Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Twelve Nights Episode 2 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Channel A
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 2 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 2 Part 5

Gu Wei menghampiri Se Jung. Ia merasa ragu menanyakan apa Se Jung mau pergi berkendara? Sambil memperlihatkan kunci motor. Se Jung berbalik dan menatap Gu Wei. Baek Man tersenyum seolah mau meledek. 


Baek Man masuk ke kamar Yoon Chan dan mencari sesuatu. Sampai ke kolong meja segala. Ternyata Baek Man mencari rambut Yoon Chan. Sayang Baek Man nggak bisa menemukannya. Ponselnya lalu bunyi. Ada pesan yang masuk yang memberitahu kalo nggak harus sehelai rambut. Sikat gigi dan kuku juga bisa dilakukan. Ia menyuruh Baek Man untuk datang besok dan hasilnya akan keluar dalam sehari. 


Baek Man  bangkit dan melihat foto ayahnya. Nggak sengaja ia menjatuhkannya. Ia meminta maaf dan menatanya kembali. 


Baek Man duduk dan nggak sengaja menduduki telur Yoo Chan sampai pecah. Hadeuh! Baek Man kesal, kenapa Yoon Chan menaruhnya di sana? Berasa jadi g*la. Baek Man melihat telur itu dan merasa bersalah. 


Baek Man mengambil telur ayam dan mewarnainya. Ia menyandingkannya dengan telur punya Yoon Chan, kok nggak mirip??? Baek Man putus asa. Ia lalu meletakkan telurnya dan memikirkan cara lainnya. 


Baek Man bangkit dan melihat tanaman. Yoon Chan mengintip dari pintu kamarnya. Baek Man mencari telur di tempat Yoon Chan menemukan telur itu. Yoon Chan menghampirinya dan memanggilnya. Ahjussi! Baek Man menatap Yoon Chan dan merasa bersalah. Yoon Chan bertanya apa Baek Man nggak menyukainya? Baek Man nggak ngeh. Yoon Chan bertanya lagi apa Baek Man juga nggak ingin melihatnya? 


Baek Man menanyakan apa yang Yoon Chan bicarakan? Kenapa Yoon Chan menanyakannya? Yoon Chan  mengatakan kalo dia hanya ingin tahu. Baek Man meminta agar Yoon Chan jangan salah paham. Ia memberitahu kalo dia bukan ayah Yoon Chan. Sungguh, enggak. Yoon Chan mengatakan kalo Baek Man kan bisa menjadi ayahnya. Baek Man marah, itu nggak mungkin. Dia bukan ayah Yoon Chan. Kalopun dia ayah Yoon chan, dia nggak bisa membesarkan Yoon Chan. Dia akan mengirim Yoon Chan ke ibunya. Kenapa juga Baek Man harus membesarkannya? Buat apa? 


Yoon Chan merasa terpukul mendengar semua perkataan Baek Man. Baek Man sendiri juga nampak menyesal sudah mengatakan hal itu. Ia lalu pergi begitu saja. 


Yoon Chan mengemasi semua barang-barangnya. Ia akan pergi.


Yoo Kyung berjalan sambil membaca brosur. Ia membawa semua tasnya. Ia sampai di persimpangan dan bertabrakan dengan Yoon Chan. Yoo Kyung nggak merasa curiga dan lanjut berjalan. 


Baek Man membersihkan celananya. 

Flashback...


Baek Man bertanya kenapa ia harus membesarkan Yoon Chan? Buat apa? Yoon Chan terdiam dan merasa sedih. 

Flashback end...


Baek Man menyesal. Kenapa dia mengatakan itu? Sedetik kemudian Baek Man merasa kalo dia nggak mengatakan sesuatu yang salah. Dia baru saja mengatakannya. Baek Man mengingat wajah sedih Yoon Chan. Kenapa wajah Yoon Chan tampak sedih? 


Baek Man masuk ke kamar Yoon Chan yang ternyata sudah kosong. Ia melihat ke luar. Yoon Chan nggak ada dimanapun. Dia memanggil Yoon Chan tapi nggak ada jawaban. 


