2/11/2019

SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 15 PART 1

SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 15 BAGIAN 1


Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 14 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 15 Part 2

Jelang kelulusan mereka mulai mendaftar kerja ada pula yang mendaftar kuliah. Begitu pula dengan anggota Dance Spotr Girl.


“menjadi pegawai Bank itu sulit jadi aku ingin mendaftar di galangan kapal. Pak Han setuju, tapi ayahku  menginginkan aku mendapatkan pekerjaan seumur hidup. Entahlah, aku akan mendaftar tanpa sepengetahuan ayah.” Kata Ye Ji kepada Na Yong.


“Benarkah Shi Eun akan kuliah?” tanya Na Yong sambil menengok Shi Eun yang sedang diwawancara. “Aku tahu, sayang sekali.” Jawab Ye Ji.


“Kamu giat belajar. Kamu juga mempertahankan nilai yang baik. Orang tuamu pasti senang sekali. Begitu banyak anak berkuliah dan membuang-buang uang, lalu bahkan tidak bisa mendapatkan pekerjaan.  Mereka pasti senang putrinya berfikir dewasa.” Kata seorang pria yang mewawancarai Shi Eun.


 “Kamu harus segara menyerahkan aplikasimu kamu yakin tidak akan menyesalinya?” tanya Pak Han kepada Shi Eun.


“Pak Han, Anda benar impianku menjadi sutradara film hanya gertakan. Jadi aku tidak menyesal melupakannya. Sama sekali tidak.” Jawab Shi Eun yakin.


“Kamu bergurau bukan?” tanya pak Han aneh. “Iya, heheh. Sampai jumpa.” Jawab Shi Eun sambil tertawa.


“Berandal itu, dia melewatkan sarapan selama enam bulan karena tidak mau mengakui dia salah.” Gerutu Shi Ra.


“Hei, kamu pikir dia melakukan itu karena tidak mau minta maaf? Dia menghindari ibu kalau-kalau ibu menyuruhnya kuliah. Bisakah kamu bicara dengannya?”  kata Ibunya kepada Shi Ra.


“Dia menolak kuliah. Bagaimana aku bisa membujuk dia?” jawab Shi Ra kemudian ia melanjutkan sarapannya.


Di dalam kelas Shi Eun mendengarkan obrolan teman-temannya yang membicarakan tenggat waktu perkuliahan yang ditutup besok. Ye Ji memperhatikan muka Shi Eun yang nampak menyimpan beban.


“Bagiku Seoul adalah rumah. Maukah kamu kembali ke Seoul?” tanya Pak Han kepada Shi Ra.


“Tidak mau, disini rumahku. Aku tidak akan mempertahankanmu. Tapi kamu akan melakukan permintaanku bukan? Kamu mau minum apa?” tanya Shi Ra kepada pak Han.


“Shi Ra kamu benar-banar menyebalkan.” Jawab Pak Han kemudian ia segera pergi.


“Do Yul dan Young Ji akan memulai pelatihan kerja, diperusahaan yang sama juga. Tepuk tangan.” Kata Pak han kemudian disambut tepuk tangan anak kelas.


“satu lagi, aplikasi seseorang disini ke Universitas empat tahun telah diterima, oleh tiga universitas. Shi Eun selamat.” Kata Pak Han disambut decak kagum teman-teman kelasnya.


“Aku tidak pernah mengirim aplikasi ini.” Kata Shi Eun. “Aku yang mengirimnya. Setidaknya ikuti ujian. Jadwalnya bulan depan, jadi kamu mulai menyiapkan ...”kata Pak Han terhenti karena Shi Eun langsung merebut kertas penenrimaan kuliah yang ada ditangan Ye Ji dan langsung menaruhnya dikolong mejanya.


“Kenapa dia melakukan ini? Kamu sudah bilang tidak.” Kata Hye Jin sambil berjalan. “Iya, dia keterlaluan.” Aku akan mencari pekerjaan di Geoja, mari kita tinggal disini bersama.” Kata Hye Jin dan menggandeng tangan Shi Eun.


Na Yong yang sedang berdiri dipinggir jalan dibuat kaget oleh seorang pria yang tiba-tiba membuka maskernya. “Maaf, aku dengar kamu melakukan oprasi plastik, jadi aku ingin melihatnya. Tapi kamu belum oprasi. Telpon aku kalau sudah, sampai jumpa.” Kata pria itu, Na yong pun tersenyum bahagia dapat bertemu kembali dengan pria itu.


Ye Ji mengikuti pelatihan di pabrik kapal dan Do Yul serta Yeong Ji juga menjalani pelatihan di sebuah perusahaan. Sial bagi mereka berdua karena dihari pertamanya berlatih sudah mendapat kritikan pedas dari seniornya.


“Mereka harus mengajari kita dengan baik lebih dulu. Hei haruskah kita berhenti.?” Tanya Do Yul. “Tidak usah, aku yakin di tempat lainpun sama seperti itu.” Jawab Yeong Ji.


“Shi Eun, ibu akan pergi ke Ulsan besok. Ibu tidak punya pekerjaan lagi disini, ibu tidak bisa pulang selama satu bulan. Ibu meninggalkan kartu debit. Gunakan uang disini untuk mendaftar di kelas persiapan. Cobalah dahulu.” Kata Ibunya dari balik pintu kamar Shi Eun.


Shi Eun membuka pintu kamarnya dan melihat  tas kecil yang berisi kartu debit. Ia langsung mengambilnya dan membuang kartu debit tersebut dan membuangnya ke luar jendela.


“Shi Eun, kamu pasti akan diterima di Bank.” Kata Ye Ji. “Aku tidak tahu sampai mereka menghubungiku.” Jawab Shi Eun.


“Tidak bisakah kamu mengikuti tes tersebut? Kamu di terima di tiga Universitas. Sayang sekali.” Kata Na Yong. “Cukup aku tak mau membicarakannya.” Jawab Shi Eun singkat.


“Kenapa kamu menyerah tanpa mencoba?” Na yong malah melanjutkan bicaranya. “Hei, dia meminta kalian berhenti.” Kata Hye Jin.


:Ye Ji, kamu tahu betapa beratnya mencoba dan gagal. Jadi kenapa kamu bicara denganku seperti itu? Kamu tidak tahu ya? Menjadi sedih setelah mencoba berbahagia.? Kamu selalu bahagia Na Yong. Hei Ku tidak sepertimu, jadi meski tidak bahagia aku tidak mau menjadi menyedihkan.” Kata Shi Eun kepada Ye Ji dan Na Yong.


“Kamu bersedih?” tanya Na Yong. “Kamu selalu bahagia, satu-satunya tujuan hidupmu adalah menjadi cantik.” Jawab Shi Eun ketus kemudian Shi Eun beralih tempat makan dengan mereka.    


“Tahukah kamu siapa yang lebih membuetku iri daripada siapapun? Seseorang yang bisa melakukan apa yang mereka sukai. Aku tidak begitu, aku hanya sedih kamu menyerah tanpa berusaha.” Jelas Ye Ji.


Shi Eun, kamu selalu bersikap seolah-olah kamu baik. Kamu pikir kami tidak tahu? Kamu selalu cemberut saat kami tidak melihat. Jika kamu akan bersikap kasar kepada orang-orang yang peduli, hiduplah sesukamu. Kamu tidak butuh teman. Ayo pergi.” Kata Na Yong.

Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 14 Part 3
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS Dance Sports Girls Episode 15 Part 2

Comments


EmoticonEmoticon