Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Twelve Nights Episode 8 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Anysti18
All images credit and content copyright: Channel A
Supported by: sinopsis-tamura.blogspot.com
Follow TABLOID DRAMA on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 7 Part 4
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Twelve Nights Episode 8 Part 2

MALAM KEDELAPAN

Baek Man makan dengan Hong Joo. Hong Joo asik dengan makanannya sementara Baek Man hanya menatapnya. Dia menanyakan maksud kedatangan Hong Joo. Hong Joo bilang kalo dia nggak ingin pulang selamanya. Dia ingin melihat apakah semuanys sussh beeubah? Dia juga penasaran dengan Baek Man. Baek Man mengaku mendengar kalo nggak ada yang tahu kalo Hong Joo ada disana. Bahkan Chan juga. Hong Joo dengar Baek Man masih berhubungan dengan Chan. Dia nggak tahu kalo Chan akhirnya akan tinggal dengan Baek Man. Chan bermasalah dengan polisi dan memberontak. Hong Joo lega Baek Man dekat dengan Chan. Baek Man bisa diandalkan. Hong Joo tersenyum. 


Baek Man meminum minumannya. Ia menuntut kenapa waktu itu Hong Joo nggak bilang padanya kalo dia hamil Chan? Hong Joo meletakkan sendoknya. Peetanyaan Baek Man ketinggalan jaman. Hong Joo mengaku sudah tahu jawabannya. Ternyata hari itu Hong Joo datang ke bandara. Ia melihat Baek Man tanpa membawa koper. Membuatnya berpikir kalo Baek Man hanya ingin mengucapkan selamat tinggal dan nggak ingin bersamanya. Hong Joo nggak bisa bilang apa-apa. Tapi dia nggak menyalahkan Baek Man kok. 


Hong Joo lanjut makan. Dia bertanya apa Baek Man menerima lukisannya? Gimana perasaannya? Hong Joo ingin membuat Baek Man senang. Tiba-tiba Hong Joo kepedesan. Air di gelasnya habis. Baek Man menuangkannya untuk Hong Joo. 


Chan pulang ke rumah tamu sambil nelpon temannya. Teman Chan berencana kabur dengan memakai paspor ibunya. Tapi penampilannya nggak cukup baik buat tampil di TV. Sekarang dia ada di bus. Tanpa sengaja ia melihat Baek Man bersama dengan ibunya di sebuah restoran. Entah kenapa Chan menjadi kesal. Dia bahkan membuang makanan yang ia bawa. 


Hong Joo nggak ingin bicara tentang masa lalu. Dia ingin itu tetap bersih. Itu hanya karena Baek Man bertanya. Baek Man menanyakan kabar Hong Joo. Hong Joo mengaku nggak senang. Daripada ngomongin masa lalu mending ngomongin masa depan. Baek Man mengganti pertanyaannya. Apa yang ingin Hong Joo lakukan di masa depan? Hong Joo bilang kalo dia ingin liburan. Kalo nggak beruntung dia mungkin akan lari pada suami dan anaknya. Ia hanya ingin berlibur tanpa rasa khawatir. Kalo ada pria baik, ia akan bersamanya juga. 


Baek Man nggak bilang apa-apa. Hong Joo bertanya apa Baek Man ingin pergi kencan besok? Baek Man nggak tertarik. Nggak lucu! Hong Jo bilang kalo dia serius. Nggak papa kalo Baek Man nggak suka. Baek Man bertanya kenapa Hong Joo ingin berlibur dan bukannya pulang? Hong Joo memberitshu kalo nggak ada yang menerimanya. Baek Man juga. Baek Man mengingatkan kalo sudah 17 tahin. Perasaan Baek Man campur aduk sekarang. Hong Joo mennayalan perasaan apa itu? Terharu? Kasihan? Baek Man memberitahu kalo Hong Joo membuatnya gugup. Hong Joo langsung terdiam. Dia lalu meminta Baek Man untuk main bersamanya. 


