Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Dokgo Rewind Episode 1 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dokgo Rewind
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dokgo Rewind Episode 1 Part 2

Seorang pria berdiri sendirian. Di depannya ada beberapa orang yang berdiri menatapnya. Pria yang sendirian melangkah maju menghampiri gerombolan itu. Langkahnya kian lama kian cepat. Ia melompat dan menendang orang-orang itu. Beberapa orang berusaha menyerangnya tapi ia berhasil menyerang balik dan satu demi satu orang-orang itu berhasil ia kalahkan. Pria itu memukul, menendang, dan membanting lawan-lawannya tanpa ampun. Dan dalam waktu sekejab semua orang itu berhasil ia kalahkan. 


Pria itu lalu menatap ke depan sambil mengatur nafasnya. Ia melihat orang-orang disekitarnya lalu menyeka bibirnya yang berdarah. 

DUA TAHUN KEMUDIAN


Seorang pria menaiki sepeda motor melaju di jalanan. Dari jalan besar sampai masuk gang. 


Pria tadi turun dari motornya dan berjalan kaki menghampiri dua temannya yang sedang duduk santai sambil mainan ponsel. Pria itu adalah Kang Hyuk. Temannya yang pakai jaket putih menatapnya dan bertanya, baru datang? Pria itu bernama Choi Jae Wook. Pria di sebelahnya adalah Gi Bon Hwan. 


Kang Hyuk menghampiri mereka dan meletakkan helmnya di atas meja. Ia bertanya mereka lagi ngapain? Bon Hwan hanya tersenyum. Jae Wook santai, ngapain lagi? Ya seperti biasa. Kang Hyuk meletakkan kakinya di atas meja. Bon Hwan menatapnya dan mengatakan kalo dia lapar. Jae Wook menilai kalo Bon Hwan rakus. Mereka kan habis dari toserba tadi? Bon Hwan ngeyel. Itu kan tadi. Dia lalu bertanya apa Jae Wook punya uang? Jae Wook sinis. Nggak! Apalagi buat membelikan makanan Bon Hwan, nggak ada! 


Bon Hwan nggak patah semangat. Dia menatap Kang Hyuk dan bertanya padanya. Hyuk hanya menatap Bon Hwan. Menurutmu? Bon Hwan mengangguk. Dia ngerti. Bon Hwan lalu mengeluh. Anak-anak di sekolah mungkin sedang makan makanan panas mereka di kantin. 


Jae Wook menegur Bon Hwan yang nggak bosan-bosannya membahas makanan mulu dari tadi. Kalo iri, balik gih ke sekolah. Bon Hwan langsung antusias. Emang bisa? Jae Woom mengaku nggak tahu. Siapa tahu kalo Bon Hwan menutupi ketulusannya dan memohon sambil berlutut, dia mungkin dibolehin masuk lagi. 


Bon Hwan langsung menatap ke atas sambil membayangkan. Jae Wook menyombongkan diri kalo dia pinter, kan? Hyuk mengangguk mengiyakan. 


Jae Wook menjawab panggilan di ponselnya. Jae Wook memberitahu kalo apa yang dia lakukan itu nggak banyak. Orang yang menelpon Jae Wook memberitahu tentang balap sepeda. Jae Wook nampak antusias. Demikian juga dengan Bon Hwan. Jae Wook memberitahu kalo mereka bertiga lagi ngumpul. Jae Wook tambah semangat lagi saat dengar kalo hadiahnya 1 juta won. Tanpa pikir panjang lagi Jae Wook langsung bilang setuju. Sampai ketemu sejam lagi. 


Jae Wook lalu menutup telponnya. Bon Hwan menatap Jae Wook dan bertanya telpon dari siapa? Jae Wook bangkit dan ngajak dua sahabatnya buat cari uang untuk makan siang. Hyuk tersenyum dan ikutan bangkit. 


Sementara itu di atap berkumpul beberapa murid laki-laki. Mereka diberi pengarahan oleh seseorang  kalo hari ini mereka akan melawan SMA Dong Jin. Para murid itu mengiyakan. Murid yang di depan melanjutkan kalo mereka memang sudah nggak punya Kang Hoon tapi mereka tetap akan kalah jumlah jadi ia ingin mereka berpartisipasi tanpa memikirkan tingkatan dan peringkat mereka. 


Pria yang berdiri di depan juga berpesan agar mereka menghubungi semua yang belum ada di sana dan pastikan semuanya ikut apapun yang terjadi. Salah satu dari murid yang berbaris adalah Kim Jong Il. Pria yang di depan menatap para murid itu dan bertanya, ngerti? Para murid itu kompak mengiyakan. 


Sementara itu di bawah ada beberapa murid laki-laki yang sedang berlari sambil meneriakkan yel-yel, Dang Young! Paling kuat! Murid yang memimpin mereka adalah Pyo Tae Jin. 


