Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Dokgo Rewind Episode 3


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Oksusu
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dokgo Rewind Episode 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dokgo Rewind Episode 4

Jae Wook mengatakan kalo Dang Yong dan Gicheon adalah sekutu. Bon Hwan nggak ngerti apa yang Jae Wook bicarakan. Apa cuma dia aja yang nggak ngerti? Jae Wook mempersingkat kalo Gicheon tempatnya Jo Kang Hoon. Dia adalah yang terbaik di sana. Dia bahkan nggak pernah kalah dalam pertarungan apapun. 


Mereka berempat keluar dari tempat makan. Hyuk menanyakan rumah Kyun Sun. Kyun Sun mengatakan kalo dia hanya perlu naik bus. Hyuk berpesan agar Kyun Sun langsung pulang dan jangan berkeliaran agar mereka nggak menangkapnya. Pulanglah dengan hati-hati. Kyun Sun mengiyakan. Tapi... . Ia mengingatkan tentang yang Hyuk katakan akan membantunya tadi. Hyuk meminta Kyun Sun untuk menunggu di tempat tadi besok malam. Kyun Sun berterima kasih. Ia lalu pamit. 


Bon Hwan melambaikan tangannya pada Kyun Sun. Ia merangkul kedua temannya dan mengajak mereka pergi. Hyuk memberitahu kalo besok dia akan terlambat. Dia ada janji dengan keluarga. Bon Hwan menyarankan agar Hyuk membatalkannya saja. Hyuk juga maunya gitu, tapi saudaranya telah melakukan banyak hal. Jae Wook heran Hyuk punya saudara. Hyuk hanya tersenyum. Ia lalu pulang duluan. 


Jae Wook dan Bon Hwan menatap kepergian Hyuk. Jae Wook memberitahu kalo beberapa orang bilang pada Hyuk... . Bon Hwan menyela, menurutnya saudara Hyuk mungkin jago berpikir. Jae Wook hanya menatap Bon Hwan sambil senyum. 


Saudara Hyuk, Kang Hoo sedang belajar di kamar saat Hyuk pulang. Kang Hoo menyapa Hyuk. Hyuk nggak bilang apa-apa dan langsung duduk di tempat tidur. Ia mengaku ingin pergi ke sekolah dan pulang untuk belajar. 


Kang Hoo menilai kalo Hyuk ingin mempelajari hal-hal baru. Ia menasehati kalo Hyuk harus mempersiapkan diri dengan baik. Di sekolah juga harus seperti itu. Hyuk malas karena ia akan bertemu dengan banyak orang cerewet. Kang Hoo hanya tersenyum mendengarnya. 


Hyuk bertanya apa dia masih pergi ke sekolah? Kang Hoo mengangguk membenarkan.  Hyuk menambahkan kalo ia adalah kepala lapangan, tentu saja masih ke sekolah. Kang Hoo mengatakan kalo dia  juga kembali ke sekolah. Ia menyuruh Hyuk untuk mengambil ujian tingkat ketiga juga nggak masalah.  Hyuk mengalihkan dengan menanyakan apa ada pengganggu di sekolah? Kang Hoo nggak ngerti maksudnya. 


Hyuk berpesan agar Kang Hoo bilang padanya kalo ada. Kang Hoo tersenyum dan memberitahu kalo nggak ada hal semacam itu. Hyuk merasa kalo nggak punya otot juga bagus. Kang Hoo bertanya apa Hyuk masih ingat kalo besok mereka harus berfoto keluarga? Ia berpesan agar besok Hyuk jangan kemana-mana. Hyuk mengiyakan kalo dia masih ingat. Kang Hoo tersenyum lalu menyuruh Hyuk untuk tidur. 


Hyuk membaringkan tubuhnya di tempat tidur llu mematikan lampu. Pelan-pelan ia mulai memejamkan matanya dan tertidur. Kang Hoo menatapnya dalam diam. 


Ki Joo dan Bu Seob berangkat sekolah dengan wajah babak belur. Ki Joo meneluh kalo itu sakit banget. Ia bertanya pada Bu Seob gimana? Bu Seob malah nanya balik, apanya yang gimana? Ki Joo bertanya-tanya mereka mesti ngomong apa ke Joo Sung? Ia mengeluh kenapa anak-anak itu keluar dan menghajar mereka? 


