Advertisement
Advertisement

Goo Hee mengambil ponselnya dan mencoba mrnrlpon Ji Hon tapi nggak diangkat. 


Kang Min, Goo Hee dan Deok Hee datang ke rumah Ji Hoon. Ji Hoon menemui mereka di depan rumah. 


Ji Hoon mengajak mereka masuk. Kang Min menanyakan apa yang terjadi? Kenapa Ji Hoon nggak memberi kabar? Ji Hoon meminta maaf. Dia mengaku sedikit bingung akhir-akhir ini. Goo Hee mengatakan kalo mereka sudah melihat beritanya. Ji Hoon menceritakan yang sebenarnya. 


Deok Hee sampai heran. Dia bertanya pria itu sengaja menabrak? Kang Min menanyakan apa yang akan Ji Hoon lakukan sekarang? Ji Hoon menjawab berdamai. Kalo enggak berhasil maka akan pergi ke pengadilan. 


Kang Min melarang. Kenapa Ji Hoon harus berdamai kalo dua nggak melakukan kesalahan apapun? Ji Hoon menyampaikan kalo nggak ada jalan untuk berdamai. Saat orang tuanya datang ke rumah sakit, mereka sama sekali nggak ingun melihat. 


Deok Hee menanyakan bukanlah dia hanya menyentuh pagar? Ji Hoon mengaku nggak tahu. Kalopun benar juga nggak ada bukti. Ji Hoon menunduk frustasi. Deok Hee bertanya apa Ji Hoon nggak mikir kalo masalahnya sedikit rumit? Kang Min nggak ngerti, rumit apa? Deok Hee mengatakan pendapatnya, kalo pria itu hanya menyentuh pagar, bukankah dia hanya perlu minta uang? Tapi anehnya mereka menolak untuk bertemu lagi dan hanya memegang Ji Hoon. 


Kang Min membenarkan. Dia lalu menjentikkan jarinya. Jangan-jangan mereka melakukan itu bukan untuk uang, tapi hanya ingin menjebak Ji Hoon? Kang Min bertanya apa Ji Hoon punya petunjuk? Ji Hoon terdiam memikirkannya. 

Flashback...


Yoo Ra teriak-teriak bersumpah akan membuat Ji Hoon berlutut di depannya. Ji Hoon akan memohon padanya. 

Flashback end...


Goo Hee dan Deok Hee menatap Ji Hoon khawatir.  


Goo Hee dan Deok Hee datang ke rumah sakit. Mereka sampai di depan kamar korban. Deok Hee tiba-tiba menghadang Goo Hee. Dia mengingatkan kalo dia orang dewasa dan mereka hanya siswa SMA. Gimana kalo mereka melakukan sesuatu pada merrka berdua? Goo Hee menepuk pundak Deok Hee bermaksud menenangkan. Dia mengaku nggak bisa hanya duduk diam saja. Gimanapun juga mereka harus mencoba. 


Seorang wanita keluar dan bertanya pada Goo Hee dan Deok Hee. Mereka siapa? Deok Hee melihat pria yang mengaku dipukul Ji Hoon sedang enak-enakan makan. 


Goo Hee memberitahu maksud kedatangan mereka untuk Ji Hoon. Mereka ingin membantu sebagai seorang teman. Wanita itu langsung menutup pintu. Ia mengejek, membantu apa? Sudah membuat orang jadi pincang. Ia menanyakan Goo Hee siapa? Apa dia pacarnya Ji Hoon? 


Deok Hee menyela. Baru juga ketemu sekali tapi bicaranya sangat kasar. Deok Hee berkata kalo Ji Hoon nggak melakukan kesalahan apapun. Ahjussi sendiri yang melakukannya. Wanita itualah marah. Ji Hoon bilang seperti itu? Gimana dia bisa bicara seperti itu? Apa mereka berdua mau pergi ke kantor polisi? 


