2/18/2019

SINOPSIS My Only One Episode 14 PART 3

SINOPSIS My Only One Episode 14 BAGIAN 3


Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 14 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 15 Part 1

Tengah malam Yang Ja membangunkan Mi Ran untuk kabur dari rumah. Ia sudah mengemasi barang mereka dan hendak kabur untuk menghindari kejaran para rentenir.


Malam itu mereka berdua kabur dari rumahnya, Yang Ja sengaja mengajak Mi Ran kabur tengah malam agar tidak ada yang mengetahuinya termasuk para tetangga rumahnya.


Sedangkan itu, para karyawan Boom n Food bersiap-siapakan berwisata bersama. Sekretaris Yang mengabsen mereka kembali untuk memastikan tidak ada yang ketinggalan.


Dae Ryook sengaja menaiki bus karyawan dan bermaksud untuk duduk berdampingan dengan Do Ran, namun Do Ran malah tidak mengerti kode yang diberikan Dae Ryook. Ia malah duduk di kursi belakang.


Sekretaris Yang nampaknya sudah menyimpan rasa kepada Do Ran, ia tidak melewatkan kesempatan ini, sekretaris Yang langsung duduk di kursi kosong samping Do Ran.


Sedangkan itu Dae Ryook yang menyadari tingkah sekretaris Yang berusaha mencegatnya dengan memanggil sekretaris Yang, namun ia hanya dicampakkan. Alhasil Dae Ryook hanya dapat menatap sinis kepada mereka berdua dari balik kursinya.


Dae Ryook akhirnya duduk bersama dengan Sekretaris Hong. Sedangkan Do Ran dan sekretaris Yang begitu terdengar akrab dengan obrolan mereka.


Sedangkan itu, di toko baju milik Hong Shil, Eun Yong dan Hong Shil saling minum bersama. Hong Shil menceritakan keadaan Da Ya yang sudah baikan dari syok-nya kemarin.


Eun Yong amat menyesali perkataan yang ia lontarkan kemarin. Ia sungguh minta maaf kepada Hong Shil atas kejadian kemarin.


hong Shil menyampaikan kekhawatirannya dengan pernikahan Da Ya karena Da Ya yang belum bisa apa-apa dan Dae Ryook yang belum menikah, Hong Shil meminta untuk memindahkan Da Ya dan Yi Ryook untuk tinggal di tempat yang berbeda.


Mendengar hal demikian tentu bukan hal yang berat bagi Eun Yong. Ia telah menyadari akan hal demikian. Maka setelah mereka menikah nanti, Eun Yong akan memindahkan mereka berdua untuk tinggal di tempat yang berbeda.


Lain halnya dengan Hong Shil, Da Ya malah tidak menginginkan untuk pindah ia bersikeras untuk tinggal di rumah mertuanya setelah menikah nanti.


“setelah Dae Ryook menikah mereka pasti akan mencampakkan ku karena Yi Ryook adalah putra kedua mereka. Jadi, aku harus merebut hari mereka agar memilihku menjadi Nyonya rumah.” Ucap Da Ya girang.


“nenek mertuamu mengidap demensia. Ibu tidak ingin kamu kesusahan.” Ucap ibunya menasihati, namun Da Ya tetap terobsesi menjadi Nyonya rumah seperti Bu.Oh, ucapnya.


Hong Shil begitu aneh melihat gelagat putrinya tersebut. Ia begitu bertingkah kekanak-kanakan padahal sebentar lagi dia akan menikah.


Da Ya menyampaikan keinginannya untuk tidak pindah didepan semua keluarga besar Yi Ryook. Walaupun Nyonya park sudah memberi tahu bahwa dirinya nanti akan kesulitan, namun Da Ya tetap kukuh dengan keinginannya.


Da Ya beralasan ingin merasakan kasih sayang dari seorang ayah dan nenek karena selama ini dia kesepian hanya tinggal bersama ibu dan kakaknya.


Mendengar hal demikian Jin Gok mengizinkan Da Ya untuk tinggal bersama keluarga besarnya. “Bilang saja jika sewaktu-waktu kamu ingin pindah.” Ujar Eun Yong.