Baek Man nggak menjawab. Hong Joo tiba-tiba bangkit. Dia nyuruh Baek Man untuk membayar makannya. Dia nggak ingin membayar. 


Eric dan Yoo Kyung keluar. Eric menarik tangan Yoo Kying dan bertanya apa mereka harus berkencan serius? Yoo Kying menarik tangannya. Dis ingin bilang sesuatu. Maaf. Erik bertanya buat apa? Beberapa orang keluar dari restoran dan berjalan diantara mereka. Eric merasa kalo itu bukan tempat yang nyaman untuk bicara. Dia ngajak Yoo Kyung untuk bicara di tempat yang lebih tenang. 


Hyun Oh mendengarkan penjelasan dokter tentang apa yang terjadi pada Lee Ri. Pusing dan mual adalah efek samping dari pengibatan flue kuning. Hasil tes darah akan keluar dalam satu atau dua jam lagi. Dokter menyarankan agar Lee Ri masuk rumah sakit dan melakukan endoskopi. Lee Ri sebenarnya enggan. Dia pingin pergi ke Serengeti. Hyun Oh bilang ke dokter untuk meneruskan pengobatannya. Dokter lalu meminta Hyun Oh untuk mendaftar. Ia akan menjadwalkan endoskopinya. 


Hyun Oh duduk setelah dokter pergi. Lee Ri mengeluh kalo nggak mudah pergi ke Serengeti. Dia pasti membuat Hyun Oh takut. Hyun Oh bercanda kalo dia nggak merasakan berat Lee Ri di punggungnya. Dia pasti nggak makan dengan benar. Lee Ri tertawa. Hyun Oh ingin minta tolong. Dia bahkan belum mendengarkannya. Hyun Oh pamit. Dia akan mendaftar. 


Eric dan Yoo Kyung duduk bersama di sebuah restoran. Eric memesan Chateau Hosanna. Minuman yang mereka minum saat Yoo Kyung mendapatkan pekerjaannya. Dia ingin bernostalgia. Yoo Kyung memberitahu kalo selama 3 tahun ini dia merasa bersalah dan berterima kasih ke Eric. 


Eric lalu berlutut di depan Yoo Kyung sambil menyodorkan sebuah cincin. Dia ngajak Yoo Kyung nikah. Eric ingin mulai sesuatu yang baru. Semua orang melihat mereka. Eric meraih tangan Yoo Kyung dan berniat memakaikan cincinnya. Yoo Kyung menarik jarinya. Ia menyadari kalo Eric bukanlah orang yang tepat. Eric bukanlah orang yang ia inginkan. Eric malah mengira kalo Yoo Kyung ingin lamaran yang mewah. Dia ngerti. Ia akan kembali dan melakukannya dengan benar. 


Yoo Kyung bangkit dan malah ngajak putus. Eric nampak marah. Dia mengambil cincinnya lalu menyusul Yoo Kyung. 


Hyun Oh mengantri untuk daftar. Dia mau menelpon Yoo Kyung. 


Eric menarik Yoo Kyung ke sebuah gang dan mendorongnya ke tembok. Kalo bukan dia orangnya lalu siapa? Yoo Kyung menahan sakut di lengannya. Dia mengingat dan merindukan orang ini selama 5 tahun. Eric nggak habis pikir Yoo Kyung punya pria lain. Ponsel Yoo Kyung bunyi. Eric memintanya untuk menjawabnya. Dia menarik tangan Yoo Kyung dan membuat ponsek itu jatuh dan rusak. Membuat Hyun Oh nggak bisa memghubunginya. Yoo Kyung menatap ponselnya yang rusak lalu memasukkannya ke dalam tas. Dia bilang ke Eric kalo mereka bersama kemarin malam. 


