2/06/2019

SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 12 PART 3

SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 12 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 12 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 13 Part 1

Pak Lee membaya Young Ji kembali ke ruang klub dance, teman-temannya lega akhirnya Young Jim au kembali. Do Yul teman terdekat Young Ji langsung menghampiriya


“Yong Ji maaf aku bicara tanpa mengetahui situasimu.” Kata Na Yong menyesal.


“Kamu bukan alasan aku tidak ikut latihan. Aku tidak bisa datang karena malu.” Jawab Young Ji.


“Mari kita pertahankan koreografer lama. Siapa yang setuju?” tanya Na Yong sedikit ragu. 


“Aku.” Kata Hye Jin mengawali kemudian dissusul oleh teman lainnya yang menyetujui usuan Na Yong.


Mereka berpelukan bersama untuk mencairkan suasana yang sempat canggung. 


:”Nomor 20” akhirnya sampai pada nomor antrian mereka untuk tampil. Pak Lee hanya berdoa setelah mereka semua masuk panggung.


Malam harinya mereka semua berkumpul untuk makan bersama Pak Lee.


“Kenapa kalian tidak makan? Apa kalian terlalu mencemaskan hasilnya? Astaga siapa yang perduli jika kita kalah?” kata Pak Lee berusaha menenangkan mereka.


“Jika kita kalah, klub olahraga dance akan dihapus tahun depan.” Jawab Ye Ji yang duduk disamping Pak Lee.


“jika olahraga Dance dihapuspun tidak masalah.” Jawab Pak Lee santai. “Pak Lee.” Shi Eun kaget mendengar perkataan Pak Lee.


“ Aku harus mengakui sesuatu. Kami semua berniat berhenti dari olahraga dansa.” Kata Na Yong sambil tertunduk.


“Bapak sudah mengetahunya.” Jawab Pak Lee. Tentu jawaban Pak Lee membuat mereka semua kaget.


“Bapak tahu? Lalu kenapa bapak tidak mengomeli kami?” tanya Na Yong.


“Jika kalian bilangg ingin berhenti, untuk apa bapak mengeluh?” jawaban Pak Lee membuat mereka semua meneteskan air mata.


“Pak Lee, kami menyayangi bapak.” Ucapan Young Ji disambut senyuman Pak Lee. Sedangkan tangis mereka semakin menjadi.


“Shi Eun kenapa kamu tidak menangis? Apa kamu berhati dingin?” tanya Ye Ji 


“Apa? Hye Jin juga tidak menangis?” Jawab Shi Eun walau dengan mata berkaca-kaca.


“Pak Lee. Bapak marah kepadaku bukan? Aku tidak pernah berterima kasih atau meminta maaf kepada bapak. Tapi bapak tidak bisa melakukan ini tiba-iba. Aku akan berusaha keras mulai sekarang. Kenapa tiba-tiba bapak mengabaikan aku? Bapak tidak berbicara denganku lagi.” Ucap Hye Jin sambil mengusap air matanya, sedangkan Pak Lee masih terdiam.


“Hye Jin menangis.”kata Shi Eun dan Do Yul sambil tertawa, teman-temannyapun ikut tertawa melihat hal demikian.


“Shi Eun tidak menangis.” Kata pak Lee untuk menghentikan tawa mereka karena Hye Jin yang terlihat sangat malu.


Mereka semua bermain kembang api dengan tawa gembira. Pak Lee melihatnyapun tersenyum bahagia.


“Aku akan berhenti.” Kata Hye Jin. “Apa aku mengatakan sesuatu?” kata Pak Han sambil mengambil ponselnya.


“Kenapa bapak membantuku? Bapak membenciku.”kata Hye Jin. “Aku benci semua anak. Aku tidak hanya membenci anak-anak. Aku membenci sekolah sialan ini. aku membenci fakta bahwa aku aku guru. Aku melakukannya karena aku digaji.” Kata Pak Han sambil menunjuk sekolah itu.


“Tapi kita impas. Semua anak membenciku.” Kata Pak Han. “Anehnya aku tidk membenci Bapak. Aku hanya merasa Bapak tidak mengasihani aku.” Jawab Hye Jin.


“Hei, aku itu orang paling menyedihkan di dunia ini. aku yakin ibumu salah satu orang seperti itu. Seseorang yang merasa dirinya paling menyedihkan. Dia terlalu sibuk mengasihani diri sendiri sehingga tidak merasa bersalah atau menyesal dalam hal apapun. Tipe yang merusak mental itu.” Ucap Pak Han.


“Aku tidak akan hidup seperti ibuku. Tidak akan pernah. Aku yakin itu hanya rumor yang salah.” Kata Hye Jin.


“Yang ingin aku katakana kepada anda, alasan Hye Jin memintaku untuk tidak memberi tahu anda, ibunya tentang itu, aku berharap anda akan memikirkannya sendiri. Serta Hye Jin tidak akan tahu aku memberi tahu anda semua ini.”  kata Pak Lee berbicara dengan seseorang lewat ponselnya. Ternyata Pak Han mendengarkan percakapan Pak Lee.


Pak Han tersadar dari lamunannya mengingat percakapan pak lee tadi, pak Han berbalik arah ke Hye Jin “100 dolar jika kamu berhenti.” Kata pak Han kemudian pergi.


“Kami sudah mencabut pengaduan anda. Anda boleh pergi sekarang.” Ucap seseorang kepada ibu Hye Jin.


“Siapa orang yang paling kau andalkan?” tanya seorang jaksa. “saat ini nenekku.” Jawab Hye Jin. “ siapa sebelumnya.?” Tanya jaksa itu lagi. “ ibuku lucu bukan.? Aku mengandalkan seseorang yang bahkan tidak ada Aku mengandalkan ibuku, mungkin ingin bertemu denganku seperti aku ingin bertemu dengannya...”jawab Hye Jin.


“Apa arti nenekmu bagimu?” tanya jaksa. “Dia seorang yang selalu mendampingiku. Seseorang yang akan selalu menyayangiku.” Jawab Hye Jin.


“Apa yang membuatmu paling menderita?” tanya jaksa. “Memiliki seseorang yang kupercayai dan kuandalkan meninggalkanku. Merassakan seolah-olah itu salahku.”Jawab Hye Jin.


Mereka menunggu pengumuman kompetisi dengan hati cemas. “Jangan menangis didepan Pak Lee.” Kata Ye Ji “ Cemaskanlah dirimu sendiri.” Kata Na Yong.


Pak Lee mendapat surat dari komite pendidikan. “Walau dia telah berusaha sebaik mungkin, Dia akan dipindahkan semester depan.” Isi surat tersebut membuat Pak Lee bersedih.

Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 12 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 13 Part 1

Comments


EmoticonEmoticon