Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Life Episode 1 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Raina Al Farisi
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Life Episode 1 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Live Episode 1 Part 3

Kematian Direktur Lee yang menyisakan berbagai tanda tanya muncullah spekulasi sebelum kemaatian sang Direktur yang di nilai secara tiba tiba ini oleh semua orang termasuk rekan terdekatnya. Malam itu, Dokter Ye Jin Wo menerima telpon dari saudaranya yang bernama Ye Su Woo. Dalam percakapan tersebut dijelaskan bahwa ada suatu hal yang menyangkut Direktur Lee selama ia menjabat sebagai Kepala Direktur Rumah Sakit. 


Setelah percakapan itu selesai Dokter Ye Jin Wo kembali ke rumah sakit. Dalam perjalanannya dia bertemu dengan sebuah mobil. Yang ternyata mobil tersebut milik Presdir Rumah Sakit yang bernama Koo Seung Hyu. Menyisakan satu tanda  tanya dari raut Dokter Ye apa yang membuat Presdir datang ke rumah sakit?. 


Setelah pertemuan yang tak sengaja dengan Presdir Koo Seung Hyo. Dokter Ye menulis Surat Kematian Direktur Lee Bo hoon. Dalam penulisnya ia tampak bingung harus menulis apa tentang penyebab kematian dari sang Direktur Lee. Rekan terdekat Dokter Ye yaitu Dokter wanita yang bernama Lee No Eul ini mendekat dan berkata ada satu kejanggalan dari kematian Direktur Lee. 
“ kenapa harus di rumah wakil Direktur ?” ucap dokter Lee No eul ini. 


Belum terjawab pertanyaan tersebut tiba tiba datang pasien anak anak yang terkena tusukan oleh ayahnya sendiri sang anak di bawa oleh Tim Medis rumah sakit dalam keadaan kritis. Sementara itu, datanglah sang ayah dari anak tersebut yang juga sama terkena luka tusuk di perutnya. Pada saat yang bersamaan Dokter Lee No Eul menyatakan bahwa pasien anak perempuan dinyatakan meninggal karena luka tusuk tersebut sementara ayahnya dinyatakan selamat dari masa krisisnya. 


Dokter Oh Se Wa tampak terburu buru berjalan di area Rumah sakit dalam perjalanannya ia bertemua dengan dua polisi yang menanyakan UGD. Setelah menjawab Pertanyaa npolisi tersebut, ia pun kembali berjalan untuk menemui Wakil Dirrektur Kim Tae Sang. Sebelum masuk ia sempat melihat sekilas ruangan Direktur Lee. Lalu, Dokter Oh Se Wa pun memasuki ruangan Wakil Direktur untuk menanyakan kejadian kematian Direktur Lee. 

Wakil Direktur pun menjawab “ Direktur datang ke rumah dalam keadaan mabuk, pada saat yang bersamaan ia ingin merokok. Lalu aku berkata padanya bahwa pantaskah seorang perokok merokok di hadapan mantan perokok. Tak lama Direktur naik ke atas rumahnya. Lalu aku mendengar ada suara benda jatuh. Aku pun berlari keatas. Ketika mendengar suara tersebut aku tidak berfikir bahwa itu adalah Direktur. Sesampainya di atas ternyata di rektur sudah terjatuh” 


Sebelum pergi Dokter Oh Se Wa, memastikan kematian tersebut kepada Kim Tae Sang  karena bagaimanapun kini banyak yang memperhatikan wakil Direktur disebabkan Direktur Lee meninggal di kediaman rumah wakil Direktur Kim Tae Sang. Pada saat yang bersamaan Wakil Direktur mendapat telpon dari Presdir Koo Seung Hyo. 


Polisi pun datang pada Dokter Lee No Eul untuk menanyakan korban luka tusuk. Dokter Lee pun menjelaskan bahwa anak tersebut meninggal sementara ayahnya sedang dalam perawatan. Pihak kepolisian pun menghanpiri Dokter Ye untuk menanyakan kondisi ayah korban yang selamat. Dokter Ye pun menjelaskan bahawa keadaannya stabil. Lalu dokter Ye pun pamiit. Untuk menemui Dokter Lee yang tampak gelisah karena pasien yang baru saja ia tangani. 


