Advertisement
Advertisement
SINOPSIS The Best Chicken Episode 1 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Raina Al Farisi
All images credit and content copyright: MBN, DramaX
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The Best Chicken Episode 1 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The Best Chicken Episode 2 Part 2

Bo Ah tampak terkejut saat ia melihat tempat saunanya ternyata sedang di renovasi oleh pemilik baru. 


Bo Ah yang masih terkejut atas kehadiran sang penghuni baru pun tetap terdiam di tempatnya. Sampai Choi Go menoleh dan ia sedikit terkejut ketika melihat Bo Ah ada di hadapannya. 


Choi Go pun menghampiri Bo Ah, dan melihat tangga yang baru saja ia ketahui. Lalu Choi Go mengatakan “ oh.. aku baru sadar ternyata di sini tangganya”. 


Dengan cepat Bo Ah langsung menutup pintu tangga tersebut. Dan itu tentu membuat Choi Go agak tersebut. 


Bo Ah pun segera keluar drai pintu bawah. Lalu berusaha untuk mengusir Choi Go dan juga para pekerjanya drai tempat sauna yang masih ia tempati. 


Bo ah dengan sekuat tenaganya mengusir Choi Go dan para pekerjanya lalu mendoronynya mereka sehingga mereka keluar dari tempat sauna tersebut. 


Setelah mengusir Choi Go dan para pekerjanya, dengan cepat Bo Ah menutup pintunya. Agar mereka tidak bisa lagi masuk ke dalam tempat tersebut. 


Choi Go yang tampak tidak terima atas perlakuan Bo Ah pun langsung menggedor gedor pintu tersebut dan mengatakan “ kau pasti belum di beritahu bahwa aku adalah penyewa baru tempat ini “ ucap Choi Go yang di acuhkan oleh Bo Ah. 


Dalam kepanikannya, Bo Ah pun mengambil Handphone miliknya dan menghubungi Min A untuk meminta bantuan atas apa yang ia alami hari ini. 


Min A pun tampak terkejut dengan pekataan Bo Ah yang mengatakan bahwa penyewa baru itu sudah datang tanpa ia belum berkemas apapun. Bo Ah pun menegaskan bukankah ia mempunyai cukup waktu untuk berkemas namun mengapa tidak ?


Min A pun berusaha menenangkan Bo ah dengan kepanikannya. Ia pun menutup telponnya dan ia akan masuk ke dalam kantor untuk berbicara pada Harabeoji mengenai penyewa baru tersebut. 


Choi Go berusaha membuka pintu yang baru saj adi tutup oleh  Bo A. Ia tidak percaya atas apa yang baru ia alami, ia di usir padahal ia sudah menyewa tempat ini sebelumnya. 


Para pekerj atampak kesal atas apa yang menimpa mereka. Lalu Choi Go pun berusaha untuk menint amaaf atas apa yang baru saja terjadi. 


Lalu datanglah Myung Dong yang tak lain adalah kakek dari Bo A. Ia pun mengetahui bahwa ha ini akan terjadi. 


Dengan sedikit kemarahan di wajahnya ia pun mengambil palu besar lalu berusaha mambuka pintu secara paksa. 


Bo A yang tampak ketakutan karena kakeknya membuka pintu secraa pakasa tersebut. Langusng berpura pura menghubungi 911 yaitu polisi. Ia menyangka bahwa kakenya akan berhenti. 


Pada kenyataannya kakeknya tetap merusak pintu itu sampai rusak total dan terbuka. Hal itu mebuat Choi Go terperangah lalu segera menghampiri Myung Dong. 


Kakek Myung Dong pun segera masuk. Dan akan menghancurkan pula pintu masuk menuju kamar Bo A. Kakek pun berkata “ Buka pintunya selagi aku memintanya secara baik “


Bo A tetap pada pendiriannya ia tidak membuka pintunya. Ketika Myung Dong hendak menghancurkan pintu itu lagi. Ia menawarkan kembali pada Bo A untuk membuka pintunya. 