Eric nggak bisa berkata-kata. Dia melampiaskan kemarahannya dengan meninju tembok berulang kali. Yoo Kyung sampa miris melihatnya. Eric mengingatkan kalo mereka sudah bersama selama 3 tahun. Dua juga habis melamar Yoo Kyung. Semua itu nggak cukup buat Yoo Kyung menyembunyikan hal itu darinya. G*la! Yoo Kyung mengakui kalo dia g*la dan minta Eric agar melepaskannya. 


Yoo Kyung melangkah pergi tapi Eric malah menariknya dan membuat pakaiannya terbuka. Ia menanyakan apa Yoo Kyung akan bertemu dia? Yoo Kyung hanya diam sambil mengatupkan bajunya. Eric meraih lengan Yoo Kyung dan meminta agar Yoo Kyung nggak melakukannya padanya. Dia meyakinkan kalo Yoo Kyung akan menyesal seumur hidup kalo melepaskan dirinya. Yoo Kyung menyingkirkan tangan Eric. Dia meminta maaf lalu pergi. 


Gu Wei mendapat telpon. Dia diterima bekerja. Dia merasa nggak yakin. Ia sangat senang sampai tertawa keras. Gu Wei janji akan melakukan yang terbaik. Berapa gajinya? Orang di seberang memberitahu sekitar 2 juta won. Gu Wei bisa datang besok untuk lebih detilnya. Gu Wei agak ragu. Besok? Orang itu mengiyakan. Gu Wei kan pengangguran, memangnya dia ada acara? Gu Wei menyangkal. Ia akan menyiapkan ID-nya dan rekening banknya. Gu Wei menutup telponnya lalu nenari-nari. 


Baek Man tiba-tiba pulang dengan wajah suram. Dia langsung masuk ke kamar. Dia melihat lagu dan gitar milik Chan. Dia merasa nggak tenang. Hong Joo mengatakan kalo Baek Man ada di sana hanya untuk bilang selamat tinggal dan nggak ada niat untuk melarikan diri bersamanya. Dia bisa bilang apa? Baek Man bertanya-tanya lalu buat apa Hong Joo kembali dan membuatnya nggak nyaman? 


Gu Wei tahu-tahu melongok di pintu dan bertanya siapa yang membuat Baek Man nggak nyaman? Cinta pertamanya? Baek Man bilang kalo Gu Wei mengagetkannya. Gu Wei mengatakan kalo Chan meninggalkan gitarnya. Apa Chan ingin Baek Man membawanya? Baek Man yakin kalo Chan akan kembali. Baek Man mencoba menelpon Chan tapi nggak diangkat. Gu Wei berpikir kalo Chan pasti pulang ke rumah. Dia ngajak Baek Man untuk minum. Dia dapat kerja. Baek Man nggak mau. Apa mereka harus minum tiap malam untuk merayakannya? Dia nyuruh Gu Wei untuk pergi. Dia mau istirahat. 


Gu Wei merasa kecewa. Padahal dia benar-benar mendapat pekerjaan. Kali ini bukan kebohongan. 


Baek Man ngirim pesan ke Chan kalo ibunya ada di Korea. Chan harus tahu. Baek Man tinggal mengirimnya. Tapi nggak tahu kenapa dia malah ragu. 


Yoo Kyung datang ke studio tapi Hyun Oh sudah nggak ada. Dia mau nelpon dan baru ingat kalo ponselnya rusak. Yoo Kyung lalu melihat foto-foto Hyun Oh. Yoo Kyung teringat saat di mobil. Hyun Oh bilang kalo ia akan menunggu. Yoo Kyung bertanya-tanya apakah dia terlalu terlambat? 


Hyun Oh datang ke Lee Ri sambil membawa makanan. Ia mengatakan kalo Lee Ri akan melakukan endoskopi dan dipindah ke ruang perawatan setelah infusnya habis. Lee Ri mengiyakan. Ia ingat kalo studio belum dikunci. Dia mencoba nelpon toko sebelah tapi nggak diangkat. Lee Ri meminta agar Hyun Oh pulang dan menguncinya. Hyun Oh merasa kalo itu nggak penting. Lee Ri nenenangkan kalo dia nggak akan mati. Hyun Oh bilang kalo saat itulah yang paling penting. Ia meminta agar Lee Ri mendengarkannya. Lee Ri tahu Hyun Oh akan bertemu dengan seseorang di studio. 