Baek Man memutuskan untuk mencari. Hyun Oh pulang. Ia menanyakannya ke Hyun Oh. Apa Hyun Oh melihat anak itu? Hyun Oh memberitahu kalo dia belum melihatnya. Baek Man bertanya-tanya kemana Yoon Chan pergi dengan semua tasnya? Hyun Oh bertanya apa anak itu menghilang? Baek Man meminta Hyun Oh untuk tinggal sebentar. Ia akan melihat sekeliling dan segera kembali. Hyun Oh mengaku nggak punya jadwal apapun dan meminta Baek Man untuk meluangkan waktunya. Baek Man berterima kasih lalu keluar.


Yoo Kyung sampai di rumah tamu. Baek Man kebetulan keluar. Yoo Kyung memanggilnya. Baek Man yang sedang buru-buru meminta maaf. Nanti saja. Ia lalu pergi meninggalkan Yoo Kyung. Yoo Kyung bingung. Ia lalu masuk. 


Hyun Oh memperbaiki sepedanya. Ia mendengar pintu terbuka dan langsung menoleh. Keduanys saling menatap dan nggak nyangka bisa ketemu lagi. Hyun Oh memberitahu kalo pemilik baru saja pergi. Yoo Kyung mengaku sudah melihatnya. Dia lergi dengan terburu-buru. Tapi kenapa Hyun Oh... . Hyun Oh memberitahu kalo dia tinggal di sana. Hyun Oh melihat semua tas yang Yoo Kyung bawa. Ia pikir Yoo Kyung bisa memilih kamar yang ia inginkan. Yoo Kyung bisa check in saat pemilik kembali. 


Hyun Oh berbalik dan hendak masuk ke kamarnya tapi Yoo Kyung buru-buru memanggilnya. Yoo Kyung bertanya kenapa Hyun Oh nggak mengambil fotonya. Hyun Oh menatap Yoo Kyung. Yoo Kyung memberitahu kalo wanita pemilik studio sudah menunggunya. Hyun Oh bertanya apa Yoo Kyung sudah mengambil fotonya? Yoo Kyung mengiyakan. Ia sudah mendapatkannya. Hyun Oh bertanya lagi, apa Yoo Kyung menyukainya? Yoo Kyung mengiyakan. Hyun Oh merasa kalo itu bagus. Hyun Oh meminta Yoo Kyung untuk melihat sekeliling. Ia memberitahu kalo ada lebih banyak kamar di dalam. 


Hyun Oh lalu masuk ke kamarnya. Yoo Kyung nggak tahu mesti ngapain. Ia akhirnya duduk dan melepaskan semua tasnya. Ia melihat sekirar lalu melihat kamar Hyun Oh. 

Flashback...


Hyun Oh mengulurkan tangannya dan mengatakan kalo itu adalah ucapan terakhirnya. Yoo Kyung mengulurkan tangannya dan menjabat tangan Hyun Oh. Semoga beruntung. Yoo kyung menatap Hyun Oh. Hyun Oh melanjutkan, untuk Yoo Kyung dan perjalanannya. 

Flashback end...


Yoo Kyung menatap pintu kamar Hyun Oh lalu mengetuknya. Hyun Oh membukakakan pintu tapi nggak bilang apa-apa. Yoo Kyung mengingatkan kalo Hyun Oh bilang nggak menggodanya. Kenapa? Apa Hyun Oh bersikap dingin padanya? Hyun Oh malah tertawa. Yoo Kyung menyimpulkan kalo Hyun oh tersenyum berarti Hyun Oh mengakuinya. Hyun Oh mengingatkan kalo Yoo Kyung bilang nggak ingin ketemu lagi dan Yoo Kyung ingin ia bersikap hangat? 


Yoo Kyung mengatakan kalo mereka masih ketemu dan segalanya berubah. Hyun Oh lalu duduk di pintu dan menatap Yoo Kyung. Gimana? Yoo Kyung mengatakan kalo mereka nggak harus bersikap seperti orang asing. Hyun Oh bertanya lagi, berapa banyak dia bisa pura-pura kenal sama Yoo Kyung? Yoo Kyung nggak ngeh, ha? 