Bu Seob meminta Ki Joo untuk datang atau hentikan dirinya sendiri. Ki Joo merasa kalo Bu Seob sudah g*la. Apa dia pikir akan seperti ini jadinya? Bu Seob menatap Ki Joo dan memintanya untuk menutup mulutnya. Dia kan sudah memberitahu apa yang harus dikatakan nanti? 


Mereka menghadap Joo Sung. Joo Sung meminta Bu Seob untuk mengatakan apa yang terjadi kemarin. Apa itu benar? Bu Seob mengiyakan. Joo Sung lalu menanyakan dimana Kim Kyun Sun? Dan kenapa dengan wajah mereka? 


Ki Joo dan Bu Seob meminta maaf. Joo Sung menyindir mereka nggak dipukuli oleh Kim Kyun Sun, kan? Bu Seob memberitahu kalo bukan itu masalahnya. Joo Sung bertanya kalo bukan itu apa? Bu Seob memberitahu kalo ia telah menagkapnya. Tapi tiba-tiba muncul anak jalanan. Mereka menghajarnya dan Kim Kyun Sun kabur. 


Joo Sung agak heran, anak jalanan? Bu Seob melanjutkan kalo ia sudah mencoba melawan tapi itu sulit. Mereka bertindak lebih baik darinya dan Ki Joo. Beberapa diantaranya nggak sekolah. Joo Sung menanyakan gimana bisa mereka membantu Kim Kyun Sun? Bu Seob mengaku nggak tahu tentang itu. Tapi sepertinya mereka mendapat uang karena membantunya. 


Joo Sung menatap Ki Joo dan menanyakan apa itu benar? Ki Joo membenarkan. Ia menambahkan kalo mereka ada banyak. Joo Sung merasa sepertinya ada lebih dari 10 orang. Joo Sung menghela nafas lalu melemaskan otot rahangnya. Ia menyuruh dua orang itu untuk pergi. 


Di luar Ki Joo menanyakan apa maksudnya bilang itu tadi? Ia mengingatkan kalo mereka akan dipukuli kalo sampai ketahuan. Bu Seob  santai. Jangan jadi g*la. Ada lebih dari 10 orang anak jalanan di dunia. 


Mereka berpapasan dengan Do Yoon yang mengucapkan selamat siang pada mereka, para anj*ng. Ki Joo dan Bu Seob memberi hormat sambil terus jalan. 


Do Yoon menemui Joo Sung dan memukulinya. Joo Sung jatuh. Do Yoon menyuruhnya bangun dan bertanya apa dia bercanda? Sudah berapa lama Joo Sung jadi laki-laki? Joo Sung memberitahu kalo itu karena mereka dipukuli oleh beberapa preman. 


Do Yoon kesal. Jadi itu karena nggak cukup banyak id*ot? Joo Sung mengiyakan, tapi... . Do Yoon mendekatkan wajahnya dan menanyakan tapi, apa? Joo Sung mengingatkan kalo dia nggak punya hak untuk mendapatkan semua junior. 


Doo Yoon kembali meninju wajah Joo Sung. Nggak cukup ia pun menambahkan sebuah tendangan di perutnya. Doo Yoon bertanya Joo Sung terus mau apa? Bintang? Apa dia g*la? Joo Sung mengatakan kalo itu nggak benar. Doo Yoon memberitahu kalo hanya junior itu yang juniornya. Joo Sung nggak berani menjawab lagi. 


Do Yoon beranjak dan menelpon seseorang. Orang yang Do Yoon telpon menanyakan hari apa? Do Yoon memastikan kalo dia nggak perlu perintah Kang Hoon untuk memanggil Junior, kan? Orang itu memberitahu kalo kecuali blog 3 nggak papa. Tapi kenapa? Do Yoon mengingatkan satu hal. Ia memberitahu kalo ia akan membayar mahal. Orang itu sesumbar kalo dia punya banyak tanah. Do Yoon menjanjikan akan mentraktirnya dengan big stick. Orang itu hanya tersenyum dan bilang lihat nanti saja. 


Orang yang tadi Do Yoon telpon sudah berdiri di atap. Dua orang siswa junior mendatanginya dengan terburu-buru. Mereka menanyakan apa alasan mereka dipanggil? Orang itu menyuruh mereka untuk datang ke mess. Nggak ada apa-apa. Ia akan membicarakannya besok. 


Siswa yang pertama tampak ingin mengatakan sesuatu. Orang tadi menanyakan apa yang ingin ia katakan? Siswa itu mengingatkan kalo tadi dia dipanggil Jin Ha. Orang yang di depan meminta untuk dilupakan saja. Nggak perlu jadi pria Jin Ha kalo nggak mau mendengarkannya. Orang itu mengiyakan. Ia mengerti. 


