Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Twelve Nights Episode 5 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Channel A
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 5 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 5 Part 4

Gu Wei keluar dari rumah tamu dengan memakai setelan jas dan dasi di tangannya. Ia masih kesal dengan Baek Man. Berharap dia pergi? Ia lalu melangkah sambil meyakinkan diri sendiri kalo ia akan mendapatkan pekerjaan itu apapun yang terjadi. 


Yoo Kyung datang ke rumah tamu. Dia teringat masa lalu. 

Flashback...


Hyun Oh dan Yoo Kyung keluar dari rumah tamu. Ia bertanya pada Hyun Oh, haruskah mereka pergi? Hyun Oh meraih tangan Yoo Kyung dan menggenggamnya. Yuk pergi. 

Flashback end...


Yoo Kyung menghela nafas. Ia lalu masuk. 


Baek Man menyiram bunga. Ia teringat lukisan Hong Joo. Ia bertanya-tanya kenapa Hong Joo mengirim lukisan? Tapi itu bukan pengiriman internasional. Apa Hong Joo ada di Korea? Nggak sengaja kaki Baek Man terkena air. Dingin. 


Yoo Kyung masuk. Baek Man terkejut melihatnya. Dia sampai pangling. Sudah lama sekali. Baek Man menanyakan kabar Yoo Kyung. Apa Yoo Kyung datang untuk bepergian? Yoo Kyung memberitahu kalo dia datang untuk bekerja. 


Baek Man menghampiri Yoo Kyung dan memintanya untuk masuk dan minum teh. Yoo Kyung menolak dengan sopan. Ia bertanya apa di sana ada seseorang yang bernama Sophia? Baek Man mengiyakan. Dia adalah salah satu tamunya. Kenapa? Yoo Kyung memberirahu kalo ia harus melihatnya tapi nggak bisa menemukannya. Apa sekarang dia ada? Baek Man memberitahu kalo dia baru saja keluar. Yoo Kyung bertanya apa Baek Man tahu kemana perginya? Baek Man mengingat-ingar. Dia juga nggak yakin. Tapi... seingatnya Sophia pergi ke jejak kota Seoul Wall. Sophia bertanya apa di sana bagus? Yoo Kyung bertanya lagi, dia baru saja pergi? Baek Man mengiyakan. Kira-kira 30 menit yang lalu. Yoo Kyung berterima kasih dan pamit. 


Baek Man menahannya. Ia melihat kamar Hyun Oh tapi nggak jadi bilang apa-apa. Senang ketemu Yoo Kyung lagi. Yoo Kyung mengiyakan lalu pamit. 


Yoo Kyung berlari keluar dan menyetop taksi. Ia terus melihat ponselnya. Sebuah taksi berhenti. Yoo kyung segera masuk dan memberitahukan tujuannya. Taksi pun melaju. Yoo Kyung menelpon seseorang. 


Eric bertanya kenapa Yoo Kyung terengah-engah? Yoo kyung balik nanya, kenapa nelpon? Eric memberitahu kalo dia sampai di hotel dan mikirin Yoo Kyung jadi dia nelpon. Eric bersandar di tempat tidur dan memberitahu kalo Hongkong benar-benar lembab. Yoo Kyung malas, apa Eric nelpon buat memberitahunya tentang cuaca? Eric memberitahu kalo kalo dia ingin tahu tentang pertempuran Yoo Kyung melawan orang yang ia hormati. Dia khawatir. 


Yoo Kyung memberitahu kalo dia sedang dalam perjalanan untuk melihatnya. Ia pikir Sophia pergi untuk mengambil foto. Eric mengingatkan kalo gimanapun juga Sophia adalah orang yang aneh. Apa dia pingin berakting seperti artis atau apa? Kenapa tiba-tiba dia ingin melakukan pekerjaan pribadinya? Yoo Kyung mengingatkan kalo dia selalu melakukan itu. Dia baru saja menundanya karena kontraknya. 


