1/15/2019

SINOPSIS My Only One Episode 8 PART 3

SINOPSIS My Only One Episode 8 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 8 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 9 Part 1

Pang Kang sedang berada di Bank untuk mengambil uang tabungannya. “Aku ingin menarik semuanya.” Katanya kepada pegawai Bank tersebut.


Pak Kang menyelipkan uangnya di kotak Post rumah Dong Chul. Kemudian ia mendengar langkah kaki yang menuju kearahnya, segera pergi.


Yang Ja melihat sebuah amplop yang bertuliskan “untuk keluarga Kim Dong Chul”. “kenapa tebal sekali? Astaga “ Yang Ja sangat terkejut ketika mengetahui didalamnya berisi uang.


Pak Kang menengok dari samping rumah Dong Chul ketika Yang Ja telah masuk kedalam rumahnya.


Yang Ja menghitung uangnya dipojok kamarnya kemudian anaknya Mi Ran masuk dan mendekatinya. “ibu sedang apa di pojokan?”


“wah uangnya banyak sekali.” Kata Mi Ran. “Diam. Kamu membuat ibu bingung. Hai Mi Ran jika ada uang 84 uang pecahan 50 dolar, berarti totalnya  4.200 dolar,bukan?” tanya ibunya.


“Ibu uang ini dari siapa?”tanya Mi Ran. “Seseorang meninggalkannya di kotak surat kita.” Jawab ibunya. “Tapi uang ini sangat banyak. Lalu dari siapa? Tanya Mi Ran lagi.


“Ibu yakin ayahmu meminjamkan kepada seseorang tanpa memberi tahu ibu. Dia meminjamkan berapa banyak? Sampai mendapatkan 4. 260 dolar? Kita harus mencari orang itu.” Kata Jang Ja.


Sedangkan, ditempat Do Ran bekerja ia mendapat pesan dari perusahaan Boom and Food memberitahunya wawancara tahap pertamanya lulus.


“aku lulus tahap pertama dan akan melakukan wawancara tahap ke dua. Bagaiman jika aku benar-benar kerja disana?”ucapn Do Ran pada sahabatnya.


“jangan lupa kamu sudah berjanji akan mentraktirku makan dan minum kopi.” Jawab sahabtnya itu. “tentu aku tidak akan melupakan itu.”kata Do Ran sangat bahagia.


Wang Dae Ryook sedang mempresentasikan gagasannya didepan ayahnya dan karyawan lainnya. Ayahnya nampak bangga dengan anaknya yang memiliki gagasan sangat bagus.


“proposal anda langsung di terima. Anda sangat hebat.” Kata sekretarisnya sambil mengacungkan kedua jempolnya.


“Kotak makan premium kita akan segera diluncurkan. Kamu harus fokus.”kata Dae Ryook kepada sekretarisnya.


“Direktur Wang saat sudah bertekad kuat, Anda bekerja pagi dan malam. Sebaiknya minum vitamin anda. Anda mau kopi?” ucap sekretarisnya.


“Kim Do Ran. Akhirnya besok kita akan bertemu. Bagaimana reaksinya nanti saat bertemu denganku nanti?” katanya sambil memandangi formulir lamaran kerja milik Do Ran.


Dae Ryook membayangkan ekspresi Do Ran ketika bertemu dengnnya. “maafka aku, aku bodoh karena tidak mengenali anda.”ucap Do Ran. “kami tidak membutuhkan karyawan yang tidak mengenali atasannya. Apalagi mengolok-olok nama atasannya. Keluar dari kantorku.”bentak Dae Ryook. Kemudian Dae Ryook tertawa geli membayangkannya.


“Kyung Ja, kamu yakin tidak akan apa-apa?” tanya Eun Yong kepada temannya karena mereka akan makan bersama dan akan ada Hong Shil.


“makanan disini bersih dan enak bukan?” kata temannya kepada Hong Shil. “iya enak.” Jawab Hong Shil.


“Kamu memiliki acara lain? Kenapa terus memeriksa arlojimu?” tanya hong shil kepada temannya yang terus melirik jam tangannya.


“Begini, kamu tahu itu kebiasaanku.” Katanya. Kemudian tiba-tiba Eun Yong datang di hadapan mereka sontak membuat Hong Shil kaget.


