Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Smile Episode 6 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Youku
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Sm:)e Episode 5 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Sm:)e Episode 6 Part 2

Fang Li menelpon seseorang. Nggak jauh darinya ada Xin yualin yang tampak sedang tegang. Fang Li meminta orang yang di seberang agar menahan berita sebelum batas waktu publikasi. Ia akan memiñta instruksi tuan Xin. Ia lalu menutup telponnya. 


Fang Li memberitahu Xin yualin kalo Jiang Ye sekarang juga sedang rapat. Ia akan mengikuti instruksi mereka. Xin Yualin menyuruh Fang Li untuk membocorkan lebih banyak informasi kalo mereka nggak bisa menekannya. Intinya adalah menjaga image Su Zhan. Ia memperkirakan kalo ada dua alasan yang mungkin dipikirkan oleh publik. Yang positif dan negatif. Ia mengatakan kalo mereka harus menempatkan Su Zhan di posisi yang positif. Beri pujian padanya dan yang negatif buat Ji Xiaoxing menderita. Kalo perlu alihkan perhatian publik pada Ji Xiaoxing. 


Fang Li menyimpulkan kalo itu artinya Xiaoxing akan menjadi kambing hitam? Apa ada pengaruh negatifnya? Xin Yualin menatap Fang Li. Fang Li mengiyakan. Ia akan memberitahu departemen humas untuk memberikan siaran pers. Fang Li akan keluar tapi Xin Yualin menahannya. Ia mengingatkan kalo apapun metode yang digunakan oleh Departemen Media, dalam dua hari kedepan mulai sekarang, indeks pencarian topik positif tentang Su Zhan harus menempati peringkat 3 teratas di portal web. Fang Li mengangguk. Ia mengerti. 


Fang Li lalu membuka pintu hendak keluar. Tapi ternyata di luar ada Du Ruo dan Ye Ling yang rupanya menguping pembicaraannya dengan Xin Yualin. Ia menatap Xin Yualin seolah bilang kalo ada masalah. Xin yualin keluar dan melihat sendiri. Du Ruo seperti takut. Ia mundur dan bersembunyi di belakang Ye Ling. 


Xin Yualin menunjuk Du Ruo dan bertanya kenapa dia sembunyi? Kalo Xin Yualin jadi Du Ruo, ia akan memanggil sahabatnya dan meminta penjelasannya lalu memecahkan masalah. Du Ruo mengangkat ponselnya dan memberitahu kalo dia sudah menelponnya tapi nggak di jawab. 


Xin Yualin mendekat dan bertanya kenapa Du Ruo nggak terus menelponnya? Bukankah Du Ruo harus pulang dan melihatnya? Dikiranya... . Belum sampai Xin Yualin menyelesaikan kalimatnya, tahu-tahu ada yang memanggilnya. Seorang wanita pakai gaun merah seksi masuk. Ia mengaku sudah lama nggak ketemu dengannya. Ia merasa akan menemukannya di sana. Xin Yualin menatap Fang Li seolah meminta penjelasan. Fang Li memberitahu kalo Ji Ya baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 24 dan Xin Yualin mengiriminya peach ulang tahun. 


Xin Yualin sampai nggak bisa berkata-kata. Du Ruo dan Ye Ling menatapnya dengan tatapan aneh. Xin Yualin hendak menjelaskan kalo dia... . Sstt! Ye Ling menyuruhnya diam. Xin Yualin terberkati. Ia menyuruh Xin Yualin untuk menemui wanita itu. Fang Li bangkit dan mengaku nggak enak. 


Jiang Ye sedang menelpon dan memberi konfirmasi. Di dekatnya ada Su Zhan yang sedang menaiki sepeda statis. Ia memberitahu orang di seberang kalo yang terjadi malam ini adalah kesalah pahaman. Mereka nggak jatuh cinta. Jiang Ye meminta orang itu untuk membantunya mengklarifikasi hal itu. Dan Tuan Shu ingin memberikannya makanan saat pulang nanti. Jiang Ye lalu menutup telponnya. 


Jiang Ye berdiri di depan Su Zhan dan memarahinya. Ji Xiaoxing yang melakukan siaran langsung tapi kenapa dia bersama Su Zhan? Apa itu harus? Su Zhan mengakui kalo itu adalah salahnya dan bukan salah Xiaoxing. Jiang Ye memberitahu kalo bukan itu intinya. Jiang Ye lalu mengingatkan agar Su Zhan nggak jadi pusat perhatian dalam beberapa hari ke depan. Jangan sampai paparaxi mendapatkan foto mereka berdua. Ngerti?! Ia memberitahu kalo itu juga untuk kebaikan Xiaoxing. Su Zhan diam mendengarkan. Jiang Ye kembali bertanya apa Su Zhan ngerti? Su Zhan mengiyakan. 


