Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Twelve Nights Episode 7 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Channel A
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 7 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 7 Part 4

Baek Man menemui Chan yang duduk nungguin temannya. Chan memalingkan wajahnya. Dia cuman tersenyum. Baek Man melihat Gu Wei dan bertanya apa dia sudah sadar? Gu Wei pulang dalam keadaan mabuk semalam. Gu Wei bangkit. Dia berpikir harus nemuin rumah itu. Dia meninggalkannya di sana. Baek Man nggak ngerti. Meninggalkan apa? Gu Wei tahu-tahu teriak. Oh! Oh! Gu Wei buru-buru bangkit dan pergi. 


Teman Chan keluar dari kamarnya. Baek Man merasa kalo dia harus pulang ke rumahnya. Gadis itu mengiyakan. Dia lalu pergi bersama Chan. Baek Man tersenyum menatap mereka. 


Tiba-tiba Chan Gyu nelpon nyuruh untuk kencan buta. Choi Mi Ryung jam 6 malam ini. Baek Man nggak mau. Dia lalu nutup telponnya. Chan Gyu lalu mengirim pesan, jam 6 malam, Hotel CHA. lobi kafe, Choi Mi Ryung, apoteker. Lah, Baek Man sampa heran, kapan dia ngirimnya? 


Gu Wei datang ke tempat dia minum dengan Chae Won semalam. Dia berusaha mengingat semuanya dan mencari rumah Chae Won. Setelah bersusah payah akhirnya Gu Wei menemukannya. 


Chae Won membereskan rumahnya. Ia menemukan kepalan kertas dan teringat ciumannya dengan Gu Wei semalam. Ia membereskan tempat lainnya dan menemukan tulisan Gu Wei. Mimpi Musim Panas. Chae Won ingat kalo semalam dia menertawakan tulisan Gu Wei itu. Chae Won jadi berasa frustasi. Serasa mau g*la. Dia lalu mengambil ponselnya. 


Yoo Kyung tiba-tiba pulang. Chae Won mengeluh nggak bisa menghubungi Yoo Kyung. Yoo Kyung memberitahu kalo dia habis dari penginapan untuk ngambil dompetnya. Yoo Kyung mengambil pakaian dari dalam kopernya. Chae Won nggak ngerti. Yoo Kyung ngomong apa, sih? Yoo Kyung melanjutkan kalo habis itu dia ke rumah Chae Won buat ganti baju. Chae Won nggak ngeh. Penginapan? Yoo Kyung masuk kamar dan menutup pintu untuk ganti baju. 


Hyun Oh nggak tenang mikirin janjinya dengan Yoo Kyung. Moon Hae Ran menelponnya. Mengingatkan tentang janji makan malam mereka malam ini. Hae Ran nelpon karena lokasinya. Ini mengenai perusahaan tari. Mereka nggak akan ketemu tanpa alasan. Hyun Oh meminta maaf. Ia akan mengurus pekerjaannya sendiri. Ia lalu menutup telponnya. 


Kyu Jin menunjukkan peta menuju menara Namsan pada Thomas dan menawarinya untuk kesana. Kalo enggak mereka bisa belanja. Thomas memanggil Hyun Oh dan menanyakan pendapatnya. Hyun Oh meminta maaf. Dia ada janji dan mempersilakan mereka untuk pergi sendiri. Kyu Jin langsung kesal mendengarnya. Dia bangkit dan pergi begitu saja. Thomas bertanya kenapa dengan Kyu Jin? Hyun Oh nggak bilang apa-apa dan langsung pamit pada Thomas. Sampai di luar Hyun Oh mencari Kyu Jin. 


Chae Won melipat pakaian. Ia melihat tulisan Gu Wei dan mengambilnya. Seseorang mengetuk pintu. Chae Won membukanya dan ternyata yang datang adalah Gu Wei. Gu Wei langsung menanyakan naskahnya. Chae Won nggak habis pikir kenapa Gu Wei datang? Gu Wei mengaku datang untuk mengambil naskahnya yang ia tinggalkan karena mereka berciuman di sana. Chae Won menutup mulut Gu Wei biar nggak bilang yang macam-macam lagi. 


Gu Wei menyingkirkan tangan Chae Won lalu masuk. Chae Won menarik Gu Wei. Tanpa sengaja Gu Wei jatuh menghadap bra Chae Won. Chae Won kesal dan mengambil branya. Dia memukuli Gu Wei agar pergi dari rumahnya. Gu Wei meminta naskahnya. Chae Won memberikannya dan memintanya keluar. Kalo Gu Wei berani datang lagi maka dia akan manggil polisi. Gu Wei buru-buru bangkit dan pergi. Tanpa Gu Weo sadari dompetnya tertinggal di rumah Chae Won. Chae Won mengambil dompet Gu Wei dan merasa makin kesal. 


