Advertisement
Advertisement

Ji Hoon tiba-tiba masuk dan menarik Goo Hee di belakangnya. Ji Hoon mengancam Yoo Ra. Kalo Yoo Ra berani mengganggu Goo Hee maka dia nggak akan menahannya lagi. Ji Hoon merasa kalo otak Yoo Ra sangat buruk jadi dia akan mengatakannya sekali lagi. Bersama dengan Yoo Ra benar-benar sangat menjijikkan. Yoo Ra akan menyesal kalo sampai berani pura-pura mengenalnya. 


Yoo Ra sampai nggak bisa berkata-kata. Ji Hoon lalu menarik Goo Hee pergi dari sana. Yoo Ra memanggil Ji Hoon tapi Ji Hoon sudah nggak peduli. 


Yoo Ra lalu melihat ponsel Goo Hee yang tertinggal. Ia lalu memgambilnya. Yoo Ra membuka ponsel Goo Hee. (Goo Hee ceroboh, ya??!! Masa ponsel nggak dikunci??) Yoo Ra yang marah menghapus semua foto Goo Hee bersama dengan Ji Hoon. 


Nggak puas  dengan itu, Yoo Ra sampai menyiram ponsel Goo Hee dengan air keran. 


Goo Hee dan Ji Hoon kembali ke kelas. Goo Hee menanyakan gimana Ji Hoon bisa datang? Ji Hoon menatap Ga Eun dan memberitahu kalo Ga Eun-lah yang memberitahunya kalo Goo Hee sedang dibully Yoo Ra. Goo Hee menatap Ga Eun sambil senyum. Ga Eun menatap Goo Hee sebentar lalu kembali menulis sambil senyum. 


Goo Hee memberitahu kalo Ji Hoon telah membuat Yoo Ra lebih marah lagi dari sebelumnya. Apa yang harus mereka lakukan? Gimana kalo... . Ji Hoon buru-buru bilang nggak papa. Ji Hoon mendekati wajah Goo Hee dan melarangnya terlalu khawatir. Biar dia sendiri yang mikir. Ngerti? (aww...tipe laki-laki yang bertanggung jawab). Goo Hee tersenyum. 


Goo Hee kebingungan mencari ponselnya. Kenapa harus hilang sekarang? Gimana nih? 


Sopir Yoo Ra membersihkan mobil sambil telponan dengan ibu Yoo Ra. Ia mengiyakan. Semuanya sudah siap. Ia akan segera pergi. Goo Hee dan Deok Hee berjalan di belakang ahjussi sambil membawa tong sampah. Ahjussi itu kesal pada ibu Yoo Ra sampai menbuang kemocengnya. Benar-benar memuakkan. Apa dia pantas diperlakukan begitu? 


Goo Hee mengambil kemoceng itu dan memberikannya pada ahjussi itu. Ahjussi menerimanya lalu berterima kasih. 


Goo Hee lalu kembali pada Deok Hee. Dia memberitahu kalo Ji Hoon bilang akan melihatnya. Gimana kalo terjadi sesuatu padanya? Deok Hee merasa nggak mungkin. Dia minta agar Goo Hee nggak khawatir. 


Ahjussi menatap Goo Hee sambil senyum. Yoo Ra datang. Ahjussi segera menyimpan kemocengnya ke bagasi. Yoo Ra memberikan ponsel Goo Hee yang tadi tertinggal. Goo Hee menerimanya dan berterima kasih. 


Yoo Ra tersenyum. Dia mengaku kalo nggak melihatnya tadi jadi ponsel Goo Hee jatuh ke air. Yoo Ra tertawa. Dia benar-benar minta maaf. 


Goo Hee jadi panik. Dia berusaha menyalakan ponselnya tapi nggak bisa. Dalam hati dia bertanya-tanya apakah Revenge Noye nggak akan bisa digunakan lagi? 


Habis itu Goo Hee jadi murung. Dia bahkan nggak tergoda sama sekali saat Goo Joon mengiming-iminginya dengan es krim. Goo Joon jadi khawatir. Dia memeriksa kening Goo Hee. Nggak panas. Apa dia nggak sehat? 


Goo Hee nangis. Ponselnya... . Goo Joon bertanya kenapa ponselnya? Apa rusak? Apa karena itu? Goo Hee lalu meminta oppanya untuk memperbaiki. Dia kan pandai dalam hal itu. Jebal. Goo Joon tersenyum. Apa barusan Goo Hee mengakui kehebatannya? Goo Joon lalu meminta ponsel Goo Hee. Biar dia lihat. 