Goo Hee menolak. Nggak gitu maksudnya. Kalo ada kesalahpahaman, maka lebih baik dibicarakan bersama. Wanita itu nggak mau. Lupakan. Dan dia menyindir untuk mereka yang nggak terdidik, nggak ada lagi yang perlu dibicarakan. Bilang ke Ji Hoon untuk menyiapkan mental karena dia pasti akan mengirimnya ke penjara. Wanita itu lalu pergi melewati Goo Hee dan Deok Hee. 


Deok Hee berusaha melihat ke dalam tapi nggak bisa. Goo Hee sendiri hanya bisa menghela nafas saja. 


Goo Hee duduk bersama Deok Hee. menyesal. Harusnya mereka datang. Goo Hee merasa kalo ia sudah membuat mereka lebih marah. Apa yang harus mereka lakukan? Deok Hee meminta maaf. Tadi dia sangat kesal. Tapi ia merasa kalo wanita tadi sedikit aneh. Setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri, Deok Hee merasa lebih yakin dan gadis tadi juga mengancam akan mengirim Ji Hoon ke penjara. Gimanapun itu terlihat sangat aneh. Deok Hee merasa kalo merrka harus menyelidikinya. 


Kang Min, Deok Hee dan Goo Hee mencari tahu tentang wanita tadi. Kang Min mengiyakan kalo ada yang aneh dengan wanita itu. Kang Min lalu menemukan sebuah foto dimana wanita itu memegang kartu identitas. Ia memperbesar foto tersebut dan terjawab kalo wanita itu bekerja di Gorae dimana itu adalah perusahaan Han Yoo Ra. 


Deok Hee sekarang yakin kalo orang yang ingin menyingkirkan Ji Hoon adalah Yoo Ra. Kang Min menambahkan kalo Mo Nan Hee juga merupakan kaki tangan Yoo Ra. Kang Min merasa kalo semua itu adalah perbuatan Han Yoo Ra. Goo Hee bertanya apa karena Ji Hoon menolak Yoo Ra? Deok Hee menilai kalo semua itu adalah jebakan dari Yoo Ra. Kang Min juga yakin 100%. Tapi sayangnya nggak ada bukti fisik. 


Goo Joon pulang. Kang Min bangkit dan menyapanya. Deok Hee malah langsung jadi genit. Dia memanggil Goo Joon oppa dan menanyakan kabarnya. Goo Hee saja sampai muak melihatnya. 


Goo Joon bergabung bersama mereka. Dia menanyakan apa yang sedang mereka lihat? Kang Min mengatakan kalo itu hanya teman. Goo Joon lalu mengatakan kalo dia akan menunjukkan sesuatu yang ajaib. Goo Joon lalu mengambil alih laptop itu dan memperbesar gambar. Ia fokus pada kaca di belakang. Goo Joon memberitahu kalo teknologi itu luar biasa. Karena teknologi itu, banyak artis yang sudah terciduk. 


Secara ajaib di kaca itu bisa muncul wajahnya Yoo Ra. Kang Min dan teman-teman sampai nggak bisa berkata-kata. 


Yoo Ra sendiri sedang berada di salon bersama dengan ibunya. Seorang wanita menghampiri Yoo Ra dan memberikan.majalah pesanannya. Yoo Ra yang sedang memegang ponsel marah. Nggak lihat dia lagi apa? Yoo Ra menyuruhnya untuk meletakkan majalah itu di meja. Wanita itu menurut. Dia lalu pergi. Habis itu giliran sang ibu yang memanggilnya. Ibu Yoo Ra munta dibawakan segelas air. Wanita itu mengiyakan lalu pergi. 


Ibu memanggil Yoo Ra dan menanyakan apa yang Yoo Ra lakukan kali ini sampai menggunakan orang perusahaan? Yoo Ra bilang enggak. Hanya sedikit masalah. Ibu mengatakan kalo siapa yang membuat princess-nya terluka akan mati. Yoo Ra mengiyakan. Dia memang harus mati. 