Eric bangkit dan mengingatkan kalo Yoo Kyung harus membuat dirinya jelas. Yoo Kyung nggak bisa berada di sisinya. Yoo Kyung bilang ke Eric kalo dia hanya mengatakan... . Siapa yang bilang dia akan berada di sisinya ketika ia ketemu Sophia? Eric merasa kalo sepertinya James mengharapkan hal-hal hebat darinya. Dia terkejut kalo Yoo Kyung begitu tegas untuk pertama kalinya. Eric juga merasakan hal yang sama. Yoo Kyung merasa kalo itu adalah kesempatan yang bagus. Ia ingin meraihnya sebelum seseorang mengambilnya. 


Eric mengaku senang tiap kali dengar Yoo Kyung mengatakan hal-hal seperti itu. Yoo Kyung tersenyum. Berhenti ngurusin urusan orang lain! Eric mengingatkan kalo Yoo Kyung bukan orang lain. Ia adalah orang yang paling dekat dengannya. Yoo Kyung nggak bilang apa-apa. 


Eric menggombal, bisa nggak dia mendengar sesuatu yang manis? Sudah lama. Ia ingin mendengar lebih banyak karena mereka terpisah. Yoo Kyung merasa kalo itu kotor. Berhenti, deh! Eric kekeuh, dia pingin mendengarnya biar dia bisa memenangkan kontrak besok. Penting tuh untuk mengkonfirmasi cinta satu sama lain. Cuman tiga kata. Yoo Kyung menyuruh Eric untuk pura-pura kalo dia sudah mendengarnya. Dia merasa malu. Eric mendesak, cepat, gih! 


Yoo Kyung melirik sopir taksi dan mengatakannya dengan suara pelan. Saranghae! Eric mengaku nggak mendengarnya. Yoo menyuruh Eric untuk berhenti. Dia butuh banyak keberanian untuk mengatakannya. Eric menanyakan apa masih sulit untuk mengatakannya? Mereka sudah bersama selama 3 tahun dan sudah saling mengenal selama 5 tahun. 


Yoo Kyung malas. Menurutnya kata-kata itu nggak penting. Eric berbaring, saranghae! Yoo Kyung menyampaikan kalo ia akan melelpon Eric lagi nanti. Eric menasehati agar Yoo Kyung berakting seperti dia akan mempertimbangkan semua permintaan Sophia. Mereka bisa mengatasinya nanti. Yoo Kyung mengiyakan. Dah! 


Yoo Kyung lalu menutup telponnya. Eric menatap ponselnya. Sopir taksi menanyai Yoo Kyung, haruskah ia menurunkan Yoo Kyung di pintu masuk? Yoo Kyung mengiyakan. 


Hyun Oh dan teman-temannya berjalan di benteng. Thomas sudah kelelahan dan duduk. Temannya menyuruhnya untuk pindah. Hyun Oh kembali teringat masa lalu. 

Flashback...


Yoo Kyung bersandar di bahunya. Ia terkejut saat membuka mata dan tahu-tahu ada Hyun Oh. 


Hyun Oh menari di hadapan Yoo Kyung. 

Flashback end...


Teman Hyun Oh bertanya dari mana Thomas belajar mengatakan itu? Thomas memberitahu kalo dia belajar dari ibunya. Thomas mengeluarkan kalungnya dan memberitahu kalo itu dari ibunya. Temannya mengaku tahu Thomas sangat menghargainya. Hyun Oh menyuruh dua temannya untuk menggunakan waktu mereka. Ia akan pergi dulu. 


Hyun Oh lalu pergi temannya bertanya sebenernya mereka sedang liburan apa enggak? Ia merasa seperti sedang latihan. Thomas mengiyakan. Dia juga. 


Thomas dan temannya bangkit mengikuti Hyun Oh. Thomas nggak sengaja menjatuhkan kalungnya. 