Ye Ling mendesak Du Ruo. Ia memberinya dua pilihan. Pertama, bilang keberadaan Xiaoxing ke dia lalu masuk ke mobil. Atau kedua, Du Ruo naik bus dan dia bakal ngikutin. Du Ruo menatap Ye Ling. Dengan takut-takut dia mengatakan memilih... yang ketiga. Du Ruo hendak melarikan diri tapi Ye Ling malah menarik bajunya hingga dia nggak bisa kabur. 


Ye Ling mengingatkan kalo Du ruo nggak usah membuang waktu. Gimanapun juga dia harus melihat Xiaoxing malam ini. Du Ruo tersenyum. Dia bisa saja mempertemukan Ye Ling dengan Xiaoxing. Tapi, dia kan lagi marah malam ini, jadi pilih hari lain saja. Dan lagi ini bukan salah Xiaoxing. Ye Ling melipat tangannya sambil menatap Du Ruo tajam. Dia nggak peduli itu kesalahan siapa. Tapi... . Ye Ling tiba-tiba menyadari kenapa dia mesti menjelaskannya ke Du Ruo? Kalo bukan karena saran Du Ruo, Ye Ling pasti sudah melihat Xiaoxing. 


Du Ruo hanya tersenyum. Ia meminta Ye Ling untuk memilih topik lain. Jangan ngomongin Xiaoxing mulu. Gimana kalo...Du Ruo menggaruknya? 


Xin Yualin sedang bicara dengan Ji Ya. Xin Yualin ingin mengajak Ye Ling dan Du Ruo untuk naik mobiknya tapi Ji Ya nggak setuju. Xin Yualin sudah berbulan-bulan menghindarinya. Lagian Ye Ling juga bawa mobil sendiri. Xin Yualin memanggil Ye Ling dan Du Ruo agar naik ke mobilnya. 


Ye Ling nggak ngerti menapa dia harus naik mobilnya Xin Yualin? Xin Yualin bertanya bukanksh mobil Ye Ling rusak? Ye Ling makin nggak ngerti. Kapan mobilnya rusak? Fang Li seolah paham akan situasi. Ia menghampiri mobil Ye Ling dan menendangnya tanpa ragu. Sekarang sudah rusak. Ye Ling sampai nggak bisa berkata-kata. 


Xiaoxing pulang dengan berjalan kaki. Ye Ling yang telah menunggunya memanggilnya. Xioaxing panik dan buru-buru menghampirinya agar nggak keluar dari mobil. Kenapa Ye Ling di sana? Gimana Ye Ling bisa tahu alamatnya? Ye Ling mengulangi, kenapa dia di sana? Kalo dia nggak datang, Xiaoxing akan melangkah terlalu jauh dan akan membuat lebih banyak masalah. 


Du Ruo keluar dari pintu belakang. Dia meminta maaf pada Xiaoxing. Xioaxing marah dan menunjuk-nunjuknya. Dasar penghianat! Du Ruo mengatakan kalo Ye Ling adalah bosnya. Dia lalu melarikan diri. 


Ye Ling memanggil Xiaoxing dan Xiaoxing kembali menahan pintu mobil Ye Ling. Ye Ling bertanya apa Xioaxing nggak akan membiarkannya keluar? Xiaoxing menggeleng yakin. Yakin? Xiaoxing kembali menggeleng. Ye Ling mengalah. Ia lalu menyuruh Xiaoxing untuk masuk. Xiaoxing nggak mau. 


Xin Yualin menengahi. Cukup! Ia menyarankan agar Ye Ling menghukum Xiaoxing di tempat lain. Ye Ling mengiyakan. Xiaoxing menatap Xin Yualin dan menyapanya. Xin Yualin mengiyakan. Dia nggak akan di sana kalo... . 


Ye Ling melihat Xiaoxing lengah dan membuka pintu. Xiaoxing sigap menahannya. Dia memanggil Ye Ling, mantan pacar. Jangan peluk dia lagi. Ye Ling bertanya-tanya, mantan pacar? Mantan pacar s*alan! 