Terjadi perdebatan antara Bo A dan Myung Dong. Myung Dong berkata bahwa ini adalah rumahnya dan Bo A harus segera pergi dari sini karena ia sudah lama tidak membayar uang sewa padanya. 


Bo A pun berkelak ia mengatakan “ dimana nanti aku tinggal jika kau pergi dari sini. Apakah aku akan tinggall di pinggir jalan atau apa aku akan di adopsi”. Bo A tampak sudah putus asa 


Myung Dong pun berkata “ pulanglah dan kembalilah ke rumah mu , jalani hidup mu sendiri. Sampai kapan kamu akan seperti ini seperti mayat hidup yang selalu sendiri “, ia berkata dengan  menahan emosi nya yang hampir saja meledak .


Dengan menahan tangis Bo A pun mengatakan pada kakeknya “ aku sudah melakukan apa yang aku bisa ...” 


Kakek Bo A pun tak ada pilihan lain selain menghancurkan pintu tersebut denga palu besarnya dengan mengatakan “ Menyingkirlah atau kau akan terluka “ 


Ketika Myung Bong akan menghancurkan pintu tersebut Choi Go langsung menghadangnya dan menegaskan bahwa ia adalah pemilik tempat ini sekarang. Karena kini ia pemiliknya, ia tak mengijinkan Myung Dong untuk menghancurkan pintu ini. Karena Choi Go menyukai pintu ini dan ini adalah bagian dari rencana bisninya. 


Myung Doang agak terkejut dengan apa yang dikatakan Choi Go. Karena apa yang dikatan Choi Go benar adanya. Ia pun terdiam beberapa saat . 


Dengan keyakinan nya Choi Go meyakinkan MyuNG Dong bahwa ia akan berbicara dengan Cucu ny yaitu Bo A. Dan untuk itu ia meminta pada Myung Dong untuk tidak mengancurkan pintunya karena bagaimanapun tempat ini kini miliknnya. 


Myung Dong pun akhirnya menyerah dan memilih meninggalkan Choi Go dan Bo A yang masih mengurung dirinya. Sebelum pergi ia mengatakan “ jangan sampai telat membayar sewanya”. Ia pun pergi. 


Setelah kepergian Myung Dong, Choi Go menemukan hanphone yang terjatuh, ia pun mengambilnya. Dan berfikir bahwa ini pasti punya wanita yang tadi mengusirnya. 


Choi Go pun terbbnagun dan mencoba mengetu pintu lalu berkata “ permisi, aku menemukan hp apakah ini milikmu?” beberapa kali Choi Go mengetuk pintunya namun tidak ada jawaban dari Bo A. 


Setelah selesai membererskan tempat sauna itu, Choi Go tampak mengingat sesuatu hal. Bahwa ia belum bicara dengan Bo A terkait tempat yang telah ia sewa tersebut. 


Sementara Bo A tampak sibuk menghadang pintu yang menuju kamarnya dengan berbagai macam barang. Ia pikir dengan begitu kakeknya akan merasa kesulitan untuk mendobrak pintunya. 


Choi go pun mendekati pintu terebut dan berfikir bagaimana caranya untuk bisa berbicara dengan Bo A dengan baik baik. Tak lam asetelah itu, Choi Go mendengar suara seperti benda jatuh. 


Bo A yang kaget langsung mengambil tersebut. Benda tersebut seperti benda kesayang Bo A. Ia pun menatap sedih pada benda yang jatuh tersebut. 


Setelah mendengar benda jatuh tersebut, choi go berkata “ aku tahu kau ada di sana, ayo kita bicara baik baik, karena kini tak ada Harabeoji mu disini..” 

Penulis Sinopsis: Raina Al Farisi
All images credit and content copyright: MBN, DramaX
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS The Best Chicken Episode 1 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS The Best Chicken Episode 2 Part 2