2/15/2019

SINOPSIS My Only One Episode 11 PART 3

SINOPSIS My Only One Episode 11 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 11 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 12 Part 1

Di tempat kerja Da Ya, ia menunggu Yi Ryook mengirim pesan atau telpon, namun Yi Ryook tidak mengabarinya sama sekali.


“Apa dia memanfaatkan ibuku sebagai alasan untuk membatalkan pernikahan kami? Ini semua karena dia keras kepala.” Kata Da Ya kesal.


Ibunya menelpon Da Ya, dan memberi tahu kalau ibunya Yi Ryook mengunjungi rumahnya. Da Ya sangat bahagia karena ibunya sudah mau bicara kembali dengan Eun Yong.


“Apa? Kita bisa menikah?” tanya Yi Ryook kaget. “Ibuku dan ibumu berbaikan. Ibuku bilang, aku bisa menikahimu sekarang.” Ucap Da Ya girang.


“Yi Ryook, karena kini sudah tidak ada masalah, mari cepat tetapkan tanggal.” Ucapan Da Ya membuat Yi Ryook yang sedang minum tersedak.


”Hei untuk aoa terburu-buru?”tanya Yi Ryook. “kamu tidak suka? Kamu kecewa karena ibuku memberikan restunya?” tanya Da Ya  kesal.


“Tidak, aku tidak kecewa. Nenekku tiba-tiba didiagnosisi menderita demensia.” Ucap Yi Ryook. Da Ya kaget mendengar kabar tersebut.


“Ini waktu yang sensitif bagi seluruh keluarga. Aku tidak bisa menikah sekarang. Itulah alasannya.” Kata Yi Ryook memberi penjelasan.


Do Ran mendapat perintah untuk menemui Nyonya Park, “Nyonya Park mengutus Pak Kang  setelah kamu selesai bekerja kamu akan diantar Pak Kang ke sana.” kata sekretaris Yang memberi tahu Do Ran.


Sebelum menjemput Do Ran Pak Kang sempat membeli minum dan membelikan Do Ran susu pisang yang sangat ia sukai.


Pak Kang mempersilahkan Do Ran masuk kedalam mobil. Pak kang menyembunyika susu pisang yang ia beli di belakang badannya sambil membukakan pintu mobil untuk Do Ran.


“Apa nyonya Park baik-baik saja hari ini?” tanya Do Ran mengawali pembicaraan mereka. “Iya dia baik-baik saja.” Jawab Pak Kang.


“Pak Kang mungkin anda tahu kenapa dia mau menemuiku?” tanya Do Ran. “Aku tidak yakin. Tapi kamu tidak usah khawatir. Nyonya Park orang yang dermawan dan baik.” Jawab Pak Kang.


“Sekretaris Kim, Minumlah ini, ini susu pisang. Aku merasa kamu sudah lapar. Jadi aku membelikanmu ini.” Ucap Pak Kang. “Susu pisang adalah kesukaanku. Trimakasih.” Kata Do Ran.


“Sebelum demensianya parah, aku harus sudah menikah. Jika terus menundanya mereka bisa berubah pikiran.” Kata Da Ya sebelum masuk ke rumah Eun Yong sambiil membawa bingkisan.


“nenek silahkan minumlah, dan sehatlah agar dapat melihat aku dan Yi Ryook menikah dan hidup bahagia bersama, serta kami ingin bepergian bersama dengan nenek.” Ucap da Ya.”Terimaksih nenek akan memakannya..” jawab Nyonya Park.


“Aku seharusnya datang lebih awal untuk berbincang dan jalan-jalan bersama. Sudah lama sejak kali terakhir aku kesini.” Ucap Da Ya.


“Tidak apa-apa. Kamu tidak akan mau bercengkrama dengan wanita tua. Kamu tidak perlu mengkhawatirkanku. Baik-baik saja dengan Yi Ryook, itu hadiah terbesarr bagiku.” Ucap neneknya membuat Da Ya senyum tersipu.


“Biar kupijat pundak nenek. Nek, setelah menikahi Yi Ryook, aku akan melakukan ini setiap hari.” Ucap Da Ya sambil memijiti pundak Nyonya Park.


Setelah diberi tahu kalau Do Ran sudah tiba, Nyonya Park memerintahkan Da Ya untuk pulang karena ada tamu penting ucap Nyonya Park kepada Da Ya.


Saat keluar Da Ya berpapasan dengan Do Ran. Sebenarnya Da Ya penasaran dengan tamu penting yang disebut oleh Nyonya Park, namun Da Ya tidak terlalu memperdulikannya.


Awalnya Da Ya ingin ke kamar Yi Ryook untuk melihat dan membereskannya namun segera di cegah oleh Bu Yeoji dengan alasan Eun Yong yang tidak ada di rumah.


Sedangkan itu didalam kamarnya, Nyonya Park meminta maaf dan berterimakasih kepada Do Ran atas apa yang terjadi terhadapnya.


“Kamu mirip sekali dengan Myong Hee. Ku rasa itulah sebabnya aku melakukan itu kepadamu.” Ucap Nyonya Park.


“Ini ada hadiah untumu, aku tidak tahu apa yang kamu sukai, belilah sendiri dengan uang ini. Aku memberikan ini dari lubuk hatiku. Aku akan kecewa jika kamu tidak menerimanya.” Ucap Nyonya Park dengan menyodorkan amplop berisi uang.


“Tidak usah, seharusnya aku yang berterimakasih. Karena anda aku bisa mendapat pekerjaan ini, lagi pula aku hanya melakukan hal yang seharusnya aku lakukan.” Kata Do Ran menolak halus.


“Astaga aku malu melakukan ini. Baiklah, maukah kamu makan disini untukku?” tanya Nyonya Park. “Baik.” Jawab Do Ran.

Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 11 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 12 Part 1

Comments


EmoticonEmoticon