Yoo Kyung turun dari taksi. Ia menatap jalannya lalu menelpon seseorang. Sayang panggilannya dialihkan. Yoo Kyung meninggalkan pesan ke gurunya. Dia sedang ada di jalan dan akan kesana. Ia menghela nafas lalu berjalan. 


Lee Ri memberikan foto pada pelanggannya. Pelanggan itu berterima kasih lalu pergi dan berpapasan dengan Sophia. Lee Ri menatapnya. Sophia menanyakan kabar Lee Ri, Eonni. Ia mengangkat tasnya dan ngajak makan sambil bicara. Lee Ri tersenyum dan menanyakan kapan Sophia datang ke Seoul? 


Sophia melangkah masuk. Ia melihat tempat itu masih sama seperti 3 tahun yang lalu. Menurutnya tempat itu aneh seperti Eonni. Lee Ri hanya tersenyum lalu duduk. 


Sophia terus melangkah. Ia melihat ruang cuci film yang bahkan belum berubah sama sekali. Ia lalu duduk di depan kakaknya. Apa Lee Ri berfoto hari ini? Bukan yang dari sana. Lee Ri ptotes, kenapa mengecualikan yang dari sini? Ia mengaku punya misi. Sophia menanyakan tentang pekerjaan Lee Ri tanpa rasa misi itu. 


Lee Ri menangkap kalo cara Sophia menanyakan pekerjaannya tiba-tiba memberitahunya kalo ada sesuatu yang ingin ia katakan. Sophia menanyakan bagaimana dia saat mereka ketemu sebelumnya? 


Lee Ri menghela nafas. Ia mengingatkan kalo Sophia ingin menjadi fotografer terkenal dan juga menghasilkan banyak uang. Sophia tersenyum dan mengaku sudah melakukannya hingga ia menjadi fotografer yang sangat mahal. Lee Ri menanyakan kelanjutannya. Sophia malah balik nanya, apa selanjutnya? Lee Ri menanyakan apa Sophia memintanya untuk menjawabnya? Sophia mengingatkan kalo Lee Ri bisa mengetahui segalanya hanya dengan melihat matanya. 


Sophia mendekat dan meminta Lee Ri untuk melihatnya seperti sebelumnya. Lihat apa yang ia inginkan? Lee Ri tersenyum lalu memakai kacamatanya dan menatap adiknya. 


Hyun Oh berada di ketinggian dan menatap pemandangan di bawahnya. 

Flashback...


Hyun Oh berlatih. Ia jatuh dan kesakitan sambil memegangi lututnya. Seorang wanita menghampirinya dan mengatakan kalo Hyun Oh nggak menjadi lebih baik maka latihan bukanlah jawabannya. Ia mengatakan itu untuk kebaikan Hyun Oh. Ia berpikir kalo Hyun Oh nggak usah kembali ke panggung. Ia meminta Hyun Oh untuk memikirkannya. 

Flashback end...


Hyun Oh menghela nafas. Dua temannya menghampirinya. Hyun Oh tersenyum menatap mereka. Teman Hyun Oh ikutan naik. Thomas menatap temannya. Ia akan menunjukkannya pada ibunya. Thomas meraba kalungnya tapi nggak ada. Ia panik. Hyun Oh bertanya ada apa? Thomas memberitahu kalo kalungnya hilang. 


Ia akan mencarinya lalu pergi. Hyun Oh mengingatkan kalo dia akan jatuh. Teman Hyun Oh merasa kalo Thomas seperti anak kecil. Hyun Oh turun. Ia meminta temannya untuk tetap di sana. Ia akan membantu Thomas untuk mencarinya juga. Teman Hyun Oh ikut turun. Dia nggak mau di sana sendirian. Ia akan pergi bersama dengan Hyun Oh. Hyun Oh memintanya untuk menikmati pemandangan. Ia sudah datang jauh-jauh. Temannya bertanya apa Hyun Oh akan menunggunya? Hyun Oh tersenyum mengiyakan. Ia akan menunggunya. Nikmati sebanyak yang ia inginkan. Teman Hyun Oh mengatakan kalo hanya 10 menit. 