Yoo Kyung melihat tempat duduk di depan kamera. Ia teringat kalo Hyun Oh masih punya foto yang Yoo Kyung ambil dulu. Ia hanya ingun foto yang diambil oleh Yoo Kyung. Yoo Kyung tersenyum tapi sedetik kemudian ia kembali sedih. 


Hyun Oh menduga kalo Yoo Kyung nggak bisa datang. Ia bersyukur mereka nggak saling ketemu. Lee Ri tahu kalo Hyun Oh bohong. Hyun Oh bangkit dan meminta Lee Ri untuk istirahat. Infusnya masih sejam lagi. Lee Ri menyururuh Hyun Oh untuk pergi. Dia janji nggak akan kemana-mana. Gimana kalo Yoo Kyung masih nunggu? Hyun Oh pergi. Dia bilang kalo dia akan jalan-jalan. 


Hyun Oh duduk di taman. Seorang pasien menghampirinya dan minta tolong agar Hyun Oh memotretnya. Dia ingin mengirimnya untuk istrinya. Hyun Oh mengiyakan. Ia memotret pria itu menggunakan kamera ponsel. Hyun Oh selesai dengan foto yang pertama. Orang itu minta sekali lagi. Kali ini ia mengangkat jedua tangannya dan membentuk tanda hati. Hyun Oh memotretnya sambil senyum. Orang itu berterima kasih dan mengambik kembali ponseknya. Hyun Oh lalu menelpon Yoo Kyung. Sayang telponnya mati. 


Yoo Kyung merapikan rambutnya sambil bercermin. Ia lalu mengatur timer kamera dan mengambil gambarnya sendiri. Yoo Kyung tersenyum menatap kamera. Setelah selesai ia malah menangis. 


Hari sudah pagi. Chae Won menghitung pengeluarannya. Saldonya tinggal dikit. Dia menyesal. Yoo Kyung pulang. Chae Won buru-buru menyembunyikan catatannya. Dia menegur Yoo Kyung yang terus menginap... . Chae Won khawatir melihat wajah dan blus Yoo Kyung. Yoo Kyung duduk dan bilang kalo dia nggak papa. Chae Won nggak bisa berhenti khawatir melihat blus Yoo Kyung sobek. Apa jangan-jangan... . Apa pacarnya yang melakukannya? Apa Yoo Kyung baik-baik saja? 


Yoo Kyung melepaskan jam tangannya dan bilang kalo dia baik-baik saja. Lagian dia memang jahat. Chae Won nggak tahu apa itu tapi ia yakin kalo sesuatu telah terjadi. Yoo Kyung memberitahu kalo dia sudah mengakhiri semuanya. Chae Won menanyakan Yoo Kyung putus? Yoo Kyung membenarkan. Meskipun itu sulit. Chae Won mengambil ponselnya yang terus berdering. Ia menunjukkannya ke Yoo Kyung. Itu pacarnya Yoo Kyung? Yoo Kyung menolak panggilannya. Chae Won merasa kalo sepertinya belum berakhir. Yoo Kyung mengambil bantal lalu tiduran di sofa. Ia ingin istirahat sebentar. 


