Advertisement
Advertisement
SINOPSIS Life Episode 1 BAGIAN 4


Penulis Sinopsis: Raina Al Farisi
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Life Episode 1 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Live Episode 1 Part 5

Setelah diskusi selesai, Dokter Ye dan rekannya pun keluar ruangan. Lalu mereka mengadakan undian yang menang akan memberitahukan Dokter yang kalah akan memberitahukan perawat. Dokter Ye pun kalah, ia pun memasang raut wajah tidak percaya atas kekalah yang ia alami. 


Dokter Ye pun langsung memberitahukan perawat perihal keputusan pemindahan sebagian tenaga medis ke rumah sakit pedalaman. Para perawat pun menganggap diri mereka seolah berada dalam posisi bahwa mereka seolah akan dikeluarkan oleh rumah sakit namun dengan cara yang halus melalui pemindahan. 


Disaat perdebatan itu, datanglah pemberitahuan bahwa ada pasien dalam keadaan kritis memasuki rumah sakit dan perlu penanganan langsung. Dokter Ye dan perawat pun langsung meninggalkan perdebatan mereka.  


Dokter Ye pun langsung menanyakan riwayat kesehatan pasien pada salah satu perawat. Lalu, Dokter Ye pun membaca riwayat kesehatan tersebut. 


Dokter Ye, langsung memeriksa pasein yang dimana pasien tersebut mengalami pembesaran perut yang mengharuskan Dokter Ye untuk mengeluarkan cairan dari perut pasien tersebut.

Disisi lainnya dokter Ye merenungkan tentang pemindahan sebagian departemen kesehatan nantinya dan juga perdebatan yang baru terjadi antara dirinya dan para perawat rumah sakit. Dalam diamnnya, datanglah sosok saudara Dokter Ye yang tampak sedang memperhatikannya. 


Sementara di ruangan lain tampak rekan  kerja Dokter Ye sedang membicarakan masalah terkait pemindahan tenaga medis ke rumah sakit pedalaman. Tidak hanya perawat, para dokter pun merasa gelisah karenanya. Mereka beranggapan bahwa rumah sakit seolah menempatkan dirinya seperti sebuah perusahaan. 


Melalui hari yang sangat melelahkan membuat dokter Ye pulang dalam keadaan lelah. Sebelum memasuki rumahnya Dokter Ye mengingat percakapannya dengan Dokter Lee. 


Dokter Lee mengkhawatirkan bagaimana nasib saudara Dokter Lee yang bernama Ye Sun Wo. Terlebih Keadaan Sun Wo yang tidak berjalan itulah membuat hati Dokter Ye gusar. Bila sewaktu waktu ia akan dipindahkan bagaimana nasib Sun Wo yang akan ia tinggal sendiri? 


Begitu banyak hal yang terjadi hari ini. Dokter Ye teringat pertemuan terakhirnya dengan Direktur Lee yang membuat dirinya begitu menyesal. 


Dalam pertemuan tersebut, Dokter Ye yang mendengar kabar bahwa Direktur Lee menerima sejumlah uang di rekening pribadinya. Membuat spekulasi buruk untuk Dokter Ye, sehingga ia menyalahkan Direktur Lee. 


Dokter Ye yang merasa kecewa kepada sang Direktur, langsung pergi tanpa mendengar penjelasan Direktur. 


Sun Wo pun berkata “ apakah kau mengatakan apa yang ku katakan pada nya ?”, Sun Wo pun merasa bersalah mengapa ia mengatakan semua itu pada Jin Wo. Jika informasi yang ia berikan membuat hubungan antara Dokter Ye dan Direktur sedikit buruk karenanya. 


Dokter Ye beranggapan bahwa dirinya lah yang salah. Pergi tanpa harus mendengarkan penjelasan dari Direktur Lee. Ia pergi saat itu karena terlalu amat kecewa pada Dikrektur. Maka ia memutuskan pergi sebelum ia lebih merasa kecewa pada Direktur yang sudah ia anggap seperti ayah baginya. 


Disela penyesalan antara Jin Wo dan Sun Wo pun. Terbesit kekawatiran pada Sun Wo, jika dirinya akan dipindahankan ke rumah sakir pedalaman nanti. Jinwo pun  mengatakan “ apakah pintu mau ku tutup ?” 


Sun wo menjawab dengan wajah datarnya, “ aku bisa melakukannya sendiri” . Sun Wo pun langsung terdiam dalam tidurnya. 


Jin Wo pun pergi meninggalkan Sun Wo dan pergi ke kamarnya. Lalu, ia berniat untuk menyimpan baju di lemarinya. Setelah ia membuka lemarinya, ia melihat ada pakaian untuknya mengahdiri acara pemakaman Direktur Lee. 


Ye Jin Woo pun datang untuk menghadiri  upacara pemakaman Direktur Lee. Terlihat wajah sedihnya selama dalam perjalanan menuju upacara pemakaman tersebut. 


Dalam perjalananya, ia berpapasan dengan Wakil Direktur Kin Tae Sang. Pertemuan dengan W.Direktur membuatnya ingin bertanya lebih jauh mengenai rumah sakit dan juga Kondisi upacara pemakaman Direktur Lee,


Terjadi perdebatan antara Dokter Ye dan W.Direktur. Dokter Ye mengatakan bahwa “ mengapa kau berbohong ?”. 


W.Direktur merasa terganggu denga pertanyaan Dokter Ye yang seolah memojokkan dirinya dalam kasus kematian Direktur Lee. 


Dokter Ye menjelaskan bahwa terjadi pertengkaran anatara W.Direktur dan Direktur Lee sebelum kematian Direktur Lee. Ia pun menjelaskan bahwa ada seseorang yang mendengar percakapan pertengakran antara keduanya. 


W.Dikertur merasa sedikit terkejut, lalu ia pun langsung menutupi keterkejutan itu dengan mengatakan bahwa, sebenarnya ia sedang memberikan pelajaran pada Direktur Lee. 


Dokter Ye pun mengatakan bahwa ia kan melaporkan apa yang ia ketahui kepada pihak kepolisian. Bahwa kematian Direktur ada keterkaitanyya dengan W.Direktur Kim Tae Sang.


Wakil Direktur tampak tak gentar. Ia malah mengatakan bahwa, jika Dokter Ye mengatakan pada polisi maka akan terungkap siapa sebenarnya Direktur Lee. Kim Tae Sang beranggapan bahwa, selama ini ia berusaha menutupi keburukan Direktur Lee dan mencegaj dirinya untuk tidak mengatakan apapun pada polisi. 


Dokter Ye masih bersikukuh pada pendiriannya bahwa ia juga merasa kecewa dengan tindakan Kim Tae Sang yang dimana ia berbohong terkait dirinya yang mengakui bahwa bertemu dengan mentreri kesehatan padahal ia tidak bertemu dengan siapapapun. 


Sebelum kepergiannya, W.Direktur mengatakan bahwa dirinya bersikap seperi ini untuk menjaga nama baik mendiang Direktur. Dan jika Dokter Ye tetap akan melaporkan pada Polisi maka yang terancam tidak hanya dirinya tapi juga nama baik Direktur Lee. 

Penulis Sinopsis: Raina Al Farisi
All images credit and content copyright: jTBC
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Life Episode 1 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Live Episode 1 Part 5