Ketika sedang berjalan Dokter Ye, mengingat pertemuan nya dengan Direktur Lee. Yang dimana  dalam pertemuan tersebut ada sedikit pertengkaran antara kedua nya atas satu perbuatan yang di ketahui oleh Dokter Ye. Penyesalan Dokter Ye adalah kenapa ia harus marah kepada Direktur Lee sebelum mendengar penjelasannya. Karena ia sadari pertemuan nya dengan Direktur Lee adalah pertemuan terakhir nya dengan Direktur Lee, dimana Direktur Lee sudah ia anggap sebagai ayah nya sendirinya. Ia begitu menyesal karena pertemuan itu adalah pertemuan terakhirnya dengan sang Direktur yang amat ia hormati tersebut. 


Dokter Ye pun memasuki ruangan Dokter Lee No Eul. Dokter Ye pun berkata bahwa,

“ Mungkin saja benar, bahwa keduanya minum bersama. Karena dari keduanya tercium aroma minuman alkohol yang kuat” Dokter Ye 

“ Sejak kapan Direktur dan wakil Direktur suka minum bersama dan saling berkunjung ?” tanya Dokter Lee dengan penuh keheranan. Ia pun beranjak dari duduknya. Lalu bercerita bahwa ada seseorang yang mendengar pertengakaran di ruangan Wakil Direktur. Yang mendengar, menyangka bahwa Wakil Direktur sedang memarahi bawahannya atau rekannya namun ternyata wakil Direkur sedang berbicaara dengan Direktur Lee. 

“ kapan ?” tanya Dokter Ye

“ pukul 19,00. Hari yang sama dengan kematian Dokter Lee” Ucap Dokter Lee. 


Dalam keherananya. Handphone Dokter Ye berdering, ternyata dari salah satu rekan Dokternya mengatakan bahwa Departemen Bedah menolak pasien Bunuh Diri tersebut, sementara dokter Joo pasti menolak karena beliau sedang menangani operasi pengambilan organ kornea mata Direktur Lee. Sempat ada rasa terkejut dari raut wajah dokter Ye setelah mendengar penjelasan tersebut. Lalu ia pun memutuskan bahwa ..

“ rawat dia atas namaku, aku akan segera kesana” putus Dokter Ye. Ketika sedang berjalan Dokter Ye berpapasan dengan Dokter Joo yang sedang membawa sebuah tas bertuliskan “ Human Eyes”. Dokter Ye pun tertegun untuk beberapa saat, lalu segera berlalu kembali. 


Dokter Ye pun merenung. “ Disaat waktu yang bersamaan dua orang meninggal. Yang satu meninggal karena ditusuk oleh ayah yang ia percayai dan satu lagi tertusuk oleh kata kata junior yang ia percaya dan meninggal”. 5 april 2018,saat perkataan ku melukaimu itu adalah hari terakhir mu”. 


Tampak Dokter Joo sedang berada didalam sebuah restoran, ia duduk sendiri mencicipi makanannya dengan dua gelas dan sebotul alkohol. Terlihat, ia mengingat seseorang yang sering kali minum bersama dengannya dengan wajah yang sedih ia pun menenggak gelas tersebut. 


Dokter Ye pun datang ke kantor Kepolisian ia pun tertisur di atas bangku. Karena selepas jam kerja, ia langsung menuju ke kantor Kepolisian untuk bertanya kronologis kematian Direktur Lee. 



Polisi pun menjelaskan kronologis yang ia ketahui kepada Dokter Ye. Polisi mengatakan bahwa pada saat kejadian ada seorang saksi yang melihat dan saksi itu memastikan hanya ada satu pria di atas balkon tersebut lalu terjatuh. Meskipun sebenarnya polisi merasa ada keganjilan dalam kasus kematian Direkur Lee. Polisi mengatakan bahwa, pernyataan saksi mata dan juga Wakil Direktur dirasa konsisten. Karena saksi mengakui bahwa hanya ada satu pria di atas atap tersebut. Namun timbul spekulasi bahwa “ bagaimana jika pasa saat Direktur keluar tidak hanya ada satu orang dia atas sana?” Ucap polisi yang menjadi penyidik dalam kasus kematian Direktur Lee. 

Penulis Sinopsis: Raina Al Farisi
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Life Episode 1 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Live Episode 1 Part 3