Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Sm:)e Episode 3 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Youku
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Sm:)e Episode 2 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Sm:)e Episode 3 Part 2

Xiaoxing berlari dan meringkuk di dekat tembok. Su Zhan melangkah menghampirinya. Xiaoxing mengangkat wajahnya dan menatap Su Zhan. Su Zhan melepas maskernya dan mendekat. Ia menyuruh Xiaoxing untuk ganti baju dan ikut dengannya. 


Xiaoxing berjalan bersama dengan Su Zhan. Saat itu sedang turun hujan. Xiaoxing bertanya apa Su Zhan nggak mengatakan sesuatu untuk menghiburnya? Su Zhan malah menanyakan apa yang harus dia katakan? Xiaoxing mengatakan kalo seenggaknya Su Zhan bisa bilang nggak papa, banyak-banyaklah berlatih dan kamu nggak akan gugup dan yang lain nggak akan menertawakannya. 


Su Zhan mengatakan kalo dia mengerti. Xiaoxing menatap Su Zhan yang tetap nggak bilang apa-apa. Ia meminta Su Zhan untuk mengatakan sesuatu. Su Zhan menatap Xiaoxing dan mengaku tahu kalo Xiaoxing butuh rasa nyaman. 


Xiaoxing menghela nafas lalu duduk. Ia menatap Su Zhan dan mengatakan kalo Su Zhan nggak akan ngerti karena dia adalah seorang selebriti. 


Su Zhan membenarkan. Dia lalu duduk di samping Xiaoxing. Xiaoxing mengaku terbiasa dengan situasi seperti itu? Dia adalah orang yang luar biasa. Awalnya memang selalu indah, tapi dia nggak pernah berhasil. Xiaoxing menatap Su Zhan lalu menghela nafas. Ia selalu berakhir putus asa dan menyedihkan. Jadi mungkin ia... . 


Su Zhan menyela dan memberitahu kalo Xiaoxing mulai ragu dan merasa kalo apa yang ia lakukan nggak ada artinya. 


Su Zhan mengubah posisi duduknya dan lebih mendekat ke Xiaoxing. Ia mengaku nggak bisa menilai seperti apa Xiaoxing. Dia juga nggak bisa memprediksi masa depan Xiaoxing. Tapi diantara banyaknya pemain yang berperan, ia hanya tertarik pada Xiaoxing. 


Xiaoxing menatap Su Zhan dan bertanya maksudmya dia ekspresif? Tanpa mengucapkan dialog dia masih bisa tampil dalam Toleransi dan cinta untuk pendekar pedang itu dan kebencian yang ditakdirkan? 


Xiaoxing bangkit dan mengaku tahu kalo dia adalah aktris yang baik. Intinya kalo dia nggak nyerah maka suatu hari ia akan mengatakannya. Su Zhan tersenyum menatap Xiaoxing yang mendapatkan kembali semangatnya. Xiaoxing melanjutkan kalo hari ini dia hanya terlalu gugup. Ia mengaku ingin membuktikan. 


Su Zhan mengatakan kalo Xiaoxing akhirnya mendapatkan semangatnya kembali. Mau apa lagi? 


Su Zhan bangkit dan meninggalkan tasnya. Ia melangkah pergi tanpa Xiaoxing sadari. Xiaoxing sendiri masih terus bicara dan nggak sadar kalo Su Zhan sudah pergi. 


Xiaoxing berbalik dan menanyakan pendapat Su Zhan tapi Su Zhan nggak ada di tempatnya semula. Dia sudah jauh berjalan. 


Xiaoxing menghampiri tas itu dan melihat isinya. Itu adalah gaun yang ia ingin beli saat bersama dengan Du Nian. Su Zhan berbalik dan tersenyum menatap Xiaoxing lalu kembali melangkah. Xiaoxing juga menatap Su Zhan. 


Du Ruo pulang bersama dengan Ye Ling. Ye Ling tampak khawatir. Du Ruo memberitahu kalo Xiaoxing biasanya nggak seperti itu. Xiaoxing selalu bersikap baik di lokasi syuting. Yeling nggak sependapat. Bersikap baik? Du Ruo kan lihat sendiri tadi. Xiaoxing nggak bisa mengucapkan dialognya. Ye Ling merasa kalo Xioxing akan jauh lebih terluka kalo dia nggak nyerah. 


