum kopi mereka. Bruce bertanya apa Bing Bing tahu kalo Ah Zhen sudah mengganti namanya? Bing Bing hanya berkomentar kalo Wang Zhen akhirnya memutuskan untuk jadi diri sendiri. Bing Bing bertanya gimana Bruce bisa tahu? Bruce bercerita kalo saat dia mengobrol dengan Wang Zhen, dia menyadari kalo Bing Bing adalah orang pertama yang tahu tentang hal ini. Bing Bing masih orang terpenting dalam hidupnya. 


Bruce bertanya apa Bing Bing berencana menemuinya? Bing Bing mengingatkan kalo dialah yang ingin putus. Mungkin Wang Zhen juga nggak akan mau menemuinya. Bruce menasehati agar Bing Bing mengejarnya kembali kalo memang dia menyesal. Gunakan perasaannya untuk memenangkan hati Wang Zhen kembali. Bing Bing mengaku belum memikirkannya. Bing Bing merasa selama Wang Zhen hidup dengan baik, maka semuanya akan mengalir dengan sendirinya. 


Bruce merasa kalo Bing Bing mengikuti arus, maka nggak akan ada yang tersisa. Bing Bing nggak menjawab dan lebih memilih meminum kopinya. Bruce bertanya kapan toko kue Bing Bing buka? Apa Bing Bing ingin ia membantu melakukan interview atau mengumumkan pemberitahuan? Bing Bing mengiyakan. Selama ada guru, maka semuanya akan berjalan dengan lancar. Bruce setuju, semangat! 

Bersambung...

Komentar:
Akhirnya semuanya sudah kembali. Ai Zhen juga sudah menemukan pasangannya jadi dia sudah nggak menaruh perasaan ke Wang Zhen lagi. Tinggal dua episode lagi, nih. Hhh... . Semangat! 

Salam 
Anysti18