“kalian merencanakan ini? Aku pergi. Silahkan makan bersama.” Kemudian Hong Shil berdiri dan hendak keluar.


“jika melakukan ini lagi, aku tidak akan memaafkanmu.” Ucap Hong Shil dengan nada tinggi kemudian berlalu pergi meninggalkan teman-temannya.


“Jangan minum seperti itu, kamu tidak bisa minum alkohol.” Kata temannya melihat Eun Yong meneguk segelas alkohol.


“Kamu yang terburuk. Teganya kamu mengadukanku kepadanya. Ada hal-hal yang tak boleh kamu katakan.”ucap Eun Yong kepada temannya itu. “Dia benar. Ini semua karena mulutmu.” Kata teman satunya lagi membela Eun Yong.


“Apa? Dasar wanita licik, Beraninya kalian menyalahkan ku. Jika melakukan ini lagi, aku bukan manusia tapi binatang!” ucapnya kecewa. Kemudian berlalu pergi dan membanting pintu.


“Astaga, kepalaku. Kurasa aku minum terlalu banyak.” Kemudian Eun Yong tertidur di sofa ruang tamunya.


Sebuah cubitan keras membuat Eun Yong terbangun. “Dasar wanita licik. Rubah betina sepertimu merebut ayahku dariku. Kamu seharusnya menjadi pelayan di bar saja. Dasar wanita licik! Ku doakan kamu mati!”kata Nyonya Park.


“Astaga apa yang kulihat barusan? Kenapa ibu seperti itu kepadaku?Jin Gook.” Teriaknya memanggil suaminya dan lari ke kamarnya.


“jin Gook, ibu bertingkah aneh . hari ini aku minum-minum dengan temanku. Lalu ibu mencubitku dan mengumpat kepadaku dan mengataiku rubah betina dan pelayan bar. Matanya tampak aneh. Dia tidak seperti ibu, dia seperti hantu. Kurasa ibu sudah gila.” Kata Eun Yong panik. “Omong kosong apa yang kamu katakan?” kata suaminya. “Aku bersungguh-sungguh cepat ke kamar ibu.” Kata Eun Yong sambil menarik suaminya.


Ketika Jin Gook membuka pintu kamar ibunya ia melihat ibunya sedang tertidur pulas. “tidak. Ibu mungkin berpura-pura tidur. Ibuuu.” Teriaknya kemudian ditarik oleh suaminya untuk keluar dari kamar dan menutupnya kembali.


“Kamu benar-benar sudah gila? Jika mabuk seharusnya kamu tidur saja. Kenapa bicaramu melantur di pukul segini? Kamu begitu membenci ibuku? Meski kamu membencinya, kamu tidak boleh seperti itu?”kata suaminya kesal.


“Astaga. Bukan seperti itu.”.”lalu apa?” kata suaminya.”baiklah, aku mabuk dan bermimpi.” Kata Eun Yong.”aku bodoh sekali mendengarkan istriku yang mabuk.”kata suaminya kesal kemudian keluar dari kamar.


Ketika Eun Yong hendak menggunakan krim wajahnya ia melihat memar di tangannya.”Astaga itu bukan mimpi. Ibu benar-benar mencubitku. Aku tidak bisa membiarkannya kali ini.” Kata Eun Yong.


Eun Yong segera menghampiri kamar ibunya namun ia tidak menemukan ibunya disana. “kemana dia” tanya Eun Yong.


Ternyata ibunya sedang berjalan dipinggir jalan dengan muka bingung. Orang-orang yang berpapasan dengannya merasa aneh.


Eun Yong bersiap untuk wawancara keduanya. Dae Ryook juga bersiap memasuki ruang wawancara untuk menjadi salah satu juri disana.


Do Ran berpapasan dengan Nyonya park. Tiba-tiba Nyonya park menghampiri Do Ran dan memegang tangannya sambil berkata. “kamu benar-benar Myeong Hee? Kamu dari mana? Sudah lama aku mencarimu. Kamu darimana saja sampai baru pulang sekarang?” anda siapa? Anda mengenalku?” tanya Do Ran.

Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 8 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 9 Part 1

Comments


EmoticonEmoticon