Gu Wei sangat senang sudah menemukan naskahnya. Dia lalu pulang. Chae Won keluar dan melihat Gu Wei sudah nggak ada. Hadeuh! Yoo Kyung sudah selesai berganti baju dan heran melihat semuanya berantakan. Apa sudah terjadi sesuatu? Chae Won menyembunyikan dompet Gu Wei dan mencoba bersikap biasa. Penjual itu... . 


Sophia sedang tidur. Lee Ri meletakkan kotak makanan di meja dan membangunkannya dengan mengetuk meja. Lee Ri nggak habis pikir, gimana Sophia bisa tidur setelah bangun? Dia bahkan mendengkur? Sophia duduk. Dia mrngaku sangat lelah. Dikiranya mudah bergaul dengan anak muda? Lee Ri hanya tersenyum. Sophia menanyakan kesehatan kakaknya. Ia mengaku sanhat takut dan segera datang. Lee Ri memberitahu kalo dia hanya batuk. Itu sangat buruk buat seseorang yang hidup sendiri sampai hancur. Dia sangat istimewa untuk meminta Sophia datang. Lee Ri membukakan sumpit untuk adiknya. 


Sophia mengambil sumpitnya. Ia mengaku tahu. Tapi kenapa Lee Ri masih memanggilnya? Lee Ri mengatakan sangat aneh kalo Sophia tinggal di sana. Sophia memberitahu kalo orang lain akan menemuinya. Dia nggak seperti Jean Valjean. Lee Ri duduk di meja dan tertawa. Ia bertanya kenapa Sophia melarikan diri? Ia meminta adiknya untuk memikirkannya. 


Sophia memberitahu kalo dia juga berjuang. Dia tergoda untuk menandatangani kontrak. Tapi dia khawatir kalo dia mau mengambil gambar itu. Lalu seperti kesukaan orang lain. Lee Ri menanyakan apa Sophia nggak suka mengambil foto? Ia merasa kalo orang lain mungkin begitu. Tapi nggak dengan Sophia. Sophia mempersilakan Lee Ri untuk mengambil mereka tanpa ada jiwa di dalamnya. Ia sendiri melakukannya karena suka. Lee Ri mengaku tahu. Itu adalah fotonya Sophia. Lee Ri menatap adiknya yang nggak juga memakan makanannya. Ia memintanya untuk cepat makan atau dia akan demam. Sophia nggak bilang apa-apa dan memakan makanannya. 


Yoo Kyung sedang memeriksa penampilannya di depan cermin. Diam-diam Chae Won membuka dompet Gu Wei dan melihat KTP-nya. Ia lalu melihat Yoo Kyung dan bertanya Yoo Kyung sudah baikan dengan pacarnya? Kelihatannya Yoo Kyung sibuk banget. Yoo Kyung memberitahu kalo dia akan menemui pacarnya. Ia lalu melihat pesannya untuk Sophia. Belum dibaca. 


Chae Won bertanya kenapa Yoo Kyung menatap ponselnya? Yoo Kyung tiba-tiba manggil Chae Won dan bertanya apa yang dia lakukan kalo ada salah paham? Chae Won bertanya bukankah Yoo Kyung sudah baikan? Yoo Kyung memintanya untuk menjawab saja. Yoo Kyung menghela nafas sebrlum menjawabnya. Ia rasa ia akan menghadapinya. Kalo Yoo Kyung nggak menghadapinya maka dia nggak akan bisa menyelesaikannya. Yoo Kyung lalu pamit. 


Chae Won kembali fokus ke dompet Gu Wei. Kali ini dia menemukan foto-foto Gu Wei dengan berbagai gaya rambut yang berbeda. 


Hyun Oh mencari seseorang. Entah Kyu Jin apa Yoo Kyung. Dia berusaha menghubunginya tapi nggak diangkat. Ia berlari sampai ke jalan dan melihat rute bus. 


Chan dan temannya bukannya ke sekolah tapi malah ke toko komik. Temannya memberitahu kalo itu adalah buku komik terbaik saat bolos sekolah. Chan bertanya kenapa gadis itu nggak membakik halamannya dan kakinya terus bergerak. Temannya memberitahu kalo ibunya akan pergi dengan penerbangan sore nanti. Dia mungkin merasa buruk dan ingin menemuinya. Ia merasa kalo itu lucu. Padahal ibunya sudah membuangnya. Chan lalu kembali asik dengan komiknya. Gadis itu mengeluhkan ibunya yang memilih pria itu. Dan akan menikah lagi. Sangat menyebalkan. Gadis itu kesal menatap Chan. Dikiranya dia koper? Ia memberitahu Chan untuk menanggapi saat seseorang sedang bicara. Apa dia ngomong sama dinding? 


