Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Someone Noticeable Episode 4


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Someone Noticeable Episode 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Someone Noticeable Episode 5

Yi Ahn mengikuti lomba lari marathon. Dia sudah kelelahan tapi nggak bisa berhenti. Dalam hati Yi Ahn bertanya-tanya kenapa dia lari? Yi Ahn nggak kuat lagi. Dia berhenti dan mengatur nafasnya. Tangannya menggenggam dua ponsel. Satu miliknya dan satu lagi milik Jin Young. 

Flashback...


Jin Young duduk bersama Yi ahn. Ia mengatakan kalo pikirannya benar-benar kosong. Saat ia berlari, hal-hal yang membuatnya stres, matah atau sedih akan ia lupakan. Ia menatap Yi Ahn dan memberitahu kalo Yi Ahn hanya perlu melupakan hal-hal itu satu persatu dengan langkah yang Yi Ahn ambil. 

Flashback end...


Yi Ahn kembali berlari sambil menggumamkan apa yang Jin Young bilang. Satu persatu dengan setiap langkah yang kamu ambil. 

SATU JAM, 47 MENIT, 43 DETIK

Yi Ahn dan timnya sedang rapat. Sunbae menanyakan apa yang harus mereka lakukan untuk Han River Night Goblin Marathon? Semua orang menatapnya. Sunbae merasa kalo seenggaknya salah satu dari mereka harus ikut berlari. Siapa yang luang Sabtu nanti? Semua orang langsung menatap ke Yi Ahn. Yi Ahn saja sampai heran, dia? 


Yi Ahn memberitahu Sunbae kalo dia nggak bisa lari. Sunbae malab balik nanya, siapa lagi yang akan pergi kalo Yi Ahn nolak? Yi Ahn mengulangi kalo dia benar-benar nggak bisa lari. Cukup! Sunbae nggak mau dengar lagi. Dia menepuk meja dan bilang kalo rapat sudah selesai. Yi Ahn cuman bisa melongo. Jin Young bangkit dan berterima kasih atas kerja keras rekan-rekannya. 


Jin Young menelpon Yi Ahn sambil melihat-lihat sekitar. Yi Ahn menghampiri Jin Young dan menyuruhnya untuk mematikan telponnya. Jin Young bertanya kenapa Yi Ahn memberinya nama itu di ponselnya? Kim Maknae. Kenapa? Jin Young memberitahu kalo dia juga punya nama sambil menunjukkan namanya di dadanya. Kim Jin Young. Yi Ahn ngerti. Jin Young meminta Yi Ahn untuk menggantinya. Yi Ahn malas, nggak usah repot-repot. 


Jin Young mengatakan kalo namanya bukan John Doe atau semacamnya. Kenapa Yi Ahn nggak bisa menuliskan namanya di ponsel Yi Ahn dengan Kim Jin Young? Yi Ahn malas. Ia melihat sekitar dan bertanya-tanya kemana perginya semua orang? Jin Young meminta Yi Ahn untuk melihatnya dan mengganti namanya di ponsel. Ganti dengan Kim Jin Young. Jebal. Yi Ahn meminta Jin Young agar berhenti membuatnya jengkel. Jin Young memohon. Sekali saja. 


Jin Young terus menempel ke Yi Ahn sambil senyum. Dia memperlihatkan kalo dia juga punya nama. Kim Jin Young. Jadi ganti. Yi Ahn menatap Jin Young dan nggak punya pilihan lain. Dia mengganti nama Jin Young dari Kim Maknae menjadi Kim J

Flashback...


Jin Young dan Yi Ahn selfie bareng. Yi Ahn melihat hasilnya dan bertanya kenapa wajah Jin Young seperti itu? Jin Young memberitahu kalo itu  karena ia akan pergi Wamil. Yi Ahn bertanya gimana dengan rambut Jin Young? Jin Young mengatakan kalo ia akan memotongnya di sana. Yi Ahn bertanya apa Jin Young beneran nggak ingin ia datang? Jin Young mengatakam kalo Yi Ahn nggak perlu datang ke Nonsan lagi. Ia bisa pergi dengan orang tuanya. 