Sedangkan itu, suasana wisata karyawan Bomm n Food sangat meriah. Mereka hari itu makan siang dengan menu andalan milik Boom n Food yang dikembangkan oleh Dae Ryook.


Sekretaris Yang mengumumkan acara selanjutnya akan ada lomba dan juara pertamanya akan mendapatkan sebuah leptop terbaru.


Do Ran amat berambisi untuk memenangkan juara satu tersebut. Karena ia amat membutuhkan leptop baru untuk menggantikan leptopnya yang telah lama rusak.


Sekretaris Yang memang sudah tahu sistem permainannya yang harus melakukan kerja sama tim yang bagus menyampaikan rahasia tersebut kepada Do Ran.


Tak pikir lama do Ran mengajak Sekretaris Yang untuk bergabung satu tim dengannya. Begitupun sekretaris Yang ia langsung menyetujui tawaran tersebut, karena memang hal itu yang ia inginkan, yaituu satu tim dengan Do Ran. 


Sayang sekali saat pembagian tim Sekretaris Yang dan Do Ran berbeda nomor. Padahal sekretaris Yang sangat ingin satu tim dengan Do Ran.


Ternyata yang nomor timnya sama dengan Do Ran adalah Dae Ryook. Do Ran begitu kecewa mendapati dirinya satu tim dengan Dae Ryook. “Kenapa aku harus satu tim dengannya.”gerutu Do Ran.


Dae Ryook dan Do Ran sungguh sangat tidak cocok bahkan untuk permainana menyamakan langkah kaki saja mereka tidak pernah berhasil sampai finis. Hal itu membuat Do Ran begitu kesal, namun apalah daya Do Ran tidak bisa memperlihatkan rasa kesalnya tersebut.


Ketika berada dipasar Pak Kang tak sengaja berpapasan dengan neneknya Yoo Jin, walau pak Kang tidak menyadarinya namun Nenek Yoo Jin menyadari kalau pria yang lewat tadi adalah ayah dari Do Ran yang dahulu pernah menemuinya.


Nenek Yoo Jin berusaha mengejar Pak Kang namun ia tidak menemukannya, dan malah salah orang. Ia berfikir kalau dia hanya berhalusinasi,”Mana mungkin ayah Do Ran ada disini. Dia sudah dipenjara seumur hidup.” Ujar Nenek Yoo Jin.


Saat Da Ya hendak keluar dari rumah Yi Ryook, ia melihat wajah Pak Kang yang sedang memakai masker karena sedang menyemprotkan pestisida di tanaman depan rumah.


Da Ya menyadari betul kalau muka Pak Kang sama persisi seperti muka pelaku yang membunuh ayahnya. Terlebih di foto tersebut pria yang menjadi tersangka memakai masker juga.


Melihat hal demikian Pak Kang langsung menghampiri Da Ya, namun Da Ya malah berteriak ketakutan dan langsung pergi meninggalkan Pak Kang yang masih bingung.


Perlombaanpun dimulai, tak disangka walau dalam latihan mereka tidak kompak namun saat itu mereka berdua bisa sangat kompak melangkah.


Di tantangan berikutnya peserta harus memakan senek yang digantung diatas namun karena tinggi badan Do Ran tidak menyampai makanan tersebut maka Dae Ryooklah yang memakannya.


Saat hendak memakannya tak sengaja bibir Dae Ryook menyentuh bibir Do Ran membuat mereka berdua terdiam sejenak, namun kemudian disadarkan karena sekretaris Yang dan sekretaris Hong telah melangkah berbalik arah untuk menuju garis finis.


Saat Dae Ryook dan Do Ran hendak menyusul, sekretaris Hong malah terjatuh. Kesempatan besar menanti tim Do Ran. Iapun segera menyusul dan dapat mencapai garis finis lebih dulu.

Penulis Sinopsis: Eunna
All images credit and content copyright: KBS2
Follow TABLOID SINOPSIS on: TWITTER

EPISODE SEBELUMNYA || SINOPSIS My Only One Episode 14 Part 2
EPISODE SELANJUTNYA || SINOPSIS My Only One Episode 15 Part 1

Comments


EmoticonEmoticon