Hyun Oh merasa kalo itu akan terasa sulit. Mereka akan segera meninggalkan satu sama lain dan Yoo Kyung bilang kalo Yoo Kyung nggak ketemu dengan orang asing dengan mudah. Tapi mereka nggak harus bertindak seperti orang asing, Hyun Oh mengaku nggak tahu harus bersikap gimana ke Yoo Kyung. Yoo Kyung mengatakan kalo sebelumnya Hyun Oh bersikap sesuai keinginannya tapi sekarang malah peduli tentang gimana perasaan Yoo Kyung. 


Hyun Oh menggoda maksudnya Yoo Kyung memperbolehkannya melakukan apapun yang ia mau? Yoo Kyung menyangkal, enggak gitu maksudnya. Hyun Oh mendesaknya, lalu apa maksudnya? Yoo Kyung nggak bisa berkata-kata. Itu... dia... . Hyun Oh tertawa melihatnya. Yoo Kyung menuduh kalo Hyun Oh sengaja melakukannya, ya? Buat balas dendam? Hyun Oh balik nuduh, dengan cara ini Yoo Kyung ingin ia membalas dendam dengan serius? 


Yoo Kyung menanyakan apa yang Hyun Oh mau? Hyun Oh ingin bilang apa ke dia? Hyun Oh mengatakan perasaan jujur Yoo Kyung. Yoo Kyung mengaku ingin mengenal Hyun Oh. Hyun Oh tampak nggak paham. Bahasa Spanyol? Hadeuh! Yoo Kyung malas. Ia bertanya-tanya kapan ia akan menggunakannya tapi ia senang mempelajarinya. 


Yoo Kyung tersenyum. Hyun Oh nggak mau kalah. Ia ingin mengenal Yoo Kyung. Giliran Yoo Kyung yang nggak ngerti. Ia menganggap kalo Hyun Oh sangat murahan. Dia mukul balik. Hyun Oh memberitahu kalo Yoo Kyung memberitahunya dulu maka ia juga akan memberitahu Yoo Kyung. Yoo Kyung malas. Lupain! Ia sudah menjawab Hyun Oh. 


Ponsel Yoo Kyung bunyi. Ada pesan masuk. Dari Eric. Apa Yoo Kyung nggak ingin mengiriminya email? Kaiya baru saja mendengar kalo dia lulus. Eric mengaku ingin tahu apakah Yoo Kyung akan khawatir? Yoo Kyung masih membutuhkannya. 


Hyun Oh menangkap kalo ada yang nggak beres. Apa ada yang salah? Yoo Kyung buru-buru bilang enggak dan menyimpan ponselnya. Yoo Kyung memberitahu kalo dia lupa mengirim gambar. Yoo Kyung lalu berbalik dan pergi. 


Yoo Kyung masuk ke salah satu kamar. Ia melepaskan semua tasnya ia mengambil sebuah falshdisk dan menatapnya. 


Yoo Kyung membuka laptopnya dan memasang flashdisknya. Ia melihat foto-fotonya. Ia lalu melihat foto Hyun Oh. Yoo Kyung bertanya-tanya gimana kalo dia merasa malu lagi? 


Hyun Oh keluar dari kamarnya. Yoo Kyung mendengarnya. Hyun Oh menata jemuran. Yoo Kyung melihatnya tapi buru-buru berpaling saat Hyun Oh menatapnya. Ia menatap foto itu lagi dan bertanya-tanya kenapa ia merasa nggak aman? 


Baek Man terus mencari Yoon Chan. Ia melihat dua anak kecil sedang main tv rusak. Ia kira itu Yoon Chan tapi ternyata enggak. Akhirnya ia menemukan Yoon Chan di pasar. Yoon Chan duduk seorang diri. Baek Man kesal. Siapa bilang Yoon Chan bisa pergi tanpa bilang apa-apa. Yoon Chan bilang kalo dia nggak papa. Baek Man membentak Yoon Chan. Dia mengaku khawatir. 


Yoon Chan mengatakan kalo burung itu... . Baek Man merasa bersalah. Ia menghampiri Yoon Chan dan duduk di sampingnya. Baek Man mengaku nggak melakukan itu dengan sengaja. Dia nggak hati-hati jadi dia membuat kesalahan. Yoon Chan bertanya apa itu beda? Dia sudah mati. Baek Man menatap Yoon Chan. 