Mereka saling dorong. Xin Yualin nggak tahan lagi. Dia keluar dari mobil dan menghampiri Xiaoxing. Xioaxing memegangi tangannya. Xiaoxing minta maaf. Dia sangat menyesal. Ia meminta Xin Yualin untuk membawa Ye Ling pergi. 


Tanpa mereka sadari ada papaprazi yang diam-diam mengambil gambar mereka. 


Xiaoxing melepaskan tangan Xin Yualin lalu lari. Ye Ling keluar dari mobil dan hendak mengejar Xiaoxing. Xin Yualin melarangnya. Kenapa mesti mengejarnya? Mereka lalu kembali ke mobil. 


Hari sudah pagi tapi Shen Xun masih tidur. Ponselnya bunyi. Ia pun bangun dan mengangkatnya. Jiang Ye menanyakan Shen Xun dimana? Shen Xun memberitahu kalo dia masih di tempat tidur. Jiang Ye bertanya jadwal Shen Xun sore nanti. Shen Xun menjawab nggak ada. Jiang Ye menasehati agar Shen Xun jangan terlalu memikirkan kalo dia melihat berita baru-baru ini. Jangan terlalu impulsif juga. Dan jangan buru-buru melakukan sesuatu. Dan jangan tweet blog pribadi. Ngerti? Shen Xun bertanya apa yang terjadi? Masih tentang dia yang hanya pinya wajah cantik? Apa mereka nggak bisa membuat beberapa berita baru? Sangat mengganggu. Jiang Ye memberitahu kalo nggak ada berita tentang Shen Xun. Tapi jangan terlalu impulsif juga. Xhen Xun mengiyakan. Jiang Ye juga melarang Shen Xun untuk melihat berita hiburan 3 hari kedepan. Shen Xun mengiyakan. Ia akan kembali tidur. Shen Xun lalu menutup telponnya. 


Shen Xun merasa nggak bisa tenang. Dia bangkit dan mengambil tabletnya dan melihat berita hari ini. Superstar dan orang kaya itu jatuh cinta pada Cinderella yang sama. Berita tentang Su Zhan itu membuat Shen Xun kesal dan ia pun membanting tabletnya. 


Wartawan berkumpul di depan kantor Sheng Hua. Mereka langsung mendekat saat mobil Xin Yualin datang. Mereka meminta Xin Yualin untuk memberikan penjelasan. Xin Yualin sendiri nggak bilang apa-apa dan berjalan melewati para wartawan itu. Para wartawan nggak mau menyerah. Mereka bahkan bertanya apa Xin Yualin benar-benar jatuh cinta pada gadis itu? 


Xin Yualin masuk dan Fang Li segera menutup pintu agar para wartawan itu nggak ikut masuk. Xin Yualin bertanya kenapa ada banyak wartawan? Fang Li memberitahu kalo Su Zhan akan datang. Mungkin semua itu karena Su Zhan. 


Fang Li lalu memperlihatkan tabletnya pada Xin Yualin dan memberitahu kalo sekarang media peduli apakah cinta segitiga itu benar-benar ada atau hype bersama. Banyak orang yang percaya kalo Xin Yualinlah yang membuat hubungan Su Zhan terungkap ke media. 


Tuan Song menuruni tangga dan menyapa Xin Yualin. Ia menyalaminya dan mengucapkan selamat pagi. Tuan Song bertanya apa Xin Yualin sudah melihat berita tentang dirinya? Xin Yualin mengiyakan. Ia bertanya-tanya gimana ada kebetulan seperti itu? Paparazi sampai tahu dia ada dimana. Sebenarnya kalo dia menderita kerugian, maka perusahaan mereka juga akan menderita kerugian. Xin Yualin menatap tuan Song dan merasa kalo dia pasti tahu yang terbaik. Tuan Song bertanya apa maksudnya? Apa dia nggak memberitahu mereka untuk menyerangnya? Xin Yualin hanya tersenyum lalu berjalan melewati Tuan Song. 


Tuan Song menatap Xin Yualin dengan sinis. Kalo Xin Yualin nggak melakukan itu, gimana yang lain menyerang itu? 


Xin Yualin menyuruh Fang Li untuk memberitahu Jiang Ye untuk menggunakan mobil lain dan datang dari pintu belakang. Fang Li mengiyakan. 