Yi Ahn merentangkan kedua tangannya dan minta diijinkan buat meluk pacarnya sekali saja. Jin Young menatap Yi Ahn lalu memeluknya. Yi Ahn ingat sesuatu. Ia melepaskan pelukannya dan mengancam akan membunuh Jin Young kalo sampai dia selingkuh saat Yi Ahn belajar di luar negeri. 


Jin Young memberitahu kalo tugas wamilnya juga cukup la. Yi Ahn mengingatkan kalo mereka pulang di hari yang sama. Jin Young tersenyum mengiyakan. Yi Ahn juga ikutan senyum. Dia lalu meluk Jin Young lagi. Sedih karena bentar lagi bakalan pisah. 


Yi Ahn berangkat ke luar negeri dan Jin Young melaksanakan wamil. 


Yi Ahn mengobrol dengan teman-temannya. 


Jin Young berlatih. 


Yi Ahn ngirim surat ke Jin Young. 


Jin Young membaca surat dari Yi Ahn. 


Jin Young pulang dari Wamil. Dia di bandara siap menyambut kepulangan Yi Ahn. Ia melihat orang-orang membawa tulisan dan melakukan hal yang sama. Ia mrngambil kertas dan menulis nama Yi Ahn. 


Satu-persatu orang yang menunggu bersama Jin Young pergi karena sudah bertemu dengan yang ditunggu. Hanya Jin Young satu-satunya yang tersisa. Jin Young mulai lelah karena Yo Ahn nggak juga datang. 


Jin Young nunggu sambil duduk. Nggak ada lagi yang datang. Ia bertanya pada pegawai. Apa semua penumpang sudah turun dari pesawat yang terbang dari New York jam 4 ke Bandara Incheon? Wanita itu mengiyakan kalo sudah semuanya. Jin Young masih nggak yakin, sungguh? Wanita itu membenarkan. 


Jin Young tidur di bandara. Sampai hari berubah jadi malam dan jadi pagi lagi. 


Yi Ahn sendiri masih di pesawat dan sibuk membedaki wajahnya. Hari ini tanggal 24 Februari pukul 03:05. Apa? Yi Ahn nggak yakin. Ia bertanya pada seorang pramugari, tanggal berapa hari ini? Pramugari itu memberitahu kalo sekarang hari Jumat, 24 Februari. Yi Ahn syok. Sekarang bukan tanggal 23? Pramugari merasa kalo Yi Ahn pasti keliru. Dari A.S. ke Korea, mereka terbang melintasi zona waktu jadi Yi Ahn harus menambahkan satu hari ke rencana perjalanannya saat terbang kemari. 


Yi Ahn langsung berlari begitu turun dari pesawat dan mencari Jin Young. Jin Young duduk di lantai dengan wajah memelas karena kelelahan nunggu dari kemarin. Yi Ahn memanggilnya, Kim Jin Young! Jin Young langsung mengangkat wajahnya dan menatap Yi Ahn. 


Yi Ahn berlari dan menghambur ke pelukan Jin Young. Yi Ahn menangis. Kenapa Jin Young menunggunya? B*doh! Yi Ahn pikir ia berangkat kemarin dan bukannya hari ini. Jin Young menepuk punggung Yi Ahn dan menenangkannya. Yi Ahn meminta maaf karena membuat Jin Young menunggu terlalu lama. Dan nggak tahu kenapa Jin Young juga malah jadi ikutan nangis. 


Yi Ahn makan bareng Jin Young. Jin Young mengatakan kalo tadinya dia pikir Yi Ahn mencampakkannya. Yi Ahn bertanya, apa? Jin Young mengulangi kalo dia pikir Yi Ahn mencampakknya. Ia pikir Yi Ahn pacaran dengan Tom atau Sam di New York dan mencampakkannya. 