Ibu Yoo Ra menunggu sopirnya sampai bosan. Begitu sopir datang, dia langsung menghampirinya dan menendang kakinya. Dia mengeluh karena sudah lama menunggu padahal dia paling benci menunggu. Sang sopir memberitahu kalo nggak ada tempat parkir di sana. Jadi... . Ibu Yoo Ra tambah marah pada sopirnya. Apa dia sedang mengajarinya? Dia menyebut sopirnya sebagai orang yang sangat pintar. Kenapa sekarang dia menjadi sopir? 


Ibu Yoo Ra mendekat. Dia memberitahu kalo ini akan jadi pelajaran nantinya. Ibu Yoo Ra menginjak kaki sopirnya sampai sang sopir mengerang kesakitan. 


Goo Hee pulang dari mengantar pesanan ayam. Rupanya dia sudah ditunggu sama ahjussi sopir Yoo Ra. Ahjussi itu keluar dari mobil dan menyapa Goo Hee. Goo Hee mengenalinya sebagai sopir Yoo Ra. Goo Hee melihat wajah ahjussi terluka. Apa dia baik-baik saja? 


Ahjussi mengaku nggak papa. Sebenarnya sejak awal dia ingin menyerahkannya pada Ji Hoon tapi Ahjussi nggak tahu tempat tinggal Ji Hoon. Ahjussi menyerahkan USB itu pada Goo Hee. Goo Hee menerimanya dan menanyakan itu apa? Ahjussi memberitahu kalo itu adalah video dari Black Box mobil itu. Dengan bukti itu, Ji Hoon bisa membersihkan tuntutan yang diajukan padanya. 


Goo Hee tersenyum. Tapi habis itu dia malah menkhawatirkan ahjussi itu. Kalo dia memberikan USB itu, lalu apa yang akan ahjussi itu lakukan nanti? Keluarga Han Yoo Ra pasti nggak akab membiarkannya pergi. Ahjussi itu santai, nggak papa. Mereka juga akan terlibat. Ji Hoon dan dirinya hanya perlu berjuang untuk hidup dan mati. Menurut ahjussi ini adalah masalah besar. Dan ini akan menghancurkan merrka bersama-sama. 


Ahjussi itu menatap Goo Hee lekat-lekat. Dia menyesal pada Goo Hee dan teman-temannya. Ji Hoon jelas nggak melakukan hal seperti itu. Ia berharap bisa membantu Goo Hee. 


Ahjussi itu lalu pamit. Goo Hee berterima kasih. 


Goo Hee melihat video itu bersama dengan Ji Hoon dan yang lainnya.  Yoo ra menyuruh ahjussi untuk keluar dan berhati-hati agar jangan sampai terlihat. Pria itu meminta Yoo Ra agar nggak usah khawatir. Dia adalah seorang aktor sukarelawan. Bahkan kalo semuanya terungkap maka nggak akan ada masalah untuknya. Di video itu tampak Ji Hoon menghampiri pasangan itu sampai insiden nabrak pagar sampai berdarah. Ji Hoon mengatakan akan menunjukkannya pada ayahnya dan segera menghancurkannya. Mereka akan segera mundur. 


Goo Hee tersenyum menatap Ji Hoon. Sudah waktunya mereka untuk berhenti. Ji Hoon mengangguk mengiyakan. Deok Hee menambahkan, biarkan mereka makan nasi dan minum yang cukup. Kang Min menanyakan apa yang akan teejadi pada Han Yoo Ra? Kang Min menjawab kalo Yoo Ra nggak akan punya pilihan. Gimanapun juga nggak ada bukti yang cukup.


Goo hee berjalan bersama dengan Ji Hoon. Ji Hoon mengatakan kalo bukan karena USB itu, maka hal itu akan jadi masalah besar. Semua itu betkat Goo Hee. Goo Hee tersenyum. Dia memberitahu kalo dia nggak melakukan apapun. 


Goo Hee duduk lalu meminum susnya. Ji Hoon duduk di sebelah Goo Hee. Dia berterima kasih. Goo Hee menatap Ji Hoon. Bilang lagi? Ji Hoon memberikan susunya pada Goo Hee dan menyuruhnya untuk minum itu juga. 


Goo Hee menerimanya. Ji Hoon tahu-tahu maju dan mencium pipi Goo Hee. Goo Hee mematung. Goo Hee menatap Ji Hoon yang tersenyum. Lah kok? 


Goo Hee menunduk malu. Ji Hoon menatapnya sambil senyum. Goo Hee lalu tersenyum dan meminum susunya. 


Yoo Ra dapat hukuman lari mengelilingi lapangan. 


Habis lari Yoo Ra mencuci tangannya. Nggak sengaja dia melihat Goo Hee duduk bersama dengan Ji Hoon. Ya sudah, tambah marah lah dia.