Hyun Oh nenemani Lee Ri meninggalkan rumah sakit. Ia merasa kalo harusnya Lee Ri masih dirawat. Lee Ri meyakinkan kalo dia baik-baik saja. Itu bukanlah tempat yang ingin ia tinggali lama-lama. Lee Ri menyetop taksi. Hyun Oh meminta Lee Ri untuk istirahat. Dia pulang ke rumah? Lee Ri menyangkal. Dia akan ke studio. Dia sudah absen sehari. Dia lalu menjabat tangan Hyun Oh. Berterima kasih dan meminta maaf. Hyun Oh membukakan pintu taksi dan berpesan agar Lee Ri berhati-hati. Lee Ri merasa kalo harusnya Hyun Oh pergi dengannya. Hyun Oh nggak ingin membenarkannya. Lee Ri tersenyum. Dia minta agar Hyun Oh mampir sebelum pergi. Hyun Oh harus berfoto dan makan enak. Hyun Oh tersenyum. Lee Ri mengatakan kalo itu semua yang bisa ia lakukan untuk Hyun Oh. Hyun Oh berterima kasih. Lee Ri masuk ke taksi dan pergi. 


Yoo Kyung tiduran sambil menatap ponselnya yang rusak. Chae Won menuang sereal ke dalam mangkuk dan bertanya kenapa Yoo Kyung nggak pergi ke rumah tamu? Dia ada disana, kan? Yoo Kyung khawatir kalo Hyun Oh nggak ada kalo dia kesana. Gimana kalo dia ada? Chae Won bertanya kenapa kalo dia ada? Yoo Kyung duduk. Dia merasa bagus kalo Hyun Oh nggak bisa datang. 


Chae Won mengangkat ponselnya. Seseorang ingin bicara dengan Yoo Kyung. Chae Won pun memberikan ponsel itu ke Yoo Kyung. Telpon itu dari kantor polisi Jongno. Kwon Ki Tae terlibat dalam kasus kekerasan. Korban nggak mau berdamai. Sebagai wali Yoo Kyung diharap segera datang. Yoo Kyung mengiyakan. Dia lalu memberitahu Chae Won kalo Eric di kantor polisi. Chae Won menawarkan untuk pergi bersama. Yoo Kyung nggak akan tahu apa yang akan Eric lakukan padanya. Yoo Kyung menolak. Dia akan pergi sendiri. Begitulah seharusnya. 


Baek man menepuk-nepuk bantal dan menjemurnya bersama kipas angin, lemari kecil dan barang-barang lainnya. Gu Wei datang dan menyuruh Baek man untuk makan bukannya membuat keributan. Baek Man sengaja melakukannya untuk menyibukkan diri. Gu Wei menyuruh Baek Man untuk membereskannya sendiri. Dia ada urusan. Baek Man mendengarkannya sambil nyapu. 


Hyun Oh pulang. Dia juga heran melihat barang-barang berserakan. Baek Man menasehati kalo dia harus melakukan aktivitas fisik saat sedang banyak pikiran. Gu Wei menyindir kalo itu karena Baek Man punya banyak energi. Ia memberitahu kalo teman Hyun Oh meninggalkan surat. Hyun Oh terkejut Kyu Jin dan Thomas sudah pergi. 


Hyun Oh membaca surat dari Kyu Jin. Dia tahu kalo Hyun Oh butuh waktu sendiri. Kyu Jin meminta agar Hyun Oh datang ke pulau Jeju kalo memerlukannya. Thomas juga pergi dengannya. Hyun Oh selalu diterima. 


Gu Wei menyajikan makanan terakhir yang ia siapkan. Hyun Oh terkejut Gu Wei akan pergi. Dengan bangga Gu Wei memberitahu kalo dis dapat pekerjaan di tempat yang hebat. Baek Man memakan makanannya dan nggak bilang apa-apa. Gu Wei mengatakan kalo dia akan bertemu agen untuk melihat-lihat rumah. Baek Man mengingatkan kalo Gu Wei nggak punya cukup tabungan. Apa Gu Wei punya uang cukup untuk deposit? Gu Wei bilang akan mengurusnya. Dia lalu pamit. 