Ia kembali duduk. Hyun Oh menghampirinya sambil menghela nafas. Tapi habis itu dia malah senyum. 


Sophia sudah mau pulang. Lee Ri memintanya untuk mendengarkan dengan butiran garam. Kata-katanya nggak penting. Sophia meledek kalo Lee Ri tahu kalo itu nggak bener. Ponselnya bunyi. Ada pesan dari James. Lee Ri menatapnya seolah ada apa? Sophia mengatakan kalo itu sangat merepotkan. 


Lee Ri mendengarkan pesan suara yang ditinggalkan oleh Yoo Kyung. Ia lalu pamit. Nggak sengaja ia melihat foto Hyun Oh. Lee Ri memberitahu kalo Hyun Oh adalah seseorang yang ia kerjakan. Bukankah dia memiliki pandangan yang bagus? Sophia melihat foto Hyun Oh yang bawah dan nggak heran kalo Hyun Oh tampak akrab. Ia berpikir kalo ia harus menyelamatkannya. Musim panas ini Hyun Oh akan berjalan di udara. Ia melarang Lee Ri untuk keluar. Lee Ri mengangguk mengiyakan. 


Yoo Kyung sudah lelah berjalan. Ia memutuskan untuk duduk dan beristirahat. Angin berhembus menerpa wajahnya. 

Flashback...


Yoo Kyung menyaksikan Hyun Oh menari di hadapannya. Ia bertanya apa Hyun Oh jurusan tari. Hyun Oh bilang enggak. Yoo Kyung bertanya lagi, hanya hobi? Hyun Oh nggak langsung menjawabnya. Ia mengaku ingin mempertaruhkan hidupnya untuk itu. Yoo Kyung bertanya, meski itu bukan jurusan Hyun Oh? Bukankah itu sudah terlambat? Hyun Oh meledek, apa sekarang Yoo Kyung ingin tahu tentangnya? Yoo Kyung menyangkalnya. 

Flashback end...


Yoo Kyung tersenyum lalu menghela nafas. Ia nggak sengaja melihat kalung Thomas. Ia pun mengambilnya bertepatan dengan Thomas yang kembali. Thomas memanggilnya dan mengambil kalung itu. 


Yoo Kyung merasa nggak nyaman. Thomas menatapnya lalu tersenyum. Ia lalu duduk di samping Yoo Kyung. Yoo Kyung tampak marah. Ia meminta Yoo Kyung untuk membantunya memakainya. Yoo Kyung bersedia. Ia pun membantu Thomas memakaikan kalungnya. 


Thomas lalu menatap Yoo Kyung minta telpon untuk menelpon temannya. Yoo Kyung bertanya apa Thomas bermaksud meminjam ponsel? Thomas mengangguk mengiyakan. Yoo Kyung nampak ragu antara mau minjemin apa enggak. 


Hyun Oh dan temannya turun untuk mencari Thomas. Tiba-tiba ponselnya Hyun Oh bunyi. Hyun Oh mengangkatnya. Yang menelpon adalah Thomas. Ia memberitahu Hyun Oh kalo kalungnya ketemu. Ia menatap Yoo Kyung dan menambahkan kalo belahan jiwanya juga. 


Hyun Oh melihat nomor itu dan menanyakan nomor siapa itu? Dan apa jodohnya? Teman Hyun Oh meremehkan, jodoh apa yang Thomas bicarakan? Hyun Oh menyuruhnya untuk diam. Thomas memberitahu kalo dia sedang bersama seorang gadis. Ia meminta Hyun Oh dan temannya untuk meluangkan waktu mereka datang kesana. 