Pemotretan sedang di mulai. Fotografer menghitung 1, 2, 3. 


Mereka hanya berfoto sekali saja. Hyuk beranjak setelahnya. Ayah memanggilnya dan mengingatkan kalo mereka sudah lama nggak ketemu. Ayah mengajak Hyuk untuk makan bersama sebelum pergi. Hyuk nggak bisa karena dia harus pergi ke suatu tempat. Ibu memanggil Hyuk dan memintanya agar jangan begitu. Hyuk mengatakan kalo ia akan pulang sebelum jam 12. 


Hyuk main pergi gitu aja. Ayah mengeluh, kapan Hyuk bisa dewasa. Kang Hoo hanya diam dan nggak bilang apa-apa. 


Kyun Sun. Berlatih menggertak bersama Bon Hwan. Ia memegang tangan Bon Hwan ke belakang dan menggertak, apa kamu mau mati? Bon Hwan menarik tangannya. Cut! Cut! Cut! Ia menanyakan apa yang ingin Kyun Sun lalukan? Bon Hwan mencontohkan, apa kamu mau mati? Dengan nada yang menakutkan. 


Bon Hwan memberitahu kalo dalam pertandingan, yang terpenting adalah menekan udara. 90% sedang menuju kesana. Kyun Sun menanyakan apa yang harus dia lakukan? Bon Hwan kembali mencontohkan sambil mengangkat tangannya, apa kamu mau mati? Aku akan merobek mulutmu sekarang. Itu g*la . Itu adalah lebih dari yang ingin ia makan. Bahkan lebih dari itu. 


Bon Hwan mengajak Kyun Sun untuk mulai lagi. Ia mengulurkan tangannya. Kyun Sun menangkapnya lalu menggertak, apa kamu mau mati? Jae Wook merekam mereka sambil senyum. Bon Hwan memuji Kyun Sun. Menurutnya itu tampak lebih baik. 


Bon Hwan merangkul Kyun Sun dan menanyakan adiknya. Kapan mereka akan melihat Hyun Sun? Kyun Sun memberitahu kalo ia akan ke rumah sakit besok. Apa Bon Hwan mau ikut? Kyun Sun memberitahu kalo Hyun Sun nggak melihat teman-temannya selama bertahun-tahun. Jadi dia nggak bisa membedakan. 


Bon Hwan lalu ngajak Kyun Sun untuk mulai lagi. Kali ini Bon Hwan mengajari Kyun Sun meninju. 


Tae Jin tiba-tiba datang bersama dua orang pria. Mereka mendorong Tae Jin ke tembok. Tae Jin memberitahu kalo mereka hanya kehilangan sedikit saja. Mereka menyuruh Tae Jin untuk mencobanya. 


Bon Hwan ikut campur dan menanyakan apa yang salah? Kenapa mereka nggak datang ke tempat itu untuk menakutinya? Dia nggak ngerti. Hyuk bangkit dan melihat mereka. Bon Hwan mengingatkan kalo tempat itu bagus untuk itu. 


Orang yang bersama Tae Jin kembali mendesak. Bon Hwan berteriak meminta mereka untuk pergi saja. Pria yang bersama Tae Jin kesal karena Bon Hwan berisik. Ia bertanya apa anj*ing itu? Ia melarang mereka untuk mengganggu pembicaraan mereka. Bon Hwan menunjuk dirinya. Maksudnya dia? 


Tae Jin mengangkat tangannya sambil menatap Hyuk. Apa Hyuk bisa membantunya? Ia harus pergi kerja biar nggak dipukul di luar. Pria yang bersama Tae Jin mau menyerang lagi tapi Tae Jin menangkap tangannya. K*mpret, ini! Itu sedikit aneh. 


Bon Hwan bertanya apa Tae Jin bisa membantunya memasak? Tae Jin memberitahu kalo ia juga punya daging. Bon Hwan senang bukan main dengar ada daging juga. 


Hyuk menatap Tae Jin dan bilang kalo dia juga akan membantu. 

Bersambung...

Komentar:
Sumpah, susah banget nyari subindonya. Sekalinya ada nggak pas sama video yang aku punya. Ada part yang kecepetan, dan ada juga yang lambat jauh banget. Jadi harus ngutak atik kecepatannya biar bisa pas. 
Berharap ada subber yang bagus yang bikin sub-nya. 

Salam
Anysti18

1 komentar: