1/16/2019

SINOPSIS My Only One Episode 9 PART 1

SINOPSIS My Only One Episode 9 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 8 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 9 Part 2

“anda siapa?”tanya Do Ran.”Aku kakakmu ayo pulang bersamaku. Kamu mau ke mana lagi? Aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi.” Kata nyonya park. “aku bukan Myeong Hee. Aku harus pergi aku sangat sibuk. Mungkin anda salah orang.”kata Do Ran.


“Aku akhirnya bisa bertemu dengannya. Dia mungkin akan menggila saatku duduk disini.”ucap Dae Ryook merasa puas.


Dae Ryook kembali membayangkan Do Ran ketika melihat dia ada dikursi juri. “hei kau burung camar.”. “beraninya kamu memanggil direktur kami burung camar? Kim Do Ran tunjukkan rasa hormatmu.”. “Apa? Dia direktur Boom and Food.” Kata Do Ran. Dae Ryook tertawa membayangkannya. Juri-juri yang lain melirik Dae Ryook aneh.


Sedangkan itu Do Ran masih terjebak dijalan karena Nyonya Park yang tidak mau melepaskannya. Bahkan ketika di tanya namanya oleh petugas polisi saja Nyonya Park tidak mengingat namanya sendiri.


Ponselnya terjatuh ketika Do Ran mengambil tasnya dari tangan Nyonya Park.  Buru-buru Do Ran mencari taksi dan langsung menuju ke kantor Boom and Food.


Sayang sekali di tengah jalan Do Ran terjebak macet jadi terpaksa ia turun dari taksi dan berlari menuju kantor.


Ketika giliran Do Ran untuk wawancara ternyata Do Ran sudah dinyatakan absen. Sontak Dae Ryook yang sudah menunggu momen itu kaget, ia bersikeras menanyakan kehadiran Do Ran tetapi karena juri lain melihatnya aneh dia hanya dapat berkata”Baiklah lanjutkan”


“Dia tidak datang untuk wawancara akhir? Sungguh wanita yang tidak bertanggung jawab. Apa dia pergi ke perusahaan lain? Beraninya dia meremehkanku dan perusahaan kami. “ungkapnyya kesal dalam ruang kerjanya.


“pak, kurasa anda harus pergi untuk rapat dengan pemilik cabang sekarang.”kata sekretarisnya. “Baiklah.”jawab Dae Ryook kemudian berlalu pergi.


Tepat ketika Dae Ryook pergi untuk rapat Do Ran baru saja datamg ke kantor dengan berlari.


“wawancaranya sudah selesai? Apa anda tidak bisa melakukan sesuatu? Ada situasi yang tidak terelakkandalam perjalananku kemari. Karena wanita tua dengan dimensia. Tidak bisakah kamu meminta menejemen atas memberikanku satu kesempatan terakhir?


“percuma saja bicara denganku.” Jawab pegawai disana. Kemudian pimpinan wang datang dan menanyakan ada kejadian apa, ketika melihat Do Ran yang sedang berdiri menunduk disana. Pimpinan Wang hanya meliriknya sebentar dan melanjutkan jalannya.


“Ini semua karena wanita itu. Aku hampir saja mengakhiri kehidupan kerja paruh waktuku. Mana ponselku?” Do Ran baru menyadari ponselnya tidak ada.


“sungguh ponselku ada disana?”kata Do Ran. “Anda pasti menjatuhkannya saat bergelut dengannya. Aku menunggu anda menelfon.”kata petugas polisi tadi.”Baiklah aku akan kesana sekarang.”kata Do Ran. Do Ran mendengar suara Nyonya park disana, ternyata dia belum menemukan keluarganya kata Do Ran.


Nyonya Park berusaha kabur dari kantor polisi dan langsung dicegas oleh para petugas disana.“lepaskan aku. Aku ingin mencari Myeong Hee.”


Nyonya Park terus menangis sambil berteriak memanggil nama Myeong Hee. Bahkan ia menumpahkan jus yang diberikan oleh petugas disana.


Do Ran memberi kode kepada petugas disana untuk memberikan Hp-nya tanpa Nyonya park ketahui agar dia tidak terus mengikutinya.


Namun Nyonya park tetap dapat menemukan Do Ran.”Tolong jangan lakukan ini lagi. Lepaskan aku. Kenapa anda melakukan ini kepadaku? Aku terlambat wawancara karena anda. Kemudian Do Ran pergi.


Namun karena tangisan Nyony Park membuat Do Ran merasa iba. “Akan aku jaga dia di rumahku sampai dia tenang. Hubungi aku saat walinya datang.


Nyonya Park sangat bahagia ketika di beri tahu ia akan pulang bersama Do Ran yang ia kira adalah adiknya.


Pak Kang merasa kaget ketika mendapati mobil Nyonya Park tidak ada di parkirannya. Kemudian langsung pergi untuk memberitahukannya kepada Eun Yong.


“Aku tidak tahu Nyonya Park kkeluar tapi mobilnya tidak ada di parkirannya.”adu Pak Kang. “Mungkin dia pergi berkendara lagi. Dia nanti juga akan pulang. Jangan khawatir dan bersihkan taman hari ini. “ kata Eun Yong.


“Pak kang bisakah periksa lampu di dapur?”. Kata bu cho. “Tentu”jawab Pak Kang. Kemudian pergi.


“Kurasa kami mempekerjakan orang yang tepat kali ini. Dia berguna untuk beragam masalah.”ucap Eun Yong sambil melihat kepergian Pak Kang.


Bu cho semakin memperlihatkan rasa sukanya kepada Pak Kang. Bu Cho sangat terlihat terpikat dengan Pak Kang.


“Nek cobalah ini. Aku hanya punya kimci dan gochujang di kulkas, jadi, kubuatkan bimbap. Untunglah anda menyukainya.” Kata Do Ran sambil menyuapi Nyonya Park.


“ini sungguh enak . kitat dahulu sering makan ini, Myeong Hee. Kita bahkan tidak punya kimchi dahulu, jadi kita hanya menambahkan gochujang. Kamu tidak ingat? Saat ayah kita tiada kita tidak pu ya uang, jadi, makan bimbap setiap hari. Kamu tidak ingat?” ucap Nyonya Park mengenang masa lalunya.


“Dia pasti melalui banyak kesulitan sepertiku.” Kata Do Ran dalam hati. Kemudian mereka makan bersama. Do Ran mendapat panggilan masuk dan mengatakan kepada Nyonya Park ia akan ke toilet.


Do Ran menerima telpon dari kantor polisi menenyai kondisi Nyonya Park namun petugas belum menemukan keluarganya karena sidik jari Nyonya Park tidak terdaftar dalam pasien dimensia. Dari pihak kepolisian hendak menjemput Nyonya Park namun Do Ran menolaknya.

Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 8 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 9 Part 2

Comments


EmoticonEmoticon