Baek Man bilang kalo dia khawatir pada orang yang akan pergi dan orang yang datang kembali. Hyun Oh nggak ngeh dan menanyakan maksud Baek Man. Baek Man bilang nggak papa. Dia senang melihat semua orang akur. Hyun Oh pasti merasa kesepian saat pergi. Hyun Oh mengambil sumpitnya dan bilang kalo semuanya sama saat ia mendapat penyelesaian dan pergi. Baek Man malah merasa kalo Hyun Oh belum mendapat penyelesaiannya. Setelah ia mengakui benar dan salah maka... . Baek Man menepuk dadanya dan melanjutkan kalo itu akan terjadi di hatinya. Hyun Oh nampak mendapatkan sesuatu. Baek Man mempersilakannya untuk makan. 


Eric ditahan di sel saat Yoo Kyung datang. Korban sendiri babak belur. Yoo Kyung meminta maaf padanya. Orang itu nggak mau berdamai gimanapun juga. Eric yang mulai memukulnya dan membuat wajahnya jadi seperti itu. 


Yoo Kyung memberitahu Eric kalo sampai dia nggak bisa berdamai maka ia akan dideportasi. Bukannya Yoo Kyung nggak memahaminya tapi itu nggak benar. Eric menatap Yoo Kyung dan memintanya untuk janji kalo Yoo Kyung akan kembali bersamanya. Kalo enggak maka ia akan membuat yang lebih buruk lagi. Yoo Kyung harus bertanggung jawab. Yoo Kyung membentak Eric. Eric hanya minta itu. Dia nggak akan minta Yoo Kyung untuk janji yang lain lagi. Apa Yoo Kyung nggak bisa melakukannya? Yoo Kyung ngajak Eric untuk pergi dulu dari sana. 


Hyun Oh masih berusaha menghubungi Yoo Kyung tetapi tetap nggak tersambung. Dia meninggalkan pesan suara kalo dia mengkhawatirkan Yoo Kyung. Ia pikir mungkin Yoo Kyung bersamanya. Hyun Oh merasa nggak bisa meninggalkan Yoo Kyung seperti ini. Hyun Oh teringat pesan Baek Man kalo dia harus mengakui benar atau salah. Maka akan terjadi di hatinya. 


Lee Ri mengemasi barang-barangnya. Ia mengambil kameranya dan melihat foto Yoo Kyung. 


Baek Man mengeluarkan pakaian di lemarinya. Dia melihat gitar Chan lalu menelponnya tapi sayang nomor Chan nggak aktif. 


Gu Wei bercermin sambil nyanyi. Buku banknya di atas meja rias. Kartu identitas ada di dompet. Lah, dompetnya dimana? Gu Wei mencari-cari dompetnya tapi nggak ketemu. Nggak mungkin ada di Baek Man. Baek Man terlalu sayang padanya dan menyimpannya. Baek Man keluar dari kamarnya. Dia mau pergi dan menyuruh Gu Wei untuk beres-beres. Gu Wei mengingatkan kalo dia ada urusan siang ini. Gu Wei merasa nggak bisa tapi dia nggak bisa nolak juga. Hyun Oh keluar dari kamarnya dan menitipkan tasnya pada Gu Wei. Gu Wei bertanya Hyun Oh nggak langsung ke Bandara? Hyun Oh memberitahu kalo dia harus memeriksa sesuatu. Hyun Oh lalu pergi. Gu Wei mau beres-beres tapi nggak jadi. Dia harus nyari dompetnya. Dimana? 

Bersambung...

Komentar: 
Maaf, ya lama. Habisnya subindonya lama. Hehe... tetep ya, mencoba mencari pembenaran buat diri sendiri. Secara Engsub juga cepet keluarnya. 
Nggak ,ding. Sebenarnya lagi nulis di rumah sendiri. Yang suka baca When Time Stops pasti tahu. Oops!! Kok malah jadi ngomongin blog sendiri disini?? 
Nggak nyangka Eric sampai segitunya gara-gara lamarannya ditolak sama Yoo Kyung. Tapi kasihan juga, sih.