 Thomas lalu menutup telponnya. Teman Hyun Oh bertanya apa tadi? Kedengarannya seperti Thomas ketemu seseorang. Dia ada dimana-mana. Melupalan kelompoknya saat putus. Thomas sedih nggak punya pacar. Hyun Oh tersenyum. Gimanapun juga Thomas sudah menemukan kalungnya. Ia mengajak temannya untuk turun. 


Thomas mengembalikan ponsel Yoo kyung. Yoo Kyung menerimanta tapi Thomas nggak juga melepaskannya. Lah maksudnya apa? Thomas menatap Yoo Kyung dan bilang kalo dia cantik. Apa Yoo Kyung tinggal di sana? Yoo Kyung bilang enggak. 


Ponsel Yoo Kyung bunyi. Ia mengangkatnya lalu bangkit dan pergi. Guru, dimana? Sophia menanyakan gimana Yoo Kyung bisa tahu kalo dia ada di Korea? Yoo kyung nggak ngeh. Sophia memberitahu kalo dia akan mengirim pesan di mana dirinya dan meminta Yoo Kyung untuk datang. Habis itu telpon terputus. Sebuah pesan masuk. Jongnogu, Gaedong 61-7. Yoo Kyung berbalik dan pergi. 


Thomas terus menatap Yoo Kyung. Hyun Oh dan temannya berhasil menemukan Thomas dan memanggilnya. Temannya menanyakan apa yang Thomas lihat. Thomas menunjuk Yoo Kyung. Yoo Kyung nampak kesusahan berjalan menggunakan hak. Ia berhenti dan melepas sepatunya lalu lanjut jalan. 


Hyun Oh tersenyum dan Merasa kalo dia wanita yang menarik. Teman Hyun Oh justru malah merasa kalo itu konyol dan sama sekali nggak menarik. Hyun Oh nggak bilang apa-apa dan kembali menatap punggung Yoo Kyung. 


Baek Man tiduran sambil menatap lukisan dirinya buatan Hong Joo. Tiba-tiba ponselnya bunyi. Baek Man bangun dan menjawabnya. Dari Chan Gyu. Ia mengaku punya wanita yang hebat buat Baek Man. Baek Man mengaku nggak tertarik. Kenapa Chan Gyu terus mengaturnya padahal dia nggak mau. Chan Gyu meminta Baek Man untuk ketemuan dan melihatnya sendiri. Berapa lama lagi Baek Man akan menjadi tua tanpa istri dan anak? Baek man santai. Tanpa mereka pun hidupnya sudah banyak masalah. 


Chan Gyu menanyakan apa Baek Man belum bisa move on dari Hong Joo? Baek Man marah. Apa dia g*la? Chan Gyu cuman ketawa. Baek Man mengingatkan kalo itu sudah 17 tahun. Chan Gyu menyindir kalo Baek Man sangat detil. Jadi Baek Man sudah menghitungnya, ya? Baek Man seolah nggak mau mengakuinya. Ia menanyakan gimana keadaan Hong Joo sejak mereka bicara? Apa Chan Gyu pernah mendengar sesuatu tentang Hong Joo? Chan Gyu mengaku nggak tahu. Ia akan mengatur kencan Baek Man dengan wanita itu. Ia akan mengatur tanggalnya. Baek Man mau ngomong sesuatu tapi Chan Gyu keburu menutup telponnya. Hadeuh! Baek Man menyesal. Harusnya dia nggak menanyakannya. Ia merasa konyol. Ponsel Baek Man bunyi lagi. 

Bersambung...

Komentar:
Nggak tahu kenapa lebih suka lihat Eric daripada lihat Hyun Oh. Secara Eric yang pertama muncul. Eric juga yang sering membantu Yoo Kyung meraih mimpi. Muramg apa coba? Tapi Yoo Kyung malah nggak ada rasa sama dia. Jadi senyum sendiri pas Eric minta Yoo Kyung untuk mengatakan sesuatu yang manis. Saranghae. ^_^

Salam
Anysti18