Yi Ahn diam. Jin Young melanjutkan kalo dia selalu berpikir hal-hal yang aneh. Yi Ahn menghela nafas. Dia pasti nggak memeriksanya saat membeli tiket. Ia hanya mempertimbangkan perbedaan waktu dan mengira akan tiba pada tanggal 23. Gimana mungkin dia melupakan hari ini? Yi Ahn menyadari kalo 23 Februari itu kemarin dan bukannya hari ini. 


Jin Young tersenyum dan bilang kalo dia tahu. Jin Young memuji kerja keras Yi Ahn. Yi Ahn menatap Jin Young dan meminta maaf. Jin Young bertanya kenapa Yi Ahn mesti minta maaf? Nggak papa. Ia mengajak Yi Ahn untuk menganggap kalo hari ini adalah 23 Februari. Yi Ahn bertanya kenapa Jin Young bilang gitu? Jin Young membuatnya merasa menyesal lagi. 


Yi Ahn mengambil tissue dan menghapus air matanya. Jin Young tersenyum. Ia bangkit dan duduk di samping Yi Ahn. Dia menatap Yi Ahn lalu senyum. 
Nae geudega neomu joende 
Malhago sipeunde
Yonggiga anna
Nado geudega neomu joeunde
Malhalgo sipeunde
Yonggiga anna
Saranghae malhalgo sipeunde
Ireoke songman taeudaga
Geudega tteonaga beorilkka
Duh, maaf, kalo denger lagu ini bawaannya mau nyanyi mulu ^_^ 


Jin Young ngambil tissue dan pulpen dari sakunya dan nulis 23 Februari. Dia lalu menatap Yi Ahn dan bertanya ingin berfoto? Yi Ahn mengangguk. Jin Young mengambil ponselnya dan berfoto. 

Flashback end...

Yi Ahn: Sekarang semua ini nggak akan ada lagi. Kapan aku mulai menyadarinya? 


Yi Ahn duduk di bebatuan di samping Jin Young di tepi sungai Han. Ia menunduk seperti nggak ingin menunjukkan kesedihannya ke Jin Young. Jin Young mengambil ponselnya dan bilang satu jam, 47 menit dan 43 detik. Yi Ahn menatap Jin Young. Apa? Nggak ngerti maksudnya apa. Jin Young mengulangi kalo dia bilang satu jam, 47 menit dan 43 detik. Itu adalah waktu yang Yi Ahn sunbae untuk berlari 10 putaran. 


Yi Ahn nggak bilang apa-apa. Ia mengangkat wajahnya dan menatap ke depan. Ia mengatakan kalo Jin Young bohong. Jin Young menatap Yi Ahn tapi nggak bilang apa-apa. 
Yi Ahn: Kamu bilang kalo pikiranku akan menjadi kosong kalo aku terus berlari. 


Yi Ahn mengambil ponsel Jin Young dan menyalakannya. Ia akan memasukkan pasword. 
Yi Ahn: hari yang paling sulit untuk menunggu. 

Flashback...


Yi Ahn menghambur ke pelukan Jin Young sambil nangis. 

Flashback end...


Yi Ahn: Apa seperti itu juga untukku? 
0, 2, 2, 3. Teet. Pasword yang Yi Ahn masukkan salah lagi. 
E M P A T


Yi Ahn frustasi. Ia membenamkan wajahnya di antara kedua tangannya. Tiba-tiba ponselnya Jin Young bunyi. Ada pesan masuk. 
Jin Young, aku Seol Ji Eun, teman kencan butamu. Ada yang ingin aku kembalikan ke kamu. Kapan kita bisa ketemu lagi? 

Yi Ahn serasa nggak percaya membaca pesan itu. Teman kencan buta Jin Young? 

Bersambung...

Komentar:
Wah, Kim Jin Young! Nggak nyangka Jin Young yang biasanya manis di depan Yi Ahn sempat menjalani kencan buta juga. Hadeuh, tepok jidad! 

Salam
Anysti18