Du Ruo berjalan bersama Ye Ling. Du Ruo menasehati agar Ye Ling nggak usah terlalu khawatir. Ia meyakinkan kalo Xiaoxing nggak terpengaruh  dengan berita yang ada. Dia nggak tahu betapa kuatnya dia. Gimana... . 


Ye Ling berbalik dan menatap Du Ruo. Du Ruo bertanya apa yang salah? Ye Ling kembali berbalik dan melangkah. Ye Ling bertanya apa Du Ruo pernah bertanya pada seorang mentor untuk menceritakan keberuntungannya? Du Ruo mengiyakan. Ia memberitahu kalo namanya diberikan oleh seorang guru agung. Du Ruo artinyx adalah bunga. Itu mewakili keberuntungan. Du Ruo mengatakannya dengan semangat. 


Ye Ling merasa kalo itu bisa saja. Du Ruo mengiyakan. Dengan percaya diri dia mengatakan kalo Ye Ling pasti merasa beruntung setelah mengenalnya, bukan? Ye Ling menghela nafas lalu melipat tangannya. Ia bertanya apa Du Ruo tahu kalo ada aturan ketat dalam pemberian nama? Du Ruo mengangguk mengiyakan. Ye Ling mencontohkan, seperti Tie Zhu (prop baja), Jin Gang (emas), dan sebagainya. Mereka semua lemah sejak kecil, jadi keluarga mereka memberi mereka nama dengan makna yang berlawanan. 


Du Ruo bertanya jadi...? Ye Ling menghadap Du Ruo dan merapikan kerahnya. Ia pikir Du Ruo... diberi nama yang salah. Gimana kalo namanya diganti dengan nama yang lain? Nggak perlu mengganti nama aslinya juga. Du Ruo bisa membuat nama panggilan, seperti: pembuat masalah? B*doh sekali? Pendingin? Dopey? Du Ruo tersinggung. Maksudnya dia orang yang nggak beruntung? Ye Ling menatap Du Ruo dan bertanya apa dia nggak berpikir begitu? Du Ruo selalu membuat masalah. Harusnya semalam dia nggak membiarkan Du Ruo masuk ke mobilnya. Dia harusnya pergi mengejar Xiaoxing.


Ye Ling melepas tasnya dan memberikannya pada Du Ruo lalu pergi. Du Ruo menatapnya nggak ngerti. 


Xin Yualin masuk ke kantornya. Ia menyuruh Fang Li untuk mencari orang yang mengambil gambarnya diam-diam. Fang Li mengaku sudah tahu. Sebuah studio baru yang dimiliki oleh Li Feng. Xin Yualin menanyakan nama wartawan baru dari Financial Weekly. Apakah mereka mengenalnya? Fang Li memberitahu kalo saat Xin Yualin kembali dari luar negeri, dia pernah mengungkapkan hal itu tiga tahun yang lalu, kalo semua investasi  outbound utama dari Sheng Hua semuanya gagal. Memiliki kerugian besar di pasar saham Amerika dan mengalihkan perhatian ke China. 


Xin Yualin menuang anggur ke dalam gelas lalu meminumnya. Fang Li melanjutkan kalo menyerang Xin Yualin membuatnya kehilangan pekerjaannya. Xin Yualin menyimpulkan kalo dia mengumpulkan dana dan melawan Shenghua? Fang Li menyangkal. Dia memberitahu kalo orang itu menyerang Xin Yualin. Xin Yualin sampai tersedak mendengarnya. Ia memanggil Fang Li. 


Fang Li menyuruh Xin yualin untuk berustirahat. Ia memberitahu kalo Departemen Media telah menghubungi sebagian platform dan akan menarik berita tentang Xin Yualin dan Xiaoxing. Tapi karena semuanya telah dipublikasikan secara online, maka sulit menarik semuanya. Dan kali ini berita tentang Su Zhan tertutup. 


Xin Yualin menyangkal. Ia memberitahu kalo ia dan Su Zhan sama-sama terlibat. Fang Li nggak nyangka kalo ternyata seserius itu. Xin Yualin lalu mrnyuruh Fang Li untuk membuat janji dengan Li Feng. Fang Li mengiyakan lalu pergi. 

Bersambung...

Komentar:
Makin kesini makin penasaran sama hubungan antara Ye Ling dan Xiaoxing. Katanya mantan pacar, tapi nyatanya Ye Ling menolak dibilang mantan pacar. Kalo nggak punya hubungan apa-apa tapi Ye Ling peduli banget sama Xiaoxing. Aneh. 

Salam
Anysti18