Flashback...


Baek Man memakai kembali pakaiannya. Hong Joo mengaku tahu kalo Baek Man bingung. Mungkin Baek Man juga marah karena ia menikah dengan orang lain setelah putus sama Baek Man. Baek Man mengatakan kalo Hong Joo nggak usah bingung. Ia hanya harus melupakan hari ini. Suatu kesalahan. Nggak hati-hati. Baek Man memberitahu kalo ia hanya akan memikirkan itu. Baik Hong Joo dan dirinya. 


Hong Joo mengiyakan kalo itu adalah kesalahan. Tiba-tiba Baek Man terdiam. Hong Joo melanjutkan kalo kesalahannya adalah nggak hanya hari ini. Baek Man berbalik dan menatap Hong Joo. Hong Joo nengatakan kalo kenyataan dia nggak bisa mempertahankan Baek Man. Menikahi seseorang yang diputuskan oleh orang tuanya. Itu adalah kesalahan Hong Joo. Honh Joo bertanya nggak bisakah Baek Man memberinya kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya? 

Flashback end...


Baek Man mengatakan kalo ia harus memberi kesempatan lain untuk menebus kesalahan. Baek Man mengajak Yoon Chan untuk pergi. Matahari akan segera terbenam. Baek Man bangkit dan menarik koper Yoo Chan. Yoon Chan bertanya untuk apa Baek Man mengatakannya? Baek Man menanyakan apa yang salah dengan ingatan Yoon Chan? Menurutnya Yoon Chan sangat... istimewa. 


Baek Man meminta maaf. Dia nggak bermaksud begitu. Yoon Chan menatap Baek Man. Baek Man mengulurkan tangannya. Yoon Chan memberikan tangannya dan bilang kalo mempercayai Baek Man. Mereka lalu berjalan pulang sambil gandengan tangan. 


Gu Wei belanja bersama Se Jung. Gu Wei bertanya kapan Se Jung pulang? Se Jung memberitahu kalo dia nggak membeli tiket pulang. Gu Wei bertanya kenapa enggak? Apa Se jung nggak kembali? Se Jung mengaku nggak tahu. Kalo dia suka di sana maka ia akan tinggal. Tapi kenapa Gu Wei sangat tertarik? Apa Gu Wei masih punya perasaan padanya? 


Gu Wei hanya tertawa. Apa dia harus punya perasaan khawatir tentang itu? Se Jung membenarkan kalo Gu Wei mengkhawatirkan diri sendiri. Sampai kapan Gu Wei akan tinggal di sana? Apa Gu Wei iri dengan publikasi teman-temannya? Atau apa Gu Wei sembunyi di rumah tamu karena merasa malu? Kalo memang itu maka Se Jung menyuruh Gu Wei untuk pergi seperti yang ia lakukan. Gu Wei akan segar dan mendapat energi lagi. 


Se Jung mendorong belanjaannya. Gu Wei menyusulnya. Jadi Se Jung datang untuk menyakitinya sebelum pergi. Se Jung mengiyakan. Dia memberi Gu Wei saran juga. Gu Wei mengingatkan kalo gimanapun juga Se Jung melarikan diri. Se Jung langsung menatap Gu Wei. Apa? Gu Wei memberitahu karena hal-hal nggak berjalan dengan baik, Se Jung melarikan diri juga. 


Se Jung nggak bilang apa-apa. Gu Wei bertamya hubungan Se Jung dengan editor itu sudah berakhir, ya? Se Jung menanyakan apa Gu Wei memeriksa latar belakangnya? Gu Wei mengatakan kalo dia hanya mendengarnya saja. Kenapa dia harus memeriksa... . Suasanannya jadi nggak enak. Se Jung mengakui kalo dia sedang melarikan diri. Tapi menurutnya itu lebih baik daripada tetap diam seperti Gu Wei. Se Jung lalu pergi meninggalkan Gu Wei. 

Bersambung...

Komentar:
Akhirnya Baek Man berhasil menemukan Yoon Chan. Dan lucu rasanya pas lihat Baek Man mewarnai telur ayam buat mengganti telur Yoon Chan. 

Salam
Anysti18