Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Sm:)e Episode 1 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Youku
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Sm:)e Episode 1 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Sm:)e Episode 1 Part 3

Jiang Ye menarik Shen Xun masuk. Ia menanyakan kenapa Shen Xun selalu punya masalah? Shen Xun mengatakan kalo dia hanya bilang ke mereka untuk menolaknya. Jiang Ye mengingatkan kalo jawaban Shen Xun sama saja dengan persetujuan diam-diam. Dan begitu Xin Yualin terlibat, maka Shen Xun akan selalu kehilangan akal sehatnya. 


Jiang Ye mencontohkan seperti drama forensik ini. Hanya karena produsernya adalah Xin Yualin, hanya dengan satu panggilan saja Shen Xun sudah langsung janji akan jadi bintang tamu. Jiang Ye bertanya bisa nggak Shen xun sedikit pendiam? Bisa nggak dia menghargai dirinya sendiri? 


Shen Xun memanggil Jiang Ye dan memberitahu kalo dia akan meningkatkan kemampuan aktingnya di drama ini. Jiang Ye seolah nggak percaya. Dia mennayakan level Shen Xun. Ia mengingatkan kalo Shen Xun adalah superstar. Ratu iklan papan atas. Sedikit senyum saja akan menarik para pengiklan. 


Jiang Ye menyudahi. Kalo memang Shen Xun ingin meningkatkan kemampuan aktingnya, maka ia akan menemukan sebuah drama dengan seorang superstar yang jadi aktor utamanya. Tapi ini? Pemeran utamanya adalah Su Weibai, bintang film sastra yang paling nggak populer. 


Shen Xun mengiyakan. Kalopun semuanya seperti apa yang barusan Jiang Ye bilang, pemeran utama adalah bintang film sastra yang paling nggak populer, tapi... . 


Asisten sutradara berdehem keluar bersama seorang pria. Shen Xun melihatnya dan bertanya siapa itu? Jiang Ye memberitahu kalo itu Su Weibai. Tapi rupanya Shen Xun nggak dengar. 


Shen Xun tersenyum dan menyapa Su Weibai yang berjalan ke arahnya bersama asisten sutradara. Shen Xun mengulurkan tangannya, maksudnya sih mau ngajakin salaman. Tapi Su Weibai sama sekali nggak mau menyalaminya. Su Weibai memberitahu kalo ia berperan sebagai Zhou Mi. Marganya adalah Su dan namanya Weibai. Dialah yang paling nggak populer. Aktor film sastra yang paling nggak menarik penonton. Su Weibai. 


Senyum Shen Xun langsung hilang. Ia menarik kembali tangannya saat Su Weibai melangkah melewatinya. Asisten sutradara juga berjalan mengikuti Su Weibai. Shen Xun sendiri hanya bisa menghela nafas kesal. 


Xin Yualin sedang rapat bersama beberapa orang mengenai film barunya, Life Tide, yang diinvestasikan oleh Shenghua Corp. Ia mendengar dari beberapa orang di perusahaannya. Ia sendiri baru kembali dari luar negeri. Dan memulai proyek itu dengan gegabah. Life Tide sendiri adalah legenda sepanjang jaman. Tiga cerita yang terhubung. 


Xin Yualin bangkit dan melanjutkan presentasinya. Itu adalah proyek yang akan dibangun Shenghua dalam 3 tahun kedepan. Ia memberitahu kalo ia punya keyakinan dalam proyek itu. Ia meyakinkan kalo mereka bisa menarik perhatian industri itu. Dan semua investasi dari berbagai bidang. 


Xin Yualin kembali duduk. Orang-orang itu terus melihatnya. Ia kembali melanjutkan bahwa adapun proyek lain dari Shenghua Corp, menggabungkan perusahaan VR, membeli rantai teater luar negeri. Ia menambahkan kalo Shenghua Corp sangat yakin dengan penghasilan prospektif mereka. Shenghua nggak pernah bermimpi dalam mengambil langkah. 


Rapat selesai. Xin Yualin keluar dari ruang rapat. Sekretarisnya langsung menghampirinya dan menunjukkan ponselnya yang memuat tentang berita lokasi syuting mereka yang ditutup. Dan banyak dari mereka yang mengatakan tentang hal itu. Xin Yualin santai dan menyuruh sekretarisnya untuk mencari tahu dari mana pers itu. 


Xiaoxing masih dimake up sebagai mayat. Du Ruo datang bersama Shen Xun. Ia mengenalkan Shen Xun pada sutradara. Sutradara berterima kasih atas kedatangan Shen Xun. 