Du Ruo mengingatkan kalo Xiaoxing sangat suka akting. Ye Ling mengatakan meskipun begitu,... . Du Ruo menotong, cukup! Du Ruo tahu kalo Ye Ling melakukan itu demi kebaikan Xiaoxing, tapi Xiaoxing memberitahunya kalo tahun ini dia nggak pernah begitu tenang setenang tahap hidupnya yang sekarang. 


Ye Ling diam dan hanya mendengarkan saja. Du Ruo melanjutkan kalo sebenarnya Xiaoxing ingin membuktikan dirinya pada Ye Ling, tapi dia malah membuatnya beruntung. Du Ruo memberitahu kalo itu salahnya dan bukannya salah Xiaoxing. 


Ye Ling mengatakan kalo bukan itu masalahnya. Apakah ada artinya untuk melanjutkan kehidupan yang seperti itu? Ye Ling mempercepat langkahnya. Du Ruo berusaha untuk mengimbangi langkahnya. Ia memberitahu Ye Ling kalo untum beberapa orang mungkin itu terasa konyol, tapi itulah yang diinginkan oleh Xiaoxing. Dan selama Xiaoxing mau berusaha maka mereka akan tahu apakah aphasia lensanya bisa diatasi apa enggak. Gimanapun juga Du Ruo percaya pada Xiaoxing. 


Ye Ling berhenti melangkah dan menatap Du Ruo. Ia melunak. Tapi Du Ruo harus janji padanya tentang satu hal. Ia meminta Du Ruo untuk nggak membiarkan Xiaoxing menghilang lagi. Du Ruo senang. Ia mengiyakan. Ia mengatakan sebuah pepatah kalo seseorang bisa berlari tapi nggak bisa bersembunyi. Dia meminta Ye Ling agar nggak khawatir karena dia adalah asisten yang berkualifikasi. Dia akan mengawasi Xiaoxing. Ye Ling menghela nafas dan meninggalkan Du Ruo. 


Su Zhan datang ke kantor untuk menemui Jiang Ye. Su Zhan menghindar dari orang-orang agar nggak tersentuh. Sampai di sana ternyata sedang ada sekretaris Xin Yualin. Su Zhan meminta maaf dan hendak pergi. 


Jiang Ye memanggil Su Zhan dan menyuruhnya masuk. Su Zhan menurut dan masuk. Sekretaris Xin Yualin pamit. Su Zhan sedikit menyingkir dari pintu agar nggak tersentuh. 


Jiang Ye memanggil Su Zhan dan memberitahu kalo Sheng Hua benar-benar serius. Mereka mengirim kontrak yang lebih rinci. Dan ketentuan tambahannya sangat membantu karir menyanyinya. 


Su zhan tampak nggak begitu antusias. Ia malah asik main mobil-mobilan. Ia menanyakan kalo dia menerima tawaran akting, apakah itu artinya adalah transisi karier? Jiang Ye merasa nggak demikian. Ia memberitahu kalo tuan Shu tahu kalo Su Zhan ingin menjadi penyanyi. Kalo itu adalah peran umum, maka tuan Shu akan menolaknya. Su Zhan kali ini malah asik main senapan mainan. 


Jiang Ye melanjutkan kalo Su Zhan bisa melihat perannya dan karakternya  lebih dulu. Ia memberitahu kalo perannya benar-benar seperti Su Zhan. Kalo mereka bisa membuat Ji xiaoxing setuju untuk menjadi asistennya, maka semua masalah akan terpecahkan. 


Su Zhan menghampiri Jiang Ye dan duduk di hadapannya. Ia memberitahu kalo Xiaoxing belum memutuskan. Jiang Ye menenangkan, ia akan membuatnya menerimanya berapapun biayanya. 


Sekali lagi Su Zhan tampak nggak tertarik dan menjalankan mobil-mobilannya. Jiang Ye Memberitahu kalo Su Zhan menerima pesan itu, maka itu juga akan baik buat Shen Xun. Su Zhan nggak ngerti, kenapa dengan Shen Xun? Jiang Ye menerangkan kalo Xin Yualin ingin menggunakan popularitas Su Zhan untuk mempromosikan pemainnya, maka dia harus memperhitungkan Shen Xun juga. 