Seorang murid perempuan tersenyum malu sambil memperhatikan murid pria yang sedang lari-lari. Murid gendut yang berada di sebelahTae Jin bertanya-tanya sebenarnya gadis itu mau ketemu siapa? Dia selalu melihatnya tiap kali mereka latihan. Ia menebak apa itu Tae Jin? Tae Jin kan selalu disana??!! Tae Jin nggak bilang apa-apa dan kembali meneriakkan yel-yel mereka. 


Sementara itu di atap yang lain seorang murid sedang mengabsen ketua kelas. Ia memanggil ketua kelas 3 dan menanyakan berapa jumlah siswa di kelasnya. Ketua kelas memberitahu kalo semuanya 25 orang. Murid yang tadi bertanya meeasa heran karena hanya dapat 2 juta. Ia bertanya-tanya 4 anak lainnya kemana? 


Ketua kelas memberitahu kalo mereka bilang nggak punya uang sama sekali. Dia lalu meminta maaf. Murid yang sok jagoan itu menyuruh ketua kelas untuk maju. Ketua kelas menurut tapi malah didorong. Dia lalu meminta maaf. Murid itu makin marah. Dia mendorong ketua kelas lebih keras lagi. Nggak punya uang? 


Ketua kelas kembali meminta maaf tapi malah ditendang. Setelah jatuh dia masih saja ditendang beberapa kali. 


Murid yang sok kuasa itu lalu memanggil Lee Ki Hoo dan Jeon Bu Seob untuk maju. Dua orang itu menurut. Murid sok kuasa bertanya apa dia belum bilang kalo mereka harus cari uang kalo dananya kurang dan mereka yang akan mengganti uangnya nanti? Salah seorang mengiyakan sementara murid yang satunya hanya diam. 


Murid sok kuasa kesal dan bertanya kenapa dia diam saja? Murid sok kuasa tertawa dan membisikkan kalo dia sepertinya baik-baik saja di sekolah. Dia lalu mendorongnya sambil bertanya kenapa? Apa dia mau mati? Murid itu dengan takut-takut menjawab enggak. Murid sok kuasa menasehati kalo mereka harus jadi contoh yang baik sebagai wakil dari ketua kelas rendahan. Jadi yang lain nggak akan mengikuti jejak mereka. 


Murid sok kuasa meminta mereka semua untuk mendengarkannya. Dia menunjuk semua orang dan mengatakan kalo mereka mendapatkan kemudahan sekarang. Saat dia di posisi mereka dia bahkan nggak berani menatap senior dari kelas satu. 


Seorang murid perempuan masuk. Dia menatap murid sok kuasa dan menghampirinya. Dia bahkan berani memarahi orang yang menghalangi jalannya. Dia lalu memanggil murid sok kuasa dengan sebutan Oppa. Murid sok kuasa mengiyakan dan memanggil Soo jung. Soo Jung bertanya gimana dengan masalah yang dia bicarakan kemarin? 


Murid sok kuasa menjawabnya dengan berbelit-belit. Soo Jung marah. Sekali lagi dia bertanya gimana hasilnya? Murid sok kuasa memberitahu kalo j*lang itu sudah masuk rumah sakit. Setelah keluar... . Soo Jung memotong, dia kan memintanya untuk mengurus b*jingan itu. Apa nggak dengar? Murid sok kuasa menunduk takut. Besok dia akan... . Soo Jung marah. Siapa bilang boleh besok? Nggak ada besok! Lakukan sekarang! Murid sok kuasa menatap Soo Jung dan bilang klao hari ini juga akan dia bereskan. 


Soo Jung menatap murid sok kuasa kesal lalu pergi. Murid sok kuasa lalu memanggil dua orang ketua kelas dan menyuruh mereka untuk pergi dan menangkap b*jingan Kim Kyusun sekarang juga. Murid sok kuasa kesal habis. Dia menendangi meja dan kursi disebelahnya berulang kali. 


Kim Kyu Sun sedang berjalan. Tiba-tiba di depannya ada orang suruhan murid sok kuasa. Dia berbalik dan di belakangnya juga ada. Kim Kyu Sun bingung. Ia lalu berjalan ke samping. Kedua orang itu berlari mengejarnya. 


Mereka berdua berhasil menangkap Kyu Sun dan memintanya untuk ikut saja. Kyu Sun bangkit dan bertanya apa nggak bisa mereka membiarkannya pergi? Mereka menarik baju Kyu Sun. Kyu Sun nggak mau dan diam di tempat. 


Orang itu meledek, bilang apa tadi? Kabur? Kyun Sun minta dibiarkan pergi karena Hyun Sun menunggunya di rumah. Orang itu malah mendorong Kyun Sun. Mau mati, ya? Seseorang yang lain menelpon murid sok kuasa dan memberitahu kalo mereka sudah menangkapnya dan mereka akan segera ke sekolah. 


Orang yang satunya hendak memukul Kyun Sun tapi dilarang sama temannya. Dia mengingatkan kalo Kyun Sun akan dihajar habis-habisan setelah mereka menyerahkannya ke  Joo Sung. Orang yang pertama bertanya gimana kalo mereka pemanasan dulu. Temannya mengingatkan kalo Joo Sung menyuruh mereka untuk membawanya langsung. Orang yang pertama menyindir, sejak kapan dia patuh sama Joo Sung? Orang yang pertama mengatakan kalo dia harus melakukannya tiap hari. 


Hyuk dan temannya lewat. Bon Hwan mengatakan samgyeopsalnya sampai meleleh di mulutnya. Kae Wook kesal, Bon Hwan ngapain, sih? Dia mengacaukannya. Padahal Jae Wook yakin kalo dia bisa menyusulnya di akhir dan menang. Bon Hwan memberitahu kalo itu karena dia ingin melakukannya secara dramatis. 


Bon Hwan melihat orang-orang di depannya dan merasa kalo mereka sedang memalak. Dua orang suruhan Joo Sung melarang mereka ikut campur dan enyah saja. Bon Hwan nggak mau. Dia balik menyuruh mereka untuk enyah. Orang suruhan Joo Sung marah. Dikiranya mereka teman? Mereka siapa berani ngusir-ngusir? 


Bon Hwan cs maju. Dia membenarkan. Br*ngsek! Bon Hwan memberitahu kalo itu rumput mereka, markas mereka. Orang suruhan Joo Sung kesal. Mereka menyindir Bon Hwan, b*jingan itu nggak tahu kapan harus berhenti ikut campur. Mereka memberitahu kalo mereka berasal dari SMA Dang Young. Apa mereka nggak tahu persekutuan Ki Chun dan Dang Young? 


Bon Hwan masa bodo. Dia mendekat dan meludahi pakaian mereka. Nggak tahu, tuh! Kyun Sun bangkit dan menengahi mereka. Dia berterima kasih pada Bon Hwan karena sudah membantu. Tapi dia benar-benar baik-baik saja. Jadi anggap saja nggak melihatnya. Kyun Sun sungguh-sungguh berterima kasih. 


Orang suruhan Joo Sung menjewer Kyun Sun sambil memujinya yang sudah tumbuh dengan baik. Hyuk bilang ke Bon Hwan untuk membiarkan mereka pergi. Bon Hwan dan Jae Wook langsung menatap Hyuk nggak paham. Hyuk memberitahu kalo seragam mereka sama. Kalo Bon Hwan membantunya sekarang, maka besok dia akan dihajar lebih parah lagi di sekolah. 


Oke, Bon Hwan ngerti. Orang suruhan Joo Sung menyuruh Hyuk untuk pergi kalo memang berani. Seolah-olah dia sudah menyelamatkan Kyun Sun habis bilang gitu. Hyuk mengangkat wajahnya dan bilang kalo dia serius, maka mereka akan mati. 

Bersambung...


Komentar:
Kupingku sampai pengar dengar jejeritan adikku sepanjang nulis ini. Habisnya pas ada Sehun, dia teriak, pas Sehun ngomong dia teriak, pas Sehun senyum dia teriak, .. . Hadeuh, tepok jidad! 
Rada nggak ngerti sama konsepnya. Ini kan webfilm, tapi kok episodenya banyak, ya? Tapi nggak papa. 
Rasanya seperti ketagihan sama drama Oksusu. Habis nulis Revenge Note kemarin berasa kecanduan gitu. Apalagi kali ini mereka menggandeng Sehun. Terakhir aku nulis nama Sehun pas di Secret Queen Makers (di blog pribadi). Nongolnya bentar banget dan berasa kurang. Seneng pas lihat ini dan ada subindonya juga jadi pingin aku bagi buru-buru. Semoga aja subnya lancar. 
Dan tahu nggak, katanya Sehun melakoni adegan fightingnya sendiri, loh dan nggak pakai peran pengganti. Wah, keren, ya???

Salam
Anysti18

5 komentar

Buruan lnjutin mbakk..seruu bgt ni kayaknyo..pdahal baru awal...

lanjuttttttt... ahahah semangattt ya..

Terima kasih atas komentarnya. Lanjutnya kalo sudah ada subindonya, ya... ^_^

Salam
Anysti18

Mbak... TOP banget dah. 4 jempol deh buat mbak karena udah nulis sinopsis drama ini. Gak sabar buat tau lanjutannya. Cepet next ya mbakk...

Ha..ha..ha.., 4 jempol? Sama jempol kaki berarti? Ati-ati jatoh. Tapi terima kasih buat komentarnya. Tapi karena ini drama Oksusu jadi musti sabar nunggu subindonya. Pun di subscene nggak ada.

Salam
Anysti18