Su Weibai yang juga ada disana menanyakan siapa Shen Xun? Sontak dia dapat tatapan aneh dari orang-orang di sekitatnya. Dia lalu mengoreksi, seorang superstar, dengan pengalamannya, maka mereka akan menyelesaikannya dalam satu kali take. Benar, nggak? 


Shen Xun tersenyum mendengarnya. Su Weibai mengaku ingin berdiskusi dengan sutradara mengenai adegan berikutnya. Ia berpikir kalo mereka nggak perlu melakukannya dengan cara yang sulit. Mereka bisa mengikuti sekolah akting Grotowski, menggunakan kesadaran tubuh mereka untuk merasakan kondisi psikologis dan menyentuh pemirsa. 


Sutradara nampak malas mendengarkannya. Demikian juga dengan Shen Xun dan Jiang Ye. Mereka malah sibuk sendiri. Su Weibai ingin menunjukkan adegannya tapi sutradara menilaknya. Ia membenarkan apa yang Su Weibai katakan. 

Du Ruo menghampiri Xiaoxing dan memintanya untuk melakukan yang terbaik dan menyelesaikan semuanya hanya dalam satu kali take. Xiaoxing meminta Du Ruo untuk nggak usah khawatir. Selama mereka nggak menyentuh kakinya. Du Ruo menyemangati Xiaoxing lalu pergi. 


Semua orang sudah siap di posisi masing-masing. Saat mau pengambilan gambar, sutradara baru menyadari kalo make up Shen Xun terlalu berat. Ia pun menanyakannya pada Du Ruo. Du Ruo memberitahu sutradata kalo Shen Xun melakukannya sendiri. Sutradara marah, gimana bisa Du Ruo membiarkannya? Du Ruo bingung mesti jawab apa. 


Jiang Ye menanyakan apa yang salah pada sutradara. Sutradara menyampaikan kalo make up Shen Xun terlalu berat dan nggak sesuai dengan katakternya. Sutradara hendak menjelaskan karakter yang diperankan oleh Shen Xun tapi keburu dipotong Jiang Ye. 


Jiang Ye memberitahu kalo nggak ada yang bisa mereka lakukan. Tapi mungkin mereka bisa mengubah warna pasca produksi. Jiang Ye memberitahu kalo Shen Xun punya standarnya sendiri. Dan tentang iklan, mereka nggak bisa menyinggungnya. 


Sutradara masih belum terima. Jiang Ye mengingatkan kalo Shen Xun hanyalah bintang tamu. Jadi nggak usah terlalu serius mengenai hal itu. Selain itu, Shen Xun hanya punya dua adegan. Sutradara mengerti. Mereka lalu segera melaksanakan syuting hari itu. 


Take 1, action!
Su Weibai mengatakan kalo kecuali titik merah itu, nggak ada hal-hal abnormal lainnya. 
Shen Xun mengangguk. Kematian disebabkan oleh trauma. Ia meminta Su Weibai untuk patologi... . Shen Xun lupa dengan dialognya. Patologi? Shen Xun melepas maskernya dan meminta maaf pada sutradara.patologis apa? 


Sutradara kesal dan meminta skenario. Du Ruo maju menghampiri Shen Xun dan memberitahu kalo itu adalah bagian patologis. Shen Xun mengerti. Mereka lalu mulai syuting lagi. 


Take 2, action!
Shen Xun menatap mayat yang ia otopsi dan mengatakan kalo penyebab kematian adalah karena trauma. Ia meminta Su Weibai untuk mempersiapkan bagian patologis. Tapi pertanyaannya adalah titik merah itu. Shen Xun yakin kalo itu nggak termasuk. Nggak ada identitas, maka nggak ada sebab kematian. Ia merasa kalo masalah ini sangat lengket. 


Su Weibai mengingatkan kalo harusnya Shen Xun bilang rumit, bukannya lengket. Semua orang tertawa, nggak terkecuali Xiaoxing dan asisten sutradara. 


Sutradara kesal. CUT!!!


Shen Xun melepas maskernya dan menatap Su Weibai. Ia memberitahu kalo dubber bisa memperbaikinya nanti. Su Weibai memberitahu kalo mereka menggunakan suara asli. Mereka adalah aktor profesional. 


Sutradara mulai nggak sabar. Ia memanggil Yan Li. Yan Li mengiyakan. Ia memberitahu Su Weibai agar nggak membahasnya lagi. Ia meminta syuting dilanjutkan. 


Take 3, action!
Su Weibai menatap Shen Xun dan berkata kalo selain titik merah itu, nggak ada hal-hal abnormal lainnya. Shen Xun mengiyakan. Kematian disebabkan oleh trauma. Masalahnya adalah titik merah itu. Nggak ada identitas, maka nggak ada penyebab kematian. Masalah ini sangat rumit. 


Shen Xun mengatakannya dengan benar. Tapi itu justru membuat Su Weibai nggak nyaman. Dalam situasi itu... . Belum juga Su Weibai menyelesaikan kalimatnya, Shen Xun sudah memotongnya. Ia mengatakan kalo Su Weibai nggak melakukan pekerjaan rumahnya dengan baik. Su Weibai nggak terima, dia nggak mengerjakan PR dengan baik? Sutradara sampai menepuk kepalanya saking jengkelnya. 


Su Weibai memberitahu Shen Xun, walaupun itu adalah adegan yang sederhana, tapi dia sudah bekerja dan mengginakan banyak tenaga untuk mempersiapkannya. Untuk bisa santai dan tampil melafalkan dialog juga melakukan latihan fisik. Apa Shen Xun tahu itu? 


Sutradara nggak tahan lagi. CUT!!! Ia memanggil Shen Xun dan Su Weibai sebagai dua seniman hebat. Bisa nggak mereka serius? Dia harus bilang apa ke atasannya? Sutradara lalu memanggil Yan Li. Yan Li mengiyakan. Mereka akan melakukannya lagi. 


Take 4, action!
Su Weibai melipat tangannya dan menatap Shen Xun tajam. Ia merasa kalo mereka perlu memeriksa tubuh mayat lagi. Shen Xun mengangguk. 


Su Weibai lalu membuka kain yang menutupi tubuh mayat. Dan Shen Xun menjerit ketakutan. CUT! Sutradara kesal. Apa lagi sekarang? Shen Xun memgaku kalo dia terkejut. 


Du Ruo menenangkan dan memberitahu kalo itu palsu. Itu hanya properti. Shen Xun tahu kalo itu palsu. Hanya saja nggak ada yang memberitahunya kalo seperti itu tampilannya.  


Su Weibai menasehati Shen Xun kalo itu adalah akting. Shen Xun harus jadi karakternya untuk tampil. Pertama dia harus percaya diri. 


Shen Xun malah memanggil Su Weibai keledai, dia nggak melakukannya dengan sengaja, kan? Jiang Ye menghampiri Shrn Xun dan merangkulnya. Su Weibai dengan tenang meminta Shen Xun untuk profesional. 


Jiang Ye angkat bicara. Ia merasa kalo Su Weibai salah tentang hal itu. Su Weibai sendiri juga seorang aktor. Harusnya mereka saling membantu. Shen Xun merasa nggak bisa lagi. Dia akan keluar. 


Shen Xun peegi begitu saja. Du Ruo mengejarnya dan memintanya untuk melakukannya lagi. 


Asisten sutradara menghela nafas. Dia menatap sutradara dan menanyakan gimana kelanjutannya? Sutradara kesal, gimana dia bisa tahu? Sutradara juga ikutan angkat kaki. Su Weibai bertanya apakah mereka akan melakukannya lagi? Asisten sutradara menjawab enggak. Mereka bisa istirahat. 


Xiaoxing juga ingin ikut istirahat tapi dilarang. Dia nggak boleh bergerak, harus tetap disana atau make upnya akan rusak. Xiaoxing mengiyakan. Orang-orang itu lalu meninggalkannya. 


Dalam hati Xiaoxing mengatakan kalo ini bukan salahnya. Sekarang dia bisa menggunakannya untuk tidur. Xiaoxing menarik selimutnya dan mulai memejamkan mata. Saat itu juga lampu dipadamkan. 


Su Zhan tiba-tiba masuk ke lokasi syuting secara diam-diam. Nggak sengaja dia menginjak sesuatu tapi hal itu nggak membangunkan Xiaoxing. Su Zhan melihat-lihat properti untuk operasi. Tiba-tiba Xiaoxing mengigau, minta dibiarkan mati sekali lagi. 


Su Zhan terkejut. Pelan-pelan dia menghampiri Xiaoxing sambil membawa gunting. Mendadak Xiaoxing bangun dan terkejut melihat Su Zhan. Xiaoxing refleks menampar Su Zhan dan bangkit. 


Su Zhan san Xiaoxing saling menatap, seperti keduanya saling terpesona. Seseorang datang membawa senter dan menyorotkannya ke Xiaoxing sambil menanyakan siapa di sana? Xiaoxing menoleh dan memanggil orang itu. Orang itu terkejut melihat wajah Xiaoxing lalu pingsan. 

Bersambung.. 

Komentar:
Agak kesal, ya lihat Shen Xun, ratu iklan yang mencoba akting gara-gara produsernya adalah Xin Yualin. Hadeuh, tepok jidad!
Dan rada penasaran sama Su Zhan yang kayaknya terobsesi banget  sama Xiaoxing...

Salam
Anysti18