Su Zhan mengingatkan kalo Shen Xun nggak berpengalaman. Apa mereka benar-benar membutuhkannya? Jiang Ye menghela nafas. Ia berkata kalo semua orang berpikir kalo Shen Xun hanya punya wajah cantik dan nggak bisa akting. Shen Xun hanya ratu iklan. Shen Xun dan Su Zhan adalah teman. Jiang Ye bertanya Su Zhan nggak ingin lihat Shen Xun dihina, kan? 


Su Zhan meletakkan wadah yang tadi dia cium isinya. Ia menatap Jiang Ye dan menanyakan  kalo itu bukan semuanya. Ia yakin kalo ada hal lain lagi. Jiang Ye melarang Su Zhan untuk khawatir. Ia menyuruh Su Zhan untuk mendengarkan tuan Shu. Su Zhan kembali diam dan memainkan mobil-mobilannya lagi. 


Jiang Ye melanjutkan kalo Su Zhan dan Shen Xun akan benar-benar menjadi superstar. Jiang Ye menangkap mobil-mobilan Su Zhan dan kembali mengatakan, pemeran utama. Jiang Ye lalu mengembalikan mobil-mobilan itu pada Su Zhan. 


Xin Yualin sedang bicara dengan seseorang di telpon. Ia mengatakan kalo Su Zhan nggak perlu memutuskan sekarang. Tapi dia tetap harus ikut casting. Dengan begitu mereka akan bisa mendapatkan lebih banyak publikasi seperti yang mereka butuhkan. 


Xin Yualin menutup telponnya lalu menghampiri Ye Ling. Ia memberi sesuatu pada Ye Ling dan memintanya untuk memeriksanya. Kalo menurutnya sih itu bagus.  


Ye Ling mengambilnya dan melihat. Itu adalah An Ge. Ye Ling memberitahu kalo dia telah bekerja dengan An Ge di beberapa iklan. Menurut Ye Ling An Ge bagus. Dia yang terbaik diantara para pendatang baru. An Ge juga punya nilai komersial. Intinya dia berbakat. 


Xin Yualin hanya tersenyum. Ye Ling melanjutkan kalo dia berpikir kalo An Ge bisa bergabung dengan casting aktor terkemuka. Xin Yualin setuju kalo memang An Ge begitu menjanjikan. Ye Ling malah meras kalo Xin Yualin nggak sama seperti dulu. 


Xin Yualin duduk dan menanyakan maksudnya apa? Ye Ling sengaja nggak menjawabnya. Xin Yualin menatap Ye Ling dan mengaku tahu Ye Ling mau ngomong apa. Ye Ling mempeehatikan profil para pemain dan menyahut kalo maksudnya dia benar-benar ingin melakukannya dengan benar. Ye Ling berpesan kalo Xin Yualin ingin kembali cobalah yang terbaik untuk mendukung proyek itu dan untuk membuktikan diri. 


Xin Yualin mengangguk, mungkin. Mungkin juga bukan cara yang dia suka. Xin Yualin lalu memperlihatkan beberapa profil yang dia pikir bagus. Kalo Ye Ling nggak tertarik, dia masih punya pilihan lain. Ye Ling menerimanya dan melihatnya sesaat. Ia lalu bertanya pada Xin Yualin, apa ada sutradara alternatif? Atau dia adalah pemain cadangan? 


Xin Yualin nggak langsung menjawabnya. Ia memikirkannya terlebih dahulu. Ia lalu menunjuk Ye Ling dan mengaku tahu apa yang Ye Ling pikirin. Nggak peduli apakah Ye Ling adalah pemain cadangan atau pilihan utama, tapi yang pasti Ye Ling adalah sutradara Life Tide. Ye Ling membenarkan. Dia lalu meminta maaf. Harusnya dia nggak berpikir seperti itu tadi. Ye Ling lalu melihat apa yang tadi direkomendasikan oleh Xin Yualin dan mengatakan kalo mereka semua bagus. 

Bersambung...


Komentar:
Belum apa-apa Su Zhan sudah memberi hadiah ke Xiaoxing. Gimana nanti dia bisa menolak buat jadi asistennya Su Zhan? 

Salam
Anysti18