Advertisement
Advertisement

Orang tua Ji Hoon buru-buru ke kantor polisi. Mereka menemui Ji Hoon dan menanyakan apa yang terjadi. Polisi bangkit dan memberitahu kalo mereka menerima laporan kalo telah terjadi insiden kekerasan. Ibu terkejut mendengarnya. 

Flashback...


Ji Hoon pulang setelah mengantar Goo Hee. Dia mendengar suara keras di belakangnya. Ji Hoon mencari sumber suara itu. 


Sepasang kekasih sedang bertengkar. Sang wanita memberitahu kalo pacarnya selalu salah paham makanya dia bertemu diam-diam. Laki-laki itu mengangkat tangannya mau mukul tapi keburu Ji Hoon datang. 
Ji Hoon langsung berdiri di depan wanita itu. Apa dia baik-baik saja? Wanita itu mengangguk. Laki-laki itu bertanya siapa Ji Hoon. Ji Hoon mengingatkan kalo seorang gentleman nggak main tangan. 


Laki-laki itu menantang Ji Hoon untuk maju. Dia terus mendorong Ji Hoon. Ji Hoon bergeser dan laki-laki itu jatuh menabrak pagar. Kepalanya berdarah. Wanita itu menghampiri pacarnya. Dan terdengarlah bunyi sirine.

Mereka bertanya kenapa Ji Hoon melakukan itu? Mereka kan nggak melakukan kesalahan apapun padanya? 


Ji Hoon sendiri bingung. Dia kan nggak melakukan apapun??!!

Flashback end...


Ji Hoon nggak mau bilang apa-apa pada orang tuanya. Ayah bertanya pada polisi, apa yang harus anak mereka lakukan sekarang? Polisi menunjukkan korbannya pada ayah. Laki-laki itu mengaku kalo kepalanya sangat sakit. Ia merasa kalo kepalanya akan hancur. Sepertinya itu perlu dirawat di rumah sakit. 


Ji Hoon menghela nafas. Malas. 


Wanita itu bertanya pasa polisi, apa mereka boleh pergi? Mereka perlu ke rumah sakit. Polisi mempersilakan. Laki-laki itu bangkit dibantu pacarnya. Baru aja bangun dia sudah mau jatuh. 


Ji Hoon memalingkan wajahnya. Lebay!!!


Mereka lalu keluar. Ayah menghela nafas menatap Ji Hoon. Ji Hoon mengaku kalo dia nggak melakukannya. Dia sendiri yang melakukannya. 


Ayah menatap polisi dan memberitahu kalo anaknya bilang nggak melakukannya. Ayah merasa pasti telah terjadi kesalahpahaman. Ibu membenarkan. Anaknya bukan tipe orang yang suka menggunakan kekerasan. Ji Hoon bahkan belum pernah main game bersama temannya. 


Polisi mengiyakan. Semua orang akan bilang seperti itu tanpa peduli apakah anaknya berbuat salah. Ibu keberatan. Apa maksudnya bilang seperti itu tentang anaknya? Apa sebuah kesalahan kalo dia mencoba untuk menolong seseorang? 


Polisi mengatakan kalo hal itu bisa terjadi. Pertama, ada orang yang terluka. Kedua, kesaksian wanita tadi nggak sama dengan pengakuan Ji Hoon. Nggak ada CCTV dan saksi mata lain. Polisi menyarankan untuk menemui korban secara pribadi dan jangan buat masalah ini jadi lebih besar lagi. Kalo enggak maka akan berdampak lebih buruk lagi buat Ji Hoon. Ayah lalu menatap Ji Hoon. 


Goo Hee menatap ponselnya. Pesannya belum juga dijawab sama Ji Hoon. Ji Hoon nggak berangkat sekolah. Deok Hee menatap Kang Min dan menanyakan kemana Ji Hoon? Kenapa nggak masuk kelas? Kang Min memberitahu kalo Ji Hoon juga nggak menghubunginya. Kang Min bertanya pada Goo Hee karena semalam Ji Hoon bersama Goo Hee. 


Goo Hee memberitahu kalo nggak terjadi apa-apa semalam. 


Ketua kelas buru-buru masuk kelas. Dia mengabarkan seisi kelas kalo Ji Hoon ditangkap polisi. Kang Min terkejut. Apa? Ketua kelas menambahkan kalo dia mendengarnya dari senior Yoo Ra. 


Goo Hee, Deok Hee dan Kang Min buru-buru bangkit dan keluar. Anak-anak pada bergosip. 


Yoo Ra sendiri sedang bersama dengan teman-temannya. Temannya bertanya gimana dengan pria itu? Yoo Ra mendengar kalo dia gegar otak dan harus dirawat di rumah sakit. Nan Hee langsung menoleh saat dengar perkataan Yoo Ra. 


Teman Yoo Ra bertanya lagi, gimana dengan Ji Hoon? Sekarang dia sudah tamat. 


Goo Hee dan teman-teman masuk. Goo Hee menanyakan apa maksud ucapan Yoo Ra? Kenapa Ji Hoon di kantor polisi? Yoo Ra menatap Goo Hee. Ia memberitahu kalo sekarang Ji Hoon mungkin sudah dibebaskan. Dia dengar Ji Hoon mengganggu pasangan yang lewat lalu memukul pria itu. 


Goo Hee menilai kalo Yoo Ra bohong. Gimana dia bisa tahu? Yoo Ra sesumbar kalo keluarganya punya banyak koneksi. Dia mendengar kalo perusahaan iklan sedang dalam masalah. Mereka ingin menarik semua iklan Ji Hoon. Katanya mereka minta kompensasi kerugian pada Ji Hoon. Itu akan menghabiskan banyak uang. Teman Yoo Ra mempertanyakan apa keluarga Ji Hoon kaya? 


Deok Hee menghela nafas. Ia menilai kalo semua itu benar-benar omong kosong. Deok Hee lalu mengajak Goo Hee dan Kang Min untuk pergi. Mereka nggak peelu mendengarkan omong kosong. 


Yoo Ra menatap teman-temannya. Ia mengatakan nggak peduli itu benar apa enggak, mereka akan menunggu dan melihatnya. 


Teman Ga Eun bertanya pada Ga Eun, rumor itu benar apa enggak? Ga Eun malah balik nanya sama temannya, apa dia b*doh? Walaupun terlihat sedikit dingin, tapi Ji Hoon bukan orang yang seperti itu. Ketua kelas mengingatkan kalo hari ini Ji Hoon nggak masuk sekolah, jadi sepertinya itu bukan rumor. 


Siswa yang duduk di dekat Ga Eun melihat ponselnya lalu menunjukkannya pada teman-temannya. Beritanya sudah keluar. Model siswa sekolah A dituntut karena insiden kekerasan. Mereka membaca berita yang lainnya. Eksklusif, tersangka dari insiden kekerasan tengah malam adalah model siswa sekolah menengah A. 


Goo Hee kembali ke kelas bersama Deok Hee dan Kang Min. Mereka lalu mengambil ponsel masing-masing dan membaca sendiri berita itu. Korban B menyatakan nggak akan berdamai. Teman-teman pada bertanya-tanya gimana ini? Gimana dengan Ji Hoon? Apa Ji Hoon benar-benar bersalah?