Ji Hoon datang ke restoran ayam Goo Hee. Ji Hoon mengulangi, Goo Hee bilang semua itu karena Han Yoo Ra? Goo Hee mengangguk mengiyakan. Ji Hoon menyimpulkan lalo perusahaan ayahnya juga. Goo Hee bertanya kenapa? Apa yang terjadi? 

Flashback...


Ji Hoon keluar dari kamarnya. Ayah sedang berbicara di telpon. Ayah mengingatkan orang di seberang kalo dia bilang butuh persediaan dalam jumlah besar dari ayah. Tapi sekarang mereka malah membatalkannya secara sepihak. Ayah memberitahu kalo mereka melakukan pembatalan, maka perusahaan ayah akan benar-benar bangkrut. Mereka nggak mau mendengarkan ayah dan malah menutup telpon. 

Flashback end...


Ji Hoon memberitahu Goo Hee kalo perusahaan ayahnya adalah supplier untuk perusahaan Han Yoo Ra. Ji Hoon menyalahkan dirinya sendiri atas semua yang terjadi. Goo Hee menyangkalnya. Itu bukan salah Ji Hoon. Tapi karena Han Yoo Ra. Goo Hee meminta Ji Hoon untuk makan dulu. Goo Hee mengambil sepotong ayam dan memakannya. Hal itu membuat Ji Hoon tersenyum. Ji Hoon mengikuti Goo Hee memakan ayam. Dalam hati Goo Hee meminta Ji Hoon untuk menunggu sebentar lagi. Dia akan mengirim catatan balas dendam. 


Ponsel Goo Hee laku bunyi. Ada sebuah pesan yang masuk. Goo Hee membacanya dan langsung tampak tegang sesudahnya. 


Goo Hee membaca pesan itu lagi. Yoo Ra memintanya untuk bertemu. Yoo Ra menemui Goo Hee. Dia duduk di meja menggadap Goo Hee.  Goo Hee menanyakan apa yang ingin Yoo Ra katakan padanya? Yoo Ra bertanya apa Ji Hoon baik-baik saja? Sepertinya sangat sulit dikatakan. Goo Hee mengiyakan. Dia menyindir kalo itu semua berkat restu Yoo Ra. Yoo Ra bertanya, gimana? Apa Goo Hee ingin dia membantu? Yoo Ra mengaku bisa memecahkan masalah Ji Hoon. Goo Hee menyindir, memberikan tamparan lalu berbuat baik. Yoo Ra memberitahu kalo dia punya syarat. Goo Hee harus putus dengan Ji Hoon. Goo Hee hanya tersenyum. Kalolah dia putus dengan Goo Hee, apa Ji Hoon mau bersama Sunbae? Yoo Ra merasa kalo itu mungkin. 


Ji Hoon tiba-tiba masuk. Dia memberitahu kalo itu sangat mustahil. Ji Hoon menghampiri Goo Hee dan menariknya. Ji Hoon menatap Yoo Ra dan mengancam nggak akan bisa menahannya lagi kalo sampai Yoo Ra berani mengganggu Goo Hee. Ji Hoon menyindir kalo otak Yoo Ra sangat buruk jadi dia akan mengatakannya sekali lagi. Bersama Yoo Ra benar-benar sangat menjijikkan. Yoo Ra akan menyesal kalo berani berpura-pura mengenalnya. 


Ji Hoon lalu menarik Goo Hee keluar. Yoo Ra marah. Dia mmanggil-manggil Ji Hoon tapi Ji Hoon-nya nggak peduli dan terus berjalan. Yoo Ra kesal. Dia lalu melihat ponsel Goo Hee tertinggal. 

Bersambung...

Komentar:
Situasinya jadi makin rumit. Sampai melibatkan polisi segala. Bahkan perusahaan ayah Ji Hoon juga kena dampaknya. Nggak habis pikir sama Yoo Ra. Cuman gara-gara cintanya ditolak sampai segitu dendamnya sama Ji Hoon. Hadeuh, tepok jidad. 

Salam
Anysti18