Chan meminta gadis itu untuk mengabaikannya saja. Kenapa mesti peduli dengan orang yang mencampakkanya? Gadis itu merasa nggak bisa begitu. Itu adalah ibunya dan bukannya orang lain, wajar dia peduli. Kalo itu terjadi pada Chan apa dia nggak akan begitu? Chan mengaku nggak tahu. Gadis itu bertanya apa Chan bisa mrmahami kalo ibunya mencampakkanya? Chan mengatakan kalo dia nggak bisa. Lebih-lebih kalo dia nggak tahu alasannya apa. Dia nggak akan peduli. 


Gadis itu bertanya apa terjadi sesuatu dengan ibunya? Chan mengaku nggak punya hubungan dengan ibunya. Gadis itu mengalihkan. Gimanapun juga orang dewasa punya masalah. Chan menatap gadis itu dan berkata karena itulah mereka bisa melakukannya bersama. Gadis itu bertanya pada Chan, sejak merrka meninggalkan rumah, apa mereka harus kabur ke tempat yang jauh? Chan tersenyum mengejek temannya yang bahkan nggak punya tempat untuk tinggal. Gadis itu kesal dan melempar makanan ke Chan. Chan mengambil makanan itu dan memakannya. Chan sendiri sebenarnya sudah merasa bosan. 


Sophia sedang melamun memikirkan sesuatu. Lee Ri memanggilnya  Jean Valjean dan memintanya untuk mengambil gambarnya. Sophia bertanya kenapa Lee Ri tiba-tiba mengambil gambar? Lee Ri mengatakan kalo pasportnya sudah kadaluarsa. Sophia bertanya apa Lee Ri akan pergi je suatu tempat? Lee Ri mengatakan Serengeti. Sophia terkejut. Lee Ri memberitahu kalo dia nggak akan pernah pergi kalo hanya memikirkannya saja. Sophia ingat kalo kakaknya menyukai fotografi setelah melihat foto-foto dari sana. Lee Ri memberitahu kalo dia sudah mengemas banyak film. 


Sophia memuji kakkanya lalu bersiap mengambil foto. Lee Ri duduk dan bertanya apa Sophia nggak masalah dengan kamera yang nggak biasa dia gunakan? Sophia sesumbar kalo dia seorang ahli. Dia akan memotret dengan cantik. Lee Ri meminta Sophia untuk segera memotret. Dia cantik gimanapun juga. Sophia mulai mengambil gambar. Lee Ri tersenyum. Serengeti. Sophia mengambil dua kali. 


Foto itu segera di cetak. Lee Ri memuji Sophia yang melakukannya dengan baik. Sophia meremehkan kalo semua foto identitas sama saja. Lee Ri rasa nggak gitu. Kalo iya maka dia nggak akan bertahan di bidang itu. 


Sophia melihat foto orang-orang yang diambil oleh kakaknya. Dia benar-benar mengambil gambar yang bagus. Ia melihat foto Lee Ri dan bangga karena itu adalah hasil fotonya. Lee Ri sesumbar kalo itu karena dia cantik. Sophia menatap kakaknya yang dinilainya terlalu percaya diri. Mereka lalu tertawa bersama. 


Kyu Jin menyendiri di benteng. Hyun Oh yang tengah mencari menemukannya. Dia memanggil Kyu Jin dan menghampirinya. Kyu Jin sendiri nampak nggak nyangka Hyun Oh bisa menemukannya. Hyun Oh tahu betul kalo mereka punya masalah yang mengganggu mereka pasti datang ke tempat yang tinggi. Kyu Jin melarang Hyun Oh bilang kita. Ia merasa kalo mereka beda. Hyun Oh hanya tersenyum. Hyun Oh cerita kalo mereka bilang dia nggak akan bertahan lama. Lututnya nggak akan bekerja secara cepat. Mungkin setahun lagi. Ia menyemangati Kyu Jin yang punya tubuh kuat tanpa mengalami cidera. 


Kyu Jin bertanya apa Hyun Oh menemuinya karena sedang kacau? Hyun Oh mengatakan kalo dia menemukan Kyu Jin ditengdh kekacauannya. Mereka sama-sama tersenyum. Kyu Jin memberitahu kalo dia mau ke Jeju. Ayahnya sakit. Lagian dia juga mau istirahat. Hyun Oh mengingatkan kalo Kyu Jin masih... . Kyu Jin memekankan kalo dia nggak nyerah. Dia ingin menari di Jeju. Hyun Oh nggak bilang apa-apa lagi. Ia menasehati selama dia mau, dimanapun atau kapanpun nggak masalah. 

Bersambung...

Komentar:
Setiap orang pasti punya mimpi. Tapi impian hanya akan jadi angan-angan kalo kita nggak berusaha mewujudkannya. Selama kita mampu, kenapa nggak berusaha mewujudkannya? Halangan pasti akan ada. Tapi justru itu adalah tantangannya. Buat semua orang yang punya mimpi, FIGHTING!!!

Salam
Anysti18