Advertisement
Advertisement
SINOPSIS My Husband Oh Jak Doo Episode 3 BAGIAN 2


Penulis Sinopsis: Haro
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Husband Oh Jak Doo Episode 3 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Husband Oh Jak Doo Episode 3 Part 3

Setelah sadar, Seung Joo langsung melespaskan pelukannya. Ia berkata, “Aku pikir kamu pergi.”  Jak Doo yang terkejut karena pelukan Seung Joo tadi tidak menjawab. Kemudian  flash back, Jak Doo sedang berlari.


Seung Joo bertanya, “Itu sebabnya kamu berlari tadi, dengan pakaian seperti itu?” Jak Doo selagi makan menjawab bahwa dirinya kedinginan dan lapar. Seung Joo kemudian memberikan Jak Doo sebuah ponsel. Jak Doo langsung memegang ponsel itu, ia kebingungan. Seung Joo menduga, “Kamu tidak pernah memakai ponsel?” Jak Doo membenarkan dan menyuruh Seung Joo mengajarinya.


Jak Doo sedang mengeluarkan barang-barang dari tasnya. Seung Joo terus mengomentari setiap barang yang di keluarkan Jak Doo. Jak Doo yang jengah, akan menutup pintu dan menyuruh Seung Joo tidur. Seung Joo meminta Jak Doo untuk membiarkan pintu tetap terbuka. Dorong-mendorong pintu terjadi. Pada akhirnya, yang menang adalah Seung Joo, pintu pun tetap terbuka. 


Sekretaris Eric bertanya, “Banyak orang ingin makan bersama Anda. Kenapa Anda selalu makan sendiri?” Eric menjawab, “Teman-teman dan rekan bisnisku berpura-pura baik di depanku, tapi di belakang, mereka busuk.” Kemudian tiba-tiba, televisi di depan mereka berdua menampilkan wawancara Eun Jo.


Narasi Eun Jo, “Alat musik ini memiliki kenangan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Cinta pertamaku membuat ini untukku. Aku ingin dia melihatku memainkan ini.” Eric yang mendengar itu seperti menemukan titik terang.


Eun Jo sedang berada di ruang penyimpanan gayageumnya, kemudian ia teringat masa lalunya saat bersama Jak Doo. Eun Jo kecil bertanya, “Ikatanu istimewa, kenapa kamu mengikatnya seperti itu?” Jak Doo kecil menjawab, “Karena kamu, kamu selalu kesulitan karena itu tidak diikat, aku memikirkan cara untuk memastikan ikatannya tidak lepas.”


Jak Doo tidak bisa tidur karena suara berisik dari televisi. Ia pun menyuruh Seung Joo untuk mematikan televisi itu. Seung yang kesal menjawab, “Jika berisik atasi saja, jika tidak bisa, lupakan janji yang kita buat.” Jak Doo menghela nafas.


Seungtae mengaku kepada ibunya bahwa ia telah mencuri cap sah milik kakaknya saat rumah kakaknya dibersihkan oleh petugas kebersihan. Ibu yang mendengar itu langsung memarahi Seungtae, tapi setelah mendengar penjelasan Seungtaae mengenai pria yang akan berinvestasi memiliki banyak uang, kemudian ia berkata, “Tidak masalah selama tidak digadaikan ke bank.” Ternyata, Seungtae kemudian menggadaikan itu ke bank.


Nenek Gan Nan sedang ditelepon oleh Jak Doo, Nenek Yi Bi dan Nenek satunya terus mengganggu. Jak Doo meminta kepada mereka untuk dikirimkan kubis kering dan krisantemum liar. (Di Korea, kubis kering dipercaya sangat baik dikonsumsi untuk orang yang kurang tidur)


Ketika ketiga Nenek akan keluar mencari apa yang diminta Jak Doo, tiba-tiba ada mobil berhenti, mereka bertanya-tanya siapa yang datang. Ternyata, yang datang adalah Eun Jo. Eun Jo langung memeluk Nenek Gan Nan. Nenek satunya bertanya, “Dia cucunya?” Nenek Yi Bi menjawab, “Kenapa kamu lamban sekali? Mana mungkin gadis cantik itu adalah cucunya?”


Seung Joo baru bangun, ia mendapati seluruh rumahnya bersih dan rapi. Kemudian, terdengar suara dari luar, ia pun keluar untuk melihatnya. Ternyata, suara itu berasal dari Jak Doo. Jak Doo yang melihat Seung Jo langsung berkata, “Ayo pergi bersama, aku tidak akan menggangumu, tunjukkan Seoul kepadaku.”


Seung Joo kaget melihat baju yang dipakai oleh Jak Doo. Jak Doo berkata, “Kita akan pergi ke pusat kota. Itu sebabnya aku berdandan. Ayo pergi.” Seung berkomentar, “Pakaian macam apa itu? Astaga, darimana dia mendapatkan pakaian itu?”


Seung Joo dan Jak Doo bertemu dengan pemilik kedai yang sering dikunjungi Seung Joo. Saat pemilik kedai itu bercerita bahwa dirinya menemukan pasangan yang pas untuk Seung Joo, Jak Doo tiba-tiba berkata, “Sayang...” Seung Joo yang kaget langsung menarik Jak Doo pergi.


Montir bengkel mengatakan kepada Seung Joo karena motor starter, roda rem, dan oli mesin harus diganti, biaya perbaikan mungkin sekitar 1000 dolar. Seung Joo kaget mendengar jumlahnya. Tiba-tiba Jak Doo datang, ia memperkenalkan diri sebagai suami Seung joo dan berkata, “Ada masalah?” Montir bengkel pun langsung meralat jumlah biaya perbaikannya.


Seung Joo mengemudi dengan ugal-ugalan sampai membuat Jak Doo berteriak-teriak. Ia kesal dengan kejadian di bengkel tadi, saat lamupu merah Seung Joo mengatakan bahwa sebagai pengendara wanita di Seoul, dirinya harus seperti ini agar orang-orang tidak merendahkannya...
1. Tangan kiri di jendela dan satu tangan pegang kemudi. Jika sempat kunyahlah permen karet. Itu membuatmu terlihat tangguh.
2. Meski menyalakan lampu sein, mereka tidak akan memberimu jalan. Jadi, terobos saja selagi bisa.
3. Jika kamu tahu dirimu bersalah, diamlah dan sangkal.

Penulis Sinopsis: Haro
All images credit and content copyright: MBC
Supported by: OPPA SINOPSIS
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Husband Oh Jak Doo Episode 3 Part 1
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Husband Oh Jak Doo Episode 3 Part 3